Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 142


__ADS_3

Rio lalu memejamkan matanya untuk tidur sampai ia pun terlelap Dan paginya si mbok sudah sibuk memasak di dapur Kini kehidupan mbok lebih baik setelah Rio bekerja Apalagi gajinya lumayan besar .Dan setahun ini mbok juga sudah bisa memperbaiki rumah mereka pelan pelan hingga terlihat bersih dan rapi


" Le bangun sholat subuh " kata mbok


" Yo mbok " kata Rio yang membuka mata nya beranjak dari ranjang Dan sholat subuh Dan setelah ia melihat teras belakang rumah melihat kondisi dapur


" Mbok , ayam nya sudah banyak ya " kata Rio


" Iyo le, lumayan buat jual pas lebaran besok dan telur nya juga lumayan kui bebek nya sudah pada bertelur le " kata Mbok sambil memberi makan bebek sekitar 20 ekor itu untuk tambahan mboknya Yang di beli Rio dari pasar Anakan bebek itu kini sudah mulai bertelur .Rumah mereka yang hanya 700 meter peninggalan sang bapak lumayan untuk mereka tinggali dengan 3 kamar di tambah 2 kamar belakang yang dibangun dari hasil sang ibu panen cabe dan padi di sawah. Sawah yang digarap sang mas Lumayan untuk menopang kehidupan keluargga nya .Yang selama ini hidup susah


" Opo mas nanam sayur mbok " kata Rio


" Yo iseh toh le , dari mana lagi dapat penghasilan orang mas mu kui cuma bertani " kata si mbok menyiapkan sarapan untuk Rio .


" Iki teh ne neng kene yo le " kata mbok


" Yo mbok " kata Rio yang duduk di kursi makan tua Tapi terbuat dari kayu jati .


Rio pun lalu mencomot tempe goreng dan memakannya ada Ayam goreng balado telur dan sayur butil juga oseng kacang panjang buatan mbok di atas meja yang membuat Rio tersenyum .


" Kemaren itu orang tuanya Minah datang besuk mas mu. Mas mu kui cerita kalo kamu itu orang kepercayaan bos. Padahal mbok bilang ngak usah cerita malah mendadak cerita segala Terus yo ngono Di tawari ngelamar si Minah Padahal mbok ngak pernah tahu Rio dekat " kata mbok menatap Rio


" Opo Rio mau, mas mu kui ngomong kamu cocok sama si Minah dulu waktu sekolah itu konco konco mu bilang kon jadi bojo mu le " kata si mbok


" Ngak mbok Rio masih ingin kerja dan menabung dulu. Dan juga ingin buka usaha " kata Rio sambil menyesap teh panasnya


" Tapi di desa kita umur mu kui sudah pas untuk berumah tangga le " kata si mbok yang membawa pisang goreng ke meja hasil panen di belakang rumah


" Yo tunggu 4 - 5 tahun lagi mbok umur Rio juga 20 tahun belum terlalu tua untuk menikah . Rio pengen mapan mbok .Oya apa masih ada sawah yang di jual " kata Rio bertanya


" Ya Allah le , arep tuku sawah meneh " kata mbok menatap Rio


" Yo mbok mumpung ono rezeki " kata Rio yang tahun kemaren membeli sawah 30 juta Dan itu di garap si mas untuk bertani . Yang hasilnya bisa di jual dan untuk makan setahun .

__ADS_1


" Alhamdulilah le, ono due pa ***** yang sebelah kebun pa carik tapi mahal le mintanya 1 m 300 rb Tapi lumayan luas " kata si mbok


" Ya nanti Rio lihat dulu mbok " kata Rio Yang memang jarang jajan diluar Karna ia makan seadanya karna sudah tersedia dirumah Sehingga gajinya utuh. Dan bisa membeli sawah untuk investasi . Tahun kemaren Rio juga membeli sawah untuk tabungan nya.


*********


Di rumah sakit Aya sedang duduk santai Sambil memijat tangan pa Kevin Yang meminta Aya untuk pulang kalo sudah sehat karna acara 7 bulan nya di undur .


