Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 306


__ADS_3

Cukup lama mereka ngobrol , karna memang Ara dan Rio sudah dua minggu tak pulang Karna sangat sibuk .Sebab itulah mbok akhir nya datang untuk menengok Rio dan Ara Dan mereka menginap dua malam .Sebelum mbok pulang ke Salaman besok pagi


" Mbok pulang nya besok kan itu pisang sama buah semangka di bawa ya biar kemakan " kata Rio


" Ya le, nanti di bagi ke pak le mu juga " kata mbok


" Iya mbok , jangan lupa lelenya juga Bawa pake bekas gentong atau ember biar masih segar " kata Ara


" Siap de , yang penting nyampe wadahnya apa saja bisa" kata Pras Yang kini sudah bisa membawa mobil sendiri Dan mereka datang dengan menyewa mobil pik up tetangga sebelah pengangkut barang yang sedang libur


" Ya mas, gampang " kata Rio Seraya melirik istri nya Yang sudah mengantuk


" De..... tidur sudah ngantuk kan " Kata Rio


" Belum mas " jawab Ara


" Aish belum apa ? Mata de Ara sudah tinggal dua watt begitu " kata Rio yang lalu mendekati Ara dan mengangkat tubuh Ara


" Mas ...... "Teriak Ara kaget karna tiba tiba tubuhnya digendong Rio


" Mbok ... Kita tidur duluan ya " kata Rio


" Iya le, sana bawa masuk " kata mbok tersenyum Dan Pras juga Sinta hanya menggeleng kepala Melihat sikap Rio yang sangat sayang pada Ara .


" Ada ada saja si Rio ya mbok , belum ngantuk sudah di suruh tidur " kata Sinta


" Iya kudu harus Sin , karna dia kan masih sekolah biar ngak ngantuk di sekolah " kata mbok


" Oh iya mbok , kan Ara masih sekolah ya. Pantas Rio wanti wanti sama Ara Karna tak ingin istrinya itu bangun kesiangan. Repot juga punya istri masih kecil ya mbok ." kata Pras Sambil menghabis kan pisang goreng


" Ya namanya jodoh Pras , tapi ade mu masih bejo , tuh si Ara ngak kaya si Minah tobat mbok lihat kelakuan nya " kata mbok


" Hahaha.....mbok bisa saja , tapi kan sekarang dia sudah banyak berubah mbok Karna ngak bisa nganggui Rio lagi " kata Sinta tertawa


" Iyo tapi ibunya masih riwil , sok nyindir mbok warno warno dan omongannya ngadi ngadi " kata mbok curhat


" Ngak usah dipikir mbok yang penting kita sehat , makan hati kalo di pikir .Orang kita ngak minta duit sama mereka . Ya santai wae Hidup kita juga sudah lebih baik sekarang Kenapa harus pusing Biar saja mereka mau ngomong apa Yang penting kita aman dan tentram ya ngak de " kata Pras merangkul Sinta


" Yo betul itu mbok , kalo mbok mau liburan disini kan kita bisa ngantar " kata Sinta tersenyum


" Ya ndu , Pras ayo le tidur sudah malam besok kan kita pulang " kata mbok Yang tak mau lama tinggal disini Karna Rio harus kerja dan Ara juga sekolah .Lagi pula mbok punya tanggungan di rumah


" Ya mbok, ayo de tidur . Sudah malam " kata Pras .Dan mereka pun lalu menuju kamar tamu Untuk beristirahat karna besok mereka akan pulang


**********

__ADS_1


Disisi lain Reyhan dan Naura Saling diam memunggungi satu sama lain .Di dalam kamar . Karna ketika Reyhan menanyakan tentang ular itu .Naura tak mengaku Dan mengatakan tidak tahu apa pun .Mengenai ular paketan Padahal jelas jelas mamah Reyhan yang menerimanya .


" Aku tanya sekali lagi untuk apa kau membeli ular itu ra " kata Reyhan


" Aku tak membeli apapun Rey , mungkin hanya mang ujang yang salah terima


Atau dia sengaja membuat omongan Agar aku sama kamu ribut " kata Naura


" Kau yakin tak mau mengakuinya " kata Rayhan sekali lagi .


