Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 349


__ADS_3

Dan setelah mengumpulkan semua tugas Mereka mengadakan kuis Dan ulangan harian Dan untungnya itu pelajaran yang di uji kan pelajaran minggu lalu Yang membuat Aya lega Karna ia masih bisa menjawab soal yang diberikan dosen nya


Setelah itu dilanjut kan mata kuliah berikut nya Yang membuat Aya menyimaknya dengan tenang Duduk mendengarkan semua penjelasan Yang dijelaskan dosen mereka tanpa bertanya


Dan setelah selesai , Aya pun lega Karna tadi ia sempat tegang .Dan Aya pun mencatat hal hal penting saja Sebelum berlanjut ke mata kuliah bahasa prancis


" Ay , kalo nanti kita lolos kita tinggal bareng ya pas dapat beasiswa " kata Gita menatap Aya


" Insyaallah Git , berdoa saja "kata Aya


" Tadi malam gue berdoa biar kita bisa menang bertiga Dan bisa kuliah bareng disana " kata Gita tersenyum


" Aamin ....ya berdoa saja yang banyak gue nebeng lho , tadi malam gue lebur jadi ngak bisa berdoa " kata Aya


"" Hah.......lembur apaan ?" kata Gita


" Bikin desain " kata Aya yang keceplosan menyebut lembur padahal ia sedang bercinta Dengan sang suami


" Bisa saja kau ini Ay, kan bikin nya ngak buru buru Masih sebulan lagi "' kata Gita


" Ya tapi kan juga harus di kerjakan konsepnya dulu biar ngak dadakan " kata Aya memberi alasan


" Ya terserah lho deh " kata Gita Yang tahu teman nya itu sangat perhitungan Dan hati hati dalam mendesain baju Yang membuat Gita bangga sekaligus iri pada Aya yang cermat juga kreatif dalam menuangkan ide ide nya Dan Gita ingin bisa seperti Aya .Karna teman nya itu sangat teliti dan ulet juga tekun dalam mengapresiasikan bakat nya


*************


Disisi lain Naura sudah mulai membaik dan ia pun sudah mulai beraktivitas lagi Setelah tadi malam keluar dari rumah sakit Karna ia ingin cepat cepat pulang dan ingin bertemu dengan Reyhan di tempat di mana Reyhan bertugas .


" Mi apa mami tahu dimana Reyhan bekerja ?" kata Naura yang belum tahu Reyhan berada dimana


" Astaga apa kau tidak tahu ,mami juga belum sempat menanyakan nya " kata mami Naura Yang lupa menanyakan Menantunya itu bekerja dimana sekarang


" Coba kau tanya mertuanya ra " kata mami


" Ya mi , tapi Naura mau packing dulu Biar ngak repot nanti kalo Naura mau berangkat " kata Naura

__ADS_1


" Ya tapi kau baru sembuh ra, istirahat lah dulu dirumah beberapa hari Tak perlu buru buru Bila perlu suruh Reyhan menjemputmu. " kata mami


" Ya mi , nanti Naura hubungi setelah packing .Kan ngak harus berangkat sekarang Tapi Naura hanya siap siap " kata Naura Yang senang ia tak jadi bercerai dengan Reyhan .


Sorenya Naura dan maminya mampir kerumah mamah ji Dan suasana rumah besar itu terlihat sepi Ketika Naura memencet bel rumah


" Sore mbok mamah ada ?" kata Naura tersenyum Ketika pelayan rumah itu membuka pintu rumah


" Nona Naura, nyonya silahkan masuk dan duduk dulu .Biar saya panggil kan nyonya dulu Tadi beliau baru saja pulang " kata si mbok


" Ya mbok trimakasih " kata Naura Yang lalu duduk diruang tamu bersama sang mami Dan menunggu mamah ji keluar .


Tak lama mamah ji pun keluar dan kaget melihat Naura datang bersama besannya


" Besan ada perlu apa ? tumben kesini " kata mamah tersenyum Lalu duduk di depan besan dan menantunya


" Ra bagaimana kau sudah sehat nak. Kok sudah jalan jalan . Kau kan masih perlu banyak istirahat " kata mamah ji khawatir.


"Naura baik baik saja mah, Naura mau minta alamat kantor mas Reyhan Oh ya Reyhan tugas dimana mah ?" kata Naura Bertanya dengan mimik serius


Mamah pun terdiam Karna selama ini memang Reyhan menyembunyikan semuanya dari Naura .Yang membuat mamah bingung untuk menjawab nya Apalagi disana ada Ratih .


