
Lalu Ara pun mencatat semua menu makanan yang akan di jual Agar terencana dengan baik Setelah itu mereka kembali kerumah sebelah. Dan malam ini Aya tidur sendiri. Aya memejamkan matanya setelah berdoa Karna besok pagi Aya ingin belanja sebelum suaminya datang Karna Aya takut Ferdi banyak bertanya . Bila tahu Aya membuka usaha Dan Aya belum berani bercerita Sebab itu lah ia meminta Pa Sapto untuk tak mengatakan apapun pada suaminya
Subuh Aya sudah bangun untuk sholat Setelah itu Aya pun kedapur Lalu Aya kaget melihat Qila dan Via sudah berkutat di dapur
" Lho kalian bangun duluan " kata Aya
" Ya Ay kita ngak sholat " kata Qila
" Hah.... kok bisa apa lagi haid " kata Aya Yang melihat isi kulkas
" Yoi lagi bocor bocor " kata Via tertawa.
" Hadeh kok bisa barengan " kata Aya tersenyum lalu melihat Via yang sedang menggoreng tempe .
" Masak apa ?" kata Aya .
" Tadi Ara bilang terserah jadi ya ini kita masak tempe goreng telur balado sama ca brokoli " kata Via
" Ara sudah kesini " kata Aya
" Sudah tuh ngantar lele mangut , katanya beli untuk lho Ay " kata Qila
" Wah ini kesenangan suami gue Vi mungkin nanti bisa di bagi dua " kata Aya yang lalu memisahkan dia kantong plastik dan menyimpan nya satu bungkus kedalam kulkas
" Ay, suami lho masih muda apa sudah tua , maaf nih Ay bukan bermaksud kepo sih cuma mungkin lho terlalu muda untuknya" kata Via
" Setahuku abang terpaut 6-7 tahun sih ngak tua banget sih Walau terkesan cuek Tapi dia ganteng dan keren " kata Aya
tersenyum karna ia jatuh cinta pada suaminya itu .
" Masa sih Ay , apa karna dia banyak duit aja nih maka nya lho mau " goda Qila
" Ngak juga La, awal nya gue benci sama abang .Karna dia seorang pemaksa Dan mengangap aku hanya pelunas hutang Tapi gue sadar seiring nya waktu abang bersikap baik Dan tak pernah kasar Sejak itu gue punya rasa sayang sama dia Apalagi setelah tahu gue memang istri sahnya. " kata Aya mengingat pertama kali Ferdi menidurinya karna saat itu ia memang terpaksa Dan Aya menangis seharian karna sakit hati
" Yah ..... baper gue , Tapi akhirnya lho bahagia dong " kata Via
" Ya mungkin jodohku La, Vi tapi abang memang pernah berkata kasar Tapi dia tak pernah main tangan " kata Aya
" Trus sekarang lho jatuh cinta ceritanya nih " kata Qila
" Ya begitulah " kata Aya tersenyum
__ADS_1
"Cie ..... so sweet ya mudahan samawa Ay gue yakin lho akan bahagia kok karna lho .juga berkorban buat Ayah dan Ara jadi anggap saja itu hadiah dari Allah . Mungkin orang berpikir lho hanya gadis pelunas hutang Tapi bagi ayah kau penyelamat mereka .Karna lho ayah tak di bui dan karna lho juga Ara bisa sekolah dengan baik. " kata Qila
" Ya Ay dan kita ngak bisa seperti lho Dan kalo gue jadi lho pun pasti gue juga akan memilih hal yang sama ." kata Via merangkul Aya
" Lah kok kita jadi baper ya . ayo lanjutkan trus kita sarapan lalu kepasar mumpung pagi Gue takut pas abang pulang nanti ngomel kalo gue cuekin Makanya mumpung belum datang gue sempatin belanja " kata Aya
" Ya Ay , ayo La semangat " kata Via Yang senang tahun ini ia bisa mendaftar kuliah berkat Aya untuk mengejar impian nya .Begitu juga Aqila.
Lalu mereka pun menata meja bersama Agar bisa sarapan bersama sama .
" Ay, gue panggil Ara dan ayah dulu ya sama Rio " kata Via
" Ya Vi " kata Aya yang membuat teh bersama Qila
Tak lama ayah dan Rio pun datang bersama Ara .Lalu mereka duduk dan sarapan bersama .
