
Malam nya Ara dan Rio sampai dirumah Setelah di jemput Alan .Dan Ara langsung memeluk Aya ketika melihat kakak nya itu menyambutnya di depan pintu
" Alhamdulilah sampai juga de , kak Aya kangen banget " kata Aya
" Ara juga mba , mana si kembar " kata Ara yang memeluk kakaknya
" Sama mami ayo masuk , de Rio Ayo bawa kekamar biasa nya ya " kata Aya
" Ya mba " kata Rio yang sudah menyalami Aya Dan membiarkan istrinya pergi bersama sang kakak ipar Sedangkan ia membawa koper mereka kekamar .
" Mami ..... " kata Ara
" Hai sayang trimakasih sudah datang Trimakasih sudah mau kesini Kami belum sempat kesana " kata mami memeluk Ara .Sedangkan si kembar bersama Ferdi
" Lho abang kenapa kak ? " kata Ara kaget melihat Ferdi dan menyalaminya
" Abang mu itu ngak papa ra , biasa lagi jadi koboi Lagi kalah main tembak tembakan " kata mami terkekeh.
" Astagfirulah ..... abang....kok bisa kena sih , kan kembar masih kecil " kata Ara merasa khawatir
" Ngak pa pa ra, abang sudah biasa ini cuma uji nyali " kata Ferdi tersenyum pada Ara yang kini semakin tumbuh dewasa Dan beruntung Ara sudah ada yang menjaga nya seumur hidup .
" Uji nyali gimana bang , masa mau bertaruh nyawa karna iseng gimana mba Aya dan si kembar kalo abang ngak ada " kata Rio yang ikut masuk kamar Aya dan Ferdi
" Biasa yo pertarungan ego , jangan kaget kalo untuk kelas bisnis biasanya memang begitu Bukan masalah tahta saja Tapi uang dan harga diri juga di pertaruhkan .Karna mereka merasa dirinya hebat .Walau dengan menghilangkan nyawa orang sekalipun Karna mereka menganggap Uang adalah dewa penyelamat " kata papi
" Ih ngeri amat pi " kata Ara menatap Rio Lalu menatap lekat sang kakak. Dan
Aya pun menjelaskan apa yang terjadi dengan suaminya itu.Yang membuat Rio dan Ara saling pandang .
" Sudah ngak usah di bahas , apa kalian sudah sholat . Ayo kita makan mami sudah lapar nih " kata mami . Apalagi mendengar ada lele mercon ala yogya Sudah langsung di hangat kan bi Yam . Dan sekarang sedang di tata lesehan di dekat taman .
" Ya ayo papi juga lapar nih " kata papi
__ADS_1
" Iya mi pi....ayo sayang , sini tante gendong Tante kangen kalian " kata Ara Yang mengendong Aska Dan Aya lalu mengendong Afnan Dan Ferdi di gandeng Rio untuk berdiri
Lalu mereka pun sama sama menuju taman samping .Untuk makan malam di sana Dan bi Yam dan bi Siti sudah menunggu keluargga besar Ferdinan untuk makan bersama .
Suasana canda dan tawa membuat suasana menjadi semakin akrab.Apalagi Ferdi hanya anak tunggal Dan Ara dapat perhatian khusus Karna ia juga dianggap anak bagi mami Risma dan papi Sandi
Setelah selesai makan . Ara dan Rio pun masuk kamar Dan beristirahat Setelah ngobrol cukup lama tentang perkebunan .
" Mas , ngeri juga ya kok bisa ada orang yang jahat begitu .Untung abang selamat Ara ngak bisa bayangkan kalo kak Aya sedih " kata Ara
" Ya begitulah dunia bisnis , semakin tinggi derajat orang makin banyak juga musuhnya .Karna kita tak tahu persaingan mereka Abang bersyukur hanya kerja di daerah Mungkin kalo kota besar Abang hanya jadi kuli saja " kata Rio Yang merasa beruntung bertemu pa Kevin dan bisa menikahi putrinya Karna ia hanya bermodalkan ijasah SMA.
" Ya bang , ya sudah ayo tidur Ara ngantuk .Besok Ara mau main sama si kembar " kata Ara
" Ya de " kata Rio tersenyum.. Karna dia juga ingin punya anak .Tapi ia harus sabar menunggu Ara selesai sekolah
Dan baru setelah itu mereka punya anak
Sedangkan di kamar Aya.. Aya baru saja meletakan dua buah hatinya itu Yang sudah tertidur setelah di susui .
