
Sesampainya di rumah Ara langsung menuju kamar dan beristirahat Lalu memeluk foto sang ayah sambil terisak Karna terharu
" Ayah .... Ara sudah hamil pasti ayah senang dan bahagia kan di si kembar cucu cucu ayah juga sudah besar " isak Ara
Rio yang masuk kamar terpaku melihat Ara menangis Lalu mendekati Ara dan memeluknya.
" Ayah pasti sudah tenang disana de Ayah sudah bertemu bunda Dan mereka pasti sangat bahagia Melihat cucu cucu mereka di sini Karna Ara dan kak Aya sudah bahagia " Kata Rio memeluk dan mengusap punggung Ara
" Ya mas, ayah pasti sangat bahagia " Kata Ara Yang menaruh kembali pigura foto itu Lalu memeluk Rio untuk menangis .
" Menangis lah sampai puas de, besok kita bisa tertawa besok " Kata Rio merasakan tubuh Ara terguncang .
Ara bukan nya sedih Tapi terharu karna kini ia sudah bahagia Bersama Rio pria pilihan ayahnya Yang selama ini slalu menjaganya Setelah ayahnya pergi Dan Ara merasa Ayahnya slalu ada di dekatnya Mengawasi langkahnya lewat Rio yang menjaganya dengan baik Yang membuat Ara bersyukur bahwa ia mendapat kan lelaki yang baik
Rio bukan siapa siapa bagi mereka Rio hanya pria sederhana Dan dulu Rio hanya karyawan ayah nya Yang slalu setia menemaninya dan membantu Ayah nya bekerja Sampai akhirnya menjadi orang kepercayaan pa Kevin Dan Pa Kevin tahu bahwa ia bisa menitipkan Ara pada pria baik itu . Yang juga masih polos dan berpikiran murni
***********
Disisi lain Aya menata semua bunga di kamar mami Dan juga ruang tamu .Yang membuat rumah itu di sulap begitu cantik dan elegan .
" Masya Allah Ay, cantik banget " kata Gita yang membantu Aya dengan para pelayan Ketika bunga sudah di kirim ke rumah Yang membuat bi Yam juga ikut sibuk menatanya
" Ya biar mami senang Dan tinggal makanannya ya di tata Oh..ya lin, buah nya di tata di atas meja saja " kata Aya pada Lina pelayan muda mereka
" Ya nona " Kata Lina Yang merapikan buah jeruk dan Apel di atas meja
" Ay , apa mertua lho galak " kata Gita
" Ngak Git , mereka baik banget Bahkan sudah seperti orang tua gue " kata Aya
" Aku berharap juga begitu Ay , bisa dapat mertua yang baik " kata Gita
" Aamiin , oh ya lho pulang nya sehabis acara aja ya Git Kan biar makan dulu Dan lagian sisa nya bisa di bawa pulang untuk mamah lho " kata Gita
" Siap Ay, ngak masalah biarpun sisa Asal jangan dari tong sampah saja " kata Gita Yang tahu sisa sisanya saja masih enak Karna Aya memesan makanan dari restoran mahal Dan Gita tahu itu tidaklah murah
" Ya sudah ,ayo sini lho bisa milih milih gaun untuk nanti malam . Dan lho bisa istirahat di kamar " kata Aya .
