Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 267


__ADS_3

Ferdi bersiap sambil merapikan berkas nya Dan memasukan semua surat penting ke dalam laci. Namun tiba tiba sebuah tangan memeluk tubuhnya.


Yang membuat Ferdi sangat kaget .


" Naura ....sedang apa disini ?" kata Ferdi melepaskan tangan Naura


" Shut...... " kata Naura tersenyum sambil menaruh telunjuk jarinya di bibir Ferdi


" Kau .. " kata Ferdi mendorong sedikit tubuh Naura dan Ferdi pun menjauh .


" Ayo lah Fer, jangan munafik kau butuh kehangatan Apa lagi ku dengar Aya sibuk


Kuliah kan " kata Naura pelan


" Oh ...ya tapi tak ada alasan untukku bisa dekat dengan mu " kata Ferdi menatap Naura kesal Karna seperti nya Naura sengaja melakukan itu


" Pergi dari ruangan ku !!!" bentak Ferdi


" Astaga Fer........" kata Naura cemberut


" Sayang kau sudah disini " kata Reyhan Yang muncul tiba tiba. Yang melihat Naura sudah berada di ruangan Ferdi.


" Kan aku sudah bilang mau bertemu Ferdi sayang " kata Naura yang mendekati Reyhan lalu memeluknya


" Ada apa kesini " kata Ferdi menatap Reyhan


" Tadi aku ada urusan sebentar Lalu mampir kesini. Dan Naura lagi mengidam dia ingin bertemu dengan mu Fer " kata Reyhan


" What ....... mengidam lalu apa hubungannya dengan ku ?" kata Ferdi dengan wajah masam .Karna tahu Naura memakai dalih ngidam untuk mendekati nya Dan Reyhan percaya itu


" Iya Fer, kata orang tua begitu kalo ngidam harus di turuti .


" Ck .....apa itu bukan alasan mu saja ra, ingin dekat dengan ku " kata Ferdi berdecak kesal


" Astaga bro , kenapa kau curiga seperti itu . Dia istri ku Fer , anak yang ia kandung bayi ku Wajar lah bila ia ingin dekat dengan mu. Naura ingin anak kami sukses sepertimu Fer " kata Reyhan .


" Gila ....dasar perempuan kadal . Bisa bisanya dia beralasan dengan Reyhan mengidam untuk mendekati ku ,apa tidak tahu Naura mengakalinya " batin Ferdi sambil menatap Reyhan


" Aku tak curiga Rey , apa kau rela istri mu dekat dengan ku Karna hanya alasan mengidam .Apa kau tak cemburu. " kata Ferdi melirik Naura sekilas


" Fer...... masa kau mau melihat keponakan mu ini ngiler sih " kata Naura mendekat Ferdi dan memegang pipinya. Namun dengan cepat Ferdi menepis tangan Naura

__ADS_1


" Sayang lihat masa aku tidak boleh memegang pipinya " kata Naura manja Dan kembali mendekati Reyhan dengan memeluk nya .


" Sabar di rumah saja ya . Ferdi baru selesai kerja dia butuh waktu istirahat " kata Reyhan memeluk Naura Sambil mengusap pungung Naura lembut


Karna akhir akhir ini Naura bersikap manja padanya .


" Fer, maaf bila kami menganggu Tapi kau harus maklum . Karna Naura sedang hamil muda " kata Reyhan yang bahagia ia akan punya anak


Ferdi hanya diam . Dan membuang nafas kasarnya Lalu menatap Naura tersenyum pada nya di pelukan Reyhan .


Namun anehnya sepupunya itu sangat percaya pada Naura


" Ya terserah kau saja Rey, aku bisa maklum " kata Ferdi cuek Karna Ferdi tak habis pikir bila Reyhan bisa dibodohi Naura begitu saja. Karna alasan Naura mengidam Padahal bila ia ingat kelakuan Naura tempo hari Ferdi sangat yakin Naura seperti ular berkepala dua Yang mencari kesempatan untuk mendekati dirinya .Dengan dalih kehamilannnya


" Oh ya Fer, apa kau sudah mempertimbangkan permintaan ku " kata Reyhan .


" Apa kau tak betah disana !! kalau tak keberatan kau bisa membawahi Tris disini Rey .Karna aku tak mungkin menggeser Bimo " kata Ferdi Karna melihat gelagat Naura yang tak baik Membuat nya harus menjauhkan sepupunya itu


" Astaga Fer, aku lebih berpengalaman dari Bimo harusnya ia yang disana " kata Reyhan protes


" Entah lah , tapi kita lihat nanti .Karna kau seperti nya tak serius bekerja . Bukan kah di sana gajimu sudah diberi lebih " kata Ferdi


" Tapi Fer, kasihan Naura yang ingin dekat dengan mami dan mamahnya " kata Reyhan memberi Alasan


" Fer......." kata Reyhan .


