
Aya hanya tersenyum pada Iksan Dan lalu duduk tenang di kursinya . Karna belum punya teman akrab Jadi Aya duduk bebas di mana pun ia suka .sebelum dosen masuk ke kelas mereka
Tak lama dosen pun masuk kelas .Yang membuat Aya senang .Karna ia memang serius untuk belajar
" Aya .....apa nama mu Ayana " kata dosen mereka yang terlihat garang Menatap Aya yang duduk di depan
" Ya pa " kata Aya tersenyum
" Baik lah tolong bantu bapak Untuk menjelaskan secara detail desain kita hari ini Kamu maju dan berdiri disini untuk menjelaskannya !!!" kata dosen
" Hah .....saya pa , Tapi Iksan lebih pintar dari saya pa, bagaimana kalo Iksan saja " kata Aya tersenyum pada Iksan agar pria itu membantu nya .
" Iksan pintar dalam merangkai desain Tapi kamu lebih teliti .Hari ini kau bisa membantu bapak untuk menjelaskan Dan bapak merangkai contohnya " kata pa Gery sambil memasang pola desain nya Yang membuat Aya terpaksa maju Lalu membantu dosen nya itu .
Bukan tanpa alasan dosennya itu menyuruh Aya membantunya Karna memang Aya sangat teliti dalam mengatur garis desainnya Yang membuat Gery kagum pada muridnya itu Karna memang Aya di ajarkan mami Risma sejak awal .Hingga ia mengerti Agar ia tak mudah di tipu oleh para desainer nya Dan Aya belajar secara otodidak
" Baik pa " kata Aya mau tidak mau ia pun menjelaskan secara detail desain Yang di buat oleh dosennya itu
Iksan cukup kagum dengan penjelasan Aya Begitu juga dengan teman teman nya yang berbisik bisik pelan Yang merasa iri bila dosen nya itu terlihat baik pada Aya padahal pa Gery termasuk dosen Killer yang paling ditakuti mahasiswanya Karna ia cukup disiplin dalam mengajar juga memberikan tugas
Setelah selesai Aya pun kembali duduk
ke kursinya Dan selanjutnya pa Gery memberikan tugas kuliah untuk mereka
" Kalian sudah mengerti kan bagaimana hasilnya Karna banyak diantara kalian yang belum paham Makanya bapak menyuruh Aya yang menjelaskan nya " kata pa Gery sambil memberi tugas
pada siswanya sebelum ia menutup
Mata kuliahnya .
" Gila .... aku pikir ia jauh di bawahku Tapinya nyatanya si cupu itu lebih pintar dari ku " kata seorang teman Aya bernama Siska berbisik pada temannya
yang lain .
" Iya padahal dia terlihat biasa " kata Anggi
" Ya kan kita belum kenal dia , kelihatan nya dia memang pintar " kata Nara
" Iya bahkan dia juga cantik " kata Iksan ikut berbisik
" Ih ....kau ini san , ikut ikutan " kata Siska manyun Karna ia gadis yang punya banyak pengemar di kampus
__ADS_1
Sedangkan pa Gery yang memberi kan soal dan tugas mencatatnya di papan tulis Sambil melirik Aya sesekali
" Dia cukup cantik dan pintar, aneh juga ada anak yang cukup jeli Karna tak semua orang tahu " kata pa Gery yang menjadi prof termuda di kampus Dan pa Gery masih berumur 30 tahun .
Di kantor Ferdi duduk santai setelah menyelesaikan pekerjaannya .Lalu ia pun menelpon Tina Karna tahu hari ini Aya pergi kekampus
" Siang menjelang sore bos , ini laporan nya " kata Bimo
" Ya taruh saja disitu " kata Ferdi yang bicara pada Tina .Dan setelah selesai ia pun memeriksa nya
" Apa kakak ipar membuat masalah " kata Bimo
" Mana ada , dia sedang di kampus sekarang " kata Ferdi
" Hah..... jadi kak Aya sudah masuk kuliah Keren...... pasti dia sangat senang " kata Bimo
" Iya kenapa kau seperti nya kaget " kata Ferdi
" Ya ....kaget lah Fer, apa kau tidak takut istrimu itu di goda pria lain dan dosen dosen muda " kata Bimo Yang tahu Aya kuliah di kampus negri ternama
" Ck .... jangan jadi kompor , nanti kau terbakar sendiri. Aya tak mungkin lari dari ku dia hanya milik ku Karna dia adalah nyonya Ferdinan " kata Ferdi santai Karna tak mungkin istri nya berulah macam macam di luar sana .
