
Ferdi dan Alan pun beristirahat Karna mereka memang ingin bisa tidur lelap Tanpa di ganggu siapa pun .
" Lan aku tidur duluan " kata Ferdi
" Ya tuan " kata Alan Yang masih berkirim pesan Karna mereka besok akan pulang Tapi Ferdi ingin membuat kejutan pada Aya .Karna pekerjaan nya sudah selesai lebih cepat
Dan Alan pun baru tidur selesai mengirim pesan terakhir pada Tina
Sedangkan Aya baru saja keluar dari kamar si kembar Yang baru saja tidur Sesibuk apa pun Aya ia tetap harus menyempatkan durinya untuk mengurus dua putranya itu Karna itu kewajibannya Lalu kembali ke kamarnya untuk tidur .
" Huh...... ngantuk ...." kata Aya tersenyum melihat foto Ferdi di meja riasnya lalu memeluk nya
" Aya kangen bang " kata Aya memeluk foto Ferdi dan lalu tertidur .
Pagi nya mami memeriksa kamar menantu nya itu Yang mengantar kan Afnan dan Aska yang mencari Aya kedapur . Mengira sang mamah sudah bangun
" Tuh mamah masih bobo kan, Ayo sana " kata mami menaikan Afnan dan Aska keatas tempat tidur .Disamping tempat yang kosong
" Astaga Ay , apa kau kangen dengan suami mu " kata mami mengambil foto Ferdi dan menaruhnya di tempat semula Dan lalu menyelimuti Aya .
" Mamah kalian masih bobo Jangan berisik ya main nya " kata mami
"' Ya ma , kata keduanya mengangguk Dan lalu mami pun keluar dari kamar Aya Karna sudah biasa mereka bermain di kamar orang tuannya .
" Tut ....tut......" kata Aska memajukan Lego mainannya Yang membuat Aya terbangun .
" Ugh...... maaf mamah terlambat bangun " kata Aya Yang beranjak dari tempat tidur Dan lekas berwudhu dan sholat Setelah selesai ia pun membawa keduanya kedapur untuk membuat bubur nasi
" Nona itu sudah bi Yam tanak tinggal menambah air " kata bi Yam
" Ya bi maaf Aya bangun kesiangan Kemaren capek banget " kata Aya
" Ngak apa apa nona , kan nona juga banyak tugas " kata bi Yam Lalu menyiapkan telur rebus
" Kak uduk ini " kata Afnan .
" Iya nak sini sama ade biar ngak kena cipratan ya "' kata Aya tersenyum Karna dua anaknya itu sangat senang menunggu nya memasak
Dan bi Yam yang melihatnya pun . ikut tersenyum pada dua bocah mungil itu Karna mereka menunggu dengan sabar Bubur buatan sang mamah Dan tak lama menunggu bubur pun matang Yang membuat keduanya senang
" Atik .....esai mah " kata Aska
" Ya bentar ya di pindah ke mangkok dulu ini masih panas " kata Aya Yang menaruhnya di dua mangkok untuk dua putranya itu Lalu menambah irisan daun bawang dan bawang goreng Ditambah daging ayam juga irisan telur dadar dan ikan salmon Yang membuat keduanya menelan saliva nya karna lapar .
__ADS_1
" Hehehe...... Udah lapar ya , ayo kita makan di tanam .Wati Er tolong bawakan " kata Aya yang lalu mengandeng dua putra itu ketaman Lalu duduk menikmati udara pagi sambil sarapan
Papi yang melewati dapur pun mencium bau wangi bubur Aya Karna bukan aneh bila menantu nya itu memasak lebih Dan bi Yam langsung sigap menyiapkan nya
" Apa nyonya mau juga ?" kata bi Yam pada mami yang baru duduk
" Iya dong masa cuma papi " kata mami tersenyum
" Apa putra mu belum memberi kabar " kata papi Sambil mengaduk aduk buburnya .
" Belum pi , mungkin minggu depan " kata mami
" O begitu " kata papi Yang tadi malam menelpon Alan semuanya sudah beres Tapi belum ada kabar Ferdi akan pulang padahal besok hari minggu
Di sisi lain Reyhan baru saja di bangunkan Ratih Karna tadi malam ia menginap di kamar Ara Karna Ara lagi datang bulan .
