Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 397


__ADS_3

Tania dan mamah ji pun bersiap siap untuk berangkat Mereka tak membawa banyak baju Jadi masing masing hanya membawa satu koper saja Dan setelah semua sudah siap Mereka pun berangkat kebandara di antar mang ujang .


" Apa kita perlu ngasih tahu kak Naura mah " kata Tania


" Jangan macam macam Tan, Kalau terjadi keributan di sana nanti gimana Malah ngak enak " kata mamah ji menatap Tania


" Iya Tan , kapan kapan saja Kan kita cuma sehari disana " Kata Deril karna mumpung ia bisa izin senin besok


" Ya sudah kan Tania hanya tanya biar ngak terjadi kesalahan Takut dia marah karna kita tak mengajaknya " kata Tania


" Bilang aja mendadak tak ada rencana mau pergi Dan kebetulan saja Deril bisa izin jadi langsung bisa berangkat " kata mamah ji


" Ya mah " kata Tania Yang lalu diam menatap luar jendela Yang duduk bersama sang mamah Sedangkan Deril di depan bersama mang ujang


" Trus kita nginap di mana bang ?" kata Tania


" Di rumah Aya lah " kata Deril


" Hah..... apa rumahnya besar ?" kata mamah ji penasaran


"Mana Deril tahu mah, kan kita baru mau kesana Bukti nya kak Reyhan saja tinggal dan menginap di sana Biar Deril telpon dulu ya Biar nanti ada sopir yang akan jemput kita " kata Deril


" Oh iya mah , masa kita ngak bawa apa apa " kata Tania


" Astaga kenapa tadi ngak mampir dulu ketoko roti , ya sudah kita belinya di bandara saja Kan disana juga banyak makanan " Kata mamah ji Yang tak terlalu risau pada oleh oleh


" Kan di yogya juga banyak nyonya " Kata mang ujang .


" Beda hal kalau kita bawa dari sini mang kan buah tangan tanda cinta Masa tangan kosong Apalagi mau lihat ......" kata Tania melirik mamah ji


" Iya mang , karna makanan di sana dan di sini juga berbeda " kata mamah ji


" Oh gitu ya nyonya " kata mang ujang Yang juga penasaran nyonyanya itu akan pergi kemana


Satu jam perjalanan mereka pun sampai di bandara Dan lalu langsung ceking Agar tak ketinggalan pesawat Dan mang Ujang langsung di suruh pulang .


Sedangkan Ara dan Rio juga mbok baru saja sampai rumah Yang membuat yu Irah kaget melihat Ara dan Rio pulang

__ADS_1


" Walah le.....yu pikir menginap nyatanya nya pulang toh " kata yu Irah


" Lah kan besok sekolah yu Jadi ngak ada waktu untuk menginap " kata Rio memberi alasan agar yu Irah tak curiga Kalo ada masalah di rumahnya


" Mbok pie kabare , sehat kan " kata yu Irah basa basi pada mbok Rio Yang senang bisa bertemu mbok Rio lagi


" Alhamdulilah yu, masih betah disini Syukur lah yu sehat juga kan " kata mbok " balas menyalami yu Irah


" Alhamdulilah , monggo mbok ayo masuk Biar yu bikin kan teh hangat " Kata yu Irah mengandeng mbok Dan membawa nya keruang tamu rumah Ara Yang terasa adem Yang membuat Rio lega kini mbok nya bisa tinggal bersama mereka


" Mbok ini kamar mbok ya , kata Rio menunjuk ruang tamu utama yang paling besar biar mbok nya nyaman


" Ya le, apa ibu ngak menyusahkan kalian disini " kata mbok


" Mbok ngak menyusah kan mereka malah yu senang kalau mbok tinggal di sini biar yu Irah punya teman mbok Lagi pula ada Asih di belakang Jadi Asih bisa bantu bantu mbok memunguti telur Ayam dan mentok di belakang Kalau mbok kesepian " Kata yu Irah yang sangat senang punya teman ngobrol .


Dan mereka pun ngobrol berempat Setelah Rio dan Ara memasukan barang barang mbok ke kamar tamu .


