
Tak lama pelayan kantin pun datang membawa jus Alpukat dan jus Strawberry Dengan jus yang ada gambar cintanya Yang membuat Qila tersenyum
" Hah...... kok bisa begitu sih " kata Qila Yang melihat jus Rio ada gambar cinta
" Ini buat mu La cantik kan Besok bikin kaya begini di cafe Aya biar laris Kopi cinta , bakso cinta atau kue cinta say " kata Rio
" Iya boleh juga tuh biar kreatif " kata Qila tersenyum Karna itu bisa jadi ide . Dan masukan positif untuk mereka
Dan keduanya pun asyik minum sambil ngobrol Dan tak lama Via pun datang menghampiri keduanya
" Wow .......asyik ni ye apa gue menganggu kalian berdua " kata Via
" Nothing beb , kita hanya cerita kok katanya Awan juga mau bantu kita .Kalo di bolehkan sama Aya ya ngak wan " kata Qila
" Itu sih pasti boleh La, tinggal bilang aja tapi dilarang nginap ya " kata Via
" Iya tahu Vi, biar gue bisa nambah uang saku juga " kata Rio yang memang orang tuanya hanya pegawai biasa negri
" Ya bagus lah , kan mumpung ada lowongan karna susah lho cari kesempatan langka Apalagi di depan mata
Banyak orang mencari kerja kesana kesini tapi nihil Nah kita ada lowongan kenapa harus di sia siakan " kata Via
" Iya juga ya " pikir Qila karna mereka punya banyak kesempatan Dan lagi mereka bisa makan gratis dan punya tempat tinggal dulu itu yang penting
Di rumah mamah Sila membantu Yu Irah memasak di dapur . Dan mereka juga menyiapkan bahan untuk besok sabtu untuk buka cafe pertama dengan memberi makan pelanggan gratis Agar bisa menarik para pembeli .
" Non banyak ngak besok ayam bakarnya " kata Yu irah
" Sekitar 200 yu , tambah rica rica ngak apa apa kan yu biar berkah kita kasih gratis biar nanti cup kopi nya beli yang banyak " kata Aya
" Semua sudah siap non , non Ara sudah beli kemaren tinggal tuang dari termos nya Ara juga sudah beli magic com kok mba, Barangnya ada di ruang tengah non " kata yu Irah
" Syukur lah , ya sudah besok semua nya harus siap jam 3 sore biar diangkut mas Rio dan pa Sapto " kata Aya yang juga mengundang ustad Afif untuk membaca kan doa setelah zuhur Lalu mereka membagi kan gratis kopi buatan sendiri yang diproduksi di gudang kebun kopi
__ADS_1
Dengan mesin penggiling kopi sendiri dan Langsung bisa di kemas
" Apa yang kemasan di jual juga nak " kata mamah Sila
" Ya tante , biar kita punya ciri khas sendiri Dan lagi agar dapat untung lebih Karna kopinya dari kebun sendiri " kata Aya yang mendukung Ara dan Rio
" Masya allah ini nama nya menjemput rezeki nak, kalian sangat kreatif Pantas kalo sudah punya rumah sendiri sendiri tante salut " kata mamah Sila yang kagum pada Aya dan adik nya .Begitu juga yu Irah karna dua gadis itu sangat ulet dan pintar mencari uang
" Iya bu tuh kebun di belakang aja disulap cantik tuh bu lihat kebun gersang jadi hidroponik timun ,sayur kacang panjang terong dan selada juga sawi Dan buah pisang dan singkong juga ada bu " kata yu Irah yang membuka pintu dapur samping Aya yang terlihat jelas kebun Ara dari dekat Dan Ara juga memelihara Mentok , ayam kampung dan ikan lele di kotak bak yang di buat tukang kolam untuk memelihara lele.
