Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 370


__ADS_3

Yang membuat Naura tak ingin Wanita itu bisa dekat dan memiliki Reyhan . Apalagi kalo sampai hamil Karna Naura tahu ia tahu ia tak bisa memberikan keturunan lagi Itu lah alasan Reyhan menikahi Ratih Yang membuat Naura merasa kesal dan sangat marah Dalam ia menyimpan nya dalam hati


Sedangkan Aya Bella dan Via Juga Ara Ratih dan Nila asyik ngobrol sambil makan rujak buatan mereka sendiri di dekat taman samping


" Mantap nih rasa nya " kata Bella yang membawa bayinya


" Ya bel makan saja sepuasnya , tapi jangan banyak banyak . lho kan masih menyusui nanti baby boy sakit perut " kata Aya


" Iya Bell ,hei....ya ampun kok chubby banget nih pipi ya " kata Via


" Ucu ucu mah, egang oleh ya mah " kata Aska memegang pipi bayi Bella


" Ya tapi jangan di cubit ya " kata Via


" Nda ium aja " Kata Afnan yang ikut memegang pipi bayi gendut itu


" Mah ...Asta au unya ade oyeh " kata Aska melihat ke Aya


" Ya nanti kalo ade sudah sekolah ya " Kata Aya tersenyum Karna bukan tak ingin Tapi Aya masih menundanya nya Karena Aya harus bisa membagi waktu nya kalo ia punya bayi .Apalagi ia masih kuliah dan bekerja Karna mengurus bayi itu cukup menyita waktu Apalagi saat sekarang ini Itulah sebab nya Aya menunda nya Paling tidak sampai si kembar berusia 3 tahun dulu Agar tidak terlalu repot menambah momongan


" Iya betul itu kak, kan repot juga kalo masih kecil kecil " kata Ara


" Iya lah kan Aya juga kuliah di tambah kerja. Walau sudah di bantu pengasuh kita ngak harus lepas tangan begitu saja kan " Kata Via


" Iya benar kak, makanya kita kb dulu biar ngak kaget " kata Ratih


" Iya lah harus santai jalani dulu " kata Ara Yang membuat mereka ngobrol santai Sambil Menyantap rujak buah di depan mereka .


**********


Besoknya Aya kembali kuliah seperti biasanya Ia di antar mang Didin Dan pulang nya mampir toko buah dan roti untuk membelikan sang adik dan juga anak anak nya dirumah Dan di sana tanpa sengaja Aya bertemu Naura yang juga sedang berbelanja


" Wah rupa nya nyonya Ferdinan bebas beli beli nih. Tumben sendiri " Sindir Naura pada Aya


" Oh mba Naura , apa kabar beli beli juga " Jawab Aya cuek

__ADS_1


" Iya dong , tanpa minta uang Reyhan Aku sudah bisa membeli apa pun " kata Naura sombong menatap Aya sinis


" Oh ya bagus lah mba, kan artinya itu wanita mandiri " kata Aya tetap sopan


" Iya lah dari pada menjual diri jadi penebus hutang Yang ngak punya modal . Sampai mau hidup jualan diri begitu " sindir Naura


Deg ......


Aya terdiam lalu menjauh Karna tak mau tersulut emosi Dengan omongan Naura yang menurutnya sudah menghina nya Namun Naura membututi nya


" Lah kenapa pergi, ..... Malu ya jadi istri pelunas utang Nanti kali Ferdi bangkrut pasti kau juga akan melunasi hutang Ferdi kan dengan pria lain


" Astagfirullah aladzim mba, jaga mulut mu pantas kalo Reyhan menceraikan mu. Apa kau kira aku tak tahu kalo kau mengoda suami ku hah....!!! Kau tahu mba aku memang wanita yang dijual ayah ku demi utangnya Tapi Ferdi menikahi ku sukarela secara sah Tidak seperti kau gatal ... Mengoda suami orang " kata Aya marah karna kesal


" Kau ..... brani sekali kau " kata Naura marah karna Aya brani padanya


" Kenapa ? aku lebih baik dari mu . Kau hanya wanita tak bermanfaat bagi Reyhan Tapi sombong pantas saja dia menikah lagi. Gaya mu selangit tapi ngak tahu diri Maka nya Allah memberimu azab karna mba selalu iri dengan kehidupan orang . Ngak usah serakah mba Berkaca dan introspeksi diri kalo mau mengatai orang Nilai dulu dirimu sebelum menilai orang lain !!!" kata Aya yang lalu menjauh Yang membuat Naura tambah kesal Karna Aya tahu kartu As nya Lalu menghentak hentakan kaki nya di lantai Sambil mendorong troli belanjaannya


