
Mami pun lalu memanggil pelayan Untuk membantunya mengangkat tubuh Naura ke kamar Lalu menelpon dokter
" Ya tuhan kenapa jadi begini ra, mami berharap Reyhan mau memaafkan mu Karna pria itu anak yang baik selama ini " batin mami
Sedangkan Reyhan di kantor mulai sibuk dengan berkas berkas nya .Apa lagi Yusuf menumpuk berkas berkas penting selama belum kembali
"' Aish ... kau mengerjai ku Fer, kenapa banyak sekali berkas nya " kata Reyhan bicara sendiri
" Tok tok tok ....." suara pintu pun di ketuk dari luar
" Masuk " kata Reyhan yang hanya sekilas menatap pintu Dan seorang wanita berpenampilan seksi masuk Lalu tersenyum sambil memberikan berkasnya
" Ini pa , apa bapak butuh yang lain " kata wanita itu Dengan bicara sedikit mendesah Agar Reyhan memperhatikan dirinya
Namun Reyhan hanya cuek , karna ia tak tertarik lagi pada wanita sebaya nya Yang hanya memanfaatkan nya Atau mencari keuntungan Seperti kebanyakan wanita lain Dan itu termasuk Naura . Ia kini lebih tertarik pada gadis muda yang bisa ia bodohi Apalagi kalo masih polos
dan lugu seperti Ratih
"' Tak ada lagi , kembalilah ketempat kerja mu " kata Reyhan .
" Baik pa " kata sekertaris itu dengan wajah manyun Karna tak berhasil mengoda Reyhan
" Aish apa yang salah pada mereka, Presdir , pa Yusuf dan pa Reyhan ...ih mereka muda dan tampan Kenapa tak berselera padahal satu malam juga ngak masalah " kata sekertaris lama Ferdi itu
" Jelas mereka ngak mau Dew, mereka kan sudah punya istrin , ya jelas yang dirumah lebih aman Kalo di luar kan bayar. Lagian ya kalo sama bini sendiri mah bebas Kalo sama orang lain kan kaya kucing garong Perlu tengok sana sini seperti mencuri ikan " kata Tisa asisten Yusuf
" Ck.....sok tahu lah , biasa nya juga kalo sudah banyak duit Mereka akan tetap jajan di luar Tis " kata Dewi
" Ngak semua itu bagi otaknya yang miring Kalo yang lurus mah ngak mau Dew ngapain buang buang duit buat jajan begituan Mending kasih ke bini . Tuh bukti nya presdir sama pa Yusuf Biar duit nya banyak tetap anteng saja di rumah Fokus sama kerja Tak tergoda cinta satu malam Atau sesaat yang bikin dosa " kata Tisa menyindir
" Sudah banyak bacot lho, sana kerja urusi urusan mu sendiri " kata Dewi kesal .
" Iya mba Dewi yang terhormat " kata Tisa santai kembali kemeja nya Karna tadi ia sengaja mengawasi partner kerja nya itu Yang terlihat mendekati atasan baru mereka
***********
Di kampus Aya baru saja merapikan bukunya ketika Gita menghampirinya
Setelah mata kuliah selesai
"' Kekantin yuk Ay " kata Gita
" Ya maaf , aku kenyang Git " kata Aya
" Nemani doang yuk sebentar kok " kata Gita membujuk Aya
__ADS_1
" Iya Ay , bareng kita kan besok kita mau di traktir pa Gery , ayo ikut ke kantin Biar gue traktir " kata Tama .yang datang bersama Iksan
" Ngak usah , gue bisa bayar sendiri kok. Ya sudah tapi aku cuma beli jus ya " kata Aya pada teman teman nya
" Ya okey , santai beb " kata mereka Yang lalu di ikuti Anya dan Alin
Di kantin Aya ikut duduk sambil makan gorengan .Dan ia jadi perhatian para kakak tingkatnya .
" Tuh si Aya yang menang lomba itu kan makin cantik saja dia " kata seorang pria melirik Aya
" Iya , kata nya anak orang tajir pantas cuek Biasa nih mereka itu sudah di jodohkan orang tuanya dengan teman sesama relasi bisnisnya " kata temannya
" Ya begitu lah, makhluk biar kekayaan mereka bertambah " kata yang lain
" Kaya jaman siti Nurbaya dong " kata yang lain
"' Ya begitulah " kata teman pria mereka yang lain .
