
Sedangkan Aya masih di mall bersama Ara Yang belanja banyak Karna ia tak mau repot dua kali berjubel di mall .
" Kok banyak banget kak, nanti uang nya ngak cukup " kata Ara yang melihat sang kakak juga membeli susu hamil dan susu kaleng dus dusan .juga yang lainnya
" Sekalian ra, kakak .malas berdesakan besok Orang tinggal seminggu ini sudah lebaran " kata Aya yang memasukan kacang mede dan emping manis .
" Kak itu mahal lihat harga nya Nanti uang kak Aya habis " kata Ara protes
" Sudah ngak usah bicara tuh bawa aja trolinya " kata Aya karna ia sudah punya persiapan uang cash untuk bayar
Setelah selesai dan terbeli semua mereka pun membawanya ke parkiran mobil Yang membuat pa Sapto kaget melihat belanjaan nona nya itu .
" Pa Sapto ini buat baju bapa ya Kue nya nanti dirumah " kata Aya memberikan belanjaan baju untuk pa Sapto
" Alhamdulilah .... trimakasih non " kata pa Sapto senang .
" Ya sama sama " kata Aya .
Lalu pa Sapto pun menaruhnya didepan dan kembali kebelakang mobil untuk menata belanjaan Aya yang cukup banyak Yang membuat Ara tak bisa berkomentar lagi . Karna kakaknya itu memborong semua banyak barang keperluan rumah
" Sudah non apa kita langsung pulang " kata pa Sapto .
" Sebentar saya beli bedak dan handbody dulu ya pa " kata Aya
" Ikut ....." kata Ara.
" Ya mba bapa tunggu sini " kata pa Sapto yang senang karna sudah dapat baju hadiah lebaran .
Di rumah sakit pa Kevin baru saja bangun Dan melihat Rio yang menjaganya
" Yo Aya dan Ara mana?" kata pa Kevin
" Mereka belanja pa, tadi bilang mau beli baju lebaran " kata Rio
" Oh ... gitu syukurlah " kata pa kevin yang lega putrinya itu sudah bisa hidup normal lagi seperti dulu.
" Apa Rio juga mau pulang lebaran ini. Tapi masih mau kan kerja sama bapa " kata pa Kevin
" Ya lah pa , bapa gimana sih masa saya berhenti Tenang saja pa saya pasti akan kembali " kata Rio yang senang ia bekerja pada keluargga yang baik .
__ADS_1
" Alhamdulilah " kata Pa Kevin lega Karna ia senang melihat Rio. Karna Rio anak yang tulus dan juga rajin Bahkan tak pilih pilih dalam bekerja.
***********
" Alhamdulilah ....... sampe juga " kata Ara yang lalu memasukan semua barang barang mereka kekamar Aya.
" Pa yang ini buat bapa ya " kata Aya yang memisah kan sirup dan kue kaleng lengkap untuk pa Sapto
" Ya non trimakasih banyak , ini banyak sekali . Dan ini mau diantar kemana lagi " kata pa Sapto.
" Kita beli makanan matang pa , Sebentar saya kunci kamar dan rumah dulu ..Nanti langsung didrop kerumah sakit lagi ya pa " kata Aya .
" Ya mba siap " kata Pa sapto tersenyum karna baru kali ini ia berkerja pada majikan yang ramah juga baik dan tidak pelit padahal pa Sapto juga baru dua bulan kerja Pa Sapto pindahan dari surabaya.
Setelah mengunci rumah Aya dan Ara pun mampir kerestoran cepat saji karna sudah hampir jam 03 .Dan Aya juga membungkus kan untuk pa Sapto untuk di rumah Dan juga membeli roti dan cake untuk dibawa kerumah sakit.
" Kak ngak beli takjil " kata Ara.
" Itu gampang Ara saja sama mas Rio nanti , kan belum pada mulai jual " kata Aya karna memang belum waktu ashar
" Ya kak siap " kata Ara yang senang karna hari ini ia senang bisa membeli semua keinginan nya.
" Pa Sapto trimakasih banyak ya ini buat bapa di rumah salam buat istri dan ini buat ibu beli baju. Sampai kan abang Aya buka disini " kata Aya pada pa Sapto .
