Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 424


__ADS_3

Aya pulang kerumah Namun ia sempat mengantar Gita lebih dulu Karna besok ia akan latihan ilmu bela diri bersama Gita di rumah lama nya di teras belakang Dan ketika Aya hendak menuju pulang Aya melihat Disti berboncengan dengan seorang pria di motor depan mobilnya Ketika mereka berhenti di lampu merah


" Ken apa aku salah lihat bukan nya itu mba Disti " kata Aya pada Ken yang menjemputnya sore ini


" Iya nona , biar kan saja " kata Ken melirik ke kanan Karna tahu Disti seperti apa Dan Ran sudah menyelidikinya atas suruhan Ferdi


" Dia mau kemana?"bukan nya dia harus berkemas untuk pindah " Kata Aya


" Paling juga ke club malam nona Sudah biasa bagi wanita bebas seperti nona Disti untuk dugem dan bersenang senang " kata Ken


" Hah..... klub malam " kata Aya Lalu diam tak bertanya lagi .Karna mobil kembali melaju menuju mansion Keluargga Ferdinan


" Trimakasih Ken " kata Aya turun dari mobil dan melangkah menuju kamarnya


" Hai ....Ay baru pulang " sapa tante Tanti ketika Aya berjalan masuk


" Ya tante , tante ngak jalan jalan tumben " Kata Aya tersenyum Karna tahu biasanya tante Tanti pergi belanja dan shoping bersama Disti


" Lagi ngak ada yang ngasih duit, Kalo Aya sih enak hidup nyaman Padahal cuma modal badan doang kan . Bisa hidup senang Dan melunasi hutang ayah mu yang milyaran itu Sudah bisa jadi nona Ferdinan Kalo di lihat lihat sih masih cantik kan Disti Dan dia juga lulusan luar negri Dan lagi masalah badan ngak jauh beda " sindir tante Tanti melewati Aya


Deg


Aya pun diam sesaat lalu..... " Tapi sayang tante kok yang cantik dan lulusan luar negri belum laku laku ya Apa mungkin di luar sana di obral murah .Makanya banyak yang ngak minat disini " kata Aya membalas tante Tanti


" Kau.... astaga .....dia " kata tante Tanti yang melihat Aya masuk kekamarnya


" Ih menyebalkan " gerutu tante Tanti


" Wah rupanya dia sangat berani , awas saja nanti Akan ku adukan pada Risma Dasar menantu ngak tahu sopan santun Mentang mentang sudah bisa ngasih cucu dua saja bertingkah " dumel tante Tanti masuk kamar .


" Emang dia saja yang bisa bertingkah " Batin Aya Mendengarkan ocehan tante Tanti Sambil menghempaskan tubuh nya di atas kasur besarnya .


Lalu meraih ponselnya menelpon Cindy Mengingatkan Cindy besok untuk segera Mengajukan surat perceraian mumpung Tony sedang dalam proses di tahanan

__ADS_1


Sedangkan di rumah lama Aya . Sam dan papah Anya saling berhadapan Karna tadi Sam memang ingin membicarakan masalah hubungannya dan Emma .Dan kebetulan juga papah Anya ingin bicara pada Sam


" Bapa sangat berterimakasih nak .


Nak Sam sudah membawa Emma kami pulang dengan selamat Kami tidak tahu apa yang akan terjadi bila Emma sampai di jual pria brengsek itu " kata papah


" Sama sama pa, tidak perlu berterima kasih Saya malah ingin meminta putri bapa untuk saya ........." kata Sam


" Oh ngak usah sungkan kalo mau minta tolong memasak Dia sangat pintar kalo memasak . Emma memang sangat suka memasak nak " kata papah Anya


" Bukan begitu pa maksud saya , saya ingin melamar putri bapa " kata Sam Yang membuat mamah Anya kaget Ketika mamah membawa nampan berisi dua teh hangat yang lalu berdiri terpaku


" Melamar ???" kata papah Anya kaget


" Ya pa " kata Sam gugup


Papah Anya terdiam Dan lalu menatap istrinya Yang juga ikut kaget Karna mendengar Sam melamar putri mereka


" Mah duduk sini " kata papah Anya menepuk kursi kosong di sebelah nya Lalu mamah ikut langsung duduk setelah menaruh teh hangat di atas meja Yang satunya untuk Sam


" Baik pah , biar mamah panggil " kata mamah bergegas kebelakang mencari Emma di kamarnya Sedangkan Sam terdiam Karna ia harus berani tanggung jawab atas kejadian kemaren Dan mau tak mau mumpung ada papahnya Sam pun memberanikan diri untuk melamar Emma Karna tak mungkin lagi ia menunda nundanya


