Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 252


__ADS_3

Sore rumah besar itu terlihat sepi karna Semua sibuk di kamar masing masing .


Dan bi Yam bingung ketika di ruang keluargga terlihat masih senyap .


" Tumben biasa nya sore begini sudah kumpul " kata bin Yam


" Biasa bi , Pada masih ngadem di kamar "kata Aya yang muncul membawa cake dan gorengan buatan bi Yam


" Non Aya , apa tuan muda sudah pulang " kata bi Yam


" Sudah bi lagi mandi , baru bagun tidur bi " kata Aya


" Oh .....begitu ya , pantasan tuan dan nyonya juga " bi Yam Karna biasanya mereka berkumpul lebih cepat kalo ngak tidur siang Tapi malam akan terlihat sepi


Karna perubahan waktu tetap akan Mempengaruhi rumah besar itu .


*********


Malamnya di sebuah apartemen seorang wanita baru berganti pakaian Karna hari ini ia menghabis kan waktu untuk perawatan hasil merayu om Dewa Karna kemaren ia sudah menghabiskan uang Ferdi dari hasil menjadi Aya .


" Hahaha.......aku senang bisa dapat uang dari mana pun ...tidak perlu capek capek bekerja bank berjalan sudah ada " tawa Heni yang merasa sangat senang hari ini Karna ia bisa menguras uang untuk kesenangan pribadinya .


Namun ketika asyik tertawa suara bel pun menggema Yang membuat Heni lalu membuka pintu apartemen nya.


Ceklek.......


" Kau....... " kata Heni kaget melihat pria Yang ia kenal


Ia pun ingin menutup pintu kembali tapi Pria itu menahan nya Dan bergegas masuk lalu menekan pintu pengunci .


.


" Rupanya kau bersenang senang hari ini cantik " kata pria itu


" Maaf kau salah masuk apartemen , Saya tak mengenal anda " kata Heni


" Tapi aku mengenalmu Hen, biar pun kau merubah wajah mu menjadi siapapun Aku tetap tahu dirimu Dan kau tak bisa menipuku " kata Pria itu mencengkram bahu Heni

__ADS_1


" Pergi ... kita tak ada urusan lagi Aku bukan Heni " kata Heni gugup menatap pria tampan itu Yang tak lain adalah Gustav Dan ia tahu kabar Heni Yang sudah merubah wajahnya menjadi wajah Aya Agar bisa masuk ke keluargga Ferdinan.


" Tidak akan walau kau kabur Aku masih mengawasi mu cantik Kau tahu aku ingin dirimu kali ini jadi pelayanku . Dan itu lebih baik kan dari pada melayani kakek tua " sindir Gustav


" Kau ....." kata Heni yang membenci Gustav Karna ia tak bisa hidup bebas .Dari pria di depan nya itu Yang slalu mengaturnya Dan mengawasinya setiap saat .


" Kenapa kau harusnya bersyukur aku menjadi suami mu Dan kau akan dapat hukuman bila melakukan kesalahan " kata Gustav Yang kesal pada Heni Yang hampir membunuhnya .Dan kini ketika ia sembuh ia berjanji membuat Heni membayar penderitaannya ketika koma


" Kau gila pergi dari sini " kata Heni


" Tidak akan " kata Gustav yang menjambak rambut Heni dan mencium nya paksa.


Heni pun berontak Namun tenaganya kalah besar dengan Gustav Yang memang lebih besar dari nya Dan Gustav menyeretnya kesofa dan merobek semua pakaian nya


" Lepas jangan sentuh aku " kata Heni ketakutan


" Oh ya , kau begitu santai dengan pria tua itu Tapi kenapa kau takut dengan ku


" kata Gustav Yang lalu mencium bibir Heni dengan tangan di fitting keatas


" Apa yang kau lakukan kita sudah bercerai , lepas kan aku " teriak Heni


" Lepas .... Pergi dari sini " kata Heni


" Tidak akan cantik aku tak akan membiarkan mu lepas dari ku .


Anggap saja aku sedang bercinta dengan istri bos ku " kata Gustav tertawa .


Yang membuat Heni takut menatap wajah Gustav sinis Dan Gustav pun memasuki dirinya dengan paksa Dan memeluk tubuh Heni dengan kuat .


