Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 166


__ADS_3

Setelah sarapan pun Ara berangkat sekolah diantar Rio


" Nanti pulangnya kirim pesan ya biar mas jemput " kata Rio


" Ya mas " kata Ara yang turun dari mobil Lalu berlari menuju area sekolah nya berjalan di lorong menuju kelas


" Cie.... Ara sudah punya gebetan ya lumayan ganteng tuh " kata teman Ara


Ara hanya tersenyum karna ia tak mungkin mengatakan bila Rio suaminya Dan tak mungkin juga membantah nya


" Alah paling om om genit " kata indro menyindir Ara sambil melihat kearah mobil Rio yang hilang di kejauhan


" Iya lah jelas Aya mau orang mobilnya bagus begitu " kata Mila teman Ara


" Terserah kalian deh pengen ngomong apa , dosa nya kan tangung sendiri " kata Ara cuek .Masuk ke kelasnya


" Iya tuh pada nyinyir " kata Bella yang Lalu mengikuti Ara masuk kelas


" Wah dasar cewek matre sombong " kata indro karna Ara menolak cinta tempo hari


" Wajar dia matre dro orang dia sudah punya rumah sendiri jejer lagi sama kakaknya kan warisan ayahnya . Nah lho modal apa kalo mau jadi pacar si Ara tahu diri dong " kata Beno tetangga Ara yang tahu siapa keluargga Ara .


Jleb..


" Hahaha....... mati langkah di bro " kata Alif tertawa keponakan yu irah anak yu Imah yang juga tahu siapa Ara


" Ck kalian ini syirik aja " kata Indro


" Jangan mimpi di siang bolong dro. kalo serius tunjukan dulu siap dirimu . Cinta itu tak modal rayuan Tapi juga tangung jawab dan duit . Kalo cuma modal rayuan minggir .. ...aja kelaut " kata Alif terkekeh


" Lah lho aja ngak berani bilang suka sama si Nila " Kata Indro


" Makanya aku serius dulu sekolah Dan menabung kalo sudah siap baru tak lamar ngak perlu pacaran " kata Alif santai karna tahu Nila bekerja


" Sudah yuk masuk tuh bel sudah memanggil " kata Beno Yang lalu melangkah menuju kelas di ikuti Alif dan Indro yang menuju kelas mereka


**********


" Pagi pa ini berkas nya " kata seorang wanita pada Yusuf yang hari ini bekerja di kantor Ferdi .Karna Ferdi meminta nya


" Trimakasih mba " kata Yusuf menerima berkas nya


" Ada lagi " kata wanita itu menunggu perintah Yusuf


" Tidak terimakasih , pergilah " kata Yusuf pelan sambil tersenyum ramah .


Lalu wanita itu pun keluar sambil tersenyum .


" Ya ampun asisten presdir ganteng juga ya lumayan buat gebetan pasti duitnya banyak " kata wanita itu kembali kemejanya .


Sedangkan di rumah kantor kebun Rio di telpon sang ibu .

__ADS_1


" Ya mbok ada apa , apa uang mbok habis " kata Rio


" Ngak le , mbok kan mau ke yogya hari ini sama pak le mu .Ibu sudah bikin makanan banyak buat mu nanti mbok mau mampir sebentar boleh ngak le ini sudah mau berangkat Ngak lama kok le ngak bakal ganggu kamu kerja .Cuma antar makanan saja " kata mbok yang memang ingin tahu apa sebenarnya pekerjaan. Rio


" Ya mbok nanti Rio kasih alamatnya " kata Rio Yang sedang duduk di meja kerjanya . Lalu setelah mbok selesai menelpon Rio pun kembali sibuk dengan laporannya


"Siapa yo " kata pa Tejo


" Mbok Rio pa mau mampir sebentar ngantar makanan katanya lagi sama pak le ikut kondangan " kata Rio


" Oalah tak pikir sopo ?" kata pa Tejo tersenyum lalu duduk di meja kerja nya karna pa Tejo adalah pengawas kebun Yang membawahi 3 mandor dan 30 karyawan di perkebunan


" Maklum pa, mbok mungkin kangen " kata Rio .


"Ya jelas lah Yo , apa lagi kalo di tempelkan uang .Mumpung sehat dan waras wajar lah anak lanang kui menyenangi mbok e " kata pa Tejo


" Ya pa " kata Rio tersenyum


****************


Siangnya nya mbok dan pak le menuju perkebunan di mana Rio bekerja yang terlihat cukup luas dengan pagar kawat pembatas lalu bertanya pada orang yang lewat.


" Oh mas Rio yang asistennya pa Kevin ini kebunnya pa monggo tuh kantornya " kata seorang karyawan yang hendak pulang .


