
Sebuah mobil menghantam bumper samping depan mobil mereka. Yang membuat Aya kaget dan memejamkan matanya
"' Tina bergegas turun, Namun ada dua orang pria menyerang nya .
" Nona cepat pergi dari sini " Teriak Tina yang menghadang dua pria itu Yang ingin membuka pintu mobil .Aya pun bergegas pindah ke kursi sopir Lalu memundurkan mobil nya Dan meninggal Tina yang sedang berkelahi Sambil menghubungi pengawal lain untuk membantu nya Dan ketika nada tersambung
" Argo cepat lacak nona dia dalam bahaya " kata Tina
" Baik " kata Pria di sebrang sana
Sedangkan Aya membawa mobilnya kekampus Dengan kondisi mobil yang ringsek dan kaca mobil yang retak retak Membuat semua mata siswa Yang melihat mobil Aya menatapnya aneh
" Astaga Aya ada apa ? " kata Anya yang berlari menghampiri mobil Aya
" Ay...... buka pintunya lho ngak pa pa kan " kata Anya
Aya pun membuka pintu mobil nya Dan bernafas lega
" Ayo kita masuk , biar mobil urusan nanti Tadi mobil gue di tabrak orang " kata Aya dengan perasaan was was .
Lalu berjalan sambil menelpon Ferdi
" Halo sayang " kata Ferdi yang sedang makan siang bersama Klien nya
" Bang mobil Aya di tabrak orang Tapi Tina Aya tinggal di jalan .Bisa suruh orang menjemputnya ! " kata Aya
" Baik , Aya lagi dimana ?" kata Ferdi kaget
" Di kampus , Aya baik baik saja " kata Aya .
" Ya sudah jangan pulang sebelum Tina Atau mang Didin jemput ya .. Ya sudah abang hubungi Tina dulu Aya tenang disitu " kata Ferdi
" Ya bang " kata Aya yang memutuskan pembicaraan.Yang membuat Anya yang mendengarnya cukup kaget .Karna Aya diserang orang Dan Aya juga minta mengirim orang Untuk melihat sopirnya Yang biasa mengantar nya .
Aya pun lalu bergegas masuk kelas bersama Anya mereka hampir saja terlambat Karna setelah mereka duduk pa Gery langsung masuk
Sedangkan Tina masih melawan dua pria yang masih ingin menangkapnya Namun tak berhasil Karna ada bantuan datang menyerang dua pria itu. Dan dua pria itu pun langsung kabur .Ketika Tina dapat bantuan .Yang mendadak menyerang mereka tanpa ampun
" Kris, apa Argo sudah melihat nona " teriak Tina .
" Ya nona sudah di kampus " kata Kris yang sudah memasang pelacak di bawah mobil perusuh itu
__ADS_1
" Syukurlah lah " kata Tina Dan tak .lama ponsel Kris berbunyi Dan ia lamgsung mengangkat ketika nama Alan yang memanggil nya
" Ya bang " kata Kris
" Apa aman " kata Alan
" Aman bang nona di kampus sedang di jaga Argo Kami akan kesana Setelah mengobati Tina dulu .Dan menganti mobil Tina Bilang tuan hanya mobilnya rusak parah Dan Tina hanya luka ringan " kata Kris melapor
" Ya tinggal ganti , selidiki mereka Ya sudah cepat obati Tina " kata Alan
" Ya bang siap " kata Kris yang menutup ponselnya .
" Ayo kita pulang " kata Kris menatap Tina
" Ya ayo , kita harus menganti mobil nona " kata Tina Yang tadi bertahan keras Untuk melawan musuh musuhnya .
************
Aya duduk bersama Gita Anya dan Iksan
Yang membuat mereka menatap Aya Dengan penuh tanda tanya Karna Anya bercerita pada Gita dan Iksan Kalo mobil Aya di tabrak orang
" Jangan jangan mereka ingin menculik mu Ay " kata Iksan
" Atau ada yang tidak senang karna kita besok tampil " kata Anya .