" Gustav sakit. Kau menyakiti ku " kata Heni kesal Namun ia tak bisa berbuat apa pun


" Jadi tenang lah bila kau ingin merasa nyaman Kalo tidak maka kau akan merasa sakit " kata Gustav Yang tak perduli Heni mengeluh .


Gustav pun melakukan sisi liarnya .Dan Heni tak bisa berontak lagi Kini ia tak bisa lari dari pria itu.. Sebenarnya Gustav pria yang baik .Walau dulu ia seorang anak brandal Tapi Ferdi tak mengangap Gustav seperti itu . Dan Gustav berusaha berubah karna Ferdi .


Tapi sejak kecelakaan itu. Sisi lain Gustav kembali Heni salah bila menganggap ia bisa mempermain

__ADS_1


Gustav dengan mudah Ketika Gustav sembuh Ia berjanji pada dirinya Tak akan membuat Heni bebas berkeliaran


kemana pun. Dan kini ia akan membawa Heni kembali pulang ke jerman .


Heni berusaha berontak sekuatnya Tapi Gustav mengikat kaki dan tangan nya Psikopat di balas psikopat . Orang yang jahat pasti di balas orang jahat . Dan kini Heni mendapat balasan nya. Sepajang malam Gustav melakukan apa yang ia mau Dan Heni tak bisa berbuat apa pun Dan di dengan malam Gustav menyuntikan obat tidur Ketika Heni kelelahan Dan membawa wanita itu pulang dengan menyewa jet pribadi temannya .Dan Heni tak sadarkan diri selama perjalanan .


********


Di rumah besar Ferdi asyik dengan berkas nya Ketika notifikasi masuk Dan Ferdi membuka nya .


*** Tuan semuanya sudah aman . Aku membawanya kembali pulang Dan akan mengurusnya di mansion ku . Aku akan merubah wajahnya seperti barbie Biar ia tak mengusik istrimu lagi ***


" Huh......Gustav.......gerakan mu tak terduga Ku harap kau bisa mengaman kan nya Yang membuatku khawatir. Heni kini kau punya musuh seimbang " guman Ferdi Yang tahu siapa Gustav. Karna ada sisi gelap Gustav Yang sudah lama Ferdi ketahui Dan itu merupakan senjata ampuh untuk Heni Yang sempat membuat Ferdi khawatir pada wanita gila itu. Karna ia merubah wajahnya sangat persis seperti Aya . Yang sempat membuat Ferdi tergoda. Namun ia sadar itu bukan Aya.


" Syukurlah Aya aman , aku hanya takut dia nekat membunuh Aya " batin Ferdi khawatir pada istrinya itu. Karna ia tahu wanita itu tergolong nekat


Prank.........


Terdengar suara gelas pecah di pintu ruang kerja Yang membuat Ferdi bergegas membuka pintu


" Ay ada apa ?" kata Ferdi kaget


" Itu bang " kata Aya menunjuk kardus


" Apa itu ?" kata Ferdi melihat isi kardus itu .


" Hoek.........astaga kenapa ada di sini .. " kata Ferdi yamg ingin muntah Lalu memanggil tukang kebun .


" Mang kenapa ada kotak itu di sini " kata Ferdi


" Tadi ada paket tuan untuk nona Dan nona bilang taruh di depan ruangan tuan saja Karna nona mengira itu paket untuk tuan besar " kata tukang kebun


" Buang...... dan bila ada paket periksa dulu sebelum masuk rumah " kata Ferdi


" Baik tuan muda " kata tukang kebun itu lalu bergegas pergi membawa kardus bangkai tikus itu .


" Ay , kau tidak kenapa napa kan sayang " kata Ferdi memeluk istrinya

__ADS_1


" Tidak bang " kata Aya yang tadi juga kaget dan sempat shock Karna melihat bangkai itu menjijikkan " kata Aya


" Dia.........." batin Ferdi ingat pada Heni Wanita itu masih sempat saja meneror Aya .Membuat Ferdi mengepalkan tangan nya Karna ia kecolongan Tak mengira Heni akan mengirim teror buat Aya


__ADS_2