Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 347


__ADS_3

Cukup lama mereka ngobrol .Setelah jam makan siang Ferdi pun makan siang di luar Dan ia mengudang Tristan juga Dan membawa sekertaris nya Agar Wina bisa berkenalan dengan Tristan


Sedangkan Aya dan Gita baru saja selesai berdiskusi dengan pa Gery dan bu Cunda masalah lomba Dan iksan juga ikut ambil bagian untuk ikut mendesain jas pria .Yang membuat pa Gery senang Bahwa para siswa nya itu . Aktif dan kreatif dalam ajang lomba kali ini Yang akan diadakan di luar kampus mereka .


" kaya nya mereka bakal di ikut kan dalam lomba lagi deh " kata Nania pada teman nya


" Ya aku heran merek cukup pintar dan baru kali ini pa Gery terlihat antusias " kata kakak tingkat Aya itu .


" Aku ngak akan tinggal diam ." kata Nania dalam hati Yang gagal menculik Aya tempo hari Karna ia tak ingin Aya tampil Dan takut Aya menang Dan fakta nya dugaan nya tak meleset .Aya memang akhirnya menang mengalahkan tim mereka Yang sudah dua kali menang Namun belum bisa menjadi juara umum seperti tim Aya .


" Ay ..... ingat besok kita lebih pagi ya biar bisa ngerjain di perpus " kata Gita Ketika mereka keluar dari ruangan pa Gery bersama iksan


" Ya ..Git besok gue usaha Oh ya san jangan lupa Tama suruh bantu kita ya " kata Aya


" Siap Ay " kata Iksan ketika mereka sudah berjalan di lorong kampus


" Ya sudah kita duluan ya san, Ay gue nebeng ya , naik angkot lama " kata Gita


" Ya" kata Aya yang tak pernah keberatan mengantar kan teman nya itu pulang selama ini masih satu arah Karna Aya melewati rumah mereka


***********


Malam Aya baru saja merapikan laptop dan berkas nya Ketika Afnan dan Aska


Menghampirinya .


" Mah ..... antuk bobo mar mah ya " kata Aska memeluk kaki Aya


" Ya ayo kita kekamar bobo sama mamah dan papi " kata Aya yang berjongkok Agar bisa mencium pipi Aska dan Afnan yang ingin tidur di kamarnya .


" Pi yum yang " kata Afnan


" Mungkin sebentar lagi " kata Aya yang tahu Ferdi ada rapat sore tadi Karna suaminya itu sudah mengabari nya Akan terlambat pulang hari ini


" Ayo kita bobo " kata Aya mengandeng tangan dua putranya itu kiri dan kanan Membawa mereka ke kamar Lalu menaikan keduanya ketempat tidur Begitu juga Aya yang ikut rebahan sambil mengusap punggung mereka berdua kiri dan kanan Karna mereka ingin tidur di kamar papi dan mamahnya .

__ADS_1


" Tok ....tok....tok


" Masuk ...." kata Aya


" Nona apa kami harus menunggu ." kata mba Wati pada Aya


" Ngak udah mb , kalian istirahat saja Biarkan mereka tidur disini " kata Aya


" Baik nona saya permisi " kata mba Wati pamit Lalu menutup pintu kamar Aya kembali .Dan tak lama pintu pun terbuka kembali


Ceklek ......


" Ada apa mba?" kata Aya kaget .Masih mengusap usap punggung si kembar Yang mulai terlelap tidur


" Abang !!" kata Aya


" Shut ....... apa mereka sudah tidur " kata Ferdi


" Baru sebentar bang, abang mau Aya siapkan air panas " kata Aya


" Apa mereka minta tidur di sini lagi " kata Ferdi Yang membuka semua pakaian nya


" Ya bang " kata Aya yang lalu menyelimuti anak anaknya Dan Aya turun dari tempat tidur untuk menyiapkan baju rumahan suaminya itu .


