Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 463


__ADS_3

Sepulang nya dari kampus Aya langsung pulang kerumah Mengurus laporan yang belum selesai Dan sorenya Aya kebutik karna ia yang harus ia cari tahu Siapa dalang sebenarnya Karna Aya yakin ada sesuatu yang janggal di butik nya


Disisi lain seorang wanita menangis terduduk di pojok dinding sambil meringkuk memeluk dua lututnya


" Hei diam kenapa menangis kalo kau memang pencuri diam lah " kata seorang wanita teman satu selnya


" Aku tak melakukannya Aku hanya di paksa " isak wanita itu


" Cih mana ada maling mengaku maling Karna bisa penuh penjara " kata wanita itu sinis .


" Berhenti menangis ,kalo tidak aku hentakkan kepala mu di dinding Biar pecah berantakan " Kata wanita itu menyeringai sadis


Membuat wanita itu tak bersuara lagi hanya diam dengan deraian air mata . Sambil pikiran nya mengingat sang adik di kostan.


Disisi lain mamah ji mondar mandir merasa aneh dengan kejadian Yang menimpa Siska Dan mamah ji ingin keluar kamar ketika Naura tersenyum menghampirinya


" Mamah mau kemana ?" kata Naura


"' Mamah mau kekamar Naura " kata mamah bingung


" Ada apa mah ?" Kata Tania yang keluar dari kamar Dan duduk di sofa Yang membuat mamah lega lalu mendekati Tania sambil mengusap perut nya


" Apa ada sesuatu yang ingin mamah katakan " kata Tania


" Mamah hanya ingin kau melahirkan normal de" kata Naura Yang membuat Tania curiga Seperti ada sesuatu yang sedang di sembunyikan Naura darinya .


*********


Di tempat lain Aya baru saja masuk butik dan memeriksa ruangan Eka. Tak ada sesuatu yang mencurigakan di ruangan itu . Dan Aya langsung minta Ken untuk menuju ke lapas Untuk bertemu Eka disana .


" Nona apa nona yakin ingin bertemu dengan nya " kata Ken


" Kalo aku tak bertemu Aku tidak akan tahu siapa dalangnya Ken " Kata Aya karna secara laporan gaji Eka tak punya uang banyak .Kalo pun ia menilap uang kantor pasti rekening nya akan ketahuan


" Tapi nona " kata Ken


" Biarkan aku bertemu dengan nya " kata Aya Yang tak lama menunggu Eka .Eka datang keluar menemuinya


" Mba Aya " kata Eka lirih


" Aku datang hanya untuk bertanya Jawabanmu hanya ada dua . Ya atau tidak Kalau ya Aku tak bisa menolong mu Tapi kalau tidak Aku akan membantu mu sebisa ku " kata Aya yang melihat wajah sedih Eka dan matanya yang terlihat sembab

__ADS_1


" Katakan !!" kata Aya


Eka mengeleng lalu kakinya di bawah meja bergerak Menyenggol kaki Aya Yang membuat Aya mengangguk Lalu tangan Aya kebawah meja Dan tangan Eka memberikan kunci kecil di tangan Aya Yang slalu di bawanya kemana mana Lalu Eka cepat pergi dari tempat itu Meninggalkan Aya sendiri


Aya pun keluar dari ruangan itu Dan sempat berbisik pada seorang sipir Dan sipir tahanan itu mengangguk .Lalu Aya pergi Setelah melihat punggung Eka menghilang Yang di bawa masuk sipir ketahanan .


" Ayo Ken , kita mampir dulu ke suatu tempat " kata Aya


" Kemana nona " Kata Ken


" Ke jalan xxx " kata Aya Sambil meraih kunci yang tadi di berikan Eka padanya


Hanya 30 menit mobil Ken sampai di sebuah kost an .Lalu Aya turun dari mobil Dan minta izin masuk kamar Eka untuk mengambil sesuatu


" Apa mba nya sudah minta Izin Apa dia baik baik saja dalam tahanan . Maaf mba mba Eka itu ditangkap Karna korupsi uang butik" jelas Ibu kost


" Apa Eka sering jalan jalan bu " kata Aya tersenyum pada ibu kost


" Tidak juga nak, anak nya biasa kok Dia ngak suka keluar malam pulang kerja langsung pulang kok mba kecuali kali memang ada lemburan " kata ibu kost menjelaskan


" Ya bu saya cuma ambil barang saya saja ini kuncinya " kata Aya


" Ya nak silahkan " kata ibu kost Yang membuka kan pintu kamar Eka dan Aya langsung mencari sesuatu yang sesuai dengan kunci yang di pegangnya .


