
Aya pun bergegas masuk kamar ketika Alin di ambil papi mertuanya Dan Aya langsung mandi untuk membersihkan diri
Selesai mandi dan berpakaian Aya keluar kamar untuk sarapan Dan Ferdi sudah tak ada di meja makan Hanya mami yang sendiri yang sedang asyik makan sambil menyesap teh hangat
" Abang sudah selesai mi?" kata Aya
" Ya dia menyusul papi mu ke taman " kata mami
" Mereka bersaing memperebutkan nya " kata Aya
" Ya memang papi mu itu sangat ingin punya seorang putri "kata mami terkekeh
" Ya mi, abang juga biar suasana nya meriah " kata Aya mulai sarapan
" Apa Ara akan kesini nanti ?" kata mami
" Mungkin malam katanya mi , Karna siang ini mereka lagi cari oleh oleh dulu buat besok " kata Aya
" Kok buru buru " Kata mami
" Kan cafe nya kasihan mi kalo ditinggal lama lama " kata Aya
" Iya juga ya , oh ya mamah ji titip salam buat Aya Tadi malam sebelum pulang Katanya sekarang Naura sudah menikah dan adopsi anak " Kata mami
" Alhamdulilah , semua badai Kak Reyhan sudah selesai " kata Aya
" Ya Ay, dan minggu besok kita akan ke Villa untuk liburan Karna kita lama tak kesana " Kata mami .
" Ya mi , besok pagi mungkin Aya dan Ara akan ke makam Ayah dan bunda Mumpung Ara masih disini mi "kata Aya menatap mami
" Ya sayang mami akan ikut besok sama anak anak dan papi mu juga " Kata mami
" Hah........serius mi " Kata Aya
" Ya serius Ay, masa mami bercanda " kata mami tersenyum Karna kini tak ada beban lagi di hatinya Karna Aya sudah bahagia bersama putranya .
Di taman Ferdi melihat anak anak nya bercanda bersama opa dan putrinya Yang tertawa lucu ketika mengejar kupu kupu cantik. Yang sengaja tidak di tangkap Aska Karna hanya untuk di kejar saja Agar Alin senang dan bisa tertawa
__ADS_1
"' Mhem apa yang tuan muda pikirkan?" kata Alan
" Tidak ada hanya melihat anak anak ku bahagia lan Karna bisa melihat papi dan mami senang " kata Ferdi
" Mereka sudah bahagia tuan Setelah pencapaian tuan muda yang sukses memimpin perusahaan Apalagi tuan juga sudah bisa memberi mereka cucu. Itu anugrah terindah bagi mereka " kata Alan berdiri di samping Ferdi
" Ya aku tahu, apa papi bilang begitu ?" kata Ferdi
" Ya beliau bilang begitu Karna ujian tuan muda sudah lewat Kini kita tinggal bersantai Karna semua perusahaan juga berjalan lancar " Kata Alan
"' Ya semua terkendali kan lan , karna kau slalu ikut campur " kata Ferdi
"' Ya itu juga demi kebaikan tuan muda kan " Kata Alan tersenyum
" Ya terimakasih atas segala bantuannya Semoga nanti anak mu juga begitu Aku berharap dia bisa mendampingi salah satu dari putraku " Kata Ferdi
"' Itu pasti tuan "' kata Alan
" Ya harus " Kata Ferdi tersenyum menatap Alan Karna asisten ayah nya itu sudah seperti kakak baginya Dan ia berharap anak anak nya juga punya orang orang setia Yang slalu menjaga mereka kelak di saat mereka terpuruk
Kini Ferdi merasa tenang setelah berjuang keras membesarkan perusahaan nya Yang dulu ia rintis dari bawah sebelum mendapatkan warisan sang papi Yang membuat nya bertemu dengan gadis belia itu Yang dulu sempat ia kasari hingga berbulan bulan sebagai pelampiasan kemarahannya Karna Aya sebagai pelunas hutang pa Kevin yang di anggapnya tak sepadan .
