Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 222


__ADS_3

Sedangkan di sebuah kamar Ferdi dan Aya saling berpelukan di tempat tidur Karna dua putranya itu malam ini menginap di kamar opa dan oma nya .


" Padahal sudah seharian lho bang mami dan papi main sama si kembar " kata Aya menatap Ferdi


" Biarkan saja mereka baru ketemu Jadi masih kangen . Besok besok juga bosan" kata Ferdi memeluk Aya


" Takut mereka rewel bang " kata Aya .


" Ngak lah . Malah kita bisa bebas berduaan " kata Ferdi yang bisa menikmati kebersamaan nya dengan Aya Dan itu kesempatan bagi Ferdi .Karna jarang jarang mereka bisa bebas berduaan Yang membuat Ferdi sangat senang Dan mereka pun melakukan apa yang ingin dilakukan . Hingga saat klimak tiba tiba ......


Drt...... drt .... drt ....


" Ya Bim " kata Ferdi ketika mengangkat ponselnya Padahal Ferdi masih asyik bermain bersama Aya


" ****......Apa kau tak bisa mengurus nya Bim Kau menganggu ku saja " dumel Ferdi terpaksa mempercepat pelepasan .


" Siapa bang " kata Aya bingung


" Deril lagi ribut sama pacar Tania " kata Ferdi Menyudahi permainannya Untungnya Ia dan Aya sudah selesai . Lalu Ferdi cepat cepat masuk kekamar mandi Membersihkan diri Dan keluar untuk berpakaian Dan melihat jam yang menunjukan angka 08 30 di dinding kamar


" Abang pergi dulu ya, jangan bilang Tania " kata Ferdi


" Ya bang " kata Aya yang menyelimuti tubuh polos nya


Ferdi pun mencium kening Aya Dan mengambil dompet berserta ponselnya Lalu keluar dari kamar


" Astaga ada apa dengan mereka " kata Aya yang tahu kalo Deril memang rujuk dengan Tania beberapa hari ini.


" Lalu Aya pun bergegas bangun Dan kekamar mandi untuk berwudhu Lalu keluar dari kamar Menuju kamar tamu


Tok....tok tok


Aya pun mengetuk pintu kamar Tania


Dan tak berapa lama


" Ceklek "


" Aya " kata Tania kaget


" Ada apa ?" kata Tania heran


" Apa kita boleh bicara sebentar mba " kata Aya menatap Tania


" Masuk lah mau bicara apa " kata Tania


Yang lalu membawa Aya duduk di sisi ranjang setelah menutup pintu.


" A......siapa Frans ?" kata Aya


" Frans dia pacar ku , ada apa tapi ... dari mana kau tahu Frans " kata Tania menatap Aya penuh selidik


" Apa mba Tania sudah mutuskan siapa cinta mba Tania " kata Aya .


" Belum tapi kami ingin bicara besok Karna ia baru datang tadi sore dari jepang " kata Tania


" Apa Deril tahu kalo mba Tania pacaran dengannya " kata Aya menatap Tania

__ADS_1


" Ya ....Tapi kenapa kau bertanya tentang mereka Ay" kata Tania .


" Bukan apa apa hanya mba Tania harus meluruskannya besok Agar mba Tania bisa hidup tenang Karna kalian sudah rujuk jadi putus kan salah satunya " kata Aya tersenyum .


" Ya " kata Tania .


" Ya sudah mba , Aya kembali ke kamar ya mba " kata Aya tersenyum .


" Ya Ay " kata Tania sambil berpikir .


Lalu Aya pun keluar dari kamar Tania.


Dan kembali ke kamar nya . Sedangkan .di club malam Deril sedang baku hantam dengan Frans Karna pria itu tak terima


Deril mengakui Tania masih miliknya .


Bimo yang melerai keduanya Kewalahan Karna tadi memang kedua nya tak sengaja bertemu Saat selesai bertemu klein Dan Frans sedang bersama teman teman nya


" Apa kau pikir bisa menipuku hah ...


Tania milik ku kami berjanji akan menikah tahun ini " kata Frans marah


" Percuma aku sudah rujuk dengan nya Dan aku juga sudah menidurinya " kata Deril tak mau kalah .


" ****..... bug .... bug ....


Deril yang tak mau kalah Ia pun juga membalas dan menyerang Frans Yang membuat Frans semakin emosi .


" Aku tak sudi kau mengambil apa yang menjadi milik ku " kata Deril


" Kalian sudah bercerai salah mu sendiri tak bisa menjaganya " kata Frans emosi


" Diam kau !!!" bentak keduanya Yang membuat Bimo kaget


" Aish......kalian ini tak ada gunanya baku hantam .Tania saja tidur nyenyak di kamarnya " kata Bimo


" Pergi sana Bim , jangan ikut campur ini urusan kami berdua " kata Frans menatap tajam Bimo .


