Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 313


__ADS_3

Pagi ini dirumah sakit Naura membuka mata nya Dan ia melihat ia sudah berada di kamar yang berbeda . Dan disamping nya Reyhan tertidur sambil duduk di kursi .


" Rey......" kata Naura


" Mhem....... Kau sudah bangun " kata Reyhan


" Aku lapar " kata Naura menatap Reyhan


" Ya tunggu , tadi suster sudah mengantar bubur untuk mu " kata Reyhan beranjak dari kursi Dan mengambil bubur di wadah ompreng rumah sakit berbahan aluminium itu Lalu membawanya ke dekat Naura .


" Mau di suapi " kata Reyhan dengan nada lembut


" Aku makan sendiri saja , Apa kau sudah membeli sarapan " kata Naura .


" Tuh .... banyak makanan di meja.. Kemaren mamah dan tante Risma kesini juga mami dan papi Juga om Sandi mereka membawa banyak buah dan roti Biar aku makan itu saja " kata Reyhan


" Apa kau tidak bekerja ?" kata Naura


" Aku izin 3 hari untuk untuk menjaga mu Makan lah !! " kata Reyhan Lalu beranjak menuju sofa untuk makan roti yang di bawakan om Sandi untuknya


" Aku mau itu , Apa masih ada ? " kata Naura menginginkan roti yang di makan Reyhan Ketika Reyhan memakan roti kesukaan nya


" Ya masih " kata Reyhan Yang berdiri dan membawakannya untuk Naura .Dan meletakkan nya di sisi tempat tidur .Lalu kembali ke sofa untuk kembali memakan rotinya Dan minum kopi botolan instan


" Apa Ferdi dan Aya sudah datang menengok ku " kata Naura


" Apa kau berharap mereka datang ?" kata Reyhan menatap Naura


" Orang baik pasti akan menengok orang yang sakit kan Sekali pun itu musuh nya ." kata Naura


" Tidak ....Ferdi berada di jepang , sedang kan Aya sibuk Hanya tante dan om yang mewakilinya " kata Reyhan Karna papi Sandi jelas jelas melarang Aya kerumah sakit Yang ingin datang tadi malam Bersama teman teman nya Tapi om nya tidak mengizinkan nya Karna ia ingin Naura bisa menghargai suaminya .Yang sedang menjaganya .


" Ya ....aku mengerti " kata Naura


" Apa kau tak ingin aku menjaga mu ? Aku bisa menyuruh mami untuk kesini ." kata Reyhan menyindir


" Ngak ...jangan Siapa bilang aku ngak mau ." kata Naura


" Ya siapa tahu kau .ingin di jaga pria lain yang kau ingin kan Jadi aku bisa pulan dan kerja " kata Reyhan lagi


" Rey....ada apa dengan mu " kata Naura


" Harus nya aku yang bertanya pada mu ra, kalo kau dari awal Tak menginginkan Pernikahan kita jujur saja...Dan selama ini aku sudah belajar memahami mu Tapi rupanya kau seperti tak mau mengerti Kau masih terobsesi dengan masa lalu mu " kata Reyhan


" Rey kenapa kau membahas itu .Apa kau tak kasihan padaku Aku masih dalam kondisi begini " kata Naura ketus


" Aku pikir itu yang kau harapkan , Karna kau tak menginginkan janin itu Dengan dalih kau terjatuh Berharap kau bisa hamil anak pria lain " kata Reyhan datar


" Rey ......ada apa dengan mu , aku tak sengaja jatuh Apa kau pikir aku sengaja " kata Naura menaikan suaranya

__ADS_1


Reyhan pun menarik nafas dalam Lalu menatap Naura


" Aku akan telpon mami , jaga dirimu baik baik " kata Reyhan yang mengambil jaket nya lalu keluar dari kamar rawat Naura Yang membuat Naura mengepalkan tangan nya .


" Sial ......apa dia sengaja memancing ku padahal aku ingin berbaikan " kata Naura


" Aku kecewa padamu Rey " kata Naura


" Aku yang harusnya berkata itu ra " kata hati Rey yang berdiri di belakang pintu Lalu melangkah pergi menjauhi kamar rawat Naura .


Ting .. ting....


Suara pesan masuk di ponsel Reyhan terdengar jelas ia pun lalu merogoh ponsel nya di kantong celana nya


***


Pindah Yogya tangani cabang disana hari ini Sebelum Yusuf kembali


Ferdi


****


Baik .....


*****


Reyhan pun mengirim balasannya. Sambil memejamkan matanya lalu menelpon dan menyuruh Tania merapikan pakaian nya Untuk mengantar nya ke rumah sakit Dan sekalian menjemputnya .