" Plug......
Ferdi melempar gumpalan kertas pada sepupunya itu Dan mengenai jidatnya
" Hahaha ....aku bercanda bro , jangan emosi " kata Bimo .
" Kalo ada yang mengodanya, Aya tak akan mau .Karna tak ada yang seperti ku Tampan tajir dan punya perusahaan Kalo dia mau Berarti dia gadis bodoh Karna gadis pintar Tak akan mau membuang kesempatan " kata Ferdi
" Ya ya .....ok ....aku tahu itu " kata Bimo
Tersenyum karna tahu sepupunya itu memang tampan dan juga keren .Bahkan banyak wanita yang menarik perhatian nya Tapi hanya Aya yang berhasil membuat pria itu takluk .Karna Ferdi cukup pemilih pada wanita cantik Dan ia juga suka pada yang cantik Alami
" Ya jelas kau tahu, karna kau adalah jomblo akut " kata Ferdi
" Bukan begitu bro, aku hanya ingin fokus bekerja dulu dan menyelesai kan rumahku lalu setelah itu baru menikah " kata Bimo
" Ya terserah kau saja, ini kau cek lagi laporan mu .Ada yang salah disini " kata Ferdi melempar berkas di depan Bimo
" Ok bos , siap " kata Bimo Karna memang ia masih baru menjadi direktur keuangan Tak seperti Reyhan .
__ADS_1
Yang sudah terbiasa menangani perusahaan dari sejak kuliah Begitu juga Ferdi Yang banyak belajar dari kakeknya
**********
Sedangkan Aya baru saja keluar dari kelasnya Ketika sudah mencatat tugas Lalu bergegas merapikan buku buku nya Dan keluar dari kelas Menuju parkiran kampus
" Hei .....Ay ... Kamu cari muka ya tadi sama pa Gery " kata Siska mendekati Aya yang sedang menunggu Tina
" Hah .....apa maksudmu, Aku tak mengerti " kata Aya bingung .
" Tadi saat di kelas, Bagaimana bisa kau menjelaskannya semuanya padahal kita baru belajar " kata Siska bersama ketiga teman nya yang menemaninya
" Aku hanya mengerti sedikit " kata Aya Yang tahu teman nya itu sedang punya gelagat tak baik
" Oh begitu ....." kata Siska tersenyum sinis Lalu berpangku tangan Sambil menatap Aya Dari ujung rambut sampai ujung kaki .Lalu melirik pada kedua temannya Seakan memberi kode pada mereka
" Ayo ikut " kata dua temannya yang tak satu jurusan dengan Aya .
" Berhenti ..........lepaskan dia " kata seseorang yang membuat dua teman Siska kaget lalu melepaskan Aya
" Maaf saya terlambat nona " kata Tina Menatap tajam keempat gadis itu
" Tidak apa apa Tin , Ayo kita pulang " kata Aya tersenyum
" Ya nona , mari ...." kata Aya mempersilakan Aya Yang membuat Siska dan teman temannya kaget .
Penampilan Tina yang terlihat keren seperti bodyguard Membuat Siska terpaku Lalu melihat Aya masuk mobil mewah Yang di bukakan pintu oleh Tina
" Astaga kau salah sasaran Sis, sepertinya dia bukan orang biasa " kata teman Siska melihat mobil yang di masukin Aya Lalu mobil itu pergi meninggalkan kampus mereka
" Ya ..tapi aku tak pernah melihat wanita itu " kata Siska
" Sepertinya itu bodyguardnya Sis " kata teman Siska
" Ya Sis.... aku tak mau ikut ikutan bila dia anak orang kaya Akan bahaya bagi kita " kata teman Siska Yang membuat Siska terdiam .
" Ya sudah ayo kita pulang " kata Siska Yang juga tak mau nanti berurusan dengan polisi .Ia mengira kalo Aya hanya gadis biasa Karna Aya hanya terlihat berpenampilan biasa.
Sedangkan di mobil Aya duduk manis di kursi tengah sambil menelpon sang suami Karna ia dalam perjalanan pulang
Yang membuat Ferdi tersenyum Ketika istrinya itu menelponnya .Kalo ia sudah pulang dari kampus. Dan Ferdi pun lalu bersiap untuk pulang kerumah
__ADS_1