" Ah . .sial dasar gadis pelunas hutang gila " Kata Naura kesal


" Ck..... dia yang mulai dia yang kesal sendiri " kata mang Didin mengeleng Mengawasi Aya dari jarak dekat .Karna ia bertugas menganti kan Tina sementara


" Apa dia pikir aku takut " kata Aya yang melirik Naura dari kejauhan Karna kini Aya tak akan tinggal diam saja kalo ada orang yang ingin menghinanya . Karna selama ini Aya sudah banyak diam dan bersabar. Jadi sudah waktunya ia harus menunjukan gigi taringnya Apalagi di saat suami nya jauh dari nya .Aya harus bisa menjaga dirinya sendiri


Setelah selesai Aya pun pulang Dan memasukan barang barang nya ke dalam mobil .Naura yang melihatnya nya memborong hanya terdiam melihat dari kejauhan .


" Nona kenapa melihatnya begitu" kata mang ujang yang mengantarnya .


" Dia wanita sombong " kata Naura duduk di samping mang ujang


" Sombong pada tempatnya ngak masalah nona Karna ia pantas begitu Asal ngak dzolim saja pada nona .Yang ia katakan itu benar kok " kata mang ujang


Jleb........


Naura pun terdiam membuang nafas kasar Karna sopir Reyhan yang merangkap tukang kebun itu saja ikut membela Aya Entah mengapa Aya jadi perhatian semua orang Dan mertuanya juga tak mau Naura menjelek jelek kan Aya Padahal ia tahu Aya hanya orang miskin yang tak jelas asal usulnya .

__ADS_1


**********


Malam nya di rumah besar Aya baru saja menaruh Aska dan Afnan yang tertidur setelah puas bermain Yang ikut tidur dengan nya .


Ceklek.....


" Kak boleh Ara masuk " kata Ara Yang kepalanya nongol di balik pintu


" Masuk lah " kata Aya tersenyum yang sedang melihat Afnan dan Aska


" Ada apa ?" kata Aya menatap Ara


" Besok lusa Ara sudah pulang bersama mas Rio dan Ratih juga Nila Apa kak Aya ngak masalah kalau kami tinggal " kata Ara menatap Aya


" Ngak apa apa de, kalian kan harus sekolah " kata Aya tersenyum lalu meraih tangan Ara.


" Maaf bila kakak belum bisa pulang , Ara tahu sendiri kan kak Aya lagi ngak bisa pergi . Besok kita ke makam bunda dan ayah ya de . " kata Aya


" Ya kak, Ara lupa bila kita belum ke sana Besok biar Ara cari bunga kepasar ya kak bareng bi Yam .Kak Aya yang sabar ya " kata Ara yang tahu kakaknya itu banyak pikiran Karna sekarang Ferdi masih dalam proses terapi


" Ya de , doakan kakak kuat menjalani nya " kata Aya mengengam tangan Ara


" Kak Aya pasti kuat , karna kita sudah sering mengalami nya Dan Ara percaya kita bisa melewatinya dengan baik " kata Ara tersenyum


" Ya de, kita pasti bisa Dan kau juga harus semangat . Apa Rio sering marah pada de Ara " kata Aya


" Tidak kak " geleng Ara


" Mas Rio sayang sama Ara , dia bisa mengontrol emosinya dengan baik Dan tak pernah marah marah Dia juga sabar kalo Ara mengomel " kata Ara tersenyum


" Syukur berarti dia suami yang baik " kata Aya


" Iya kak, bahkan kelewat baik . Ara sayang sama mas Rio. Ara merasa Ayah benar Dia tak salah mencarikan kita jodoh walau awalnya tak ada rasa Tapi mas Rio tak pernah berlaku kasar " kata Ara


" Ya mudah mudahan selamanya seperti itu Rio tak berubah sampai kapan pun " kata Aya

__ADS_1


" Aamin dan Ara juga berharap bang Ferdi juga begitu .Tetap sayang sama kak Aya dan Afnan juga Aska selama nya " Kata Ara .


" Aamiin Ya de terimakasih doa nya " kata Aya yang lalu memeluk Ara Begitu juga Ara yang memeluk Aya Karna mereka saling menjaga satu sama lain Dan juga memberi semangat dan dukungan Agar bisa sama sama bahagia Dalam suka dan duka .


__ADS_2