Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 112


__ADS_3

Aya pun lalu menutup kamar Sedangkan Ferdi melepaskan pakaiannya


" Tehnya sudah dimeja bang Aya ambil kan ya " kata Aya


" Nanti saja " kata Ferdi yang mendekati istrinya itu lalu mengecup bibir Aya


" Apa ngak kangen sama abang " kata Ferdi memeluk Aya


" kangen bang malah pake banget " kata Aya yang lalu memeluk pinggang suaminya itu dan mendongak ke wajah Ferdi Dan Ferdi pun meluk tubuh Aya Dan mengedong istrinya itu sambil mengecup bibir Aya


" Abang kangen banget sama Aya dan dede bayi " kata Ferdi menyingkap daster Aya dan menciumi perut Aya yang buncit Membuat Aya geli Sambil memegang dan mengusap kepala suaminya. Yang membuat Ferdi tersenyum


" Aya mau " kata Ferdi yang langsung dianggukan Aya Karna tak mungkin ia bisa menolak suaminya itu Karna Aya juga rindu pada suaminya Yang membuat Ferdi tersenyum lalu tampa ragu memeluk tubuh istrinya itu Dan menaikan nya keatas tubuhnya .


Aya hanya menuruti apa keinginan suaminya itu .Dan mereka saling memadu kasih sampai beberapa jam sampai Ferdi puas dan tertidur pulas .


Ara berteriak senang ketika dua mobil datang karna satu nya buat sang Ayah Karna Ara sudah memberitahukan Aya tadi malam Kalo ia sudah membeli mobil


" Ayah... ...lihat mobilnya bagus kan tuh lihat " kata Ara yang menyambut ayahnya pulang naik motor bersama Rio


" Hah...... memang itu mobil siapa nak " kata Ayah kaget


" Itu mobil kak Aya dan satunya mobil ayah dibelikan kak Aya .Ayo yah lihat " kata Ara menarik tangan pa kevin menuju mobil baru Yang sudah parkir sedari tadi


Karna pa Sapto yang menunggu nya Dan Aya sudah memberi sedikit uang lelah untuk sang pengantar juga pa Sapto


" Lihat yah.... mobilnya bagus kan " kata Ara senang


" Masyaallah ini benaran buat ayah " kata pa Kevin ragu Dan Rio yang penasaran pun mendekati mereka


" Mobil mahal dan bagus pa , mba Aya pintar milih " kata Rio


" Iya nak, lalu kak Aya mu mana ? " kata pa kevin Yang membuat Ara berbisik pada sang ayah


" Heh.......kau ini , ya sudah biarkan saja " kata Ayah Yang bisa mengerti pasti menantunya kangen, karna beberapa hari tak bertemu istri nya


Lalu mereka berempat pun kembali ke teras rumah Ara Karna tak mau mengusik sang kakak . Yang pasti nya sedang di kamar berduaan Karna pintu kamar mereka dikunci sedangkan pintu utama tidak

__ADS_1


" Pa sapto jangan pulang dulu ya pa makan disini saja kak Aya sudah pesan banyak makanan Dan sebentar lagi yu irah datang kesini " kata Ara


" Ya mba kemaren mba Aya juga sudah bilang " kata pa Sapto yang duduk santai


" Ara......'" kata Via dan Qila yang baru datang


" Hai kak ayo sini nih minum dulu " kata Ara ketika dua sahabat kakaknya itu Yang baru datang dari ruko


" Belum siap siap ini " kata Via yang melihat pintu masih tertutup padahal sudah jam 3


" Sudah kak tinggal nunggu makanan nya datang Tadi pas Ara masuk sudah siap " kata Ara Yang sempat masuk menaruh gulai dan sate di meja makan


" Trus Aya kemana " kata Via


" Lagi dikamar kak sama abang kak, biar kan dulu ngak enak kalo di ganggu kasihan kan baru kangen kangenan " kata Ara yang bisa mengerti Karna ia sudah mulai dewasa


" Ya sudah kita tunggu sampai yu irah datang baru kesitu ." kata Qila


Tak lama yu irah pun datang membawa gerobak bersama sang keponakan membawa nasi kotak pesanan Dan snack bersamaan dengan Aya membuka pintu utama Yang sudah terlihat cantik dengan gaun cantik soft


" Lah kok pada ngumpul disana , ayo sini gue pikir kalian belum datang " kata Aya


" Iya Ay , terus suami lho mana ?" kata Via melihat kearah pintu kamar Aya .


