Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 476


__ADS_3

Mereka berjalan menyusuri pantai Sedangkan dari jendela mami dan papi Naura mengawasi mereka dari kejauhan


" Mudahan putri kita bisa sembuh ya pi, dan dia bisa menemukan kebahagian nya sendiri disini " kata mami


" Ya ... Kita harus bisa membuatnya bangkit lagi dan sembuh Agar bisa memperbaiki semua pemikiran nya Agar bisa hidup normal kembali Kasihan Reyhan yang sudah banyak berkorban Papi tak merasa nyaman pada tuan Sandi yang sudah banyak menolong kita . " kata papi


" Ya pi, salah kita dulu memanjakan dan slalu mengaturnya Harus nya ia punya kehidupan sendiri ." kata mami lirih


" Ya mumpung kita masih sehat kita jaga dia dengan baik Kita mulai dari nol lagi " kata papi Yang tak ingin mengulang kesalahan yang sama pada putri semata wayangnya itu


"' Ya pi " kata mami Naura dengan mata berkaca kaca. Karna sebenarnya Naura Adalah anak yang baik baginya .Hanya karakternya saja terlalu dominan


Kadang orang tua juga ikut andil dalam tumbuh kembang kepribadian seorang anak .Terlalu mengatur dan menutut membuatnya tertekan Dan tak bisa menjadi dirinya sendiri Hingga ia menjadi bingung dan labil Padahal seorang anak akan berkembang dengan sendirinya Untuk mencari jati diri nya sendiri . Tanpa harus di paksa dan di atur Kewajiban orang tua hanyalah memberi dukungan dan semangat untuk nya Dan seandainya anak melakukan kesalahan kita akan memberi nya nasehat dan menegurnya dengan cara baik baik Tapi apabila ia melangkah ke jalan yang lurus Dalam kondisi berjuang Kita harus memberinya support dan doa yang terbaik Karna anak akan mencari dan menjalani takdirnya sendiri sesuai dengan garis takdir yang tuhan berikan .


***********


Di kamar pagi ini .Ara masih tidur dengan nyenyak Yang berada dalam pelukan Rio Yang tersenyum menatapnya Untung hari ini hari minggu Membuat Rio bisa bermalam malasan . Sambil memeluk Ara dengan lengan nya jadi bantalan Ara yang tidur dengan gaya imutnya . Genap 17 tahun Ara akan menjadi seorang ibu. Yang membuat Rio khawatir Tapi juga sekaligus bahagia Karna ia akan menjadi seorang Ayah .


" Mas senang de ,mudah mudahan semua nya berjalan lancar " kata Rio mencium kening Ara pelan


Sedangkan di luar Pras sedang melatih kakinya mondar mandir di halaman rumah Antara halaman rumah Aya dan Ara Yang di tungguin Sinta dan pak le di teras


" Pelan pelan saja Pras " kata pak le


" Ya pak le " kata Pras yang merasa senang kini ia sudah bisa pulang .


" Semangat mas , harus kuat lebih rajin Apa lagi mba Sinta sudah mau lahiran Siapa yang akan menemani mba Sinta kalo bukan mas sendiri " Kata Rio berteriak dari teras rumah nya .


" Ya le, dia harus bangkit lagi . Ara mana yo ?" kata pak le

__ADS_1


" Masih tidur lek" jawab Rio


" Ya biarkan saja , kamu harus lebih perhatian padanya .Namanya juga hamil muda pasti sangat rewel " kata pak le


" Insya allah pak le, Rio sudah siap " kata Rio Yang memang sudah menyiapkan mentalnya pada kerewelan Ara padanya Karna pastinya ada masa di mana Ara akan mengidam minta ini dan itu Tapi Rio sudah siap Karna ini resiko nya sebagai suami siaga .


" Masa ngak siap ya de, orang anak nya sendiri bikin sendiri Ya kudu tangung jawab dan perhatian " kata Sinta terkekeh


" Siapa de ?" kata Pras yang lalu duduk di kursi karna sudah 15 kali ia mondar mandir latihan


" De Rio mas, kudu siap siaga kalo Ara ngidam " jelas Sinta mengusap bahu Pras


" Iyo lah , masa aku ngak siap mba. Kan slama ini Rio yang jaga dan mengurusnya Oh ya apa mas sudah kuat pulang " Kata Rio menatap mas nya


