Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 471


__ADS_3

Cukup lama Reyhan ngobrol bersama Naura Dan mereka ngobrol layaknya teman Yang sudah lama tak bertemu Yang membuat Reyhan merasa tak tega kalo harus mencerai kan Naura saat ini


Sedang Naura merasa senang dengan sikap Reyhan padanya Dan Reyhan pun bersikap manis dan menyuapinya makan Yang mengingatkan Naura saat dulu suami nya itu slalu memanjakan nya .


" Rey .... apa aku bisa ikut kesana , biar kita bisa bersama lagi seperti dulu " kata Naura


Deg.....


Reyhan terdiam lalu menatap Naura dan memeluknya dalam rengkuhan nya Karna tak mungkin ia bisa membawa Naura kesana Karna mengingat kejiwaan Naura Yang bisa membahayakan Ratih.


" Tempatnya nya jauh di pulau kecil Aku takut kau tak betah di sana " Kata Reyhan bingung mencari alasan


" Tapi Rey aku rindu , aku juga ingin di sayang " kata Naura mencebikkan bibirnya


" Ya kita lihat nanti ya, kau harus sembuh dulu " Kata Reyhan .Yang tak tega mengatakan bahwa mereka akan bercerai besok .Karna takut Naura akan semakin terguncang


Sedangkan si kamar Aya .Keluarga kecil itu baru saja bangun Dan Aya minta mba Wati dan Erni untuk menyiapkan pakaian si kembar Karna ia sendiri Yang akan memandikannya Karna kedua bocah itu ingin di mandikan papi dan mamahnya


Yang membuat Aya ekstra sabar Apalagi suaminya itu juga ingin ikut mandi bersama . Yang membuat Aya kewalahan melayani ketiganya.


" Wati ....Erni sudah ... ajak mereka ke taman dulu ya, Aku ingin memandikan bayi besar tuh "' Kata Aya menunjuk Ferdi yang sudah basah


" Hehehe...... ya nona " Kata Wati dan Erni cepat cepat mengendong si kembar


" Mah bayi besar ngak rewel kan " Kata Afnan ikut terkekeh


" Semoga saja tidak " jawab Aya tersenyum


" Berarti kita bayi kecil ya mah " Kata Aska ikut tersenyum


" Iya bayi kecil yang menggemaskan " kata Aya mencium keduanya

__ADS_1


" Sudah sana main di taman !!"Kata Aya menatap Wati dan Erni Agar membawa mereka keluar Agar bisa bergantian mengurus anak dan suaminya


Sedangkan Ferdi yang berendam di bath up duduk santai menunggu Aya masuk kamar mandi


" Bang sudah kan " Kata Aya yang ingin menyabuni tubuh Ferdi dan menggosok nya pelan .


" Belum sayang " Kata Ferdi yang mencari kesempatan Apalagi ia ingin mencari sensasi berbeda


" Sini masuk " kata Ferdi sambil membuka kaos Aya


" Abang ini sudah sore , mandinya cepat sedikit ya " Kata Aya


" Ya " kata Ferdi yang tak terlalu menangapi perkataan Aya Karna fokusnya Hanya pada tubuh Aya yang putih mulus Yang membuat Aya kaget Kalo tangan suaminya itu mulai liar Dan Aya mulai kelimpungan Ketika suaminya itu mulai memeluknya erat Dan memangku nya sambil melepaskan semua pakaian milik Aya yang di buang Ferdi ke sembarang tempat


" Bang ....mpt ...mpt ."


Entah berapa lama mereka berendam Yang pasti di dalam bath up hanya terdengar hanya ******* pelan Aya Yang sibuk memadu cinta bersama Ferdi Sedangkan dinding hanya jadi saksi bisu percintaan mereka sampai Ferdi puas menyelesaikan hasrat nya


Setelah selesai Aya cepat cepat mandi dan berpakaian Sambil menggosok minyak telon di punggung suaminya Karna hampir Dua jam lebih mereka berada di kamar mandi Yang membuat Aya sempat kedinginan Karena kelamaan bermain air


"Trimakasih sayang " Kata Ferdi memeluk Aya sambil tersenyum .


" Sudah bang , ayo kedapur Aya buatkan susu jahe " Kata Aya Karna ia juga ingin minum minuman yang hangat


" Ok ....tapi abang tunggu di taman ya " Kata Ferdi.


