
Sedangkan di tempat lain Minah menangis tersedu sedu Karna tubuh nya jadi menghitam semua nya Dan terlihat sangat mengerikan seperti terbakar
" Kok iso ngene toh de , apa yang terjadi sebenarnya " kata Reno bingung
" Apa yang kau lakukan hah ...." kata ibu menatap Minah Karna tahu itu bukan penyakit biasa .
" Maaf kan Minah bu , Minah hilap " kata Minah menangis ...
" Ya ampun ndu kau ini kenapa jadi begini Apa lagi kau lagi hamil .Ya tuhan
pie iki " kata bapak Minah Yang semua bingung kenapa putrinya tiba tiba sakit .
Yang membuat sang ibu bergegas pergi menuju rumah orang Yang biasa ia datangi untuk di mintai tolong
Sedangkan mbok yang mendengar Minah sakit hanya bisa membuang nafas kasar .
" Mbok kenapa kok ngak mau besuk Minah . Kan ngak enak mbok " kata pras
Yang memang tak mau mencari musuh
Apalagi dengan orang terkaya di kampung
mereka itu
" Pras aja yang kesana Mbok titip salam wae yo le .Mbok malas kesana " kata mbok Yang membuat pras dan istrinya saling pandang
" Ya mbok " kata Pras yang tak mau memaksa Entah apa yang terjadi Tapi terlihat wajah mboknya sangat murung .
************
Disisi lain Ara dan Rio baru saja sarapan bersama di dapur bersama yu Irah yang hari ini menginap Karna sang suami izin ke sumatra menengok anak pertama mereka disana.
" Yu Irah kok ngak ikut sih kan bisa berdua kesana " kata Ara
" Yu Irah sudah kesana tahun lalu ra, Dua kali malah. kan mamang baru kali ini makanya biar mamang saja " kata yu Irah Karna putra nya itu ngak mau pulang Karna sudah betah tinggal disana
" O gitu ya yu, wah berarti cuma mas Dimas yang disini " kata Rio
" Iya mas, ra po po kan rezeki sendiri sendiri Yang penting sehat " kata yu Irah
" Iya yu, oh ya minggu besok kami pulang mbok titip rumah ya trus senin nya Kita mau kejakarta karna di suruh kak Aya kesana " kata Ara
" Wah .... pasti mami banyak bawa oleh oleh nih, yu kebahagian ngak ya " kata yu Irah terkekeh
" Itu pasti mbok, nanti Ara pesan kan sama kak Aya ...yu Irah dapat ngak ? " kata Ara terkekeh
Rio hanya tersenyum mendengar obrolan dua wanita beda usia itu ..Karna walau pun tugas yu Irah bantu bantu di rumah Aya dan Ara Tapi Ara sudah menganggap yu Irah keluargga nya sendiri
__ADS_1
Karna mereka tak pernah memperdulikan status dan derajat orang lain .Karna di mata Allah semua sama Tergantung amal perbuatan nya masing masing
" Ya sudah yu, Rio antar Ara dulu ya yu .Bulan depan Ara sudah aktif sekolah lagi " kata Rio
" Ya mas, mba Ara hati hati di jalan " kata yu Irah yang menganggap Ara seperti anak nya sendiri .Karna dulu pa Kevin menitipkan Ara padanya untuk mengawasi dan menasehati Ara bila Aya tak ada disamping nya.
*********
Di sebuah kamar Tania cukup kaget ketika membuka matanya dan bergegas bangun sambil mencari seseorang
" Astaga di mana dia " kata Tania
" Apa aku bermimpi " guman Tania . Yang lalu bergegas turun dari tempat tidur Lalu masuk kamar mandi
Tak lama Tania pun keluar dan memasang pakaian nya Dan keluar dari kamar Sambil melihat kiri kanan Namun rumah besar itu sepi Lalu ia menuju meja makan Masih ada makanan tertata rapi Yang memang sengaja tak bereskan bi Yam karna Tania belum sarapan .
" Bi Yam kok sepi " kata Tania melihat bi Yam lewat .
