
Aya yang bingung dengan perkataan mami pun menatap suami nya itu Dan
berpikir keras Apa maksud mertuanya
Sambil memasang pakaian nya.
" Bang Aya mau kerumah sakit dulu ya " kata Aya pada Ferdi sambil menggoyang goyang tubuhnya .
" Eugh..... ya , hati hati uang nya di koper abang Ay di kantong nya " kata Ferdi dengan mata terpejam .
" Mami tadi telpon Aya suruh bilang abang jangan macam macam disini Dan mami berpesan kalo abang bangun suruh telpon balik mami " kata Aya.
" Hah...... emang Aya bilang apa ke mami " kata Ferdi kaget dan langsung duduk
" Ngak bilang apa apa bang , kenapa emang nya bang ?" kata Aya bingung menatap wajah suami nya kembali merebahkan badan nya
" Tidak ada , cuma kaget saja " kata Ferdi .
" Ya sudah abang tidur lagi aja biar Aya pergi sendiri " kata Aya yang lalu memeriksa kantong koper Ferdi Dan benar saja ada dua ikat ratusan uang disana Yang Aya ambil satu ikat ya
" Bang Aya berangkat ya " pamit Aya Yang tak ambil pusing Dengan urusan suaminya
" Ngak cium abang dulu " kata Ferdi serak
Aya yang melangkah kepintu pun berbalik mencium suaminya itu Lalu setelah itu ia pun pergi
" Trimakasih uangnya ya bang Assalamualaikum bang " kata Aya
" Ya Walaikum salam " Jawab Ferdi yang mengecek ponselnya Benar saja tadi subuh mami nya menelpon nya berkali kali Lalu Ferdi pun menelpon balik sang mami .
" Assalamualaikum mi " kata Ferdi
" Walaikum salam , baru bangun kamu habis ngapain kamu sama Heni tadi malam hah ..... ingat dosa Fer istrimu sedang hamil " kata mami
" Ya ampun mi ..... bagaimana bisa mami tahu Heni ada disini " kata Ferdi kaget .
" Alan bilang Heni mengamuk di kantor mu mencarimu Dan mencari kerumah mami Apa kamu mau mami sunat hah ..... Masalah mu dengan Kaifa baru saja selesai kenapa bikin masalah lagi " kata
mami Risma marah .
__ADS_1
" Mi dengar Ferdi dulu , Heni yang datang kesini. Ferdi sudah tak berhubungan dengan Heni setelah tahu Aya hamil No ponsel Heni saja sudah Ferdi blokir.. Tapi kenapa dia tahu Ferdi ada disini " kata Ferdi bingung
" Ya jelas dia tahu dia mencari mu kesini . Dan dikantor dia memaksa Wina untuk meminta alamat rumah mami " kata Mami mengomel
" Aish ...... ya bukan salah Ferdi dong kalo dia kesini Lagian Ferdi sudah ngak suka mi " kata Ferdi menguap.
" Apa Aya sudah tahu " tanya mami .
" Ya jelas belum mi, tadi malam terpaksa Ferdi memindahkan Aya ke hotel dekat rumah sakit ayah nya. Karna Heni datang kekamar kami Dan ingin nekad masuk Mana Aya masih tidur terpaksa Ferdi bawa ketempat lain untuk bicara. " kata Ferdi
" Kau sudah menidurinya " kata mami penuh selidik
" Astagfirullah mi sumpah demi Allah cuma Aya yang Ferdi tunggangi ngak mungkin Ferdi brani melakukan nya Paling cuma pegang pegang " kata Ferdi jujur .
" Dasar anak mesum selesai kan masalah mu itu !! kalo Aya kenapa napa mami buat perkutut mu habis di babat assalamualaikum. " kata mami memutuskan
pembicaraan
" Ih ....... serem amat sih punya mami Pantas papi ngak brani macam macam kalo perkutut ku habis dibabat gimana main nya " kata Ferdi bergidik ngeri membayangkan Aya marah marah
*********
" Kok bisa kakak datangnya cepat sih " kata Ara melihat kakaknya itu membawa bubur ayam
" Kakak .menginap di hotel dekat sini de tuh ujung jalan de" kata Aya .