Tak lama Emma keluar bersama mamah nya Dan lalu duduk di apit kedua orang tuanya Karna merasa canggung. Ketika Sam benar benar ingin melamarnya


" Nak Sam melamar mu nak , papah tak bisa memutuskan nya Dan kalo Emma menerima dan menolak itu hak Emma nak . Papah dan mamah hanya mengikuti keputusan Emma nak " kata papah


" Begini pa , Saya sudah bicara sebelum nya pada Emma Tapi Emma belum memberi kan jawaban Jadi hari ini saya ingin mendengar langsung saja dari Emma Mumpung bapa dan ibu ada disini Karna ngak mungkin saya menunda nya " kata Sam yang membuat mamah Anya kaget Karna memang Emma sempat menanya itu pada mamah nya


" Ya sekarang kita dengar jawaban Emma saja gimana nak, kalo kau menerimanya kata kan iya Kalo tidak ya sudah " kata papah


" De......." kata Sam Menatap Emma


Sedangkan Emma menatap kedua orang tuanya bingung .Mamah pun tersenyum dan mengangguk Karna ingin putrinya itu jujur Sedangkan papah nya mengusap punggung Emma pelan memberikan semangat Agar Emma tak gugup

__ADS_1


" Ya pah Emma terima " jawab Emma


" Alhamdulilah " kata Sam lega Menarik nafas dalam Karna ia takut Emma menyalahkan nya atas kejadian semalam


" Syukur lah kalo itu keputusan kakak . Papah dan mamah ikut senang " Kata papah Anya Karna ia sedikit lega karna tanggung jawabnya sudah selesai pada Emma


" Ya pa, Dan untuk masalah pernikahan nya besok pagi bisa di laksanakan di sini saja bagaimana ?" kata Sam


" Hah..... besok nak Sam " kata mamah Anya kaget Begitu juga papah Anya


" Iya bu, lebih cepat lebih baik kalo masalah resepsi terserah de Emma saja Yang penting kami menikah dulu " Kata Sam Yang takut Emma keburu hamil


" Ya ngak masalah nak, tapi jujur saja bapa tak punya uang untuk membantu kalian Karna bapa akan kembali lagi untuk bekerja minggu depan " kata Papah Anya bicara apa adanya


" Tak masalah pa , biar nanti saya yang mengurus semua nya " kata Sam


" Ya tapi nak apa itu tidak terlalu terburu buru " kata mamah Anya


" Ya mungkin ini terlalu terburu buru bu Tapi itu lebih baik Karna nanti Ketika Emma di jadikan saksi Ada saya yang akan melindungi nya Kita tidak tahu siapa Tony dan kaki tangan nya " kata Sam memberi alasan . Yang membuat papah mengangguk pada mamah Anya Dan mamah bisa mengerti maksud Sam Karna memang perlu ada pria yang akan melindungi putrinya itu Karna Emma sempat di culik Tony pria yang juga terlibat sindikat bandar narkoba . Dan sekarang Tony dalam proses Yang membuat mamah sempat takut Namun sekarang sudah sedikit tenang Karna ada Sam dan teman temannya


********


Di kantor Ferdi Alan baru saja masuk bekerja hari ini Dan Tina ikut tinggal di apartemen mereka . Dan ia duduk di hadapan Ferdi untuk mengantikan Sam


" Jadi Sam menikah besok .....??hahaha kau tidak bercanda kan lan, padahal dia bilang dia belum punya calon " kata Ferdi tertawa kecil


" Ya tuan ini mendadak karna tadi pagi dia melapor .Wanita nya kakak teman nona yang kemaren di culik Tony " kata Alan menjelaskan


" Emma ....!!! " Apa kau serius lan " kata Ferdi kaget


" Ya tuan muda , karna itu yang dia bilang Ia cuma mengatakan Wanita itu malu padanya Karna Sam sudah melihat dirinya telanjang jadi ya ....... Begitulah mungkin itu jodoh Sam Dan itu sangat kebetulan sekali. Dari pada dia gigit jari " kata Alan terkekeh


" Ya bagus lah ,tak ada masalah Apa mereka akan menikah besok ? " kata Ferdi menatap Alan

__ADS_1


" Ya tuan lebih cepat lebih baik Takut kepalanya pusing " kata Alan terkekeh


" Hahaha......ya ya aku mengerti " kata Ferdi tertawa Karna pastinya Sam tergoda pada Emma .


__ADS_2