
Sedangkan di rumah Ara dan Rio duduk santai di ruang tengah .Sambil nonton acara televisi
" De , tadi bang Ferdi telpon katanya bang Reyhan akan kerja disini sementara waktu Dan dia akan tinggal di kamar tamu bawah rumah kak Aya .Besok biar di tunggu yu Irah ya, Bila mas Rio kerja Karna tadi bang Reyhan sudah telpon mas . Bilang ia istirahat dulu di jalan Takut bahaya kalo nyetir sambil ngantuk " kata Rio
" Sendiri bang, trus istirnya ngak ikut ?" kata Ara menatap Rio
" Ya sendiri , Kalo masalah istri nya mas sih ngak berani tanya Abang bilang jangan di tanya kalo bang Reyhan tidak cerita sendiri " kata Rio
" O .... gitu, ya sudah ngak apa apa " kata Ara .Yang sedang asyik melihat film barat sambil mengunyah kripik pisang buatan yu Irah .
Rio terdiam dan lega Ketika Ara tak banyak bertanya Karna pasti ia akan kewalahan pada pertanyaan istri kecilnya itu Karna Ferdi mengatakan Reyhan sedang ada masalah dengan sang istri Dan Reyhan datang untuk bertugas sementara Karna ingin menenangkan diri
Dan menghindari Naura
" Apa ade sudah ikut ujian kemaren ?" kata Rio
" Sudah mas , pengumumannya minggu depan Dan bila Ara lulus Ara bisa di kelas tiga mas " kata Ara senang
" Ya mudah mudahan saja de Ara lulus tes Kalo pun ade mau kuliah juga ngak masalah Buktinya mba Aya dan mba Via juga mba Qila Bisa kuliah nyambi menikah kan " kata Rio
" Ya tapi ribet mas, banyak tugas " kata Ara
" Hehehe....... ya terserah ade saja " kata Rio Yang tak ingin memaksa istrinya itu
Padahal Ara terbilang anak pintar Tapi ia tak ingin kuliah Itu yang disayangkan Rio .Mungkin ia merasa jenuh karna harus belajar Membuat Ara harus fokus Padahal slama ini Ara siswa berprestasi
" Ya Ara ingin santai dulu setelah lulus Dan Ara juga ingin fokus ke cafe dan buka cafe baru .Atau kerja di kantoran " kata Ara Yang memeluk suaminya itu dengan manja Dan Rio mana bisa menolak kemanjaan istrinya itu .
" Ya terserah de Ara, yang penting de Ara senang Karna untuk menafkahi Ara mas sudah bisa menabung " kata Rio memeluk Ara dan tangan nya menyusup masuk kedalam piyama Ara .
" Mas , kok ada yang nakal ya " kata Ara geli Karna tangan nya itu bermain di pucuk dada Ara .Yang membuat Ara merasa kan sensasi berbeda
" Sekali kali kita main di sini biar ngak bosan di kamar " kata Rio berbisik Sambil mengigit pelan telinga Ara .
" Kan nanti di tonton TV mas Sama di gigit cicak di dinding " kata Ara terkekeh
__ADS_1
" Biarin ah , nanti mereka kalo pengen bisa main sendiri " kata Rio yang mulai membuat pemanasan pada Ara Dan Ara pun mulai tergoda .******* pelan Rio membuat Ara mendesah pelan
Rio pun tak membuang kesempatan itu Tak di pungkiri nya Tubuh Ara yang makin berisi membuat nya slalu tergoda Dan lagi Ara sudah mulai agresif dan tak malu malu meminta Bila ia belum memuaskan nya Yang membuat Rio senang Karna ia bisa memberikan kepuasan tersendiri Pada istrinya yang masih muda dan labil itu
" Mas , lagi .... belum kencang ini " rengek Ara .
" Iya sayang " kata Rio memasuki diri Ara Dan tak lama ******* dan lenguhan saja yang terdengar dari ruang tengah itu Dan mereka memuaskan hasrat keduanya Yang terasa panas malam ini
Karna pergumulan itu bebas Tanpa ada yang mengusik mereka Dan hanya dinding yang diam saja menjadi saksinya
Cukup lama kedua nya berolah raga malam .Sampai Ara terlelap di pelukan Rio Yang membuat Rio menyapu keringatnya yang basah Dan memeluk tubuh Ara erat .