" Buku diary " kata Aya membuka buku itu dan ada catatan kecil di tiap lembar buku diary itu sampai


Deg ............


Sebuah foto Ferdi dan wanita lain terlihat jelas di foto itu dan....


" Naura " kata Aya lalu membaca diary itu tercatat jelas alamat nok rek seorang Yang membuat Aya langsung menyimpan buku itu dalam tas nya Dan Aya bergegas keluar dari kamar Lalu berpamitan keluar dari kost pada ibu pemilik kost .Lalu cepat cepat masuk mobil Bersamaan dengan sebuah mobil berhenti Yang membuat Aya bisa melihat jelas siapa pemilik mobil itu Lalu pergi meninggalkan tempat itu


" Naura " kata Aya


" Ayo jalan ken " Kata Aya Yang .melihat Naura masuk ke kamar kost Eka


" Wah ... mba nya baru datang ya Tadi ada teman nya mba Eka mba kesini " kata ibu kost


" Siapa ?" kata Naura


" Kalo ngak salah namanya Na..... Ana mba " Kata ibu kost itu

__ADS_1


" Ana ... Ana siapa ?" kata Naura yang berpikir mengingat nama Ana


Sedangkan Aya baru saja sampai di rumah Dan langsung mencari tahu no pemilik rek itu melalui Alan Dan Alan langsung mengeceknya .


" Fix........." kata Alan


" Uang nya utuh nona .Siapa pemilik rek nya " kata Alan


" Kau tak tahu lan" kata Aya


" Ini atas nama Naura tapi diterima dari Eka " kata Alan menatap Aya.


" Tunggu Naura , Naura sandra istri Reyhan " Kata Alan menatap Aya


" Ya dia dalang nya bukan Eka atau pun pria itu " kata Aya


" Apa ... tapi...... Nona itu " Kata Alan


" Bisa saja itu terjadi lan " kata mami Karna mami tahu uang itu juga di bawah pengawasan sepupu ya . Dan kalo pun Eka terlibat ia tidak sendiri mamah ji Juga akan terseret Karna mami tahu Eka sahabat Naura semasa sekolah dulu


Aya diam untuk berpikir . Aya tahu kalo Naura ingin membuat butik mami Risma hancur Dan kehilangan klein juga pelanggan Dan juga para karyawan nya karna di adu domba Karna Naura sakit hati Tapi apa begitu caranya Yang terlihat manis di depan Tapi di belakang penuh siasat .


" Ada apa ra " Kata mami


" Maaf kak , mi Apa bisa kita membuat mami tak ada " kata Aya


" Apa maksud nona " kata Alan kaget


" Apa kak Alan bisa menyuruh orang untuk membuat Eka bunuh diri di sel Dan mami tewas karna kecelakaan Jadi semua ...... lenyap Lalu musuh itu akan datang pada ku , karna seperti yang ia harapkan Siska masih koma Eka mati dan mami juga Dan dia akan senang melihat kehancuran itu Lalu ia datangi mentertawakan ku " Kata Aya


" Itu ide menarik Ay " kata papi Tapi dampak nya psikologis nya bisa berefek tak baik untuk dua putramu Mungkin Ferdi setuju Tapi si kembar " kata papi


" Kita buat papi dan mami liburan pi kita bisa melakukanya di yogya atau surabaya " Kata mami


Papi berpikir sejenak lalu menatap Alan Yang saling pandang dengan mami


Membuat mami mengangguk


" Bukankah Aya pemilik butiknya " kata papi menatap mami


" Ya memang Aya. Itulah ia datang untuk mengusik Aya " kata Mami

__ADS_1


" Baik lah ayo kita bermain main " kata papi merangkul mami . Lalu keluar dari ruangan kerja papi


" Kau atur saja lan, buat senatural mungkin " kata papi .


__ADS_2