" Ya de, kasihan pae sendiri disana . Mudah mudahan pae baik baik saja " Kata Sinta Yang tahu bapak nya lah yang menunggui rumah mbok Dan Sinta juga sudah di kabare tetangga mbok Sekarang bapak nya itu sering berjualan sayur ke pasar Untuk meneruskan usaha Pras


" Ya Rio juga berharap begitu, Untung masih ada pae disana. Mbok biar disini dulu mas . Karna kasihan kalo disana " kata Rio


" Mas tak perlu membalasnya Memang itu rezeki mas lewat tangan Rio Doa kan saja Rio dan Ara sehat mas . Itu sudah cukup " Kata Rio karna saudara tetap lah bersaudara Tak bisa di putus oleh waktu dan uang . Namun kadang banyak orang lupa persaudaraan Karna mereka bilang uang tak bernilai sama dengan keluargga


" Iyo benar itu le, Sing penting kamu sehat dan semangat lagi " kata pak le


Sedang asyiknya ngobrol Terlihat bule keluar dari dapur melambaikan tangannya


" Pae , Sinta Pras Rio ayo sarapan ini sudah siap " Teriak bule dari depan pintu dapur samping memanggil mereka


" Ya bu e kami kesana" balas pak le


" Ayo sarapan le " kata pak le

__ADS_1


" Ya sana duluan lek , Rio mau lihat Ara dulu " Kata Rio Yang masuk ke dalam rumah Karna akhir akhir ini memang Rio sangat perhatian pada Ara istrinya itu . Mengingat Ara yang hamil muda Dalam usia muda Yang membuat Rio ekstra perhatian lebih Karna bagaimana pun Ara adalah istrinya Yang sedang mengandung anaknya Buah hasil dari cinta mereka berdua .


Pak le, Pras dan Sinta juga pa Mamat duduk lesehan di karpet Mereka harus duduk berbagi karena kursi meja makan tak cukup


" Lah Rio dan Ara mana mbok "kata Ratih


" Ara masih tidur de, Rio paling nemani Ara di kamar " Kata Sinta


" Ya sudah pisah kan dulu buat mereka yu, kasihan kalo nyari makan dapat sisa " Kata mbok


" Tenang mbok , sudah yu Irah siapkan dari tadi kok " Kata yu Irah Yang slalu memisahkan sedikit bagi yang belum makan Agar tidak dapat sisa .


" Iya mbok ,sudah Asih taruh di lemari kaca tuh " Tunjuk Asih


" Syukur lah , kasihan lagi penyesuaian hamil muda " Kata mbok Yang memang super perhatian pada Ara


" Ya memang gitu kalo hamil muda mbok, kita yang tua kudu maklum " kata Mamah Sila yang duduk di sebelah Emak .


" Ya mudahan pas melahirkan nanti bisa Melahir kan normal melihat umur Ara baru 17 " kata yu Irah


" Aamiin ... Itu pasti , kalo pun caesar juga ngak masalah " kata Mbok


" Ya mbok aman , yang penting Ara sudah berumur 17 tahun sudah bisa melahirkan normal Kalo pinggulnya besar " Kata Qila


" Iyalah kan Ara sudah besar Oh ya kalian ingat ngak dulu berita heboh yang bikin gempar Ada orang yang di penjara karna menikahi anak sd di bawah umur Yang sempat kasus . Siapa itu nama nya . Ya... Syekh puji dengan ulfa kan tuh anak di nikahi masih SD berumur 12 tahun Lalu di penjara kan yang menikahinya Tapi bukti setelah keluar penjara setahun mereka hidup bahagia Malah sudah punya anak 4 sekarang . Kahkan si istri enjoy enjoy saja hidup nya . Biar kakek ketemu bocah orang senang sama senang ya jalani aja orang suaminya kaya punya toko besi dimana mana Bahkan pak le pernah bertemu mereka tuh di mall " Kata Pak le bercerita


" Iya betul itu pak le ,Reyhan juga pernah dengar tuh berita. Ulfa nya sendiri malah sekarang ikut menjalani bisnis suaminya" kata Reyhan


" Ya mungkin dulu bapaknya juga butuh uang makanya anak nya dinikahkan sama tuh pria kan pasti senang punya banyak uang Atau mungkin juga dia punya utang Lalu di bayar sama anak nya " kata Paijo

__ADS_1


" Hus... Sudah ,ayo makan ngak usah di bahas mas " Kata Nila menegur suami nya itu Agar nanti tak menyingung orang lain


__ADS_2