
Ketika selesai adzan Rio dan paijo pun sholat Dan Ara yang sudah siap Langsung kerumah Aya untuk membantu Kakaknya dan yu Irah .
" Abang kapan pulang kak, apa kak Aya lama disini " kata Ara yang duduk mengisi kue di piring dekat Aya
" Minggu depan de, mungkin nanti abang langsung kesini jemput kakak sekalian Mau lihat kantor yang disini " kata Aya
" Oh ya de nanti sehabis magrib kan Rio mau pulang , Ara ikut kesana ya Sekalian bawa makanan yang lebih kesana Bawa aja mobil kak Aya biar ngak kehujanan " kata Aya
" Ya kok gitu kak , Kan Ara mau ke cafe nanti malam " kata Ara
" Ara Rio suami mu de, kan ke cafe bisa besok besok Tidak setiap hari Ara bisa kesana .Dia harapan kita mengurus kebun warisan kakek Hargai suami mu. Apa Ara pikir mengurus kebun itu mudah ngak gampang de Bang Ferdi pergi jauh meninggalkan kakak disini untuk mengurus pekerjaan . kakak ngak boleh ikut takut kakak lelah mengurusnya disana .Biar pun dia kangen Tapi ia harus bekerja sana sini .Begitu juga Rio yang berusaha menjaga dan mengantar mu Dan juga mengurus kebun .Ingat Ayah tak memilih pria yang jahat untuk mu . Dia berharap Rio bisa menjaga mu dengan baik Dan itu sudah ia lakukan walau dia lelah. Kak Aya hanya ingin Ara dan Rio baik baik saja. Masalah nanti Ara tak suka Ara Kalian bisa bercerai setelah lulus SMA " kata Aya pelan
" Kak ......." rengek Aya
" Kenapa , buatlah kau terbiasa dengan nya " kata Aya menatap Ara
" Bukan begitu Ara cuma ngak enak " kata Ara
" Ngak enak atau menghindar , Apa ....." kata Aya menggantung Karna teman temannya datang .
" Ay ... maaf kami terlambat " kata Qila yang baru datang bersama Via dan mamah Sila juga Ratih dan Nila
" Lah kok bisa bareng " kata Ara
" Kita bareng mas Yusuf " kata Ratih
" Hah ......Dia lagi " kata Ara
" Ya kan kak Via yang minta diantar lumayan ngirit di ongkos " kata Nila
" Hadeh .... niat banget kak Via lama lama kepincut juga nih " kata Ara
" Ya ngak lah de kan aji mumpung dia juga mau kesini " kata Via
" Masa......sih atau jangan jangan pedekate " kata Ara meledek
" Ish anak kecil kok kepo" kata Via
" Kalo nikah juga ngak masalah Vi, buat teman hidup kan bisa antar jemput lumayan duren Duda keren " kata Aya
" Hah ..... Duda keren ..... emang dia pernah nikah trus cerai emang kenapa " kata Qila kaget menyelidik Aya
" Istrinya matre bahkan dalam kondisi mertua nya sekarat saja dia tak perduli
__ADS_1
Bahkan dia shoping tiap hari Karna seorang model. Mana kuat dia Apalagi di rumah ngak pernah dilayani " kata Aya bercerita
" Kasihan pantasan saja cerai , padahal mamah liat orang nya baik " kata mamah Sila melirik Via
" Ya begitu lah mah, kan tiap orang punya masalah masing masing " kata Aya bercerita semua tentang Yusuf Sesuai dengan cerita suami nya
Setelah semuanya siap Acara pun di mulai Dan Ara pun duduk dekat Aya ikut pengajian sampai selesai . Yang di pimpin ustad Afif . Menjelang magrib acara pun selesai Dan para tamu pun langsung pulang kerumah masing masing Dan sebagian lagi langsung ke masjid . Begitu
juga Rio dan Paijo Yang pergi ke masjid bersama pa Tejo .