" Oh ya mas terimakasih " kata pak le yang lalu memasuki halaman di sebuah rumah ukuran 50 x 60 itu Dan turun bersama si mbok dan istrinya


" Iki kantor re Rio mba " kata pak le


" Oh ngono , tenan kebun kopi yo " kata mbok


" Ya iku kebun kopi " kata mbok melihat lihat sekeliling


" Yo wes berarti iki wes sesuai alamat kok yu " kata pak le yang lalu menuju kantor perkebunan itu


" Siang mas , apa betul mas Rio kerja disini " kata pak le bertanya pada paijo yang sedang mengumpulkan nota


" O..... mas Rio Prasetyo yo pa " kata Paijo melihat kepada pak le


" Iya nak , betul ini tempatnya " kata si mbok


" Iya pa bu monggo monggo masuk dulu .Tapi mas Rio nya jemput mba ara pulang sekolah " kata Paijo


" Oh yo wis kami tunggu mas bilang mbok nya mampir ini mau antar ini " kata mbok memperlihatkan rantang dan dus pada Paijo


" Oh iya bu biar saya telpon dulu " kata paijo yang lalu mempersilahkan ketiga nya untuk masuk dan duduk


" Maaf disini hanya ada Aqua bu pa " kata Paijo karna memang uang makan karyawan di uangkan . Jadi mereka masing masing membawa makanannya sendiri Begitu juga Rio yang pulang makan dirumah Aya .


" Ya ngak pa pa mas " kata pak le sambil melihat sekeliling ruangan .


Paijo pun lalu menelpon Rio yang sedang menunggu Ara keluar .

__ADS_1


" Mas ini ada ibu e sampean cepat kesini ya mereka cuma mampir sebentar katanya " kata Paijo sambil melirik si mbok


" Hah......ya jo suruh nunggu ini Ara belum keluar sebentar lagi " kata Rio bingung ..


" Aish....piye iki, bingung aku " kata Rio bicara sendiri Lalu tak lama Ara pun menghampiri mobil Rio .


" Mas ayo " kata Ara yang masuk mobil Lalu menutup pintunya


" De , kita ke kebun dulu ya ada mbok mampir kesini " kata Rio menatap Ara


" Mbok..... ibu mas Rio " kata Ara kaget


" Iya ini lagi nunggu di kebun cuma mampir sebentar kok ." kata Rio


" Ya terserah " kata Ara


" Ya sudah kita kesana dulu ya " kata Rio yang bingung Lalu menghidupkan mobil dan menuju perkebunan


Rio pun memarkirkan mobilnya dekat mobil pick up pak le nya sepupu si mbok Dan lalu mengajak Ara turun .Dan Ara mengikuti nya dari belakang .


" Mbok pak le bu le, maaf nunggu lama ya , yo iki kantor tempat Rio kerja " kata Rio .


" Yo ra po po sing penting halal le , lho kui sopo " kata bu le


" De Ara sini ini mbok dan pak le juga bu le nya mas Rio " kata Rio gugup memperkenal kan keluargga nya pada Ara


" Eh non Ara ya, saya mbok nya mas Rio " kata mbok ramah tersenyum pada Ara Karna tahu siapa Ara


Ara pun menyalami mbok dan mencium tangan mertuanya takzim Dan begitu juga bu le Rio Tapi dengan pak le ara menangkupkan tangan nya .


" Salam pak le, mbok bu le . Saya Ara " kata Ara sopan Lalu duduk di sebelah Rio


" Sopo mba "? bisik bu le pada mbok Yang melihat Ara dengan baju sekolah


" Anak ke bos se Rio de " jawab ibu pelan


" O......." kata bu le membulatkan mulutnya Lalu bu le pun tersenyum ramah pada Ara .


Lalu Rio ngobrol bersama keluargganya sedang Ara hanya dia jadi pendengar setia .Sedangkan paijo yang melihat Ara hanya diam lalu mendekati nya .


" Non Ara lihat mentok yuk " kata paijo


menawar kan Ara yang terdiam


" Biar mas Rio ngobrol dulu " kata Paijo


" Eh ngak boleh kotor " kata Rio menatap Ara


" Cuma sebentar mas, Ara mau lihat mentok Ngobrol dulu aja mas sama mbok ya dan pak le " kata Ara berdiri menghampiri paijo yang tersenyum


" Jo .... jangan jauh jauh mau tak antar pulang " teriak Rio

__ADS_1


" Yo mas " kata Paijo yang membuat mbok heran dengan sikap putranya itu


Karna wajah Rio terlihat berbeda tahu Ara di bawa paijo pergi


__ADS_2