" Masya Allah hebat ya yu " kata mamah Sila Yang juga ingin Qila seperti itu suatu hari nanti .Karna tanah yang ia beli juga hampir 2000 meter dan itu cukup luas . Walau pun di desa tapi asri
" Sudah yu ngak usah dipamerin Tante itu juga punya tanah di desa Cuma belum dibangun saja Nanti kan pelan pelan juga
di bangun Qila " kata Aya
" Ya doakan saja nak " kata mamah Sila Yang semangat ingin menabung Dan kini ia sudah bisa melupakan masa lalunya Dan mulai membuka lembaran baru dengan putrinya Dan untungnya ia sempat membeli tanah dari tabungan nya ikut arisan .Kalo tidak ia tak mendapat kan apa apa dari sang suami Padahal selama ini ia juga sudah banyak berkorban Tapi balasannya sungguh menyakitkan .
Tak lama mereka selesai memasak dan makan bersama .Dan setelah selesai mereka pun ngobrol di ruang tengah Bersamaan dengan Qila dan Via yang datang bersama Rio
" Wah .....pada santai nih belum siap siap buat besok Ay " kata Qila
" Sudah dong tinggal angkut , oh ya ri besok bantuan kita ya Nanti masalah uang bensin gampang " kata Aya
" Mas Awan Ay , dia ngak mau dipanggil Rio lagi masa sama seperti Rio nya om Kevin katanya " kata Via
" Iya deh mas Awan yang cakep " kata Aya tersenyum
" Ay jangan mengoda deh nanti aku jatuh cinta khilaf gimana kan lho bini orang ?" kata Rio .Yang membuat semua orang tertawa dengan candaan Rio
" Bercanda wan emang mau lho di hajar Sama bodyguard gue tuh " kata Aya menujuk Tina yang duduk dekat pintu
" Hih......seram.... mati bonyok dong gue kan cuma bercanda doang " kata Rio
__ADS_1
" Hehehe ..... biarin Ay, biar tepar dia Dari pada membual kita tiap hari " kata Qila
" Ih kan hanya buat hiburan beb " kata Rio
" Iya tahu mas Awan kita juga bercanda biar ngak stres .Tapi lho mau kan bantu kita " kata Aya
" Siap bos , gue rela jadi kuli demi nona Aya " kata Rio yang membuat tawa kembali pecah Dan akhir nya mereka pun ngobrol bersama untuk acara besok .
Tina yang dari tadi hanya mengawasi Aya Tetap tenang di tempat duduk nya
Karna ia memang bertugas menjaga Aya
***********
Malamnya Ara sibuk menyiapkan semua pelengkapan untuk besok Dan Ara juga mengudang para teman dan gurunya Karna sabtu ia pulang cepat Dan Aya juga sudah menyiapkan semuanya di bantu Qila dan Via mamah Sila juga yu Irah.. Dan Besok Awan akan menginap untuk launching buka pertama malam minggu Karna gratisan hanya sampai Magrib Dan setelahnya itu mereka langsung buka cafe
Berjualan untuk menarik pembeli .
Aya yang melihat Ara sibuk pun tersenyum bersama sang ayah yang ikut melipat tissue .
" Kopi gratisnya berapa banyak de" kata Aya yang melihat kopi sudah dikemas rapi
" sesuai makanan yang dipesan kak Aya kak 200 bungkus .Mudahan kita ngak kekurangan " kata Ara
" Insyaallah ngak de, kak Aya pesan lagi kok 100 buat cadangan para tukang becak Dan yang orang orang di pinggir jalan yang pengen Takut mereka ngak kebagian kan kasihan "kata Aya
" Ya kak teimakasih mudahan berkah dan cafe kita laris jadi saudara yu Irah juga kebagian ikut berlimpah rezeki ya ngak yu " kata Ara
" Ya non, makanya sekarang yang bantu bantu orangnya nambah .Kan kasihan juga para tetangga yang ingin kerja .Tapi berkat mba Ara mereka bisa kerja dekat rumah Dan bisa sambil momong anak ." kata yu Irah
" Ya yu kan Ara ingin membuka lapangan kerja buat orang banyak bukan mencari kerja ya ngak de " kata Ara
" Iya dong biar cepat sukses " kata Ara Yang kini mantap ingin berdiri sendiri diatas kakinya. Mengingat sang ayah sudah tua .Dan Ara ingin membahagiakan Ayah dan kakaknya.
__ADS_1