" Ya non banyak teimakasih .Ini kok repot repot non, banyak banget " kata Pa Sapto
" Berbagi rezeki pa, ya sudah bapa hati hati dijalan " kata Aya
" Ya non ..... trimakasih banyak " kata pa Sapto sekali lagi Sambil tersenyum Lalu pergi meninggalkan rumah sakit menuju kantor
Dikota lain Heni baru saja masuk dan duduk di ruangan nya setelah pemotretan
" Tumben muka lho ditekuk " kata Rosa teman Heni yang ikut duduk
" Gebetan gue nikah diam diam " jawab Heni dengan mimik masam
" Hah .... kok bisa bukan nya lho bilang dia cinta mati sama lho, wah..... gila tuh cowok ngelaba .Mentang mentang duit banyak wajar lah " kata Rosa
" Entahlah padahal aku sudah mau ngasih servis terbaik . Malah dia nyari yang abg " kata Heni
__ADS_1
" Telat lho Hen, sudah kabur mau servis harusnya dari awal biar dia nempel Rugi bandar udah tajir lepas dari tangan " kata Rosa menyindir Heni
" Ya terus gimana lagi " kata Heni kesal
" Pake pemikat Hen, biar dia balik lagi pastikan dia ninggalin tuh bocah . Masa lho kalah sama abg kemaren sore .Rugi lho Hen Apalagi tuh gebetan lho banyak duit dan tampan beuh...... gue mah nekat aja biar jadi simpanan yang penting aman duitnya lancar beb " kata Rose. Yang membuat Heni terdiam
Heni pun memikirkan Apa yang dikatakan Rosa Rosa benar karna Ferdi sangat royal dan juga ngak perhitungan . Apa pun cara nya ia akan membuat Ferdi jatuh dalam pelukan nya lagi
" Ya .... akan aku coba Ros " kata Heni membuang nafas kasar . Yang tak .perduli lagi apa akibat nya yang penting ia bisa hidup senang tampa harus banting tulang.
" Trus saingan mu itu kudengar mau nikah dia . Apa yakin dia ngak mengusik lho lagi " kata Rose
" Entah lah aku juga harus hati hati padanya Karna aku yakin dia juga masih punya rasa pada milik pria gue " kata Heni
" Ya yang dompet nya tebal tetap menang beb ...... Apalagi dia royal lho pepet aja terus " Kata Rose
" Trus lho masih tuh sama om " kata Heni
" Jelas lah, biar dia tua duitnya lancar beb , tuh gue sudah bisa beli mobil lagi " kata Rose memanasi Heni .
Heni pun terdiam . Memang selama ini Ferdi lah yang membayar apartemen Heni yang hampir lunas Dan juga membelikan nya mobil yang slama ini ia pakai Karna tampa pria itu Heni tak akan bisa apa apa Heni juga bisa membeli tas branded dan pakaian mewah Karna Ferdi Bahkan sebulan ia bisa menabung dari uang pemberian Ferdi padanya. Dan apabila ia kehilangan pria itu jelas saja ia kehilangan tambang emasnya yang sangat berharga Karna akan sulit mencari pria yang setampan Ferdi Dan se royal pria itu
Disisi lain Ferdi baru saja menyelesaikan
berkasnya ketika Tris asistennya menelpon nya . Karna ada berkas yang harus ia tanda tangani
" Kirim Fax saja " kata Ferdi
" Ya bos Kapan bos pulang " kata Tris
" Mungkin menjelang lebaran " kata Ferdi santai
" Baik bos saya tunggu karna ada berkas dari Jerman yang harus ditanda tangani " kata Tris .
" Ya siapkan saja " kata Ferdi
" Ya bos " kata Tris yang lalu menutup pembicaraan nya .
" Mudahan saja tak ada masalah, setelah lebaran biar Aya tinggal disini dulu " kata Ferdi Yang tak ingin Aya tahu masalah masa lalunya . Dan untungnya waktu itu mami nya ikut membantu menjaga Aya . Kalo tidak Aya pasti ngambek .
__ADS_1
" Astaga..... kenapa aku jadi bucin pada gadis pelunas hutang itu " batin Ferdi menyugar rambutnya kasar .Yang kini sudah mengakui Aya istri sahnya Dan miliknya seorang.