" Hah ........ masa sih , tapi bisa jadi " kata Gita
Membuat mereka saling pandang Sedangkan Aya memikirkan Tina Yang ia tinggal di jalan . Karna beberapa kali ia menghubungi ponsel Tina . Tapi ponsel Tina tidak aktif
" Mudah mudahan dia baik baik saja " kata hati Aya
" Apa kita hari ini latihan lagi " kata Anya menatap iksan dan Aya
" Ya .... Ini yang terakhir semua harus lancar Jangan khawatir pada ku walau ada masalah Aku baik naik saja " Kata Aya memastikan agar teman temanya tidak khawatir
" Ya Ay , mudahan saja bukan karna ada orang yang takut kamu saingi " kata Iksan beropini
" Ya sudah ayo kita kekantin .Kok kalian malah tegang " kata Gita
" Ya jelas tegang lah kan bahaya " kata Anya Lalu mereka berempat kekantin bersama Untuk makan siang setelah mata pelajaran usai Karna mereka akan latihan untuk terakhir kali nya Sebelum tampil perdana
__ADS_1
***********
Disisi lain seorang pria hanya duduk santai Mendengar laporan orang suruhan nya yang tak berhasil menculik Aya
" Hahaha..... Kalian itu bodoh , yang sudah menghilang lah dulu Aku yakin ada orang yang akan mencari kalian nanti " kata pria itu tersenyum Lalu mematikan ponselnya
" Kau membuat ku penasaran Ay, rupanya kau di jaga ketat. Kini aku tahu kau bukan orang biasa .Sejak awal aku melihat kemampuan mu Kau bukan lah orang kelas bawah .. Pasti besok aku akan melihat kejutan nya " kata Pria itu tersenyum .
Tina yang sedang istirahat pun di ganti Argo dan mang Didin untuk menjemput Aya yang berada di kampus .Tepat jam 4
sore Aya keluar dari Aula bersama Gita Iksan dan Arum juga Anya Dan yang lain sudah lebih dulu pulang Dan Aya pun langsung menuju parkiran kampus
" Ay , apa mobil lho mau dibawa ke bengkel " kata Gita
" Ya Git, biar bisa di perbaiki " Kata Aya Yang melihat mobilnya sudah tak ada
" Hah mana mobilnya ?" kata Aya kaget Ketika mencari mobilnya . Dan keempat teman nya juga ikut kaget
" Sore nona , mamang yang jemput nona sore ini " kata mang Didin keluar dari mobil
" Mang Didin ? Lalu mobilnya mana? " kata Aya
" Sudah di bawa ke bengkel. nona " kata mang Didin yang membuat Aya lega
" Syukurlah , ya sudah gue pulang duluan ya " kata Aya pamit pada keempat teman nya Dan keempat temannya itu pun kaget Tak menyangka Aya punya sopir cadangan
" Ya Ay, hati hati " kata Gita yang tak percaya Aya punya banyak sopir Padahal tadi baru saja Anya bilang sopir Aya lagi melawan penjahat . .
Aya pun masuk mobil Dan lalu mobil pun mengklakson mereka Ketika melewati teman teman Aya .
" Aish kaya nya si Aya bukan orang biasa beb, Tadi aja dia laporan sama abangnya " Kata Anya
" Iya pantas dia berani bikin baju dengan modal banyak Rupanya diam diam dia anak sultan " kata Gita
" Itu pasti , karna dengan gampangnya ia ganti mobil dan sopir " kata Iksan Yang tadi nya ingin mendekati Aya. Tapi berubah pikiran Dan entah kenapa nyali nya tiba tiba ciut Karna Aya punya sopir yang jago bela diri Yang slalu mengawasi Aya setiap saat Dan Teman teman mereka yang usil pun Sekarang tak berani meremehkan Aya Karna Aya slalu di awasi Tina yang slalu setia mengikutinya .
" Iya pantasan dia pintar, maka nya pa Gery juga kaget kalo Aya bisa gampang bikin baju Tanpa minta pengalangan dana di kampus Padahal kan dana nya ngak sedikit Mana gaun nya bagus bagus lagi " Kata Arum
" Ya betul , dia kayanya anak pengusaha deh Tapi Aya kok ngak mau cerita ke kita Dan ia juga menutupi kehidupan pribadinya " kata Gita.
" Iya , ya sudah yuk pulang Kita persiapan untuk besok " kata Anya
__ADS_1
" Ayo " kata Iksan Dan mereka pun bubar Sedangkan di sisi lain pa Gery tersenyum mendengar obrolan para siswanya itu Dan kembali melangkah di koridor kampus Untuk menuju ke ruangan nya . Lalu tersenyum penuh arti