
Motor berhenti di sebuah pintu gerbang besar Yang membuat Cindy kaget Dan terdiam terpaku menatap tembok kokoh itu . Dan setelah gerbang terbuka motor pun masuk
" Ayo ikut saya nona " kata pria itu turun dan menyuruh Cindy mengikutinya
" Ini di mana ?" kata Cindy takut .
" Tak perlu takut, ikut saja untuk sementara nona tinggal disini dulu " Kata Ken membawa Cindy ke rumah belakang di mana para pelayan tinggal disana Dan terlihat kamar kamar besar berjejer Karna Ken juga kadang tidur disana bila mereka tidak bisa pulang
" Nah nona , anda akan tinggal disini dulu sementara .Untuk makan ambil lah di dapur sebelah sana Semua sudah di siapkan Nanti nona Aya akan menemui nona " Kata Ken
" Nona Aya !!! " kata Cindy
" Ya kenapa ?" kata Ken menatap Cindy
" Tidak aku hanya kaget kalo kau adalah kaki tangan Aya " kata Cindy. Yang lalu meletakan tas nya . Yang membuat Cindy penasaran pada Aya
" Baik lah nona istirahatlah saya permisi dulu " kata Ken
" Ya terimakasih " kata Cindy lega Karna tak mungkin Tony bisa mencarinya Apalagi Cindy tahu rumah ini pasti bulan milik orang sembarangan Karna dilihat dari luar sana saja tembok nya sangat tinggi dan kokoh Yang membuat Cindy bersyukur ia bisa lari dari pria brengsek itu
************
Di ruang makan Aya dan Ferdi baru saja ikut bergabung sarapan bersama mami dan papi Karna si kembar sudah sarapan lebih dulu tadi pagi
" Abang mau yang mana ? Kata Aya mengisi piring
" Telur balado saja sama bihun" kata Ferdi yang duduk tenang Menunggu sang istri melayani nya
" Apa kau sudah membayarnya " kata Ferdi
" Nanti bang, biar Ken langsung mengurusnya ke notaris Dan memberi kan semua suratnya pada Cindy " kata Aya tersenyum Sambil menaruh piring Yang ia isi di hadapan Ferdi
__ADS_1
" Ya bagus lah , biar Ken mengurus semuanya hari ini " kata Ferdi
" Apa kalian membeli rumah ? " kata mami kaget .
" Rumah lama Ayah dan bunda mi, Aya beli ketika pemiliknya ingin menjual nya " Kata Aya jujur .
" Rumah yang di jalan xxx itu " kata mami Risma menatap Aya
" Ya mi , buat aset Aya " kata Aya
" Baguslah kalo rumah itu kembali lagi Pastinya Ara akan sangat senang " Kata mami menatap Ferdi dan Aya
" Itu pasti mi, karna disana lah masa kecil kita tumbuh " kata Aya duduk setelah mengisi piring nya
Sedangkan papi tak berkomentar Tapi hanya menatap Ferdi Seolah minta penjelasan Karna papi tahu pemilik rumah itu Dan siapa menantunya.
" Ya bagus lah ....nak Kau bisa merenovasinya ulang " kata mami
" Ya mi " kata Aya Yang sangat sayang pada rumah ini Karna rumah itu syarat kenangan bagi nya terutama sang bunda yang dulu melahirkan dirumah itu
************
" Malam tuan Tony ,apa kabar ?" kata Pria itu menatap Tony sambil tersenyum
" Siapa kau berani menganggu ku " kata Tony gusar .
" Maaf kami tak berniat menganggu tuan Tapi hanya mengantarkan ini Karna tadi kami tak bisa bertemu dengannya istri tuan Dan dia bilang kami di suruh memberikan ini pada tuan " Kata Ken Yang memberikan amplop coklat untuk Tony Yang membuat Tony langsung mengambilnya Dan membukanya Yang membuat matanya terbelalak Melihat foto copy keabsahan jual beli rumah warisan milik Cindy yang terjual 600 juta Dan tanda tangan Cindy juga ada disana diatas meterai
" Ba....bagaimana bisa !! Itu tidak mungkin " Kata Tony kaget Lalu bergegas pergi membawa amplop itu dengan meremas nya Lalu masuk kemobil nya Dan pergi meninggal kan club menuju rumah Cindy Dan sesampainya disana ia pun turun Langsung membuka pintu dan cepat cepat menuju ruang kerja nya Lalu membuka brankas .
