Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 399


__ADS_3

Anak buah Tony pun menuruti semua kemauan bos nya itu Untuk mencari Cindy istrinya ke singapura Yang mengejar Ken dan Ran ke bandara..


" Aku harus menemukan gadis itu Dia hanyalah sampah. Gadis pelunas hutang ayah nya yang memakai uang ku Tanpa membayarnya satu sen pun . Malah menjual anak nya padaku Dan hak ku juga untuk menjadikan nya apa saja. Mau ku jual atau keperas Tak jadi masalah " dumel Tony sambil menyeringai nya penuh arti .


**********,


Di tempat lain Ferdi baru saja keluar dari ruang rapat di ballroom sebuah hotel mewah bersama Tris Yang tak sengaja ber pas pasan dengan seseorang wanita Yang menyenggol bahu wanita itu hingga menyebab kan buku buku nya jatuh berhamburan di lantai


Brak .........


" Maaf mba saya tidak sengaja " kata Ferdi Yang lalu memungut buku buku itu bersama Tris Dan memberikan pada si pemilik nya


" Oh tidak apa apa mas " Kata wanita itu tersenyum manis pada kedua nya Lalu menerima buku buku itu Setelah itu kembali melangkah menjauhi kedua pria itu yang membantunya


" Aku merasa mengenalnya " kata Tris


" Anggita dia mirip Anggita atau .....


" Ferdi Tris......." kata wanita itu berbalik badan dan membuat Ferdi dan Tris saling pandang


" Anggita kan " kata Tris


" Ya betul, astaga bagaimana kalian bisa disini " Kata Anggita lalu berbalik menghampiri Ferdi dan Tris lalu saling berjabat tangan Karna ia juga merasa masih ingat dua pria itu


" Kami ada pertemuan meeting disini " kata Tris


" Bagaimana kabar kalian baik kan lama kita tak bertemu setelah lulus kita loss contacts Tapi aku pernah bertemu Abel dia bilang dia sudah bekerja di sebuah perusahaan dealer mobil jerman " kata Anggita Yang membuat Ferdi dan Tri Saling pandang


" Ya kita juga sering bertemu Abel kok git oh ya apa kau tahu dia sudah menikah " kata Ferdi


" Oh ya , menikah apa iya Tapi kenapa dia tak mengudang ku ?" kata Anggita dengan dahi mengkerut


" Mungkin dia lupa , kami juga tak diundang kok " Kata Tris melirik Ferdi


"' Ya sudah , oh ya senang bertemu kalian maaf saya buru buru " kata Anggita tersenyum


" Ya kami juga , senang bertemu dengan mu " Kata Ferdi basa basi lalu pergi bersama Tris kembali menuju parkiran


" Apa aku harus mengantar mu kekantor pusat dulu atau langsung pulang ?" kata Tris yang masuk ke dalam mobil


" Kekantor pusat saja Ada mang Didin Yang menuggu ku disana Karna Alan akan tiba di rumah sore nanti " kata Ferdi Yang juga masuk mobil Dan memakai sabuk pengaman nya .

__ADS_1


" Baiklah " kata Tris


" Oh ya Tris , Kenapa kau tak jodoh kan gita dan Tristan saja Seperti nya mereka cocok " Kata Ferdi Karna dulu gita dan Tristan sempat dekat


" Aku tak berani bos, kau seperti tahu mereka saja Mereka sama sama player " kata Tris yang menghidupkan mesin mobil nya Lalu meninggalkan hotel mewah itu menuju kantor .


Sedangkan di kantor Ferdi Aya yang ingin bertemu Ferdi di suruh Wina menunggu di ruangan nya .Karna ini kali pertama Aya mampir kantor pusat ingin bertemu Ferdi sekalian mengantar makan siang untuk suami nya itu


Tak lama Ferdi pun sudah kembali di kantornya dan melangkah menuju ruangan nya


" Siang pa Presdir , ada nona Aya di dalam " kata Wina


" Nona Aya ?" kata Ferdi tak percaya tumben istrinya itu datang kekantor


" Ya presdir " Kata Wina


" Baik bilang bila ada yang mau bertemu di cancel saja Sampai nona Aya pulang " Kata Ferdi tersenyum Lalu melangkah kakinya masuk keruangan nya


Clek......


