
Ferdi pun lalu pergi kerumah sakit . Sedang kan dirumah sakit Aya asyik ngobrol dengan ayahnya .
" Apa aya sudah memeriksa kan kandungan nya nak " kata pa Kevin
" Belum yah untuk bulan ini Mungkin bulan depan " kata Aya
" Jaga diri dan bayi mu ya nak Dan hati hati dengan orang yang ingin berbuat jahat padamu Apalagi Aya adalah istri Ferdi seorang pengusaha muda Akan banyak orang yang akan mengincar posisimu " kata pa Kevin
" Ya yah Aya sudah tahu itu " kata Aya Mengerti maksud ayah nya
Sedang asyik ngobrol Ferdi pun masuk membawa buah untuk sang mertua
" Pagi yah pagi sayang " kata Ferdi
" Lah abang ngak jadi ke kantor , kata nya mau kekantor siang ini " kata Aya
" Ngak jadi abang ingat Aya nungguin Ayah jadi abang kesini aja. " kata Ferdi mencium pipi Aya .
" Abang mau jalan lihat kebun , nanti kalo Ara sudah pulang kita lihat kebun ya . Kalo sore sore kan ngak panas " kata Aya sambil menatap Ferdi
" Boleh , ya nanti kita pinjam motor Rio saja " kata Ferdi yang duduk di sebelah sang istri
" Ayah gimana apa dokter sudah datang pagi ini. " kata Ferdi
" Sudah nak , minggu depan ayah sudah pulang terimakasih sudah banyak bantu ayah " kata Ayah pada menantunya itu
" Sama sama yah " kata Ferdi tersenyum
Disisi lain Heni baru saja tiba di bandara Soekarno Hatta setelah pagi tadi Ferdi bilang ke bali .Karna ia juga ada jadwal pemotretan terpaksa Heni pulang kembali kejakarta
" Untung aku pulang kalo ngak boke gue " kata Heni yang masih punya uang pemberian Ferdi tadi malam walau cuma sedikit .Tapi cukup berarti Dan Heni pun bergegas untuk naik taksi
" Bang ke apartemen xxx ya bang " kata Heni pada sopir taxi
" Ya mba " kata Sopir .
Dan disisi lain seorang pria bermotor mengikuti mobil taxi yang di tumpangan Heni menuju apartemennya
" Itu dia pasti ia menuju apartemen nya kata pria itu mengambil gambarnya .
Sedangkan Ara baru sampai kerumah sakit setelah habis belanja Setelah membeli ponsel untuk dirinya .
__ADS_1
" Assalamualaikum " kata Ara memberi salam
" Walaikum salam " jawab Aya yang tidur siang bersama Ferdi dan juga sang Ayah .
" Baru pulang de" kata Aya yang tiduran disebelah Ferdi .
" Ya kak nih hpnya mirip punya kak Aya bagus kan .tadi dapat diskon sisa nya buat beli pulsa dan tas Ara nih lihat. Trimakasih ya kak " kata Ara
" Ya trimakasih " kata Aya tersenyum .
" Bang Ferdi baru datang ya kak " kata Ara melihat abang ipar nya
" Sudah dari tadi , Rio dapat apa ?" tanya Aya melihat Rio membawa kresek
" Hem baru mba, masalah nya Rio cuma punya empat , jadi tadi pas ada diskon Rio beli mba mumpung murah " kata Rio
" Bagus lah kan bisa bermanfaat " kata Aya tersenyum Karna Aya juga kasihan dengan asisten ayahnya itu. Karna Rio sangat baik pada keluargga nya
**********
Disisi lain Kaifa sedang bertemu .Yusuf teman Ferdi dan menanyakan tentang istri Ferdi yang membuat Yusuf terkejut .
" Jadi mereka sudah menikah Kai , kita sih lihat nya cuma sekali pas dia ikut nonton konser Tapi sepertinya dia imut dan berkulit putih Dan juga masih muda seperti anak sma " kata Yusuf
" Entah lah Kai, itu pertama kali nya kami melihatnya Karna Ferdi baru kali itu membawa nya .Kalo ngak salah dia datang bersama Ferdi " kata Yusuf .