Dan Ferdi bergegas masuk kamar mandi Untuk membersihkan diri. Tak sampai 30 menit ia sudah keluar lagi Dan lalu memakai pakaian nya yang sudah di siapkan Aya Di atas kursi meja rias Aya


" Apa mereka merepotkan Aya hari ini " kata Ferdi


" Ngak bang mereka anteng kok " kata Aya tersenyum sambil mendekati Ferdi Untuk mengancing baju sang suami Dan Ferdi langsung mengecup bibir berwarna pink itu Karna sudah biasa bagi Aya suami nya itu melakukan nya


" Abang minggu depan ke Australia Mungkin hanya dua hari , mau oleh oleh apa " kata Ferdi memeluk tubuh istrinya Dan lalu mengendong kesofa


" Terserah abang saja " kata Aya memegang erat leher Ferdi


" Kata kan saja , kau jarang meminta apa pun sama abang " kata Ferdi menatap lekat mata Aya Dan lalu memangku Aya di pangkuan nya

__ADS_1


" Kalo Aya minta yang lain apa boleh bang " kata Aya


" Apa saja selama abang bisa ." kata Ferdi mengecup kembali bibir Aya


" Aya minta abang sehat saja Dan bisa jaga diri itu sudah cukup bagi Aya Karna Aya sayang abang juga Afnan dan Aska " kata Aya tersenyum


" Ya itu pasti " kata Ferdi tersenyum Yang lalu ******* bibir Aya Membuat keduanya asyik saling ******* satu sama lain Dan menikmati kemesraan mereka .Walau hanya di sofa Karna tak mungkin melakukan nya di tempat tidur Karna si kembar baru saja tidur pulas


" Akh .....Ay abang ngak kuat " kata Ferdi Yang lalu membuka piyama Aya dan menyusupkan kepalanya pada dada istrinya . Aya pun hanya mengikuti alur nya saja Karna tak mungkin menolak suami nya yang sedang berkabut nafsu Dan mereka pun melakukan nya di sofa Tanpa suara hanya ******* dan lenguhan kecil sesekali terdengar Ketika Ferdi melakukan pelepasan Dan suami itu masih saja memeluk diri nya erat Karna masih ingin lagi .


" Abang ingin punya seorang putri " kata Ferdi berbisik


" Ya bang Aya tahu " kata Aya Yamg sudah sering mendengar keinginan suaminya itu Karna sekarang semua nya berjalan lancar dan baik baik saja .


" Ya ....trimakasih " kata Ferdi yang masih memeluk tubuh polos istrinya itu Dan hanya menutupi punggung nya dengan handuk ..


Aya pun memeluk tubuh Ferdi Dan mereka masih menyatu tiduran di sofa Dan Aya menaruh kepalanya di dada Ferdi .Karna Ferdi tak ingin ia beranjak pergi Dan masih menikmati percintaan mereka dengan senyuman .Yang membuat Ferdi memeluk tubuh Aya diatasnya


" Abang slalu ingin berdua seperti ini sama Aya sampai tua " kata Ferdi


" Aamiin .... ya bang , Aya juga Aya sayang abang juga anak anak kita " kata Aya mendongak menatap wajah Ferdi dan meraba wajah pahatan ilahi itu


Ada rasa bahagia di hati Aya Tapi juga khawatir mengingat suaminya itu sangat tampan Bahkan di tambah ia seorang pengusaha muda Yang membuat Aya kadang cemburu dalam diam Tiap kali ada wanita lain yang menghubungi suaminya itu .Siapa lah dirinya yang hanya wanita biasa Yang mengandal kan keberuntungan semata. Sebab itu Aya ingi membangun karier nya sendiri Kalo suatu saat Ferdi mencampakkan nya .Karna bukan sekali dua kali ia mendengar wanita nekad ingin meniduri suami nya Yang membuat Aya tak habis pikir .


Kalo suaminya akan tergoda dan terpikat


Sepandai pandai ia menjaga suaminya Pasti ada celah bagi orang lain yang ingin mencari kesenangan Tak perduli pria itu beristri Yang penting mereka mendapat kan apa yang mereka mau


" Apa Aya lelah " kata Ferdi mengusap rambut Aya pelan dan mencium nya Bau aroma wangi shampo masih terasa di rambut Aya


" Tidak untuk abang, Aya slalu bahagia dan sehat juga kuat untuk menjaga 3 pria Aya yang Aya sayang ini " kata Aya meraba bibir Ferdi lalu mengecupnya pelan Dan Ferdi menutup mata nya menikmati kecupan manis Aya .


" Ya Abang juga " kata Ferdi tersenyum sambil membuka mata nya Dan lalu membalas mengecup bibir mungil itu .


" Jangan pernah bosan sama abang " kata Ferdi mengusap bibir Aya pelan

__ADS_1


" Tidak akan, karna abang milik Aya " kata Aya tersenyum Dan kembali memeluk tubuh suaminya itu Sampai mereka ketiduran di sofa


__ADS_2