
Sedangkan Aya duduk tenang memasak di dapur . Sambil mengaduk gulai ayam nya
" Non apa non Aya ngak pergi jalan jalan nanti " kata bi Yam
" Nanti bi , habis masak Aya punya teman Tapi tadi mungkin masih sibuk jadi ngak di angkat pas Aya telpon " kata Aya
" Ya non kan dalam suasana lebaran " kata bi Yam yang iba melihat istri tuan mudanya itu Padahal di luar sana Ferdi lagi ngobrol dengan wanita lain .
" Nanti habis ini non Aya istirahat saja ya non " kata bi Yam
" Ya bi " kata Aya.
Sedangkan di teras Heni tak mau pulang
Dia menunggu Ferdi Yang membuat Mami mendelik tajam pada putranya itu
" Bawa dia pergi , mami ngak mau ada keributan dirumah ini selesaikan sendiri " kata mami ketika Ferdi mengambil kunci mobil
" Ya mi " kata Ferdi bersikap tenang Dan lalu pergi dengan mobilnya Dan membawa Heni menjauh dari mansion .Yang diikuti Heni Dan Ferdi berhenti dipinggiran kota .
" Kita putus .... aku tak mau punya hubungan dengan mu lagi " kata Ferdi turun dari mobil ketika Heni menunggu nya .
" Ngak mau nikahi aku dulu ,kita sudah lama pacaran Fer aku ngak akan ganggu istrimu Aku janji bila kau nikahi aku " kata Heni
" Apa kau gila mau dengan suami orang " kata Ferdi .
" Kau yang membuat ku gila aku kekasih mu kenapa kau malah menikahi nya " kata Heni
" Astaga dia hamil Dan aku tak mungkin meninggalkan nya Hen pergi lah masih banyak pria lain " kata Ferdi
" Hamili aku juga ,aku mau dan tak akan . menyesal .Aku bisa memberi mu anak lebih banyak darinya ,Ayo lah kata Heni yang langsung mencium Ferdi. Membuat Ferdi gelagapan karna sikap agresif Heni yang main sosor begitu saja .
Ferdi langsung pun menghindar dari Heni Yang terus mengodanya Padahal mereka sedang berada di pinggir jalan Dan di berada tempat terbuka
" Dengar kan aku Hen, aku menikahi nya baru meniduri nya karna aku mencintainya Berbeda denganmu atau pun Kaifa Yang bertemu hanya demi kesenangan Kita hanya pacaran untuk bersenang senang " kata Ferdi memperjelas lagi
" Tidak kau bohong Fer kau hanya di terjebak kan ,Ayo kita lakukan sekarang Aku mencintaimu Fer aku ngak mau kita putus " kata Heni yang memeluk Ferdi Yang membuat beberapa mobil melihat pada kedua nya . Namun Ferdi menghindar Yang membuat polisi lantas berhenti ketika Heni memaksa Ferdi
" Cukup Hen.... kau memalukan ini jalan umum " kata Ferdi kesal
-" Aku tak perduli " kata Heni yang terus mengejar Ferdi
" Hei..... hei..... ada apa ini " kata polisi satlantas menegur kedua nya
" Dia kekasih ku pa , dia tak bertangung jawab " kata Heni
__ADS_1
" Bohong pa , kami sudah putus dia mengejar ngejar saya . Padahal saya sudah punya istri yang lagi hamil di rumah ." jelas Ferdi
" Ngak kau bohong Fer ayo kita buat anak kita Fer aku ngak mau putus pokoknya aku ngak terima " kata Heni berteriak
" Eh .... sama saya aja mba, Dari pada dia kan dia sudah punya istri saya kan jomlo nih " kata teman polisi satunya Yang membuat Ferdi tertawa Lalu bergegas masuk mobil ketika Heni lengah
" Ngak mau.... Fer..... jangan pergi " teriak Heni marah .
" Eh mba ..... apa ngak malu ngejar ngejar suami orang , sini sama kita saja ikut patroli " kata polisi itu
" Ogah ....." kata Heni kesal lalu masuk ke mobil nya untuk mengejar Ferdi Yang sudah menghilang sedari tadi
Brum..... brum......
Mobil Heni pun mengebut mengejar mencari kemana arah mobil Ferdi pergi
" Ya ampun dia gila ya , ada perempuan nekat kaya gitu sudah putus masih ngejar ngejar coba kalo aku dikejar kau ku tangkap Akan ku bawa masuk kamar " kata polisi itu terkekeh.