" Sayang kok abang di tinggal sih " kata Reyhan menelungkupkan tubuh nya
" Ih apaan sih kok ngambek. Apa abang ngak kerja Ayo bangun bang , yu Irah sudah datang Ayo sholat dulu mumpung masih setengah 6 " kata Ratih
" Tapi kalo selesai boleh pijit pijit ya " kata Reyhan
" Ya bang " kata Ratih Yang tak mau ribut Agar suaminya itu cepat bangun Dan mau sholat .
Ratih pergi kedapur dan kembali membawakan teh hangat untuk Reyhan Lalu menyiapkan pakaian kerja Reyhan Senada dengan jas nya . Reyhan yang melihat Ratih menyiapkan keperluan nya sangat senang karna istri baru nya itu sangat perhatian .
" Menyiapkan baju abang " kata Ratih
" Ratih sekolah ngak hari ini "kata Reyhan
" Ngak tapi Ratih kerja bang , kan sabtu Ratih libur " kata Ratih Yang membuat Reyhan tersenyum Dan membalik kan tubuh Ratih
" Abang mandi dulu gih sana biar kita sarapan bareng sam Ara " kata Ratih
" Mandi nya nanti saja " kata Reyhan mencium bibir Ratih
" Bang nanti malam saja " kata Ratih
" Sekarang , nanti malam beda lagi " kata Reyhan .
" Bang.... nanti mpt ....mpt..... "
Reyhan ******* bibir Ratih dan ia tak perduli istrinya itu berontak Dan memeluk nya erat lalu mengendong nya ke atas ranjang .Dan langsung menghimpitnya
__ADS_1
Keduanya pun larut sesaat sampai Reyhan melepaskan semua nya dengan tuntas Membuat Reyhan tersenyum .
" Nanti malam lagi ya " kata Reyhan
" Abang kan capek Ratih juga " kata Ratih
" Ngak lah kalo di pijat de Ratih ngak ada kata capek " kata Reyhan Lalu mengendong Ratih Untuk mandi bersama Dan mereka pun melanjutkan nya sekali lagi Yang membuat Ratih kelimpungan Yang membuat Ratih ingat perkataan Ara Kalo pria itu ngak ada puasnya .Bila sedang ada mau nya
Di dapur semua makanan sudah tertata di meja Dan Ara ikut membantu yu Irah menata semua nya
" Ratih mana non " kata yu Irah
" Paling di garap bang Rey yu , tadi malam kan bang Rey Ara kerjain Dia cemberut Tapi ngak berani marah hahaha ....... " tawa Ara Yang tahu Reyhan kesal padanya
" Nama nya juga masih baru ndu Kan wajar " kata yu Irah
" Lah masa urusan belum selesai sudah nikah aja yu kan kasihan Ratih " kata Ara .
" Iya tapi kalo sudah bercerai laki laki itu ngak ada masa idahnya ndu .Mereka bebas ngak kaya kita yang perempuan Harus sabar nunggu masa idah " kata yu Irah .
" Ya curang yu kan harus nya mereka juga di kasih masa idah " protes Ara
" Hahaha ...... Kan porsinya punya jatah kewajibannya masing masing ndu Mereka pria kita perempuan Mereka tulang punggung kita tulang rusuknya Dan itulah sebabnya Allah kasih kita yang lemah mereka kuat . Syukuri saja Dan selama bisa saling mengerti Ya memang harus di maklumi Karna memang kodratnya di ciptakan masing masing sesuai kebutuhan nya " kata yu Irah tertawa
" Ya yu " kata Ara
" Mhem ..... bahas apa nih " kata Rio
" Ngak mas cuma masalah pria dan wanita " kata Ara
" Kenapa emang , mana bang Reyhan ?" kata Rio menarik kursi
" Paling masih di kamar main ...." Yang langsung di tegur Ratih
" Ara " kata Ratih manyun
" Dih mandi lagi lho Rat , pasti di kerjain tuh suami lho kan " kata Ara duduk di sebelah Rio
" Ngak ra kita cuma mandi bareng kok " kata Reyhan
" Mana ada mandi bareng dua jam lebih Pastinya indehoy dulu lah " kata Ara Membuat wajah Ratih malu
" Hahaha...... de sudah makan dulu , malu Yang disindir " tegur Rio
__ADS_1
" Ya tuh yo bini lho kepo aja " kata Reyhan tersenyum
Rio tak menjawab tapi hanya tersenyum Yang membuat Ratih tambah malu Sedangkan Reyhan hanya cuek