
Kaifa tak berani keluar dari kamar . Namun ia masih mengintip dari balik pintu Dan terlihat pelayan barunya sedang membersihkan pecahan gelas
" Del " kata Kaifa
" Nyonya maaf bila membangun kan nyonya " kata Della pelayan baru keponakan pembantunya itu.
" Kenapa bisa pecah ?" kata Kaifa
" Tadi saya pikir tak ada gelas di meja nyonya karna lampu dimatikan .
"Apa kau membuat minuman untuk tuan ?" Kata Kaifa
" Tidak nyonya , tuan tidak pulang nyonya " kata Della
" Hah..... ngak pulang !!" kata Kaifa kaget Karna memang selama melahirkan Kaifa tidak tidur dengan Wandi . Dan Wandi hanya menengoknya tiap ingin melihat bayi Dean putranya Setelah kejadian keributan dengan mamah Kaifa .Wandi memang sedikit berubah. Dan malam ini Suami nya itu tak pulang .Entah pergi kemana ?
" Apa kau bosan pada ku Wan " batin Kaifa menatap sendu kamar tamu yang kosong Karna biasanya disana lah Wandi istirahat dan tidur
" Apa kau punya wanita lain Wan , apa aku salah .Apa kau akan meninggal ku seperti Ferdi ?? " kata Kaifa . Bertanya tanya dalam hatinya Sambil masuk kembali ke dalam kamar. Dan menatap buah hatinya bersama Wandi .
Kaifa menatap angka jam 4 di dinding kamarnya . Hatinya resah karna Wandi tak biasanya pergi tanpa berpamitan .
Ada rasa takut dalam dirinya Bila Wandi mencari wanita lain. Karna kini ia hanya punya Dean .Karna kini ia sudah tak punya pekerjaan lagi Papah nya hanya mengelola perusahan kecil biasa sekarang . Mamahnya sekarang tinggal bersama tantenya di rumah . Wandi melarang Kaifa untuk menemuinya Agar mamahnya menjalani hukumannya Yang di berikan papahnya Upah ganjaran rencana jahat sang mamah .Karna sudah banyak berbuat salah.Dan Kaifa hanya bersyukur mamahnya tak dilaporkan ke polisi . Kalo tidak di mana mereka akan menyimpan rasa malu pada keluargga Wandi . Bila mertuanya itu tahu .
Sedangkan Wandi tidur pulas di kamar tamu. Mereka baru tidur jam 3 dini hari Karna bergadang bersama Yusuf Tris dan Ferdi .Yang akhirnya mereka pergi tidur Setelah semuanya mengantuk .
********
Pagi jam 9 Ferdi membuka matanya Setelah tidur sehabis subuhan tadi jam 5 Yang membuat nya mengantuk setelah mandi dan sholat ..
" Sayang " kata Ferdi melihat Aya sedang menyiapkan baju Ferdi .
" Abang ngak kekantor " kata Aya
" Nanti siang ,apa Tris sudah berangkat kerja ? " kata Ferdi
__ADS_1
" Sudah tadi jam 8 Bella lagi bersama si kembar di taman Masih ada bang Yusuf dan Wandi di ruang makan sedang ngobrol sama papi " kata Aya .
" Oh ya , ya sudah abang mandi dulu " Kata Ferdi .Karna memang mereka tadi malam mereka lama ngobrol Hingga sampai dini hari sambil ngopi Karna lama mereka tak bertemu dan berkumpul
Diruang tengah Yusuf dan Wandi duduk santai sambil ngobrol
" Apa bayi nya sehat Wan , besok sore kita akan kesana sebelum pulang " kata Yusuf menatap Wandi
" Ya dia merawatnya dengan baik, walau aku menghukumnya .Bayi itu tak bersalah suf , tak mungkin aku mengabaikannya " Kata Wandi jujur
" Ya kau benar , kita tak mungkin tega melakukan itu . Kepada anak yang tak berdosa Karna mereka tak tahu apa pun Masalah orang tua mereka .Aku bersyukur bisa bertemu Via Dan mulai semuanya dari nol lagi " kata Yusuf
" Ya tadi nya aku ingin menceraikan nya suf , tapi aku tak tega . Aku hanya mengulur waktu saja agar dia berubah " kata Wandi
" Ya itu lebih baik Wan , jangan sampai dia seperti Heni Aku sempat mendengar Heni sampai mengoperasi wajahnya persis seperti Aya Karna masih terobsesi pada Ferdi " kata Yusuf .