__ADS_1
" Kok repot repot amat sih Ay, gue jadi ngak enak nih " kata Gita
" Di bikin anak aja Git ,santai anggap saja di rumah sendiri " kata Aya
" Dih...... baper gue Ay jadinya , pengen banget sih punya rumah begini Tapi hanya sekedar mimpi " kata Gita
" Dih .... ngak usah lebay, usahakan pa Gery jatuh cinta sama lho .Gue yakin lho pasti akan di ajak kerumah orang tuanya Dan pastinya lho juga akan bisa lihat rumah mertua lho itu seperti ini " kata Aya
" Hah .... emang lho tahu orang tuanya pa Gery Ay " kata Gita
" Iya lah, orang pa Gery juga pengusaha Tapi dia masih punya kakak laki laki Kan pa Gery teman suami gue Git Jadi pasti abang kenal orang tua pa Gery juga " kata Aya
" Ya Ay , itu pasti " jawab Gita Yang sampai hari ini belum dana sekali bertemu orang tua pa Gery
" Ya sudah ayo kekamar . Biar lho bisa istirahat dan memilih pakaian " kata Aya
" Ya Ay " kata Gita Yang mengikuti Aya kesebuah ruangan Dan di sana ada Walk closet lengkap dengan isinya
" Nah lho tinggal pilih ya Git, Dan lho juga bisa istirahat di kamar tamu di sebelah Tinggal pilih saja ..Gue mau istirahat dan lihat dapar juga Takut nanti suami gue pulang dadakan " Kata Aya
" Ok, kalo gitu gue tinggal dulu ya " kata Aya
" Ya Ay, slamat istirahat " kata Gita
Yang membiarkan Aya pergi lalu memilih gaun untuk nanti malam .Yang akan ia kenakan
" Astaga aku lupa mengirim pesan pada pa Gery Tapi ...... ah sudah lah Kan aku pulang sana Ken Aku punya ide " kata Gita tersenyum sendiri Yang ingin tahu keperdulian pa Gery padanya .
" Ok Git , kita buat dia jatuh cinta " kata Gita yang punya ide Untuk memanasi pa Gery suami siri nya itu
Sorenya semua sudah siap Dan hanya menunggu mami Risma dan si kembar saja pulang Karna papi Sandi tak sabar ingin melihat seperti apa reaksi istrinya itu mendapat kejutan ulang tahun ya itu
Ferdi yang baru pulang Juga di buat kaget dengan persiapan Aya dan bi Yam Dan Ferdi juga ikut senang Semua persiapan sudah lengkap Dan tinggal menunggu mami nya pulang .
************
Di mall mami asyik duduk menonton Afnan dan Aska ber main trampolin dan bom bom car di arena permainan Yang membuat mereka betah Berlama lama disana Mama Risma sempat tertidur menunggu para cucunya di sofa pijat Tak jauh dari area permainan Karna ia di pijat mesin pijat otomatis itu Yang membuat mami merasa nyaman Hingga tak perduli banyak orang yang mengantri Tapi tubuhnya terasa segar Sambil di layani Erni .Sedangkan Wati mengawasi Aska dan Afnan Yang masih betah di arena bom bom car
__ADS_1
" Oma udah sore ayo pulang " kata Aska berlari menghampiri mami Risma
" Kok pulang sih , kita belanja dulu ya sebelum pulang " kata mami
" Ya beli coklat ya Yang anyak anyak " kata Aska
" Iya dong ade boleh borong borong sama kakak Trus kakak mana ? " kata mami
" Tuh ama mba " kata Aska menujuk Afnan yang di gandeng mba Erni menghampiri omanya
" Benar nih sudah puas main nya " Kata Mami menatap keduanya
" Udah " kata kedua nya mengangguk
" Ok sekarang kita belanja lalu pulang " kata mami Yang beranjak dari tempat duduk nya
" Hoye...... ayo .. oma " kata kedua nya senang Lalu mereka menuju lantai bawah mall untuk belanja mainan dan coklat juga cemilan
Setelah semua keranjang penuh mami pun membayar nya Dan setelah itu mereka pulang kerumah Karna memang waktu nya untuk beristirahat
Wati lalu mengabari bi Yam Kalau mereka sedang dalam perjalanan pulang Menuju rumah besar keluarga Ferdinan
" Oma anti tutup ata ya " kata Afnan yang membeli slayer untuk tutup mata mami Risma
" Hah .... kok oma harus tutup mata " kata mami kaget
" Bental aja oma Aka sama ade mau kacih hadiah "Kata Afnan memasang wajah manis di depan mami
" Baik lah perasan oma hari ini . seperti di kerjain kalian ya " kata oma terkekeh Lalu mencium kedua cucunya itu dengan rasa sayang Dan memeluk kedua nya .
Tak lama mereka masuk pintu gerbang Dan mami di suruh dengan di tutup matanya Yang di gandeng Wati dan Erni Sedang Afnan dan Aska sudah lari mendekati sang opa
" Sudah belum ?" kata mami yang merasa sudah sampai di ruang tengah
" Sudah....... buka " teriak si kembar kompak
" Suprise ..........." kata papi Ferdi Aya dan semua orang Yang membuat oma kaget Tak percaya karna ......
__ADS_1