" Cindy............ "Teriak Tony marah Karna Brakas itu kosong dan hanya uang nya saja yang tersisa semua dokumen penting milik mertuanya pun raib di bawa Cindy
__ADS_1
" Wanita itu !!! kemana ... Wanita itu berani sekali dia menipu ku " kata Tony lalu menelepon seseorang di mana Cindy biasa melayani para tamu
" Dia tidak datang tuan Dan tadi kami sudah menghubungi nya Tapi ponselnya tidak aktif " kata seorang wanita di sebrang sana memberitahu Tony Yang membuat Tony marah dan mengamuk membanting semua barang yang berada di dalam ruangan itu .
" Sial .....perempuan itu , brani sekali dia pasti dia sudah merencana ini sejak lama " Kata Tony Yang langsung menelpon seseorang
" Cari Cindy sampai dapat !! jangan kembali kalo kalian belum menemukan nya Seret dia ke hadapan ku hidup atau mati !!" teriak Tony dengan wajah marah nya Yang langsung menutup telpon Dan menggenggam nya erat Karna sangat marah Sampai mukanya memerah
" Tak akan ku biar kan kau lari budak ku Akan ku siksa kau nanti sampai kulitmu mengelupas " kata Tony dengan bunyi gertak giginya Yang membuat hatinya sangat marah pada wanita itu
" Berani sekali gadis murahan pelunas hutang itu mengerjai ku Kau tak bisa lagi bernafas nyenyak Setelah kau kembali nanti " Kata Tony Yang lalu memasukan semua uangnya kedalam tas Lalu pergi meninggalkan rumah itu Dengan rasa marah yang luar biasa Dan membawanya mobil nya pergi kembali ke club malam Dan mencari pria yang menemuinya tadi Namun kedua pria itu sudah tidak ada .
" Siapa mereka, Don tolong lihat cctv kearah meja 7 " kata Tony meminta cctv pada relasi bisnisnya .Dan melihat siapa saja yang datang menemuinya
" Bagaimana bisa mereka tak terlihat " kata Tony menyuruh mengecek orang untuk mengulang nya Namun dua pria itu tak terekam jelas Dan bahkan tak ada sama sekali
" Ada apa ? Kata teman Tony menatap pria itu menatap nya
" Aku sedang mencari dua orang yang menemui ku jam 7 tadi Tapi tak ada rekaman nya bagaimana bisa ? Padahal mereka jelas menemui ku dan memberi kan ku amplop ini " kata Tony berpikir
" Coba lihat !!" kata pria itu melihat berkas berkas penjualan rumah yang jelas sudah terbeli Dan itu sah secara notaris dan hukum .
" Kau berhadapan dengan orang penting Ton Disini pria ini membelinya sah Dan wanita itu sudah berhasil membodohi mu dengan baik Bukannya kau bilang sertifikatnya itu kau simpan ?" kata pria itu menatap Tony
" Ya tapi dia mencurinya Dan dia hanya mengambil semua dokumen dan surat perjanjian nikah juga " kata Tony gusar
" Hahaha...... rupanya dia gadis pintar Dia merencanakan semuanya dengan baik Kau sudah menjualnya Dan ia akhirnya ia bisa bebas sekarang " kata pria itu tersenyum
" Gila .... kau senang ? Harus nya kau membantu ku mencarinya " kata Tony
" Tidak mungkin aku bisa mencarinya Karna pembelinya saja bukan orang biasa pasti Cindy meminta bantuan nya untuk bisa pergi sejauh mungkin dari mu Ton . Ken JB adalah bekas prajurit kopasus Dia bekerja menjadi pengawal pengusaha muda ternama di kota ini Mengusik nya sama saja berurusan dengan maut Kau pasti sudah tahu kan atasan nya Alan pranata yang di beritakan tewas itu . Dia masih hidup " kata pria itu
__ADS_1
" Itu tidak mungkin " kata Tony tak percaya
" Kau tak perlu percaya , lihat saja pasti dia akan muncul kembali " kata Pria itu yang tahu Alan kaki tangan pengusaha muda ternama Yang terkenal dingin dan cuek