Dan Aya pun membagikan sisa makanan pada teman temannya juga para tetangga
Yang tidak datang . Sedangkan Rio juga bersiap siap untuk pulang
" Rio ini kotak makanan dan snack bawa pulang ya. de , buat mbok nya Rio ." kata Aya yang menyiapkan semuanya di teras
" Ya mba terimakasih , De Ara jadi ikut kan " kata Rio menatap Ara
" Ya " kata Ara sambil manyun
" Hei ...jangan pasang wajah cemberut Senyum ! senyum itu sedekah " Kata Aya menegur Ara
" Hehehe...... kalo ngak mau ikut juga ngak pa pa de kan mas bisa pulang sendiri " kata Rio tersenyum
" Ra hati .... hati jangan mewek ledek Nila Yang menginap di rumah sang kakak bersama Ratih. Karna di minta Aya menemani Aya dan Tina .
" Hi......kalian senang banget ya ngeledek gue.... jaga tuh kak Aya " kata Ara
" Iya ra aman " kata Ratih terkekeh
Sedangkan Via dan Qila juga mamah Sila hanya tersenyum .Melihat candaan Ara dan teman teman nya
" Kak mau pulang bareng kita ngak " tawar Ara .
" Ngak de kita nanti diantar mas Yusuf atau pa Sapto kalo ngak mas Awan tuh kan banyak sopir nganggur " kata Qila santai
" Ya terserah deh " kata Ara
" Yo tuh bos kecil jangan di bikin mewek ya " kata Via menyindir
" Siap mba , mana brani Rio bikin mewek takut dipecat " kata Rio
" Hahaha........ Iyalah itu jelas " ledek Awan Yang lalu masuk kedalam rumah bersama Yusuf .Dan Rio pun berpamitan pada semua orang sebelum mereka naik ke dalam mobil begitu juga Ara
__ADS_1
Rio membawa mobil dengan kecepatan sedang Sambil menyetel music lagu pop dengan nada pelan
" Kalo de ara ngantuk tidur saja " kata Rio fokus melihat jalan
" Iya mas " kata Ara yang lalu memejam kan matanya karna ngatuk Kena dingin nya AC.
Tak lama mereka pun sampai Dan Rio memarkirkan mobilnya di halaman rumah membuat orang orang berbisik melihat Rio datang .
" Assalamualaikum mbok " kata Rio yang turun dari mobil
" Walaikum salam le, kui mobil sopo le kok bagus toh " kata mbok
" Mobil mba Aya mbok oh ya kamar Rio sudah bersih kan mbok " kata Rio Yang memang sore tadi minta sebelum pulang Agar kamarnya di bersihkan .Yang sempat membuat mbok terheran heran
" Iya kenapa ?" kata mbok bingung .
" Mbok ambil makanan di kursi tengah Rio mau ngangkat de Ara dulu " kata Rio yang lalu membuka pintu lebar Lalu kembali ke mobil
" Hah ....nona Ara melu le " kata mbok kaget
" Iya mbok " kata Rio yang membuka pintu mobil Lalu mengangkat tubuh Ara kedalam rumah menuju kamar nya .
Mbok yang melihat itu pun kaget Dan bergegas membawa semua kotak makanan dan meletakkan nya di ruang tengah Setelah itu mbok pun buru buru menutup pintu depan Takut orang melihat Rio membawa Ara.
" Astaga le , kok non Ara bisa ikut " kata mbok
" Biar ngak nongkrong di luar mbok makanya Rio ajak kesini Tadinya ngak mau ikut . Kalo di tinggal sendiri dirumah kasihan " kata Rio memberi alasan .
" Trus Rio tidur di kamar depan le Mbok kan belum beli kasur le buat kamar tamu " kata mbok berdiri di depan pintu kamar Rio
" Gampang " kata Rio Yang melepas baju kaos nya dan menaruhnya dipinggir ranjang . Lalu menyelimuti Ara dengan selimutnya Lalu keluar dari kamar . Mbok pun Lalu menutup pintu kamar Rio Ketika Rio keluar
" Mas kemana mbok ?" kata Rio duduk di kursi ruang tengah
" Ke desa tetangga nonton dangdutan sama mba mu Nikahan si Narsih teman nya Minah " kata mbok yang ikut duduk
" Kok ini banyak sekali toh le" kata mbok membuka nasi kotak dan snack jug kue bawaan Rio
" Iya mbok lebihan 40 harinya bapa Dan yang itu oleh oleh " kata Rio
Mbok pun diam lalu melihat isi kotak makanan yang dibawa Rio Karna Rio membawa 6 kotak dan snack nya juga
Di tambah kue lapis legit dan brownies pembelian Aya yang sengaja dititip lewat Via untuk mbok mertua Ara
__ADS_1