" Ya .....masa istrimu makan ular si Rey " kata Naura tetap kekeh dengan pendirian nya Dan Naura tetap tak mau mengakuinya


" Ok.... terserah kau, tapi mulai hari ini aku tak mau tidur dengan mu " kata Reyhan jengkel Karna Naura tak mau mengaku


" Rey.....apaan sih . Kenapa kau lebih percaya orang lain pada istri mu sendiri . Aku hamil anak mu Mana mungkin Aku berbuat hal seperti itu .Apa untungnya !! " Kata Naura kesal


Reyhan pun terdiam Dan beranjak dari tempat tidur Lalu menuju pintu


Brak ......


Suara pintu di banting dengan keras.. Reyhan pun menghilang menuju kamar tamu .Karna merasa kesal Dengan semua sandiwara Naura .


" Ah sial , kenapa dia curiga " kata Naura dan lalu duduk di pinggir ranjang Karna memikirkan suaminya itu marah


" Aku harus tenang, tidak gegabah


Dan aku harus bisa membujuk nya besok " kata Naura Yang lalu kembali berbaring di tempat tidur nya .


Sedangkan Reyhan terdiam menatap pintu kamar berharap Naura mengejarnya dan minta maaf Tapi nihil wanita itu tak kunjung datang Yang membuat Reyhan mengantuk dan tertidur di kamar tamu .


Paginya Reyhan sudah berada di meja makan untuk sarapan Karna dia sengaja tak masuk kamar Dan memakai pakaian di lemari lain


" Naura mana Rey ?" kata mamah


" Masih tidur mah "' jawab Reyhan cuek sambil memakan sarapan nya


" Apa kalian punya masalah ?" kata mamah menatap Reyhan


" Sedikit , apa mamah tak merasa ada Yang aneh dengan menantu mamah itu " Kata Reyhan


" Hah.......apa nya yang aneh Rey .Dia istrimu sayang Kamu kok nanya nya begitu ?" kata Reyhan


" Tapi dia menantu hasil perjodohan mamah kan .Rey tak banyak mengenal Naura mah Tapi Rey sebaik mungkin tetap berusaha untuk mengerti Tolong nasehati dia buat Rey mah " kata Rey


Deg.

__ADS_1


Mamah jihan pun terdiam .Lalu menatap Reyhan dengan penuh tanda tanya Entah ada masalah apa putranya itu dengan Naura Tapi jelas tersirat kalo ada masalah Yang cukup berat di tangung Reyhan


" Reyhan berangkat mah " kata Reyhan setelah selesai makan Lalu menyalami sang mamah dengan takzim Lalu pergi meninggalkan meja makan .


" Lho kok kak Rey sudah selesai " kata Tania yang menarik kursi


" Apa Naura bercerita sesuatu padamu Tan ?" kata mamah menatap Tania Karna keduanya cukup dekat.


" Tidak memang kenapa mah ?" kata Tania


" Mereka lagi punya masalah " jelas mamah sambil memakan sarapan nya .


Dan tak lama Naura muncul dan duduk bergabung di meja makan


" Pagi mah, Tan ril " kata Naura menarik kursi


" Rey mana ra ?" kata Deril yang ikut bergabung di meja makan


" Apa belum bangun ?" kata Naura kaget


" Kalian punya masalah nak, selesaikan baik baik " kata mamah menatap Naura


" Naura ngak tahu mah, dia marah karna mang ujang mengadu yang tidak tidak pada Rey Padahal Naura tidak melakukan apapun " kata Naura


" Hah ..... mengadu apa maksudmu ?" kata Tania menatap Naura


" Dia bilang aku beli ular .Padahal aku tak tahu apa apa .Mungkin saja mang ujang cari muka Agar bikin kita ribut ? " kata Naura


" Emang iya kan , paket yang kau pesan itu isi nya ular, Dan kau bilang ngak tahu apa apa Mamah sendiri yang terima paket nya Kenapa menyalahkan mang ujang " kata Tania menatap Naura.


" Hah....itu ngak benar , aku ngak tahu kalo aku di kirimi paket itu " kata Naura memberi alasan


" Jadi gara gara paket itu kalian ribut.


Kan bisa di selesaikan baik baik ra " kata mamah .


" Iya lah mah , masa dia masih mengelak mamah sendirikan yang terima paket nya atas nama Naura " kata Tania


" Emang paket nya isi apa Tan " kata mamah penasaran


" Apa mamah ngak tahu paket itu isi nya ular kobra berbisa dua ekor " kata Tania


" Hah......ular ...!!!!" kata mamah kaget Lalu menatap Naura tak percaya .Yang membuatnya kini tak berkutik


" Naura langsung terdiam .Menatap tajam Tania..Karna ia tak menyangka Tania yang membuka paketnya itu

__ADS_1


__ADS_2