Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 263


__ADS_3

Namun Alan terlihat bahagia hari ini.


Karna ia sudah menikahi Tina


" Pasti kau senang " bisik Ferdi Ketika yang lain sibuk menikmati makan malam


" Hehehe .....tuan muda tahu saja " kata Alan terkekeh


" Ck..... Kau ini kenapa pake lama segala, harusnya dari dulu " decak Ferdi kesal Karna Alan sangat lamban Untuk masalah cinta


" Aish ... tuan saja begitu , kenapa pake bingung . Tapi ngomong ngomong apa tubuh Naura seksi " bisik Alan


" Kau ...... " kata Ferdi dengan mata Mendelik tajam Karna Alan menyebut nama Naura .


" Jangan sama kan aku dengan mu !! Aku tak tertarik dengan nya " kata Ferdi


" Tapi aku yakin Tuan muda tergoda kan Apalagi Naura telanjang di depan tuan Jelas itu sangat mengoda mata kan " kata Alan menyindir


" Aku tak tertarik lan " kata Ferdi tegas


" Oh ya , tapi kalo dia memberikan nya gratis . Aku yakin tuan tergoda Sayang nya tuan masih tak yakin . " kata Alan Karna Naura cukup cantik dimatanya


" Jangan ngawur dia istri Reyhan Tak mungkin aku tertarik . " kata Ferdi


" Tapi dia tertarik pada mu tuan, mungkin dia akan berhenti Bila ia sudah merasa kanya .Atau ia ketagihan pada tuan muda Makanya ia masih mengejar tuan .Apa tuan pernah melanggar batas itu Hingga dia masih menginginkan nya " Kata Alan berbisik pelan


" Tidak, aku sudah lupa .Kami tak melanggar batas apa pun " kata Ferdi Yang hanya sebatas berciuman dengan Naura Dan itu tak lebih .


Alan terdiam yang membuat nya bertanya tanya Kenapa Ferdi menjadi magnet tersendiri bagi kaum hawa Padahal pria itu terlihat santai dan cuek Namur karisma Ferdi cukup mempesona Makanya para mantan nya Tak bisa melupakan tuan mudanya itu begitu saja Selain Royal Ferdi juga pandai menyenangkan wanita.


Sedangkan Aya duduk bersama di kamar Tina Setelah tadi berdandan .Karna tak biasa berdandan Tina pun akhirnya melepas semuanya Dan kembali memakai pakaian biasa. Karna merasa tak nyaman


" Slamat ya Tin , semoga kalian bahagia Kak Alan pria yang baik " kata Aya


" Tapi nona ...." kata Tina bingung


" Santai saja jangan tegang Lakukan seperti kalian ngobrol sesama teman " kata Aya yang tahu Tina gugup Karna gadis tomboy itu belum siap menikah Tapi Aya memberinya nasehat Agar bisa bersikap tenang jika bersama Alan


" Apa itu sakit " kata Tina

__ADS_1


" Hehehe ..sedikit , tapi bila kau tegang akan terasa sakit Jadi buat lah santai Agar kau nyaman .Dan lagi itu hal wajar Gugup di malam pertama " Kata Aya tersenyum


" Apa tuan dulu juga begitu " kata Tina menatap Aya.


Aya tersenyum sambil mengangguk .Karna dulu Aya memang awalnya takut Dan bahkan sangat takut Tapi saat itu Ferdi melakukan nya dengan santai .Hingga Aya bisa merasakan nya Karna Ferdi bisa membuatnya terbuai .Dan ia pun akhirnya Aya bisa melayani Ferdi dengan baik .


Keduanya pun curhat dari hati kehati Walaupun Aya lebih muda .Namun Aya lebih berpengalaman dan bersikap dewasa Karna ia sudah menikah dan punya anak .Beda dengan Tina yang baru kali ini bisa dekat dengan pria Apa lagi pria itu sahabat sang kakak.


*************


Setelah semua tamu pulang Aya dan Ferdi masuk kamar. Untuk beristirahat karna lelah . Sedangkan si kembar baru saja terlelap Setelah tadi ikut makan bersama Walau hanya mencicipi sedikit Karna sekarang mereka sudah bisa makan Walau masih yang berbahan lembut


" Seperti nya malam ini akan ada gempa bumi " kata Ferdi terkekeh


" Hehehe.....abang ada ada saja , jangan di goda nanti kak Tina malu " kata Aya


" Ih mana ada , kalo sudah merasakan Nanti juga ketagihan sendiri kaya Aya " Kata Ferdi menatap istrinya itu Yang baru naik ketempat tidur .


" Ih abang apaan sih " kata Aya dengan wajah bersemu merah .


" Tapi iya kan ?" goda Ferdi pada istrinya itu sambil memeluk tubuh mungil Aya yang slalu membuatnya tergoda


" Masa sih " kata Ferdi mencubit hidung Aya pelan .


