Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 324


__ADS_3

Ratih pun hanya diam Ketika Reyhan mulai menciumnya Namun tiba tiba


" Tok......tok......tok.....


" Bang buka pintu nya !!" Teriak Ara dari luar kamar


" Aish tuh anak menganggu saja " kata Reyhan bingung Namun Ratih langsung menuju pintu Dan membuka pintu


" Ara ......" kata Ratih memeluk nya


" Rat .....ayo kerumah gue " kata Ara yang datang bersama Rio


" Eh mau dibawa kemana ?" kata Reyhan Ketika Ara mengandeng tangan Ratih


" Mas Reyhan tidur di sini saja Ratih lagi di pingit. Kan mas Reyhan masih dalam proses perceraian Menunggu semua selesai . Baru boleh tidur sekamar !!!" kata Ara .


" Eh mana bisa begitu Ratih istri abang ra sekarang " kata Reyhan


" Ara tahu ! kan Ratih teman Ara juga Dan Ara sudah bilang sama kak Aya biar bilang sama bang Ferdi " kata Ara yang berlalu pergi begitu saja .


" Astaga .....dia ..woi....." Teriak Reyhan


" Wah ....yo bini mu tega ya " kata Reyhan berdecak kesal


" Hahaha........ sudah mas puasa dulu Ngak kuat ya hahaha....Kalo menghadapi bocah memang begitu mas Harus esktra sabar . Kudu gigit jari dulu baru mikir yang begituan Mas Reyhan kan sudah berpengalaman.Jadi ngak masalah kan Kalo saya kan harus nunggu bertahun tahun mas Nah baru bisa begituan Dah ya mas saya tinggal dulu " kata Rio pamit lewat pintu belakang


" Aish apes gue mau enak enak malah gigit jari ampun .......si Ara " kata Reyhan menyugar rambutnya kasar Lalu ia pun menelpon Ferdi


Cukup lama ia menunggu nada dering itu Dan akhirnya tersambung Dan .....


" Reyhan kau gila ya masa kau nekat Kan urusan mu dengan Naura belum kelar " kata Ferdi di sebrang sana


" Aku sudah menyuruh Deril Fer untuk mengurus nya " kata Reyhan


" Iya selesaikan dulu masalahnya , Aya ngomel pada ku , kata nya kau sudah menikahi Ratih " kata Ferdi


" Aish apa salah nya sih Fer, kau juga kan .Aku hanya ingin punya teman tidur biar dia menemani ku " kata Reyhan


" Ok tapi ingat kau harus mengurus semua nya dulu sampai selesai biar tak ada masalah Gue sudah bilang mami tadi malam Biar proses nya bisa dipercepat Dan untuk sementara waktu Lho tak boleh tidur sama Ratih dulu " kata Ferdi


" Astaga dia sah istri ku Fer " rengek Reyhan kesal Karna Ferdi tak mengerti dirinya dan kebutuhan batinnya


" Iya gue tahu, tahan dulu nafsu lho Apa rasa nya sudah sampai ubun ubun hahaha " ledek Ferdi tertawa


" Dasar sepupu kurang ajar lho !! " kata Reyhan kesal


" Terserah tapi lho harus belajar puasa buang dulu tuh di kamar mandi " kata Ferdi tergelak


" Sial , tak ada guna nya bicara dengan mu " kata Reyhan mematikan ponsel Dan melemparnya di atas tempat tidur


" Aish kok malah bikin ribet sih " Kata Reyhan menghempaskan badan nya di atas ranjang Dan memejamkan mata nya Hingga Reyhan ketiduran sampai pagi


Paginya Ratih meminjam seragam Ara untuk sekolah Karna ia lupa membawa seragam nya tadi malam .


" Ra aku pinjam seragam mu ya " kata Ratih ketika Ara keluar dari kamar


" Ya ayo masuk , mumpung mas Rio lagi nyuci mobil " kata Ara Yang lalu menarik tangan Ratih


" Dengar .... Kalo bang Reyhan mau minta jatah sama kamu jangan mau ya " Bisik Ara pelan

__ADS_1


" Hah ..... jatah apa ? jatah makan " kata Ratih


" Hi ..... kau ini ini telmi banget sih " kata Ara menunjuk kepala Ratih kesal Karna tak paham maksud nya


" Nih kalo dada mu remas remas terus di pegang pegang Apa lagi tuh yang bawah " kata Ara


" Ra ..... Kok gitu " kata Ratih malu Dan mukanya langsung merah seperti tomat matang .Karna ia sempat diperlakukan seperti itu .


" Ya makanya gue kasih tahu, biar lho ngak terlena sama suami sirih mu itu " jelas Ara


" Hehehe..... Iya ra tapi kalo dia masih mepet juga gimana ?" kata Ratih


" Ya menjauh lah " kata Ara


" Ya ra , tapi ngak janji ya , aku takut kebablasan " kata Ratih


" Hah..... Kebablasan gimana maksudnya ?" kata Ara kaget


" Ya pas lupa" kata Ratih


"Alamak " kata Ara menepuk jidatnya kalo tahu teman nya itu bodoh bodoh pintar Yang kadang pintar namun banyak lewat nya


" Kenapa ra ?" kata Ratih menatap Ara


" Terserah lho, aku cuma mau bilang jangan sampai hamil duluan , minum tuh obat KB " kata Ara .... Yang lalu mendekati lemari Dan mengambil sesuatu di laci .