" Sayang " Kata Ferdi kembali menutup pintu dan menguncinya


Sedang Aya duduk di sofa membaca koran dengan santainya Ketika Ferdi masuk Lalu memeluknya


"' Tidak , abang senang Aya kesini Tumben apa ada sesuatu yang penting " kata Ferdi menatap istrinya itu lekat


" Ya , kak Alan pulang hari ini Mami bilang kita harus memberi kejutan Aya mau beli sesuatu untuk kak Tina Karna kak Tina hamil 2 bulan . Pasti sebelum kecelakan itu prosesnya langsung jadi " kata Aya tersenyum


" Bagaimana Aya tahu "' kata Ferdi


" Tadi malam kak Tina kedokter di antar mang Didin karna pusing Lalu dokter memanggil mang Didin Dan mengatakan kak Tina hamil Pasti kak Alan sangat senang mendengarnya " kata Aya


" Hahaha.......apa Tina tahu ?" kata Ferdi tertawa senang ikut bahagia istri Alan itu bisa hamil ketika Alan pulang Dan pastinya itu kejutan terbesar bagi Alan


" Tidak , dia hanya terlihat kuat . Jadi tadi pa Arif Yang ngantar Aya kekampus dan kesini untuk mengantar ini sekalian untuk bang " Kata Aya mengangkat rantang makanan


" Ya .... trimakasih sayang , Ayo kita kekamar abang " kata Ferdi


" Hah.....mau ngapain ?" kata Aya kaget


" Makan ade dulu , baru makan siang kata Ferdi tersenyum Yang lalu mengendong Aya ke kamar pribadinya Lalu mendorong pintunya dengan kakinya dan meletak kan tubuh Aya pelan di tempat tidur

__ADS_1


" Bang nanti kalo ada yang nyari abang gimana ?" kata Aya


" Abang sudang bilang sama Wina Bahwa ada tamu penting abang" kata Ferdi melepas satu persatu kancing bajunya Aya Lalu menindihnya Dan mereka pun asyik berdua memadu kasih


**********


Di sisi Lain Ratih dan Nila duduk santai bersama Aya siang ini di kantin sekolah Ketika mereka istirahat untuk makan bakso .


" Eh Rat, kemaren aku dengar madu mu itu mau ikut kesini " kata Nila


" Dih ngak lah orang ngak boleh kok sama mamah takut dia cemburu dan mengamuk " kata Ratih


" Mengamuk karna cemburu itu wajar Rat, yang repot pas lho lagi kikuk kikuk di kamar Mba Naura datang lalu buka kamar ambyar deh tuh pesawat ngadat " ledek Nila tertawa


" Hahaha ..... emang bisa Nil gitu, apa model mas Paijo gitu Pas lagi keciduk emak " kata Ara tertawa


" Iya nih Nila asal ....mana ada gitu lho kali Nil " Kata Ratih mentoyor kepala teman nya itu


" Hahaha........ kan bisa saja ra , Rat apalagi Naura cuma seminggu sekali di apelin Nah Ratih tiap malam " kata Nila tertawa


" Mba Naura masih proses terapi Nil Kan belum bisa dipake sepenuhnya Harus pelan pelan " kata Ratih


" Hehehe..... Kok tahu Rat, wah bang Reyhan punya dua sarang gimana tuh asyik juga ya " Sindir Nila


" Sialan lho " kata Ratih cemberut membuat Ara dan Nila tertawa


" Hahaha ...sabar ya Rat, Kan sudah terlanjur Ya mau gimana lagi Tapi yang penting bang Reyhan berbuat adil sama kalian berdua " kata Ara mengusap bahu Ratih yang membuat Ratih tersenyum


" Wah ....kelihatannya seru nih "kata Andi Yang ikut bergabung duduk bersama ketiganya


" Biasa di, masalah dalam negeri wanita memang slalu begitu Ada saja konflik dan perdebatan " Kata Ara


"O gitu aku pikir masalah apa " kata Andi dengan datarnya


" bi satu lagi jus nya pedas nih " kata Ara sambil menahan rasa pedas di mulutnya


" Ya mba bentar ya " Kata pemilik Warung bergegas membuatkan jus untuk Ara Yang makan bakso karna banyak menuang sambal


" Kamu kok kaya orang ngidam aja ra kok makan cabe ngak kaya biasanya " tegur Nila


" Ngidam ...... hamil !" kata Andi kaget . Lalu menatap Ara Dan Ara juga Ratih menatap Nila

__ADS_1


" Nila ..........." Teriak mereka bersamaan membuat mereka jadi perhatian


__ADS_2