" Masih tidur , nanti gue bangunin pas mepet biar ngak kaget " kata Aya .


" Mb Aya....semua nya taruh kedapur kan ini " kata yu irah


" Iya yu , La Vi ra ayo kuenya kita siapin itu ceret tinggal masukan gula " kata Aya Yang sudah menyiapkan semua nya sedari tadi pas sehabis mandi .


Ara dan Via pun bergerak cepat membuka kue kue yang akan mereka taruh di piring dan Aqila mengurus teh Dan menyiapkan gelas untuk tamu karna sudah ada siap semua.


" Nak tamu nya sudah datang di mana menantu Ayah " kata Ayah yang datang kedapur .


" Ya yah biar Aya bangun dulu " kata Aya yang bergegas pergi kekamar dan membangun kan Ferdi pelan pelan


" Bang tamu nya sudah datang Mandi dan sholat gih " kata Aya tersenyum

__ADS_1


" Ya sayang " kata Ferdi yang lalu beranjak dari tempat tidur karna Aya sudah memberitahu Ferdi sebelum suami nya itu tertidur Lalu bergegas mandi dan Aya menyiapkan pakaian yang akan dipakai Ferdi .


Sedangkan diluar tamu mulai berdatangan Dan penasaran pada menantu pa Kevin yang menurut beberapa orang pengusaha dari jakarta. Walau pa kevin tak banyak bercerita Hanya mengatakan menantunya itu bekerja di kantor sendiri .


" Wah....... pa kevin rupanya makin sukses saja ya Dulu kebun kopinya sepi pembeli sekarang sudah banyak ya pa " kata pa kadus yang tahu pa Kevin dulu pulang terlihat kurus dan sakit sakitan .


" Alhamdulilah pa sedikit sedikit " kata pa Kevin


" Iya sekarang sudah punya mobil lagi ya ngak pa " kata pa RT


" Itu yang belikan menantu saya pa ,yang satunya buat istrinya .kalo yang satu kan buat ngantor " kata pa Kevin .


" Wah ..... hebat menantu sayang mertua itu pa" kata pa kadus Yang membuat semua orang kagum apa lagi rumah Aya


Menjadi perhatian para tetangga yang ingin tahu suami Aya.


" Wah ... mba Aya beruntung ya punya suami royal mau beli apa saja keturutan " kata seorang tetangga


" Alhamdulilah pa memang rezekinya " kata Kevin tersenyum .


Dan tak lama seorang lurah muda juga datang untuk ikut bergabung karna memang Ara mengudang hampir sekeliling kampung sekitar mereka untuk sekalian syukuran buka cafe yang di doakan ustad Afif yang menjadi imam di masjid desa


" Apa acara sudah siap dimulai " kata pa carik menyenggol Rio dan Rio pun melirik pa Kevin Dan pa Kevin memanggil Ara agar Aya mendekat .


" Ya yah di mulai saja abang sudah siap ." kata Aya .


Dan Ferdi pun keluar menyalami para tamu yang membuat beberapa orang berbisik pelan


" Pa saya sepertinya familiar dengan wajahnya tapi dimana ya " kata seorang warga yang bekerja di kantor swasta


" Orang nya masih muda gagah pantasan pa kevin ngak mau bercerita Karna sepertinya menantunya orang kaya " kata yang lain


Ferdi pun duduk di dekat mertuanya dan juga Rio .Membuat beberapa mata bisa melihat kalo Ferdi bukan orang biasa walau ia hanya memakai kaos biasa dan terkesan santai namun paras tampan nya menjadi perhatian beberapa tetangga Yang membantu yu irah dan Aya


" Masya allah itu suami mba Aya yu " kata seorang tetangga yang memang tak pernah melihat Ferdi .Hanya sekedar tahu saja dan mendengar cerita


" Iya bu , tampan kan serasi kan sama mba Aya yang cantik " kata yu irah

__ADS_1


" Iya pantasan jarang keluar rumah " kata tetangga Aya yang tak jauh dari rumah Aya .Lalu acara pun di mulai Karna semua sudah datang


__ADS_2