Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 456


__ADS_3

Keduanya pun langsung beringsut dari tempat tidur Yang membuat mamah Anya berkacak pinggang Menatap Anya dan Ken bergantian


" Ish ..ish ...kalian ini ya . Dengar Ken nanti malam kau harus bicara pada papah dan mamah Karna mamah tidak mau Anya hamil sebelum menikah Bisa bisa nya kalian berbuat mesum di siang bolong " kata mamah


" Anya ayo ikut mamah " Kata mamah Yang lalu keluar dari kamar Ken dengan menggelengkan kepalanya


" Haduh ....kok bisa ya anak muda jaman sekarang diam diam jatuh cinta Tanpa konfirmasi dulu Apa harus keciduk dulu baru menikah " dumel mamah memegang kepalanya masuk ke kamar .


" Bang....." kata Anya


" Pergi lah !!" kata Ken tersenyum Karna makin cepat ia menikah itu akan lebih baik .Karna itu lebih baik untuknya Dari pada ia membujang tanpa arah .


Anya langsung keluar dari kamar Ken Lalu masuk kekamar mamah nya sambil menunduk kan kepalanya Karna merasa bersalah dan malu pada kebodohan nya


" Sini " kata mamah galak


" Maaf mah, Anya tadi hanya ..." kata Anya


" Mamah tahu Anya menyukai nak Ken Kenapa ngak bilang terus terang Apa harus keciduk dulu hah.... Mamah sering memperhatikan Anya diam diam " kata mamah menatap Anya


" Mah......." kata Anya malu


" Apa ..... nanti malam kalian harus bicara dan besok menikah " kata Mamah


" Hah ..... mah , kan Anya masih kuliah mah " kata Anya


" Ngak masalah Kan tinggal kkn. Dari pada perut gendut sebelum nikah ...... Mamah malu sama tetangga Mending menikah seperti kak Emma mu itu aman . Ngak pake pesta ngak apa apa Yang penting sah kita bisa syukuran sederhana Dari pada seperti tadi belum apa apa main sosor " kata mamah


"' Tapi mah " Kata Anya


" Ngak ada tapi tapian An, buktinya Aya saja menikah tanpa pesta bisa hidup bahagia " kata manah keceplosan


" What ......?" kata Anya kaget


" Ups ...." kata mamah menutup mulutnya Karna hanya Anya yang belum tahu di rumah itu Sedang semua orang sudah tahu siapa Aya sebenarnya Yang tak lain istri dari tuan muda Ferdinan


" Aya ....sudah menikah ?" kata Anya kaget menatap mamah nya penuh selidik

__ADS_1


Mamah Anya terdiam Dan mau tak mau ia pun menceritakan semuanya pada Anya Karna Sam adalah pengawal pribadi Ferdi Dan jelas Emma sudah tahu lebih dulu Tapi Emma hanya menceritakan nya pada mamah dan papahnya saja Tidak dengan Anya


" Astaga pantasan dia menolak pa Gery ..... nyatanya pria tampan itu suaminya " Kata Anya menepuk jidatnya Karna selama ini Aya memang tak pernah bercerita banyak kecuali masalah kuliah dan pertemanan mereka .


Disisi lain Aya baru saja selesai mengecek semua email data dari Siska di ruang kerja mami Risma .Yang membuat nya sedikit mengernyitkan dahi Karna banyak berkas yang harus ia kerjakan .


" Wah .... Ini bikin pusing , kenapa harus tumpang tindih sih " Kata Aya Namun ia harus sabar memeriksa datanya agar tak keliru dalam memilah laporan


" Huh...... untung file nya lengkap kalo tidak aku bisa mati berdiri di salahkan mami " Batin Aya Karna kini semua butik sudah menjadi tangung jawabnya


Lalu Aya merapikan semua buku dan berkas nya Untuk istirahat karna nanti malam ia bisa melanjutkan nya .


Setelah semuanya selesai Aya lalu kekamar bermain Aska dan Afnan .Disana si kembar sedang asyik bermain lego bersama Wati dan Erni sambil makan roti dan minum susu


" Kok belum tidur siang ya " Kata Aya


" Belum mau nona , sepertinya ada perubahan jadwal " kata mba Wati


" Ya bagus lah " kata Aya yang bisa kerja dengan tenang nanti malam Bila kedua putranya itu tidur lebih cepat


" Nanti mah, abis andi " kata Aska


" Ote mah " kata Afnan Yang asyik membuat lego nya menjadi gedung bertingkat tinggi Yang membuat Aya terheran heran melihat kreatifitas dua putranya itu .