" Nih mbok di makan rotinya yu, tadi beli buat mbok , oh ya biar Ara panggil Asih kan dan pa Mamat dulu ya Biar kita bisa ngobrol " kata Ara


" Eh ...yu aja ndu sekalian bikin kan teh Dan nanti yu panggil sekalian Kan kalian baru nyampe masih capek kan Jadi temani mbok saja " kata yu Irah


" Mbok apa kabar ?" kata Ratih senang


" Alhamdulilah sehat nak, eh ini siapa ?"


kata mbok kaget Ratih Ketika Ratih membawa seorang pria


" Suami Ratih mbok " kata Ratih tersenyum


" Masya allah Ratih sudah menikah ?" Kata mbok kaget


" Alhamdulilah sudah mbok Mbok nginap disini kan " Kata Ratih mencium takzim tangan mbok begitu juga Reyhan .Yang menyalami mbok Membuat mbok tersenyum


" Mbok sementara tinggal sini dulu Rat buat nemani kita kan ada Asih dan yu Irah Yang nemani mbok " Kata Ara Dan tak lama Asih dan pa Mamat pun datang Lalu ikut bergabung dengan yu Irah yang membawa teh buat Ratih juga Reyhan Dan mereka pun ngobrol Sambil menikmati waktu sore


" Wah mantap ini pisang goreng nya teh Asih yang buat ya " kata Reyhan

__ADS_1


" Ya bang tadi kita memang bikin buat kita semua Sambil nunggu mba Ratih dan bang Reyhan datang


" Oh ya hari ini mamah mau kesini sama de Tania Kita pesan makanan saja ya " Kata Reyhan


" Kenapa harus pesan bang Kan banyak lele tuh di kolam Dan ayam kampung kita kan bisa masak bareng bareng di dapur gimana ?" kata Ara


" Iya .... kan ada yu Irah juga ya kan yu Dan ada buah pisang dan jeruk juga di kebun belakang Dan buah pepaya tinggal panen " Kata Rio


" Iya bang masak saja kecuali kalo abang mau belikan Ayam krispy " kata Ratih tersenyum


" Itu gampang ya sudah nanti abang suruh belikan sekalian lewat ya buat kalian " kata Reyhan yang tahu istrinya itu sangat suka Ayam goreng kfc .


Setelah puas ngobrol dan makan roti sambil nge teh mereka pun pergi semua pegi kedapur Aya bersama mbok . Pa Mamat dan Rio juga Reyhan membantu menyembelih Ayam Dan mengambil lele Sedangkan Ara dan mbok memetik sayur dan juga buah semangka dan melon juga pepaya di kebun Yang membuat mbok sangat senang Dan mereka juga memetik buah jeruk dan alpukat yang sudah tua


" Ya Allah ini kebun Ara juga ndu, kata mbok kaget Melihat ada kebun lagi di belakang kebun Ara dekat kandang Ayam dan mentok yang sudah mencapai ratusan itu Yang membuat Aya mengirim pa Mamat dan Asih untuk membantu sang adik yang kewalahan mengurus kebun juga para unggasnya


" Ya mbok tuh buah nya lebat kan yu ini biasa di kirim ke cafe untuk bikin jus " kata Ara


" Masya Allah " Kata mbok karna putra dan menantu nya itu slalu kelebihan rezeki Dan punya banyak penghasilan Dan ia bisa tenang tinggal disini Dari pada bingung dengan sikap besan nya


" Mbok tinggal disini saja yang bersih bersih ada yu irah dan Asih di rumah Ara dan kak Aya ibu tinggal santai saja " kata Ara yang membawa buah yang sudah mereka petik untuk di bawa ke dapur rumah Aya Dan menatanya di atas meja dengan rapi


" Jagung nya mau di bakar ngak nak " kata pa Mamat yang tadi sempat memetik jagung juga


" Ya pa biar Asih yang bantu " kata Asih yang sigap memasak Karna sudah belajar banyak dengan yu Irah Dan mereka senang bisa hidup di desa dekat kota Karna sekali seminggu Rio mengajak mereka keluar sekalian menjemput Ara di cafe dan pulang sekolah


" Wah..... banyak sekali nak lelenya yang dibakar Ayam juga " kata mbok yang melihat Asih memberi bumbu pada lelenya Dan yu Irah membuat sambal


" Iya mbok kan kita mau makan bersama" kata Asih senang


" Apa mbok senang " kata Rio sambil merangkul mbok . Yang tahu mbok nya itu jarang menginap di rumah orang lain kecuali karna terpaksa


" Senang le, mereka rajin ya " kata mbok tersenyum Karna mbok biasa tinggal dirumah nya sendiri Dan memasak sendiri Tapi semenjak ada besan nya semua serba diatur sang besan Padahal itu rumah nya Yang membuat mbok jadi serba salah


" Ya mbok duduk sini sama Rio , sambil lihat Ara dan Asih bakar jagung tuh !!" kata Rio membawa kursi kecil .


Dan ketika mereka asyik berkumpul tiba tiba dari depan ...

__ADS_1


" Ara......." Teriak sebuah suara dari depan .


" Wah ....kak Tania .ayo sini ....." kata Ara senang lalu berdiri menyambut mereka semua nya


__ADS_2