" Ya suf, aku sudah bertemu dengan nya juga melihat fotonya. Dan aku hampir tak percaya " kata Wandi Ketika Tris bercerita. Kalo Heni rela melakukan oplas demi mengejar cinta Ferdi kembali
" Huh ...... Kadang ego mengalahkan logika Padahal cinta tak bisa dipaksa kan " Kata Yusuf Yang pernah gagal sekali Padahal mereka pacaran 9 tahun Tapi hanya setengah tahun berumah tangga Semuanya hancur dalam sesaat
" Ya kau benar, Ferdi lebih beruntung sadar lebih dulu .Dan bisa cepat move on dengan cepat Lalu menikah dan punya anak " kata Wandi
" Ya bro itu benar , ada saat nya kita berada di titik terendah Dan sadar bahwa hidup ini juga perlu keseriusan
Bukan hanya bersenang senang saja " kata Wandi
" Oh ya , apa kaifa melahirkan normal ." kata Ferdi .Menatap Wandi sekilas
" Ya normal bayinya sehat .Kapan kalian mau kesana biar aku ada dirumah " kata Wandi balik menatap Ferdi
" Besok saja bareng bareng ya Fer , nanti aku hubungin Tristan .Dia sedang melayat sekarang " kata Yusuf
" Ya atur manis saja Aku akan bawa Aya besok " kata Ferdi yang ingin istrinya itu bisa bertemu Kaifa mantan nya itu Dan Ferdi ingin Kaifa tahu Bahwa ia sudah hidup bahagia bersama Aya .
Cukup lama mereka ngobrol Hingga siang nya Ferdi berangkat kekantor Dan Wandi mengantar Yusuf untuk melayat . Dan siangnya Wandi langsung berangkat kekantor
__ADS_1
**********
Aya duduk bersantai sambil bercerita bersama Bella dan Via di taman belakang Ketika Afnan dan Aska sudah bangun Dan lalu Wati dan Erni menyerahkan mereka pada Aya dan Via .
" Wah .... ganteng nya tante tambah besar ya sekarang " kata Via yang kangen pada si kembar .
" Jadi kak Via juga tahu kalo kak Aya melahirkan " kata Bella
" Iyalah Bel kan kita di ajak Aya tinggal disana, eh dia nya malah pindah kesini
Sekarang Qila tuh sendiri di sana" kata Via sambil mencium gemas Aska
" Kak Qila juga masih berteman " kata Bella kaget .
" Iya Bel , cuma Kak Qila nikahnya sama kak Rio ingat ngak cowok necis yang biasa sama kak Tommy .Nah itu dia sekarang di panggil mas Awan karna namanya sama dengan suami Ara .
" Hah bukan nya Ara masih SMA kak , kok sudah nikah !!! " kata Bella kaget
" Sudah Bell, tapi masih sekolah kan cuma menunda kehamilan saja .Tak masalah semua juga sudah tahu " kata Aya Yang tak khawatir lagi pada Ara karna lurah setempat dan Ustad Afif ikut mendukung mereka . Dan mereka juga ikut menjaga Ara dan Rio
" Oh begitu ya kak, syukur lah " kata Bella Yang sempat berpikir takut menikah muda .Lalu bercerai Dan ujung ujung nya menjual diri.
" Kenapa , kamu kaget ya Bell. Itu .lebih baik Bell dari pada menjual diri Atau berzina saat pacaran . Kan malah bahaya . Tadinya kita juga begitu Tapi setelah di jalani alhamdulilah kami bisa Buktinya Aya Qila dan gue semuanya baik baik saja tergantung niat nya .Hidup jaman sekarang itu sulit , selama itu halal dan baik Tak ada salah nya menikah muda. Syukur syukur dapat yang mapan .Dan kita masih beruntung Dapat pria yang baik Dari pada pacaran sama sama cinta Tapi ujung ujungnya akhirnya ambyar " kata Via mengingat teman mereka yang pacaran waktu SMA hamil lalu menikah dan bercerai .
" Ya kak benar itu, Kadang Bella takut seperti itu. Tadi nya Bella menikah diam diam hanya untuk menolong ibu Tapi akhirnya ketika waktu berjalan Bella jatuh cinta , Dan belum siap berpisah sama bang Tris baru setelah positif hamil Bella memberi tahu ibu. Akhirnya ibu kaget dan sempat shock Tapi akhirnya ibu bisa menerimanya Alasan kenapa Bella melakukan nya.
" Ya Bell, cerita mu persis Aya dulu Dia gadis pelunas hutang Ayahnya . Dengan tuan muda Ferdi Tapi dia naik pangkat jadi nyonya ya kan Ay " kata Via menyindir Aya
Aya hanya tersenyum Tanpa merasa tersinggung Karna memang itulah fakta sebenar nya . Tapi ia beruntung Karna dia di nikahi secara sah oleh Ferdi . Yang membuat Aya merasa aman Karna ia bisa menutut hak nya .Dan lagi ia di selamatkan mami mertuanya. Tanpa campur tangan kedua mertuanya itu Tak mungkin pernikahannya terbongkar .
" Yah kita senasib kak tapi beda cerita " kata Bella
" Lah kok bisa " kata Via .
" Ya kan kak Aya di jual untuk menebus hutang Tapi dengan syarat dinikahi Sedangkan Bella mau menikah demi membayar hutang" jelas Bella tertawa
__ADS_1
" Ih sama saja kan intinya " kata Via
" Ngak Vi ,beda cerita tapi intinya sama . sama sama bayar hutang " kata Aya tersenyum . Yang membuat Bella dan Via tertawa bersama.