" Aya harus pulang nak , ayah sudah mulai baikan kasihan mertuamu bila batal kan sudah memesan catering " kata pa Kevin


" Ya yah " kata Aya yang memang minggu besok mereka mengadakan acara 7 bulanan di mansion


" Aya akan pulang setelah Rio pulang nanti sore yah . Karna pasti mami akan repot walau ada 5 pelayan dirumah " kata Aya Sambil mengirim pesan pada sang suami di kantornya


" Ya nak " kata Ayah memegang tangan Aya yang sudah hamil 7 bulan Dan tak lama lagi ia akan menimang cucu nya


Sedangkan Ferdi duduk tenang di kantor


Ceklek .........


" Presdir ada manager yang ingin menemui bapa " kata sekertaris papi


" Ya suruh masuk " kata Ferdi


Tak lama seorang wanita muncul dengan senyuman manis di bibir nya .Yang hanya dilirik Ferdi sekilas


" Pagi pa saya Caca manager pemasaran yang baru " kata Caca


" Ya silahkan duduk " kata Ferdi Yang memang minta orang bagian pemasaran untuk datang ke ruangan nya .


" Kau membawa laporannya nona Caca " kata Ferdi menatap Caca


" Ya pa ini, tapi masih masih ada sebagian yang belum di rekap " kata Caca gugup . Karna ia pikir bos nya itu akan memuji jabatannya sebagai manajer muda Tapi ternyata mengoreksi pekerjaan nya.

__ADS_1


Ferdi pun lalu membawa berkas Caca Dan memeriksanya sambil menyesuaikan dengan datanya


" Begini nona Caca kerja mu cukup bagus Tapi ada data yang kurang akurat Dan aku ingin kau segera memperbaiki nya Kalo kau masih ingin bekerja disini Karna saya pribadi tak mau ada kesalahan sedikit pun " kata Ferdi tegas


Deg.......


Caca pun terdiam Dan menarik nafas Dalam yang tak bisa ia pungkiri kalo ia sempat mengelapkan uang di masa peralihan Namun rupanya bos nya itu


bermata Jeli Walau Ferdi masih muda


Ferdi tak bermain main dengan bisnis


" Ah sial dia pasti curiga " kata Caca dalam hati Yang memakai span coklat krem diatas paha Dengan sedikit terbuka di bagian dada. Blazer ketat seksi Yang memperlihat kan kemolekan tubuh nya Mungkin sangat mengoda bagi pria lain Namun tidak bagi Ferdi yang terbiasa melihat hal seperti itu Yang hanya cuek dan bersikap biasa Karna baginya Aya lebih baik dari siapapun .


" Baik presdir akan saya perbaiki " kata Caca .Untung ia belum memakai uang hasil pembagian empat teman nya itu


" Baik ku tunggu 1 minggu untuk perbaikan laporan mu " kata Ferdi Memberi kesempatan


" Ya presdir kalo begitu saya permisi " kata Caca Dengan perasaan kacau Karna keberhasilan nya masih di landasi kecurangan tim mereka


Caca pun bergegas ke kembali kebagian kerjanya Dengan wajah muram Dan lalu membanting semua berkasnya Di depan para tim nya


" Kalian bilang kalo pergantian pimpinan akan membuatnya lengah mana ...!!!! Kalian menjebak ku Presdir tahu data nya kurang akurat Dan ia memberi kita waktu satu minggu kalo tidak di pecat " kata Caca


" What ...... astaga jangan bercanda ca ini serius " kata sang teman


" Apa kau pikir aku bercanda hah... !! Kembali kan semua uangnya begitu juga dengan ku " kata Caca memejamkan matanya Lalu kembali kemejanya . Yang membuat semua temannya kelabakan . .


" Astaga ...... aku pikir dengan menganti posisi pimpinan kita akan santai Tapi ternyata ....kita terjebak " kata teman Caca


" Iya mana duitnya sudah habis gimana nih " kata teman yang lain ikut bingung


" Mau tau mau harus di kembali kan . Hanya dua pilihan mengembalikan uang Atau di pecat tak hormat " kata teman Caca pusing Karna uang nya sudah habis mereka pakai untuk bersenang senang.

__ADS_1


__ADS_2