" Untuk sekarang ini aku masih membenahi kantor Rey . Belum bisa memberi mu keputusan Kepindahan mu atas permintaan mu sendirikan . Jadi ku harap kau bisa mengerti .Karna tak mungkin aku seenaknya menggeser Bimo Setelah ia berusaha keras mengejar ketinggalannya Dan membenahi semuanya " kata Ferdi memberi penjelasan


Jleb .....


Reyhan pun terdiam . Lalu menatap Naura tersenyum .


" Baiklah aku tunggu keputusan mu " kata Reyhan . Karna ia tahu Ferdi akan memberinya tempat yang baik untuk posisinya .


Bukan tanpa alasan Reyhan pindah ke jerman Karna ia ingin Naura tak berharap pada sepupunya itu lagi Dan selama mereka tinggal disana Naura benar benar berubah Dan menuruti semua kemauan nya Sampai Naura hamil Dan beberapa hari lalu setelah masa berkabung lewat Naura ingin mereka tinggal disini saja Untuk menemani mamahnya Karna Tania dan Deril tinggal di rumah orang tua Deril .


" Ya akan aku pertimbangkan. Tapi bila aku menempati mu di tempat Yang lain kuharap kau bisa mengerti " kata Ferdi Tegas tak mau memberi harapan palsu


" Ya baik lah " kata Reyhan


" Ayo sayang kita pulang " kata Reyhan memeluk Naura dan tersenyum

__ADS_1


" Sayang aku mau memeluk nya dan menciumnya .Kenapa dia terlihat imut " kata Naura manja


Yang membuat Ferdi mendelikkan matanya Karna mendengar perkataan Naura pada Reyhan


" Ya ...baiklah kau boleh memeluk nya sekali saja " kata Reyhan yang membuat Naura senang lalu mendekati Ferdi Dan langsung memeluk nya .


" Apaan sih ra " kata Ferdi risih


" Fer....ayolah " kata Reyhan


" Sayang ...dia menolak ku , kata Naura merengek manja pura pura terisak .


" Astaga........" Batin Ferdi mengepalkan tangan nya kesal


" Fer....ayolah dia lagi hamil please "kata Reyhan mengiba menatap sepupunya itu


Dan akhirnya ferdi terdiam


" Baik cuma sekali , tak lebih " kata Ferdi Karna ingin menghargai Reyhan .


" Sayang jangan sedih, tuh Ferdi sudah mau . Tapi jangan lama ya , dia pasti risih " kata Reyhan


Lalu Naura pun memeluk Ferdi dan mencium pipi Ferdi Yang membuat Naura tersenyum puas . Sambil memasang wajah sedikit cemberut .


" Hei ....sudahkan kau sudah memeluk nya sayang Ayo kita pulang " kata Reyhan Tersenyum manis pada Naura


" Ya tapi besok boleh lagi kan yang " kata Naura manja


" Ngak , aku sibuk cepat sana pulang Kalian menganggu ku " usir Ferdi


" Iya bro maaf , kami pulang ya Terimakasih sudah mengizinkan Naura memeluk mu " kata Reyhan pamit Yang tahu ia sudah menganggu kesibukan sepupunya itu Karna Reyhan tahu seperti apa pekerjaan Ferdi


" Ya pulang lah " kata Ferdi melihat keduanya menjauh .


" Dasar perempuan bermuka dua Pintar sekali kau membuat drama dengan mengidam " batin Ferdi kesal Karna ia tak mau menyakiti Aya .


" Astaga aku kan ingin pulang " kata Ferdi teringat Aya di rumah . Lalu beranjak dari kursinya Dan bergegas mengambil jasnya Lalu keluar dari ruangan nya .


" Aina .... Jangan lupa kunci ruangan ku ya " kata Ferdi ketika melewati sekretarisnya


" Baik presdir " kata Aina berdiri dan membungkuk hormat Karna Aina adalah sekertaris baru Ferdi Sedangkan yang lama di pakai Bimo untuk membantu nya diruangan nya .Jadi Ferdi meminta sekertaris baru .

__ADS_1


" Presdir sangat tampan dan masih muda pantasan bila banyak yang berbisik bisik ..Aku juga mau biar kecipratan tajir " kata Aina tersenyum


__ADS_2