" Rey .....ada apa nak ?" kata mami


" Naura minta mami yang jaga Rey akan pulang dan kerja .Tapi Rey menunggu Tania dulu datang menjemput Rey mi " kata Reyhan


" Ya baiklah nak , mami masuk dulu ya " kata mami Naura ingin melangkah


" Ya mi , maaf bila merepotkan mami .." kata Reyhan Yang membuat mami Naura berhenti dan berbalik


" Naura putri mami han, kau tak perlu khawatir " kata mami Naura .


" Ya mi , trimakasih sebelum dan sesudah nya " kata Reyhan lega .


Mami Naura pun lalu meninggal kan Reyhan Sedang Reyhan mencari Atm terdekat untuk mengambil uang untuk biaya rumah sakit Naura .


"Ok ra, aku pikir aku harus pergi . Aku lelah menghadapi sikap mu .Aku yang menunggu mu Kau malah berharap orang lain " kata Reyhan Yang tak ingin hatinya makin terluka .


Lalu membungkus lembaran uang ratusan yang cukup tebal . Dengan sapu tangan nya Dan lalu melangkah kembali ke ruang rawat Naura


" Kak Rey " Teriak Tania berlari kecil mengejar Reyhan Dan Reyhan pun berbalik menunggu Tania


" Nih amplop nya " kata Tania

__ADS_1


" Ya ...de trimakasih " kata Reyhan menerima amplop putih besar Lalu memasukan uang kedalam amplop itu


" Kakak pamit dulu sama mami Sekalian memberikan uang ini untuk bayar rumah sakit Naura .Jangan bilang Naura Kak Rey pergi kemana kecuali pada mamah " Kata Reyhan


" Siap kak " kata Tania yang merasa kasihan pada sang kakak Lalu mereka melangkah ke kamar rawat Naura .


Ceklek...


" Tania ..... " kata mami Naura


" Ya tante , kok sudah disini " kata Tania Yang lalu menyalami mertua Reyhan


" Reyhan mau kerja Tan, biar mami yang jaga Naura " kata mami Naura


" Ya mi, Reyhan mau pamit . Oh ya ra, kau bisa menjelaskan semua masalah kita sama mami Dan ini uang untuk bayar rumah sakit .Bila kau ingin pulang nanti Aku akan kerja . Mi Rey pergi ya titip Naura " kata Reyhan menyalami mertuanya .


" Ya nak hati hati " kata mami yang bingung ada apa dengan putri dan menantumya itu .


Lalu Reyhan pun pergi bersama Tania Dan menghilang di balik pintu Dan Tania hanya diam memasang wajah datar


" Ada masalah apa sebenarnya ?" kata mami bertanya pada Naura


" Tidak ada , dia hanya menyalahkan ku Kalo janin itu tak selamat " kata Tania


" Tan , mami serius Rey tak mungkin bersikap seperti itu bila tak ada masalah lain Ada apa sebenarnya .Bicara dengan mami ra " kata mami


" Tidak ada apa apa mi, Reyhan saja terlalu baper . Naura kan bisa hamil lagi


Paling dia ngambek sebentar Besok juga datang lagi " kata Naura santai . Karna ia tahu Reyhan mencintai nya .


" Kau ini aneh , Suami mu ngambek kau sepele kan . Jangan suka meremehkan masalah kecil ra , cepat selesai kan Mami hanya ingin kalian baik baik saja


Dan jangan membuat masalah menjadi rumit Reyhan bukan hanya marah biasa . Sampai ia bersikap acuh padamu.Bahkan dia menunggu mu semalam Dan kemaren dia gelisah tak tenang mondar mandir menunggu mu .Tapi kau santai saja " omel mami menatap Naura


" Ih mami apaan sih kok ngomel begitu " kata Naura yang lalu bersandar pada di bahu tempat tidur nya.


" Kau ini dasar keras kepala " kata mami mengeleng Dan lalu melirik uang yang tadi di samping tempat Naura berbaring.


Sedangkan Reyhan langsung menuju kantor untuk mengambil berapa berkas Dan setelah itu ia kembali kerumah tantenya Dan berangkat dari sana Membawa salah satu mobil Ferdi .


" Rey kau tinggal di rumah Aya saja di sana banyak kamar " kata mami Risma


" Ya Rey , tak perlu menginap di hotel Dan kau bisa makan dirumah Karna ada yu Irah yang masak dan bersih bersih " kata papi Sandi


" Ya om tante ,Reyhan berangkat dulu" kata Reyhan menyalami tante dan om nya Lalu memeluk Tania .


" Hati hati ya kak " Kata Tania


" Ya de , titip mamah ya. Tolong suruh mamah bicara pada mami Naura biar kakak bisa mengurus semuanya " kata Reyhan Yang ingin menenangkan diri

__ADS_1


" Ya kak " Kata Tania tersenyum Lalu Reyhan pun pergi keluar meninggalkan mansion besar itu.


__ADS_2