" Ya bang " Kata Aya tersenyum Karna merasakan badannya pegal ulah suaminya


" Huh.... bangun tidur bukannya segar Tapi malah tubuhku serasa remuk " Kata Aya mengomel dalam hati Karna tak mungkin berani ia mengatakan nya Apalagi menolak suaminya itu . Bila sudah punya kemauan pasti lah semuanya Harus tuntas saat itu juga


" Hai Ay, cie mandi basah ni ye apa habis making love " kata Tania Yang merangkul Aya di dapur

__ADS_1


"' Tahu aja , Mana Deril ?" kata Aya


" Biasa sama Ferdi tuh di taman lagi main bola . Lho tadi malam jadi besuk Kak Naura Ay " kata Tania


" Ya ,kasihan sekali dia .Dia terlihat baik baik ketika bicara Tapi dari matanya sisi rapuhnya terlihat jelas Tan Kalo dia sangat terguncang Aku hanya takut bila ia di ceraikan Reyhan Kondisinya akan makin parah Tan Harusnya Reyhan berada disisinya untuk saat ini Nanti malam kita akan membahasnya bersama Kalo bisa Ratih di bawa kesini saja Biar Reyhan tidak bingung Karna kasihan juga bila dia di tinggal lama Karna kita belum tahu pasti kapan Naura bisa pulih normal Itu harus ada pendekatan khusus dari keluarga " Kata Aya melirik Tania


" Entahlah Ay aku juga tak menyangka dia mengalami gangguan jiwa seperti itu Membuat ku jadi takut sendiri bila tinggal di rumah bersama mamah Dan mamah sempat shock mendengarnya Ikut sedih Karna tak menyangka dia punya sisi yang mengerikan " Kata Tania


" Apa ada penyakit yang punya dua kepribadian ?" kata Aya


" Ya ada , sisi baik dan jahat Tapi itu Kadang tak terlihat jelas " kata Tania


" Mungkin dia harus di bawa ke psikiater khusus Tan Agar bisa melihat penyakitnya


Supaya bisa di obati secara bertahap " kata Aya mengambil nampan .


" Buat suamiku mana ?" kata Tania


" Buat sendiri gih, kebiasaan nih buat abang " kata Aya


" Dih kenapa ngak sekalian sih Ay " kata Tania manyun


" Kan lho lagi nganggur, tuh suruh mba Lina buat , Nanti kebiasaan malas ikut gila kaya. ........." kata Aya menggantung


" Ay........." Teriak Tania cemberut


" Makanya jangan manja , masa serba di ladeni bagus tuh bayi sehat Lho harus kuat Tan Mau laki lho lari sama wanita lain " Sindir Aya


" Dih .... Kompor lho Ay, gue kan lagi hamil tua Jadi wajar manja ." Kata Tania Yang akhirnya membuat susu jahe sendiri


" Karna hamil tua itu harus banyak gerak Agar bayi nya sehat dan aktif Tan .Dan lagi agar persalinan nya lancar masa cuma santai makan tidur Kapan olah raganya Bila perlu tuh rajin ikut ngepel Agar tuh pintu kebuka lebar ngak jerit jerit kalo normal Masa anak lahir lompat jendela " Kata Aya menyindir

__ADS_1


" Iya tahu gue Ay, normal normal biar tahu rasanya jadi ibu " kata Tania Yang memang menolak operasi caesar kalo ia melahir nanti Karna akan lebih cepat pulih ketimbang operasi Dan lagi ia akan merasakan perjuangan menjadi seorang ibu sejati Karna sudah bersusah payah melahirkan Ketimbang operasi caesar Yang dikata Aya tidak sopan Karna keluar lompat jendela. Karna Aya saja bisa melahirkan normal Walau umurnya masih muda . Apalagi banyak wanita jaman sekarang yang ingin praktis Tak mau bersusah payah mengejan untuk melahirkan Tinggal iris perut keluar lancar dan aman .


Aya tersenyum mendengar perkataan Tania Lalu bergegas pergi ketaman Karna ingin mengantarkan pesanan sang suami Bersama cemilan nya Dan disana papi dan mami Juga sedang bersantai menikmati jus buah dan roti bakar buatan bi Yam dan bi Siti


__ADS_2