" Tuan muda jadi datang hari ni mba " kata Rio menarik kursi
" Mungkin rada siang mas, katanya setelah meeting Jadi kita belanja pagi ini sebelum abang datang Nanti pasti abang akan telpon pa Sapto buat jemput di bandara ." kata Aya
" Abang kira kira pulang jam berapa kak Ara sudah pesankan sate kambing buat abang dan gulai di dekat sekolah spesial buat abang pas kemaren Ara dapat hadiah lomba " kata Ara sambil menyuap
nasi nya ke mulut nya
" Ya anggap saja itu hadiah kecil karna abang bantuin renovasi rumah Ara ya kan yah .Itu belum ada apa apa nya kok kak " kata Ara
" Iya nak " kata ayah
" Ih tapi kan abang iklas de, kita ngak minta dibalas yang penting kita semua sehat biar Allah yang membalas " kata Aya tersenyum
" Ya kak , Ara tahu tapi kalo Ara punya rezeki Ara juga ingin berbagi " kata Ara tulus yang membuat Ayah tersenyum lalu mengusap kepala Ara.
" Ya Allah trimakasih semua putri ayah jadi anak yang baik Dan bunda kalian pasti bangga " kata Ayah dengan mata berkaca kaca
" Sudah yah ayo makan nya nambah setelah ini kita mandi dan siap siap karna jam 11 gue harus stand by dirumah takut abang datang " kata Aya
"' Ya nak nanti hubungi Ayah bila menantu Ayah sudah datang " kata Ayah
" Ya yah " kata Aya
" Ya Ay kami juga akan bersih bersih di ruko Sore baru kesini kan untuk bagi bagi berkat " kata Qila
__ADS_1
" Iya La, Vi nanti kalian naik taxi saja ya bisa kan " kata Aya
" Santai Ay , kita sudah hafal kok jalan nya " kata Via
Lalu mereka pun sarapan dengan lahap Dan Setelah itu mereka belanja ke toko pecah belah Yang Rio saran kan .Dan benar saja di sana harganya sedikit murah Dan Aya membeli sesuai keperluan cafe Dan juga tempat tidur untuk 3 buah kamar untuk istirahat .Via dan Aqila diantar ke ruko untuk bersih bersih Dan menunggu barang datang Sedangkan Aya langsung pulang Untuk menyambut suami nya pulang Dan Aya juga menyempatkan bersih bersih rumah untuk nanti sore .
" Mba nih makanannya sudah siap " kata bi irah yang membantu Aya untuk persiapan nanti sore .
" Ya yu, ini orangnya lagi di jemput pa Sapto ke bandara " kata Aya Yang menyiapkan meja makan untuk suaminya Dan juga buah kesukaan Ferdi jeruk dan Apel juga pisang emas
Sedangkan Yu irah sedang mengelar karpet diruang tamu setelah tadi menyapu lantai Karna rumahnya memang masih bersih dan tak kotor
" Yu ini gaji nya yu irah ya " kata Aya memberi amplop untuk Yu irah yamg memang bertugas seminggu sekali bersih bersih walau rumah kosong
" Wah ini kebanyakan mba ngak kaya biasa nya " kata yu Irah
" Itu buat bonus yu kebetulan Aya dapat rezeki " kata Aya
" Alhamdulilah trimakasih mba Ay . mudahan rezekinya slalu berlimpah " kata Yu irah
" Aamiin " kata Aya lalu melihat kearah pintu ketika mendengar pintu gerbang di geser
" Yu kayanya abang sudah datang " kata Aya .
Benar saja Ferdi sudah berdiri di depan pintu dan kopernya diseret pa Sapto
" Abang ..... kata Aya yang bergegas menghampiri suaminya itu dan mencium takzim punggung tangan suaminya Begitu juga Ferdi yang memeluk istrinya dan mencium kening Aya karna rindu
" Abang kangen " kata Ferdi
" Aya juga bang , pa Sapto trimakasih ya ." kata Aya ketika pa sapto menaruh koper nya dekat Ferdi
Ya non saya permisi dulu kembali ke post " kata Pa Sapto Yang menunggu Mobil baru datang di teras rumah Ara Yang sudah di siap makanan di teras
" Mba Aya saya pulang dulu ya .Takut nganggu " bisik yu Irah pelan.
" Ya yu nanti kesini lagi ya " kata Aya
" Hah mau ngapain " kata Ferdi
" Nanti sore mau ada syukuran bang Tapi habis ashar " jelas Aya
__ADS_1
" O begitu " kata Ferdi lalu menarik kopernya masuk kamar Sedangkan Aya mengunci pintu depan setelah yu Irah pergi .Dan lalu menyusul masuk kamar