" Nih buat pencegah hamil biar perut lho ngak buncit " kata Ara


" Gue kan ngak cacingan Ra , Dan lagian perutku ngak gendut " kata Ratih


" Ratih......." Teriak Ara kesal


" Sudah sana di bawa kalo lho mau kuda kudaan sama si abang . ingat makan tuh obat !!!" kata Ara Yang sudah kehabisan kata kata untuk menjelaskan semua nya .Karna Ratih belum konek juga masalah begituan .


" Dasar Ratih " dumel Ara .Yang melihat temannya itu pergi


" Tok ...tok....tok....


" Masuk " kata Reyhan yang baru selesai mandi Dan memakai celana pendek


" Clek .....


" Ratih .... " kata Reyhan kaget Ketika Ratih sudah memakai seragam abu abu


" Maaf bang, Ratih ganggu ya. Ratih mau ambil tas " kata Ratih sopan


" Ya ambil lah " kata Reyhan tersenyum


" Oh ya bisa tolong siapkan baju abang Baju nya ada di dalam koper " kata Reyhan


" Ya bang " kata Ratih lalu mengambil pakaian Reyhan Lalu memberikan nya pada Reyhan .


" Bisa pasangkan " kata Reyhan dengan sengaja Sambil menatap Ratih


" I....iya bang " kata Ratih gugup karna ini pertama kalinya ia berhadapan dengan pria Yang bertelanjang dada .Dan Reyhan tersenyum melihat Ratih salah tingkah padanya


" Kenapa malu , nanti juga terbiasa " kata Reyhan memasang pakaian dan Ratih pun lalu mengancing kemeja Reyhan


" Sudah bang Ratih berangkat sekolah dulu ya " kata Ratih pamit

__ADS_1


" Eh tunggu " kata Reyhan menarik tangan Ratih .


" Kenapa lagi bang ?" kata Ratih yang menatap Reyhan


Reyhan pun langsung mengecup bibir Ratih yang terlihat imut pagi ini Yang membuat Ratih gelagapan Dan Reyhan tak berhenti sampai di situ .Ia kembali mencium nya lagi .Yang membuat Ratih malu


" Jangan malu kita sudah menikah " kata Reyhan kembali memungut bibir Ratih Yang membuat Ratih merasakan desiran hebat didadanya


" Bang ... , Ratih mau berangkat sekolah " kata Ratih


" Sebentar saja ngak akan lama " kata Reyhan yang memeluk tubuh mungil Ratih Dan kembali mencium nya dengan penuh nafsu .Dan bibir keduanya saling bertautan .


" Ratih ayo cepat .... nanti telat " Teriak Ara Yang membuat Ratih berhenti Dan cepat cepat melepas pelukan Reyhan


" Bang Ratih berangkat dulu ya dah ...." kata Ratih tersenyum .Membuat Reyhan balas tersenyum .


" Akh....... asyik juga nikah sama daun muda , pantas si Ferdi betah sama Aya Pasti menurut kalo mau di apa apa in si Ferdi " kata Reyhan Yang merasa senang


" Ok ... waktu nya gue kekantor masih banyak waktu " kata Reyhan senyum senyum sendiri .


**********


Sedangkan di rumah mamah ji kaget ketika mami Risma datang kerumahnya pagi pagi Karna ingin bicara padanya .


" Ada apa mba, apa ada yang penting " kata mamah Reyhan


" Apa de ji sudah mengurus perceraian Reyhan dengan Naura " kata mami


" Belum mba, kasihan dia masih down paling bulan depan " kata mamah sambil membawakan teh hangat


" Jangan mengulur waktu ji kau harus cepat mengurus nya karna Reyhan ....." kata mami


" Reyhan kenapa mba ?" Kata mamah


" Dia sudah menikah lagi " Kata mami


Prang......... gelas di tangan mamah pun terjatuh dan pecah . Yang membuat Tania dan pelayan datang menghampiri keduanya


"' Menikah mba !!!!" kata mamah kaget


" Ada apa mah ?" kata Tania ikut kaget


" Siapa yang menikah ?" kata Tania


" Kakak mu !!" kata mami Risma


" What ........!!! Kak Reyhan sudah menikah, cepat amat baru dua hari pergi sudah nikah lagi " kata Tania kaget menepuk jidatnya dan menghempaskan bokongnya di sofa


Sedangkan mamah ji terdiam Lalu menatap mami penuh selidik. seakan tak percaya


" Dengan siapa ?" kata mamah


" Anak sma " kata mami santai


" Anak sma!!! Kata mamah dan Tania kaget berbarengan Yang membuat mamah ji langsung limbung


" Mah ..... jangan pingsan mah, jangan pake pingsan . Tania ngak mau mamah sakit . Cuma anak sma mah , anak sma masih kecil " kata Tania


" Plak........

__ADS_1


" Auw...... apaan sih mah " kata Tania yang pahanya di pukul sang mamah


" Anak sma juga bisa hamil Tan, kalo di di tiduri " kata mamah terduduk lemas Yang pusing dengan masalah putranya .


__ADS_2