
Ara pun mengurungkan niat nya meminum susu dan lalu menutup nya Lalu pergi ke sebelah untuk menemui sang kakak
" Kak Aya ......" teriak Ara dari depan
" Ada apa de , kakak di dapur " kata Aya Yang sedang membuat susu .
" Tadi Ara lihat ada orang baru diatas siapa ? teman kak aya lagi " kata Ara menarik kursi dan duduk di meja makan
" O.....itu Tina bodyguard ya kak Aya yang bakal jadi buntut kakak. Suruhan abang biar kak Aya ngak diganggu orang dia itu pintar berkelahi lho de " kata Aya
" Hah .....bodyguard kok tubuh nya kecil kan biasanya cowok " kata Ara
" Iya ini cewek masalah abang minta yang cewek karna nggak mungkin kan Kak Aya Kemana mana sama cowok berduaan " jelas Aya
" Ya juga ya " kata Ara yang mangut mangut sambil membuka tudung saji dan beranjak mengambil piring Lalu ia pun mengambil nasi Dan duduk sambil mengisi lauk pauk nya untuk makan
Tina yang turun dari lantai atas Lalu menghampiri keduanya yang sedang asyik ngobrol di meja makan .
" Sore menjelang malam nona " kata Tina ramah
" Eh Tin, kenalkan ini Ara adikku dia masih smp kelas dua " kata Ara
" Hai kak Tin " sapa Ara sambil makan
karna lapar sepulang sekolah
" Senang bertemu anda nona " kata Tina ramah Tersenyum pada Ara
" Ayo makan " tawar Ara
" Oh..... maaf tadi saya sudah makan nona sepulang dari bandara " kata Tina
" Wah..... kakak curang kenapa Ara ngak diajak " kata Ara .
" Ara kan sekolah , tuh di plastik kak Aya belikan bakso besar Buat Ayah juga mas Rio dan Ara juga . Bawa ke sana buat makan malam Tadi kak Aya ngak sempat masak Besok Yu irah yang akan masak dan bersih bersih disini Tapi ngak nginap " kata Aya
" Ye ..... enak dong abang baik banget jadi Ara bisa ngirit ngak perlu jajan bisa bawa bekal "kata Ara senang Karna ia bisa bebas libur di dapur .
" Kau ini biar ada yu Irah tetap nggak harus semuanya diserah pada yu Irah beliau cuma membantu meringankan tugas kita Nanti malas mu jadi berkelanjutan dong Ade kan katanya mau jadi orang sukses jadi harus rajin Minggu besok sudah di persiapkan semuanya belum " kata Aya menatap Ara
__ADS_1
" Oh iya Ara hampir lupa kak, semua sudah lengkap kok, besok sore Ara akan kesana ajak Narti yang mau kerja bantu orang tuannya " kata Ara
" Berarti kopinya sudah siap semua ?" kata Aya
" Ya dong kak, besok tinggal diangkat kesana " kata Ara yang memang serius ingin belajar berbisnis .Dan Ara sering membaca buku untuk belajar kiat kiat menjadi bisnis pemula .Mumpung ada modal yang tak boleh ia sia siakan karna kesempatan itu hanya satu kali dalam hidup Dan Ara cukup cerdas mengambil peluang itu
" Ya sudah berarti kak Aya hanya fokus menggambar ya. Kan Ara sudah mulai fokus ke usaha .Qila dan Via beda jadwal kuliah nya Dan kak Aya akan belikan sepeda motor second untuk mereka dan Narti biar transportasi nya gampang .Coba ade tanya tanya di mana yang aman beli second " kata Aya yang ngak mau teman temannya itu memakai angkutan umum
Agar cepat pulang dan kerja .
" Ya kak trimakasih nanti Ara akan cari sama mas Rio Dan masalah hasil akan Ara setor sama kak Aya .Tinggal bagi hasil nya " kata Ara yang tahu pasti tak sedikit modal yang Aya keluar kan untuk mewujudkan impiannya .Dan Ara sangat senang kakak nya itu bisa membantu nya
Karna itu lah Ara ingin belajar berbisnis seperti sang Ayah Tapi mulai dari nol
Dengan menabung sedikit demi sedikit Dari uang jajan nya.