" Jangan pernah pergi dari ku, mas sangat mencintaimu. Mas juga akan berusaha membahagia kan mu " kata Rio Yang kadang takut Bila Ara berada di sekolah Ada beberapa pria mencoba mendekati istrinya itu Dan Rio bukan tidak memperhatikan nya Rio hanya bersikap diam Karna Ara bersikap biasa Namun di hati kecil nya yang paling dalam Ada rasa cemburu dalam hati Rio Karna ia takut istrinya itu tergoda Apa lagi Ara masih belia
Rio tahu akan banyak kumbang yang akan mendekati Ara Karna mereka hanya tahu Ara seorang gadis
Lama Rio menatap wajah lelap Ara Lalu mengangkat tubuh Ara kekamar. Dan membaringkan nya di tempat tidur lalu menyelimutinya. Rio lalu kembali ke ruang tengah Untuk membersihkan ruangan itu Karna ia takut ada tamu mendadak Yang kaget bila melihat baju mereka yang berserakan di lantai Setelah beres ia pun kembali kekamar Dan meletakan baju kotor di keranjang depan kamar mandi Lalu naik ketempat tidur ikut masuk dalam selimut Ara .
" Kau sangat cantik kalo tidur begini " kata Rio Menyingkirkan anak rambut
" Mas lagi " kata Ara pelan
" Hah .....apa Ara belum tidur de, kan sudah 4 kali de besok capek lho " kata Rio mengusap wajah Aya
" Sekali lagi " kata Ara membuka matanya lalu mengecup bibir Rio
" Astaga " kata Rio tersenyum yang mau tak mau Menambah jatah sang istri Hingga sampai mereka lelah Dan tidur nyenyak saling berpelukan sampai pagi
**********
Di sebuah kamar Aya baru membuka matanya saat mendengar suara berisik Dan melihat dua putranya itu asyik bermain lego di samping nya Yang membuat Aya tersenyum senang lalu mengusap kepala dua buah hatinya itu .
" Kok sudah ganteng semuanya ya anak mamah " kata Aya yang mencium pipi keduanya Karna harum dan wangi
" Udah andi " jawab Afnan
__ADS_1
" Oh ya , pintar ya kakak sama ade sudah mandi .Emang ini sudah jam berapa " kata Aya lalu melihat jam
" Astaga jam 8 , mamah bisa telat ini , Wati Erni jaga mereka " Teriak Aya bergegas masuk ke kamar mandi
Untuk membersihkan diri. Dan tak lama Aya bergegas berpakaian .Dan setelah rapi ia pun langsung ke ruang makan mengisi piring dan membawanya kekamar sambil menata buku bukunya
" Ade dan kakak dirumah ya Mamah mau sekolah dulu " kata Aya pada kedua nya Yang di tungguin Wati dan Erni
" Oyah .nda ama kan mah " kata Afnan
" Ya sayang , kalo selesai mamah langsung pulang " kata Aya Yang sangat bersyukur keduanya tak rewel seperti anak lain lalu menciumi kedua nya sambil makan . Wat ni, jangan lupa kasih jus nya dan tidur siang ya " kata Aya
" Iya nona " kata keduanya kompak
" Dah main saja disini , mamah berangkat dulu ya " kata Aya Yang bergegas keluar kamar dan memanggil Tina yang asyik ngobrol bersama mang Didin
" Tin kok aku ngak dibangun kan " kata Aya Yang kemaren sudah mengingat Tina
" Maaf nona , tadi saya ingin membangun kan nona Tapi nyonya bilang jangan Biar nona bangun sendiri Karna tadi malam kata nyonya nona lembur membuat laporan Jadi nyonya Melarang saya untuk membangunkan nona " kata Tina menjelaskan .
"Iya Tin , tapi aku ada persiapan buat lomba hari ini , walau lelah aku harus berangkat .Ayo jalan " kata Aya
" Baik nona, maaf kan saya saya teledor " Kata Tina .
" Ngak masalah , tapi tidak untuk lain kali Karna aku punya tangung jawab juga Itu lah sebabnya aku meminta mu untuk mengingatkan mu Takut aku lupa Dan kau bisa memberi alasan untuk mami Agar beliau mengerti " kata Aya
" Baik nona " kata Tina yang merasa bersalah Karna baru kali ini Aya mengomelinya .Tapi itu memang salahnya Karna Aya sudah mengingatnya dari sore dan ketika hendak tidur .
Minta untuk di bangunkan lebih awal
Agar ia tak terlambat .
Lalu mobil pun melaju dengan cepat dan tiba tiba
Cit...........Tina menginjak rem
__ADS_1
Brak ........