"' Mungkin menurut mu apa yang di berikan Allah itu tidak baik untuk mu Dan kau tak akan menyukainya .Tapi menurut Allah itu sangat terbaik untuk mu Karna Allah sudah merencanakan semuanya dan mengatur nya dengan baik " kata seorang ustad ketika Ferdi duduk melamun saat ia pulang bekerja Dan pada saat itulah ia mulai menyukai Aya sebagai istrinya
" Ya rencana manusia bisa gagal .Tapi rencana Allah tak akan pernah bisa di gagal kan oleh tangan manusia " batin Ferdi tersenyum menatap anak anak nya Yang tertawa bahagia
" Tuan muda ingin ngobrol disana " kata Alan
" Ya lama kita tak bergosip " Kata Ferdi
" Hahaha...... ya betul sekali tuan Kita juga perlu bergosip Tapi tak membuat kita berubah menjadi pria melambai kan tuan " kata Alan
" Ya tapi kalo kau ingin kau bisa operasi lan " kata Ferdi tertawa
" Hahaha........aku lebih suka jadi pejantan tuan muda .Karna selalu menang dan di slalu atas
" Hahaha ..... oh ya bagus lah bila itu tekad mu Aku pun juga memilih menjadi pejantan tangguh " Kata Ferdi tertawa
__ADS_1
Yang membuat Aya dan mami saling pandang mendengar obrolan dua pria itu Dan mereka kembali masuk kedapur untuk membuat makanan .
" Papi ..........ayo main " Teriak Afnan
" Kalian saja , papi mau main catur lawan om Alan sini dukung papi " kata Ferdi tersenyum
" Aaa.....aaa" teriak Alin sambil bertepuk tangan tersenyum pada sang papi Sedangkan Afnan dan Aska berlari menghampiri Ferdi dan Alan
" Kalian main lah opa antar ade dulu sama mamah ya " Kata papi
" Ya pi, nyusu dulu ya de .Dah .... Kiss bye sayang " kata Ferdi tersenyum
" Aaaaa........" teriak bayi cantik itu Yang membuat dua kakaknya ikut memberikan kiss bye dari jauh .
Papi Sandi tertawa membawa cucu cantiknya itu kedapur Yang membuat mami menyambutnya dan menciumi nya dengan gemas
" Uluh.... Uluh..... cantik nya oma Pasti besok kamu sangat cantik sayang " Kata mami Yang berharap bisa melihat Alin sampai dewasa dan menikah
"' Aamin mudahan oma sehat slalu ya de dan panjang umur bersama opa " kata Aya
" Aamin mudahan Alin juga jadi gadis Yang beruntung dan sukses di dunia dan akherat ya de " Kata mami Yang membuat papi tersenyum sambil mengusap cucu kecilnya itu
Lalu papi kembali lagi ketaman Untuk duduk santai di gazebo taman Sambil membaca koran pagi Yang belum sempat ia baca pagi tadi Karna ingin mengendong cucunya nya Karna hari ini mereka sengaja liburan dirumah .
Sedangkan Aya sedang membuat pisang goreng dan pisang keju Juga sup buah untuk mereka Karna Ara membawa kan mereka banyak buah dan pisang dari yogya Untuk makanan di rumah bila malas pergi kepasar Karna itu kesukaan semua penghuni rumah .
***********
Di hotel Ara baru saja pulang dari mall belanja untuk oleh oleh mereka pulang besok Karna nanti malam mereka akan kerumah sang kakak untuk ngobrol bersama Ratih Nila dan Kak Qila juga mamah Qila
" Alhamdulilah le, mbok senang bisa tidur di hotel " kata emak
" Ya mak ini rezeki mak " kata Paijo tersenyum Karna sekarang Nila sedang hamil 4 bulan
" Ya mak, ini rezeki kita pasti tuan Ferdi banyak menghabiskan uang ya mas " kata Nila
" Itu pasti de, tapi ngak masalah toh juga untuk menyenangkan anak dan istrinya .
__ADS_1
" Ya betul mas sedekah utama seorang suami adalah pada istri dan anak juga keluarganya " Kata Nila tersenyum bahagia Karna kini mereka juga sudah punya rumah dan mobil sendiri Sedang melewati kerja keras yang panjang