" Apa pas putus dengan mu dia langsung dengan gadis itu " Yusuf
" Entah lah Ferdi memang play boy Dasar gila bagaimana dia membuat jadwal untuk tiga wanita sekaligus " kata Yusuf
" Mana aku tahu , pantas tuh gadis cepat
hamil di genjot Ferdi Kai kalah bersaing lho " kata Yusuf
" Ya gadis itu pasti pintar mengodanya tapi pastinya dia wanita nakal " kata Kaifa mengepal kan tangan nya . Padahal setahunya Ferdi bukan pria gampangan
" Hahaha ...... bagaimana kau bisa tahu kalo Ferdi tergoda .Masa iya sih ia tergoda begitu saja setahu ku Ferdi orang yang cuek .Tapi kalo dia menikahinya karna tergoda bisa jadi .Dan pastinya ia terpesona pada gadis itu ya kan " kata Yusuf .
Kaifa terdiam . Karna penasaran dengan gadis muda yang diceritakan mami Risma karna gadis itu hamil oleh Ferdi
Dan berarti gadis itu bisa merayu Ferdi Dengan mudah untuk tidur bersamanya. Hingga Ferdi .akhirnya Ferdi menikahinya .
__ADS_1
Sedangkan dirinya yang lama saya belum bisa merasakan tubuh polos kekasih nya itu..Padahal ia sering menggoda nya
" Mungkin juga dia lebih cantik Kai Apalagi dia lebih muda dari mu ." kata Yusuf
" Entah lah ,aku sudah mengundang nya untuk hadir dalam pernikahan ku . dengan Wandi Dan aku ingin tahu siapa dan seperti apa dia " Kata Kaifa
Sedangkan ditempat lain .Ferdi berjalan jalan naik motor dengan Aya melihat perkebunan mertua nya .Sehingga keduanya terlihat bahagia yang membuat Aya memeluk tubuh Ferdi dan menaruh lehernya di bahu pria yang kini sudah menjadi suaminya
" Abang suka desa nya . Apa Aya mau menginap disini malam ini " kata Ferdi yang melihat kebun kopi sang mertua sangat produktif.
" Terserah abang " kata Aya manja Karna ada rasa bahagia di hatinya setelah tahu pria yang dipeluknya itu adalah suami sah nya.
" Baiklah kan Ara bisa menginap di rumah sakit " kata Ferdi
" Ya bang " kata Aya .
Setelah melihat lihat kebun kopi mereka pun melewati pematang sawah dan melihat seorang petani mengiring puluhan bebeknya pulang ke kandang setelah ikut ke sawah seharian
" Lihat bang bebek nya pintar ya bang antri jalanya Dan juga rapi manusia aja kalah " kata Aya
" Hahaha mereka memakai naluri kehewanannya Lalu saling memberi kode untuk bisa kompak dengan yang lain . Dan mereka juga saling menjaga " kata Ferdi yang menghentikan motornya ketika bebek itu lewat di depan mereka .
Wek......wek.....wek........
" Pa ada jual telur bebek nya ngak " kata Aya .
" Oh ada mba dirumah ,Mau pesan ya kita punya banyak mba " kata petani
" Wah bisa diantar ke rumah mbah Diran ngak yang dipojok sana pa .Saya cucunya " kata Aya tersenyum
" Oh putri nya pa Kevin ya yang besar ya yang dijakarta itu " kata bapa tua itu
" Ya pa , Saya putri sulung nya ." kata Aya .
" Ya non nanti selepas tarawih saya antar kesana "kata Pria tua itu Dan Ferdi pun tersenyum langsung meraih dompetnya untuk membayar harga sepeti telur dan meminta nya mengantarnya dengan melebihkan uang nya untuk jasa antar..
" Kalo diketuk ngak ada berarti kami sudah tidur ya pa taruh depan pintu saja .ngak pa pa " kata Ferdi Sambil memberikan uang nya
" Terima Kasih tuan , Ya mba tuan trimakasih juga " kata pria tua itu senang sambil berlalu .
Ferdi dan Aya pun menuju rumah peninggalan mendiang kakeknya lalu mereka berbuka dirumah itu . Karna Aya sempat membeli makanan untuk mereka
__ADS_1
Untuk berbuka Dan Ferdi pun makan dengan lahap menikmati setiap detik hari nya bersama Aya. kedua nya sudah mulai Akrab . Dan saling menyayangi nya .