" Dasar otak mesum " kata sang teman
" Lah dari pada ngejar suami orang mending sama yang jomlo kan . Tapi aneh juga tuh cowok cewek seksi gitu ditolak " kata polisi itu kembali ke mobilnya
" Paling bini nya lebih cakep bro makanya dia lari Apalagi lihat keong beracun " kata sang teman ikut masuk mobil
" Hah..... keong racun maksud nya " kata sang teman
" Hahaha ..... kalo gratis kan ngak masalah bro " kata sang teman
" Mana ada di dunia ini serba gratis cep Mulanya suka sama suka . Ujung ujung nya kan dituntut juga tangung jawab " kata sang teman mengelengkan kepala.
" Hadeh ...... modus ....itu mah " kata sang teman .
Lalu mereka pun pergi dari tempat itu . Sedangkan Ferdi langsung pulang kerumah Dan menyuruh satpam menahan Heni bila mencarinya . Lalu Ferdi mengirim Foto Heni pada satpam jaga pintu gerbang
" Huh.....bisa gila aku " kata Ferdi . menghempas kan tubuhnya di sofa
" Kapok kan makanya siapa suruh .punya banyak pacar " kata mami berkacak pinggang
" Hahaha ....... itu baru permulaan mi, belum
lanjutan nya mi akan banyak drama nanti" kata papi tertawa.
" Awas saja kalo menantu ku kau sakiti Fer. Mami akan sunat tuh ular kadut mu " kata mami kesal
" Aish.. .. apaan sih mi , orang sudah Ferdi putusin Ferdi sudah kapok Ferdi juga ngak celap celup sama dia ." kata Ferdi
__ADS_1
" Baguslah, awas saja kalo kamu brani mengulang nya Bikin malu saja " omel mami
" Maaf mi, kan waktu itu Ferdi masih muda " kata Ferdi
" Emang sekarang sudah tua Fer" kata Papi tertawa yang juga di tertawa kan Sepupunya Reyhan yang datang bersama sang ayah .
" Tahu ah " kata Ferdi
" Lah ...... trus istrinya Ferdi mana om " kata Reyhan
" Di kamar lagi istirahat , ngapain juga ngurusin playboy cap kadal ." sahut mami
" Lah mi.... gini gini anak mami mi, kan Ferdi sudah taubat ..Kenapa mami masih mempermasalahkan nya " kata Ferdi Yang membuat sang sepupu ayahnya tertawa .
" Itu efek nya Fer wajar kan godaan orang yang bertaubat lebih parah ..Dari pada maksiat " kata om Fandi
" Tahu ah .. .om ngomong ngomong Reyhan kapan kerja bantuin Ferdi " kata Ferdi
" Cih..... gaya mu Fer, gue aja banyak kerjaan minta bantuan..Maka nya banyak duit gaji asisten baru ngapain menghabis kan uang buat perempuan bikin pusing Palingan mereka juga mau menghabiskan duit lho doang Fer ,Ujung ujung nya minta kawin biar hidup enak ." kata Reyhan
" Benar tuh Rey, tuh sudah tante kasih tahu berkali kali Masih saja dia main perempuan .Untung menantu mami si Aya kalo Kaifa ish.....ish bisa mati berdiri mami " kata mami Yang duduk kembali sambil membawa sop buah .
" Wah enak mba dapat dari mana pas banget nih segar segar " kata om Fandi
" Menantu yang bawa dari kampung Fan , mending dapat yang polos dan ndeso ketimbang gaul Tapi sana sini cuma bisa ngangkang doang " kata mami kesal .
" Hahaha........ masa sih mba " kata Fandi melirik papi Sandi
" Lah buktinya ,di tinggal Ferdi ke Jerman pasang badan ke Wandi " kata mami menyindir
" Wah parah tan, untung ngak jadi ya tan kalo ngak tuh bayi pas brojol bingung nyari bapa nya " kata Reyhan tertawa
" Ngak usah muna lho Rey .... di jerman saja lho juga suka kan gratis " kata Ferdi
Yang membuat semua mata menatap Reyhan tajam
" Wah....ngak om tan, fitnah tuh asli Rey masih perjaka . Ngak macam macam deh " kata Reyhan dengan wajah pias .Karna memang ia juga seperti Ferdi senang bermain main Tapi tak pernah mau melakukan pergaulan bebas
" Awas saja kalo ketangkap " kata om Fandi menatap Reyhan
" Biar tanggung sendiri pi, kita sih tinggal pangku tangan " kata mami Reyhan angkat bicara .
" Hahaha ..... impas " kata Ferdi mengejek Reyhan
" ****.... dasar tukang adu domba " kata Reyhan
__ADS_1
Biar sama Rey . Jangan cuma gue doang dapat ceramah lho juga " .kata Ferdi tergelak senang bisa mengerjai sepupunya
.