" Nona muda di ruang tengah non , tuan biasa kerja jadi seperti biasa rumah sepi tuan dan nyonya besok minggu baru kembali " jelas Tania
" Apa ada tamu tadi malam " kata Tania
" Tidak ada nona " kata bi Yam
Membuat Tania bingung Dan berpikir apa ia ber mimpi bertemu Deril tadi malam
Padahal jelas jelas pria itu tidur dengan nya semalam Tapi bi Yam bilang tak ada tamu yang datang
" Ah bukan apa apa bi " kata Tania
Padahal bi Yam tahu kalo Tania mencari Deril Tapi tadi pagi Ferdi mengatakan untuk tak membicarakan Deril pada Tania
" Slamat makan nona bi Yam mau menemani nona muda dulu " kata bi Yam
" Ya bi , nanti aku menyusul " kata Tania Yang sudah biasa tinggal di tempat sang aunty. Karna mami Risma masih sepupu ibu nya .
Aya yang sedang duduk menggambar sesekali melihat Afnan dan Aska yang ditemani Erni dan Wati yang sudah pulang dari desa
" Nona ini jus nya " kata bi Yam
" Terimakasih bi , apa Tania belum bangun juga " kata Aya
" Sudah non sekarang sedang sarapan " kata bi Yam
" Makan siang bi , sudah jam 11 " kata Aya terkekeh
" Ya nona benar ini jam makan siang " kata bi Yam ikut terkekeh .Yang tahu Tania sedang bermasalah dengan suaminya Dan entah apa yang terjadi membuat bi Yam bertanya tanya. Pada
__ADS_1
sepupu tuan mudanya itu .Tapi .bi Yam
senang kali ini tak ada masalah yang
terjadi Karna rumah aman aman saja .
Tanpa ada keributan sama sekali.
Dikantor pusat Laras terpaku melihat rambut klimis Ferdi yang tersisir rapi
Karna terlihat tampan dan mengoda
" Apa kau juga tergoda " bisik temannya bagian staf keuangan
" Kau bisa mengodanya Apalagi kau sekertaris nya " kata teman nya lagi
" Aku tak berani dia sudah punya istri Asisten pa Bimo saja yang seksi presdir cuekin Bahkan dia tak mau meminum teh buatan nya " bisik Laras
" Hah ..... gila presdir aneh ya , bukan nya beliau itu seorang playboy masa tak tertarik pada wanita Dan terkesan cuek " kata sang teman protes
" Entah lah tapi , mungkin karna sekarang sudah punya istri dan anak Jadi dia tak mau lagi bermain main dalam urusan wanita " kata Laras
" O begitu bagus lah " kata wanita itu mangut mangut .
" Kok bagus " kata Laras heran
" Ya jelas kan pa Sandi aja tak pernah bermain main dengan wanita .Jadi wajar bila presdir muda insyaf sebelum terjebak cinta sesaat " kata wanita itu lalu pergi menjauhi Laras .
Laras hanya terdiam . Menatap presdir mudanya itu
" Ya ... yang tua aja ngak dapat apa lagi yang muda " kata Laras yang sudah 5 tahun menjadi sekertaris Tapi tak sekali pun ia bisa mendekati tuan Ferdinan .Di tambah sang putra juga terkesan cuek . Padahal di tempat lain beberapa teman nya bisa mendekati bos mereka dengan mudah. Apalagi untuk mendapatkan uang nya yang lumayan bisa buat bersenang senang dan belanja
" Bim...Deril sudah bertemu Tania " kata Ferdi pelan
" Bagaimana hasilnya " kata Bimo penasaran
" Seperti yang kuduga mereka tadi malam bercinta " bisik Ferdi
" Gila juga tuh Deril , malah balikan lagi trus gimana si Anya " kata Bimo
" Mana ku tahu, biar dia urus sendiri .
Kita ngak perlu ikut campur " kata Ferdi
" Aku yakin Frans akan kaget Kalo Tania balikan lagi pada Deril padahal sekarang ia berada di jepang " kata Bimo
" Aku lebih senang ia hidup dengan Deril Bim ketimbang Frans .Biar pun dia lebih tajir dan kaya Tapi dia seorang petualang
__ADS_1
Dan Tania akan merasa sakit hati bila ia bertahan bersama Frans .Dan aku tak mau itu terjadi pada saudari ku " kata Ferdi jujur
" Aku juga , yang sudah ayo kerja bos " kata Bimo membawa berkas nya .Dan Ferdi pun beranjak mengikuti Bimo menuju ruang rapat .