Dan ketika mereka asyik memesan Tiba tiba pa Gery ikut bergabung di meja teman teman Aya .
" Besok jadi makan bareng bapak kan " kata pa Gery ikut duduk dan memesan bakso
" Ya dong pa , masa ngak jadi " kata Anya
" Ay lho ikut kan " kata Gita
" Ya Ay, kita perlu merayakan nya " kata pa Gery yang penasaran dengan Aya Karna ia masih belum dapat banyak informasi gadis itu
" Oh ya , apa diantara kalian sudah ada yang punya pacar " kata Pa Gery Yang ingin tahu reaksi Aya
" Ya dong pa masa kita jomblo " kata Aya tersenyum
" Wah .....Ay . ... Lho serius ganteng ngak tuh pacar lho ?" kata Gita
" Lumayan lah " kata Aya tersenyum
" Trus pa Gery punya pacar ngak , kita lagi usaha pa tapi belum dapat dapat Mereka saja pada nolak kita kok " kata Tama menyindir
" Itu sih rahasia, beritahu ngak ya " kata pa Gery bercanda
" Hahaha......wah bapak bisa aja Kita jadi kepo nih Ay cowok lho sama pa Gery ganteng mana ?" kata Anya
" Ngak tahu ya, Kan setiap orang punya penilaian beda beda " kata Aya
" Yah .. Lho .. bikin kita kepo aja sih Ay , Sekali kali ajak dong dia nongkrong sama kita Atau suruh jemput lho " kata " Gita
__ADS_1
" Tapi bapak kira masih ganteng pa Gery kan Ay , masa pacar lagi lomba ngak datang kasih selamat " kata pa Gery menyindir Karna Gery belum pernah melihat ada pria yang datang menjemput Aya
" Hehehe .....iya pa dia sangat sibuk , jadi ya maklum ngak bisa datang " kata Aya yang memang suaminya itu super sibuk Dan waktunya habis untuk bekerja
" Tapi sekali sekali bersantai dong Ay " kata Iksan .
" Ya nanti kalo dia ngak sibuk pasti , aku traktir kalian deh makan sama dia " kata Aya tersenyum
" Ye......asyik .... siap Ay ngak menolak ." kata Anya
" Wah bapak punya saingan dong kalo begitu Tapi boleh juga pengen lihat cowok nya Aya " kata pa Gery santai
" Ya pa , pasti dia senang bertemu pa Gery Dan sepertinya dia kenal bapak deh " kata Aya Yang membuat pa Gery kaget
" Oh ya , wow..... apa dia alumni sini " kata Pa Gery penasaran
" Tidak lulusan jerman pa, tapi dia pernah bilang kalo kenal pa Gery " kata Aya Karna memang Gery juga punya bisnis usaha
" Oh ya , bagus lah salam kenal ." kata Gery Yang penasaran dengan siapa pacar Aya yang di sebut Aya
*********
Di Tokyo Ferdi baru saja istirahat di kamarnya di temani Alan Karna mereka baru saja nego dengan relasi bisnis mereka .
" Tok ....tok.....tok.....
" Siapa itu " kata Ferdi
" Kurang tahu tuan , biar saya lihat dulu " kata Alan bergegas membuka pintu
Dan Alan pun membuka pintu sedikit Melihat dua wanita seksi di depan pintu kamar membelakangi Alan .
" Maaf ada perlu apa ya nona ?" kata Alan
" Hai.... Kami siap melayani tuan , kami hadiah yang di kirim tuan Yoshi "' kata wanita itu tersenyum ramah
" Oh teimakasih , ini tip kalian Maaf kami ingin tidur siang .Katakan pada tuan Yoshi kami sangat bertrimakasih banyak " kata Alan yang mengeluarkan beberapa lembar uang untuk dua wanita itu .Yang bingung dengan uang pemberian Alan
" Baik tuan trimakasih " kata kedua wanita itu membungkuk hormat Lalu meninggalkan kamar itu
Alan menutup pintu Dan bernafas lega Karna ia tak mau terusik .
" Siapa ?" kata Ferdi menatap Alan
" Mereka hadiah dari tuan Yoshi tapi saya menolaknya" kata Alan .
__ADS_1
" Bagus lah " kata Ferdi yang sudah dua minggu ini rindu pada istrinya Dan anak anaknya Dan tak tertarik dengan hadiah apa pun Walau pun itu sangat menarik bagi orang lain .