" Kok bagus ya, Buat gedung apa nih " Kata Aya


" Hotel mewah mah " kata Afnan


" Wow .... kakak keren , mamah bisa nginap dong sama mba wati dan mba Erni " kata Aya tersenyum


" Boleh ..... papi juga oma opa semua boleh" kata Aska


" Hore....... Ingat mba, tuh kakak mau bikin hotel gratis "Kata Aya tersenyum sambil mengusap kepala Afnan dan Aska lalu mencium keduanya bergantian Karna itu lah yang bisa di lakukan Aya Untuk selalu bisa dekat dengan anak anaknya


" Hehehe..... mamah senang ?" kata Afnan


"' Iya dong mamah senang kalo nanti sudah besar kakak dan ade bisa bangun gedung mewah dan besar mamah pasti senang " kata Aya

__ADS_1


" Ya di empat ante Ara ya mah banyak kebun buah " Kata Aska


" Ya boleh terserah kalian saja mamah ok ....ok saja " kata Aya Yang tersenyum senang Kalo dua putranya itu sudah punya mimpi Dan Aya hanya bisa mendukung nya saja .


Setelah cukup lama ngobrol dengan kedua buah hatinya Aya membawa keduanya kekamar untuk tidur Walau cuma sebentar Tapi sangat perlu bagi anak di masa pertumbuhan untuk mengistirahatkan tubuh dan otak mereka Yang lelah bermain Dan Aya mengusap kedua punggung putranya di kiri dan kanan Sambil ia ikut tertidur di tengah si kembar


Clek.......


" Ya ampun mereka tertidur bersama rupa nya " Kata Ferdi tersenyum Melihat Aya memeluk kedua buah hati nya mereka


Lalu Ferdi melepas pakaian nya dan ikut berbaring disisi ranjang Untuk istirahat sebentar Karna merasa lelah sambil memeluk tubuh putra sulung nya .


Tak lama mata Ferdi terpejam ikut tidur Membuat mami yang masuk kamar yang tak terkunci kaget ketika melihatnya


" Astaga rupa nya mereka semua tidur " kata mami yang baru pulang dari acara baksos bersama teman temannya Sesama desainer .


" Mana mereka ?" kata papi ikut masuk


" Tuh pada tidur pi " kata mami


" Ya sudah ayo kekamar , biarkan mereka istirahat " Kata papi


" Ya pi " kata mami keluar dari kamar Ferdi dan menuju kamar mereka untuk istirahat .


Ditempat lain mbok baru saja bangun tidur Setelah di bangun kan Sinta Karna tadi malam ia bergadang menemani pras Yang sudah mulai banyak ngobrol


" Eugh...... Sin apa suami sudah makan ?" kata mbok


" Sudah mbok , mbok yang belum makan .Tuh nasinya keburu dingin " kata Sinta Karna tak mau membangun mbok jam makan siang karna baru tidur nyenyak


" Iya mbok , mbok harus makan , de Rio akan marah sama Pras kalo mbok sakit Karna sudah banyak merepotkan mbok ." kata Pras lirih


" Ya ngak gitu le, ade mu itu ngak mungkin begitu dia cuma khawatir Besok minggu Ade mu itu mau kesini jemput mbok pulang Karna dokter bilang sudah rada mendingan tinggal terapinya saja Besok lusa akan ada bule dan pak le mu yang kesini menemani mu le " kata mbok


" Hah...... apa ngak merepotkan mereka mbok " Kata Pras


" Ngak le, malah mereka senang kan ngak lama cuma dua minggu .Lagian kasihan Sinta bila jagain kamu sendiri Mana hamil tua begitu Semua biaya sudah di tanggung ade mu pras " Kata mbok Yang membuat Pras merasa tak enak pada adiknya itu Karna sudah banyak membantunya Sinta yang tahu gurat wajah pras sedih hanya bisa mengusap pelan lengan suaminya

__ADS_1


" Sabar ya mas, setelah sembuh nanti kita bisa berusaha dan kerja lagi " kata Sinta Yang bisa menerima musibah yang menimpa mereka . Dan ia bersyukur Rio dan Ara masih perduli pada mereka. Walau sempat kecewa dengan ulah ibunya nya terlalu jahat pada nya dan suaminya


__ADS_2