" Hah ...... kok bisa bukan nya di tengah kota kak " kata Ara yang tahu kakak nya menginap disalah satu hotel mewah Yogya bersama suaminya .
" Biar dekat kerumah sakitnya , karna kata abang biar Kak Aya ngak susah cari taxi " kata Aya
" Oh gitu " kata Ara
Rio yang mendengar obrolan itu pun bangun Karna tadi sempat tidur lagi habis subuhan .Yang memang tidur di sofa empuk .Lalu duduk mengumpulkan kesadarannya
"' Baru datang mb " kata Rio .
" Iya mas Rio, nih ngantar sarapan ayah biar Ayah ngak bosan makan makanan rumah sakit " kata Aya yang menyuapi ayah nya .
" Mas Rio hari ini libur kerja ya " tanya Aya
__ADS_1
" Ngak mba cuma pagi ini santai Nanti siang akan ada para petani kopi yang mengantar kopinya ke kebun kita Jadi harus buka setiap saat karna disana ada pa Bejo yang nungguin Saya datangnya siang habis Zuhur " kata Rio
" Apa lumayan mas penghasilan nya " kata Aya yang penasaran dengan bisnis sang ayah
" Lumayan mba sudah mulai naik, Apalagi kita sudah banyak pelanggan Jadi bisa menjual harga tinggi ke pabrik .Karna kwalitas nya cukup bagus .Dan kita juga ngak mencari untung banyak dari petani " kata Rio
" Alhamdulilah Mas Rio lulusan apa " kata Aya
" Saya hanya lulusan sma mba Tapi pernah kerja di kantor koperasi setengah tahun berhenti karna sakit terus niat merantau ke jakarta eh pas ngak sengaja ketemu bapa saya diminta kerja malah kebenaran mba pas saya butuh. Dari pada jauh jauh Mending disini " kata Rio
" Iya mas saya juga lebih senang disini di Jakarta susah cari kerja apa apa mahal saya juga lulus sma .mau kuliah yah ..... belum punya modal jadi harus nabung dulu " kata Aya
" Kan sudah ada bang Ferdi mba, kenapa bingung gak kuliah juga sudah hidup terjamin ngak perlu pusing kerja Tinggal melayani suami dirumah " kata Rio
"Ya tapi perempuan juga perlu berkarier mas Biar ngak ketinggalan jaman. Wanita perlu mandiri Biar ngak disakiti laki laki kalo dia macam macam kita ngak perlu takut " kata Aya
" Iya juga ya mba kan jaman sekarang laki laki kalo sudah banyak duit suka bertingkah cari perempuan" kata Rio .
" Iya lah Harta tahta wanita sudah dari sono nya mas ....banyak yang lupa daratan " kata Aya
" Apa kak Ferdi gitu kak " tanya Ara
" Entah lah de kak Aya belum tahu juga sih, ya mudahan saja ngak Karna banyak yang seperti itu di jakarta " kata Aya
Yang ingat ketika Aya mengangkat ponsel Ferdi ada wanita yang mengatakan dia kekasihnya
" Astaga jangan jangan ....." kata Aya
" Kenapa nak " kata pa Kevin yang sudah selesai makan .
" Bukan apa apa yah , tadi Aya hanya kelupaan bawa pakaian ganti untuk .Aya takut pulang sore lagi . Karna abang mau kekantor siang ini " kata Aya
" Kan bisa pesan abang bawakan kak atau beli dekat sini " kata Ara
" Oh iya kakak lupa de , nih kakak kasih uang buat pegangan Ara ya " kata Aya memberi uang ratusan .lima lembar pada sang adik. Karna tadi ia mengambil uang 10 juta
" Hah......ini banyak banget kak " kata Ara kaget karna dia hanya dapat 100 ribu. sebulan dari sang ibu
" Simpan saja buat mu " kata Aya
__ADS_1
" Trimakasih kak " kata Ara senang Karna kini ia bisa menabung untuk membelikan ponsel Agar mudah mendapat kan nya .