Tina yang duduk mendengar Keduanya bercerita hanya tersenyum Kagum dengan cara berpikir kedua kakak beradik itu Karna Tina sendiri belum bisa mandiri .Ia hanya mampu mengandalkan otot nya untuk bekerja Berbeda dengan orang yang kreatif berpikir dengan otak nya yang bisa menghasil kan uang tampa tenaga. Namun ia sadar setiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing masing
" Oh ya, apa kak Tina tidur di kamar atas kenapa ngak di kamar bawah " kata Ara
" Takut ganggu nona , dan lagi dari atas saya bisa memantau orang yang masuk Karna terlihat dari balkon " kata Tina
" Oh begitu , kalo kak Tina bisa berkelahi berarti Ara boleh dong belajar kapan kapan " kata Ara
" Ya sudah tuh sudah adzan magrib Kak Aya sholat dulu ya " kata Aya yang lalu beranjak dari kursi menuju kamarnya
" Ya nona , kalo ada apa apa nona bisa memanggil saya " kata Tina
" Oh ya de, jangan lupa tuh piring di cuci " kata Aya
" Siap bu bos " kata Ara tersenyum. Pada Aya yang melangkah pergi meninggalkan nya dan Tina di meja makan
*********
Via dan Qila juga mamah Sila pun sampai di ruko. Dan tadi mereka sempat makan dulu sebelum Rio mengantar mereka pulang .
" Terimakasih ya mas Awan " kata Qila senang Rio sudah membantunya hari ini
" Sama sama cantik , ya sudah tante , Via gue pamit sekalian ya " kata Rio
__ADS_1
" Ya mas Awan yang ganteng jangan kapok ya " kata Via meledek Rio
" Ngak dong kan ada timbal balik nya Vi
sampai ketemu lagi ya besok " kata Rio
" Ya hati hati di jalan ngak ngebut " kata Qila mengingatkan
" Ya sayang lho sih ngak ngajak nginap makanya mas pulang nih " kata Rio bercanda
" Lebay ...sana gih cepat pulang kelamaan merayu bisa klepek klepek juga nanti si Qila " sindir Via
" Hahaha ..... dih ngiri aja lho Vi , entar gue carikan gebetan deh di kampus
" Ogah..... ri, gua mau fokus saja jadi jomlo ketimbang pusing " kata Via yang memang ingin hidup tenang tampa memikirkan pria
" Ya sudah bye ....." kata Rio yang lalu masuk mobil .
" Dasar buaya darat " kata Qila tertawa
" Tapi lho suka kan bualan nya " kata Via
" Dih siapa juga yang suka , mana ada gue suka " kata Qila
" Ah masa sih jaman sekolah dulu aja lho senang tuh kalo didekati Rio sampai cemburu sama Aya Padahal Aya aja cuek Kan sekarang sudah aman Aya sudah nikah .Kesempatan lho terbuka lebar La Apalagi dia pintar . " kata Via yang tahu Qila memang menyukai Rio
" Trus lho si Tommy bagaimana " kata Qila menatap Via
" Santai beb, ngak akan lari gunung dikejar " kata Via yang lalu naik kelantai atas .Disana mamah Sila sedang termangu melihat sekeliling ruangan cafe
" Mah kamarnya disini " kata Qila membuka pintu kamar Dan ada spring bed besar atas bawah di dalam nya Yang memang sudah disiapkan Aya .Begitu juga kamar Via . Yang satunya khusus buat Ara kalo ingin istirahat di ruko.
" Apa ini rukonya Aya " kata mamah Sila tak percaya ketika masuk ke dalam kamar
" Ya Mah nanti Qila ceritakan semuanya pada mamah " kata Qila Yang menaruh tas sang mamah juga tasnya di meja
" Ya tante istirahat dan slamat temu kangen ya. Via juga mau mandi dan istirahat" kata Via pamit
" Ya nak ....istirahat lah pasti kalian juga lelah " kata mamah Sila yang hampir tak percaya Ketika tahu suami dan istri mudanya itu tega mengusir putri mereka.
__ADS_1
Yang ia pikir mengalah pergi dari rumah adalah jalan terbaik tapi malah semuanya jadi kacau .
" Aku akan membalas mu suatu hari nanti mas " batin mamah Sila yang kecewa pada mantan suaminya itu Sambil menatap iba pada Aqila putri mereka.