" Kau ....dia iparku , Apa hak mu Frans membentak nya . Aku sudah memaafkan Tania dan juga dirimu " kata Deril marah


" Itu hak ku , Tapi dia sudah jadi milik ku Apa urusan nya dengan mu .Kau cuma mantan Tania bro " kata Frans


" Jangan mimpi dia istri ku " kata Deril Juga tak mau kalah


" Heh....... jangan berharap pergi saja kelaut Kalian sudah bercerai mana mungkin dia mau kembali " kata Frans


" Kau tanyakan saja dengan nya Karna sudah tiga malam ini kami bercinta Apa kau tahu aku akan membuat nya hamil " kata Deril dengan percaya diri


" **** .......dasar pembual kau " kata Frans Yang kembali ingin memberi bogem mentah pada Deril Namun tangannya sudah di tahan seseorang Karna hampir saja tinju itu melayang


Di pipi Deril .Deril pun kaget melihat


Siapa yang menahan tangan Frans


Dan Frans pun menoleh pada Pria itu


" Ferdi " kata Frans kaget

__ADS_1


" Berhenti ......kita bicara dengan kepala dingin Ayo Bim bantu Deril " kata Ferdi


Melihat kedua pria itu seperti pria bodoh Yang saling baku hantam sampai wajah mereka lebam .


" Fer..... kenapa kau bisa disini " kata Deril kaget


" Tak perlu tahu , ayo bangunkan Bim Cari kamar vvip biar kita bisa bicara dengan tenang " kata Ferdi merangkul Frans yang juga terlihat lebam di wajah nya Karna kekuatan keduanya sama imbang .


Lalu Bimo dan Ferdi pun memapah kedua Pria itu kedalam kamar vvip club


Dan duduk berempat saling pandang .


" Jelas kan apa yang terjadi " kata Ferdi


" Dia mengejek ku karna dia bilang aku hanya mantan ketika mengingatkan nya menjauhi Tania Fer " kata Deril


" Memang iya kami masih berkencan Dan besok kami akan bertemu " kata Frans


" Tidak , aku tak mengizinkan nya " kata


Deril menatap Frans


" Dengar Frans Deril dan Tania sudah rujuk beberapa hari lalu Deril langsung menemui om Devan .Jadi dia benar kalo Tania adalah istrinya " kata Ferdi menjelaskan


" Kau jangan bercanda bro , kau tak senang padaku kan " kata Frans Menatap Ferdi lekat . Karna ia curiga Ferdi berkomplot dengan Deril .


" Ferdi benar Frans, Tania dan Deril memang rujuk dan Aku dan Ferdi saksinya Makanya Ferdi datang untuk menjelaskannya . Karna aku yang menghubunginya Ferdi " kata Bimo


" Tidak mungkin kalian sengaja kan Biar aku tak mendekati Tania " kata Frans tak terima


" Tidak Frans itu memang faktanya Karna memang sudah beberapa hari ini Deril menginap di rumah ku " jelas Ferdi


" Itu tidak mungkin .Aku tak percaya " kata Frans mengeleng Sambil menatap Deril yang terlihat tenang


" Terserah kau percaya atau tidak Tapi memang mereka sudah rujuk " kata Bimo yang memang tak menyukai Frans


" Kalian hanya ingin membuat ku mundur kan , Tapi jangan harap aku percaya " kata Frans lalu beranjak dari sofa dan keluar meninggalkan ketiganya


Brak........


Pintu pun terbanting keras ulah Frans


Dan ketiganya saling pandang


" Ayo pulang . ini sudah malam kalian menganggu ku saja " kata Ferdi


" Hah...... mana ada ?" kata Deril


" Hahaha....... sorry bro kau sedang bercinta kan tadi . Karna terdengar nafas mu memburu ..Maaf aku ngak tahu " kata Bimo tertawa


" Astaga .... gila kau Bimo kenapa pake di telpon segala Ayo pulang ...." kata


Deril bangkit dari duduknya Dan lalu ketiganya keluar dari ruangan itu dan berjalan mencari pintu keluar .


Namun ketika di pintu pintu keluar Bimo dan Ferdi menarik Deril tiba tiba


Dor......dor.......dor.....

__ADS_1


Ferdi pun tersungkur menarik Bimo Dan Deril terjungkal kaget


" Ferdi........." kata Bimo yang meraih tubuh Ferdi yang tertembak


__ADS_2