" Ya bang seharian ini mereka bermain Sampai ngak tidur siang " kata Aya yang lalu naik ketempat tidur .
" Berarti hari ini abang boleh dong minta jatah " kata Ferdi Yang sudah hampir seminggu ini berpuasa .
" Apa abang sudah sehat " goda Aya tersenyum
" Ck.....abang sudah sembuh mana ada yang urusan bawah sakit " kata Ferdi yang langsung mencium Aya .
Yang membuat Aya gelagapan Tapi mau tidak mau ia melayani suami nya itu dengan suka rela Karna Aya juga rindu di jamah suami mesumnya itu.
" Pelan pelan saja bang , Aya ngak kabur kok " bisik Aya yang merasakan Ferdi mulai liar .
" Abang ngak kuat menahan nya lagi " kata Ferdi yang bermain didada Aya Yang membuat Aya hanya bisa mendesah pelan Sambil berhati hati memeluk punggung suaminya .Yang masih dibalut perban.
__ADS_1
Mereka pun memadu cinta sepajang malam . Menjelang dini hari karena lelah mereka pun tertidur pulas Dan menjelang subuh Aya sudah terjaga dan bergegas mandi .Karna takut kedua putranya itu haus ketika terbangun
Ferdi bangun ketika Aya sudah berpakaian rapi .Dan Aya langsung menyiapkan air hangat untuk Ferdi
" Abang sendiri saja nanti biar Aya yang ganti perban nya ya. Tuh sudah pada bangun " kata Ferdi melihat dua putra nya itu sudah menggeliat
" Astaga " kata Aya kaget .. Untungnya ia sudah mandi kalo tidak ia akan terlambat sholat subuh .
Lalu Aya menyiapkan pakaian suaminya .
Setelah ini menyusui Afnan yang lebih dulu bangun .
" Kak Afnan pintar ya sudah bangun di waktu subuh " Kata Aya Yang baru selesai sholat . Dan lalu mengangkat putra sulung nya itu untuk menyusuinya Tak lama Aska pun bangun . Yang membuat Aya membiarkan putra bungsu itu bermain dulu Karna Afnan belum selesai
Ceklek
Ferdi pun keluar dengan bertelanjang dada dengan handuk se pinggang .Lalu melihat Aska yang asyik sendiri di box bayinya berceloteh
" Sabar ya de ,sebentar lagi kakak lagi ***** " Karna Ferdi sambil memasang pakaian nya . Tersenyum pada Aska sambil mengelar sajadah
" Sudah bang ini gantian " kata Aya beranjak dari atas ranjang membiarkan Afnan bermain sendiri Lalu mengambil Aska dan menyusuinya di tempat tidur Di sebelah Afnan .
Ferdi pun lalu sholat setelah berpakaian Sholat dengan tenang dan khusuk . Lalu melipat sajadahnya setelah selesai sholat Lalu ikut kembali bergabung dengan istri dan anaknya di tempat tidur sambil mencium Afnan dan Aska .
" Boleh ngak de, habis ini gantian papi ***** ya " goda Ferdi membuat Afnan menggeleng lalu mencium pipi sang papi sambil menujuk susu di meja kosong Yang membuat Aya terkekeh
" Papi disuruh minum susu kaleng bang biar cepat besar " kata Aya
" Curang ya kan itu punya papi " kata Ferdi menoel hidung Afnan. Dan Afnan membalas nya .
" Hahaha...... wah anak mamah sudah bisa membalas balik ya " kata Ferdi terkekeh.
" Iya lah bang , kan makin hari makin pintar .Mau tambah besar " kata Aya
__ADS_1
" Iya juga ya, abang lupa kalo abang banyak menghabiskan waktu di kantor " kata Ferdi meraih tubuh Afnan dan lalu mengangkatnya di dadanya Dan Afnan langsung merebahkan kepalanya Didada sang papi Yang membuat Ferdi memeluk nya Sambil mengusap punggung putra sulungnya itu. Ferdi pun lalu memeluk nya Dan tak lama dia pria beda usia itu tidur nyenyak Begitu juga Aya yang menyusui Aska Ikut ketiduran bersama Aska Yang ikut tidur sambil menyusu.
Maaf baru bisa update satu masih sibuk nuansa lebaran 🙏🏻🙏🏻