" Maaf ra, mamah belum tahu kota mana tempat Reyhan bekerja Bisa di surabaya yogya atau sumatra Karna kemaren kami tak sempat membahas nya " kata mamah


" Naura ingin ikut tinggal disana ji, biar bisa mengurus suaminya " kata mami Naura tersenyum


Mamah ji pun terdiam Tidak mungkin ia mengatakan hal yang sebenar Karna itu urusan Reyhan pribadi dengan Naura Dan ia hanya ingin semua nya bisa di selesai kan dengan jalan baik baik


" Biar mamah telpon Reyhan dulu ya ra, apa ponsel mu tak bisa menghubungi nya "kata mamah heran


" Entah lah mah, bila Naura hubungi nada sambungnya tak aktif " kata Naura


Menatap wajah mamah mertuanya itu Yang menunggu Reyhan menjawab panggilan nya Dan tak lama terdengar suara Reyhan


"Ya mah ada apa ?" kata Reyhan di sebrang sana

__ADS_1


" Ada Naura di sini nak , Dan ia ingin bicara padamu " kata mamah


" Ya berikan saja " kata Reyhan .


Mamah ji pun memberikan ponselnya pada Naura Dan Naura pun tersenyum Lalu bicara dengan Reyhan .Reyhan pun menjelaskan kalo ia sibuk akhir akhir ini Dan Naura menjelaskan kalo ia ingin menyusul Reyhan kesana Yang membuat Reyhan cukup kaget Karna tak mungkin ia membawa Naura ke yogya tampa persiapan Dan lagi pula Reyhan tinggal di rumah Aya Dan ia harus mencari Apartemen biasa bila ingin membawa Naura ke yogya Yang membuat Reyhan


bingung Apalagi ada Ratih yang sudah menemani nya .


" Begini saja ra, kau istirahat total dulu biar pulih kalo aku pulang bulan depan Aku akan menjemputmu " kata Reyhan ingin mengulur waktu


" Tapi aku kangen Rey " kata Naura


" Kita kan bisa saling berkomunikasi ra, Jadi bersabar lah " kata Reyhan


" Ya baiklah Apa kau ingin bicara lagi dengan mamah " kata Naura Yang memberikan ponselnya pada mamah


" Ya boleh " Kata Reyhan Yang membuang nafas kasar nya .Karna saat ini ia bingung harus bersikap bagaimana.


Pada Naura dan juga Ratih


Disisi lain Ferdi sedang bicara berdua dengan Bimo. Sepupunya itu sudah menikah di KUA pagi tadi Karna Abel tak mau membuat resepsi pernikahan mereka Jadi Bimo bersikap santai .Itu lebih baik Karna ia tak perlu mengeluarkan uang Dan ia bersyukur Bila Abel tak ingin pernikahan mereka di ketahui banyak orang .Jadi Bimo tak ambil pusing Untuk meminjam uang pada sepupunya itu


" Apa kalian punya berjanjian " kata Ferdi


" Ya dia ingin kami bercerai setelah 3 bulan Dan itu perjanjian hitam diatas putih " kata Bimo


" Oh my good . Apa dia benar benar tak bisa menerima mu Bim ,aneh dia yang berbuat malah lho yang terlihat salah Sungguh sangat egois " kata Ferdi Karna tak percaya Abel melakukan hal seperti itu


" Ya untung nya kau tak meminumnya Aku yakin bila kau meniduri Dia akan membuat mu jadi gelandangan betulan Dia kejam dan tak punya perasaan Aku berharap bisa melewati 3 bulan itu Dan cepat cepat menikah dengan Wina Setelah bercerai nanti " kata Bimo berbisik pelan


" Cih......dari awal aku sudah tahu, Aya ku lebih baik dari siapapun . Gadis itu sederhana dan masih muda juga polos Walau dia aku nikahi secara sah dia tak menuntut banyak .Dan tak egois Dan juga tidak bertingkah Bahkan dia tahu diri .Ini sudah ditiduri saja masih bertingkah Kalo dia hamil baru tahu rasa " kata Ferdi juga bicara pelan


" Ya itulah sebabnya aku santai Tadi pagi aku sudah bicara pada Wina bila


ia mau menunggu ku . Maka setelah seminggu resmi bercerai kami akan menikah " kata Bimo serius

__ADS_1


" Ya terserah kau saja " kata Ferdi Yang tak habis pikir dengan cara berpikir Abel .Padahal ia tahu sepupunya itu pria yang baik .Walau sedikit keras kepala


__ADS_2