" Dulu abang menakuti Aya .Dan mengancam Aya Maka nya Aya mau


Coba kalo ngak .Kan ngak mungkin " balas Aya mencubit hidung Ferdi Yang membuat kedua nya saling pandang .


" Ya tapi buktinya Aya mau di goyang abang Malah sampai mendesah ya kan " Kata Ferdi memainkan Alisnya Yang membuat Aya mencubit pelan perut berotot suaminya itu. Dan Ferdi terkekeh gemas sambil mengecup pelan bibir Aya yang menjadikan nya candu


" Abang nakal " kata Aya pelan


" Kalo ngak nakal, tak akan jadi si kembar Ay .Abang yang membuang semua obat Aya saat itu " kata Ferdi


" Iya Aya tahu, siapa lagi kalo bukan abang . Karna cuma abang yang masuk kamar Aya " Kata Aya menatap manik mata Ferdi dalam


" Ya karna saat itu Abang jatuh cinta sama Aya Dan abang ingin hanya Aya Yang melahirkan anak anak abang Dan hanya rahim Aya tempat abang bertelur " kata Ferdi jujur


" Ya sekarang mereka sudah jadi Dan mereka melihat dunia Dan mereka juga duplikat abang kan .Apa abang mau menambah adik buat mereka lagi " kata Aya bertanya menatap Ferdi

__ADS_1


" Iya dong , kan biar ada ratunya " kata Ferdi menarik tubuh Aya dalam pelukan nya Yang membuat Aya tersenyum Karna untuk masalah bercinta Ferdi jelas menang telak. Karna Aya tahu level kekuatan suaminya itu Yang kuat berjam jam menghabiskan malam bersama nya


" Ya biar bisa mewakili mami dan Aya " kata Aya yang meraba wajah suaminya itu pelan .


" Ya sayang , karna abang juga ingin ada putri cerewet dirumah ini untuk jadi bahan mainan untuk si kembar " kata Ferdi tersenyum Membuat Aya ikut tersenyum Karna memang suaminya itu sangat ingin punya anak perempuan Setelah ada Afnan dan Aska lahir


Ferdi pun lalu menatap dalam manik mata Aya. Lama keduanya saling tatap Yang membuat Ferdi tak bisa pindah ke lain hati .Karna mata teduh Aya lah Yang membuat Ferdi rindu pulang


Yang membuat Ferdi slalu ingat pada istrinya itu Sambil tangan nya mulai liar kesana kemari mencari tempat nyaman


Aya hanya bisa diam ketika tangan kokoh itu memeluk nya erat Dan melucuti pakaiannya . Karna tak mungkin ia bisa mengelak atau menghindar lagi bila singa liar itu sudah kelaparan Dan Aya hanya bisa mengikuti alurnya saja .


Beda hal lagi di kamar Tina Yang sedang bingung mondar mandir gelisah Takut Alan ingin melakukan nya malam ini .Karna Tina masih gugup Dan juga bingung harus bersikap bagaimana pada Alan yang sudah berstatus suaminya


Ceklek ......


Terlihat Alan membuka pintu yang membuat Tina kaget .


" Apa kau belum tidur ? Atau sedang menunggu ku " kata Alan menutup pintu Dan lalu menguncinya .


" Aku......belum mengantuk kak " kata Tina gugup Sambil menatap Alan yang duduk di sisi ranjang dan melepas pakaian nya .


" Kak Alan mau apa " kata Tina takut


" Kenapa ? ya tidur lah " kata Alan Merebahkan tubuhnya di ranjang Yang membuat Tina bingung


" Kenapa berdiri disitu , ayo naik sudah malam tidur sekarang !!! Apa mau kak Alan gendong " kata Alan menatap Tina . Karna ia tahu Tina terlihat gugup


" Eh ...anu...... Tina belum mengantuk kak, Kak Alan tidur duluan saja " kata Tina gugup dan bingung Membuat berdiri mematung .


Alan tersenyum bangun Dan mendekati Tina Dan langsung mengangkat tubuh Tina keranjang Lalu menghempaskan nya pelan Dan menindihnya Yang membuat Tina makin gugup .


" Kenapa? Kau takut kita kan sudah menikah Lagi pula aku sudah melihat semuanya tadi sore Kenapa jual mahal .Lagian aku sudah membayar maharnya " kata Alan menatap Tina .


" I....itu.... bukan begitu kak , aku ...hanya kaget ...." kata Tina semakin gugup Yang membuat kaki dan tangan nya berubah menjadi dingin


" Hahaha.......oh ya , kaget ....atau kau sedang gugup " goda Alan yang mendekati wajah Tina pelan


" Auw ......" jerit Tina ketika dadanya terhimpit .Membuat Alan kaget .

__ADS_1


__ADS_2