
Sorenya Gita terbangun .Ia merasakan tubuhnya serasa remuk seperti ayam presto yang di kukus matang Sehingga rapuh sampai ke tulang tulangnya
Bagaimana tidak Gery membantainya habis habisan Bahkan pria itu kini sudah menghilang entah kemana .
" Ya Allah tuh tuan suami . Main tinggal saja " gerutu Gita melihat kamarnya berantakan Karna baju mereka berserakan di lantai.
Sedangkan Gery sedang berada di cafe bertemu Alex dan Erik .Sambil menyesap kopi tubruk ciri khas dari cafe itu
" Kenapa ngak minta bantuan Ferdi saja sih bro " Kata Alex menatap Erik Yang membicarakan bisnis mereka bertiga
" Ngak , gila saja aku menjalin bisnis dengannya Dia pasti akan menertawakan ku Apalagi Disti sudah membuat ulah . Kau bayangkan saja Dengan brani dan mudah ia meminta di belikan apartemen Tanpa berpikir dua kali Karna dia bilang Ferdi tak akan pelit dengannya" kata Erik
" Bahkan di ingin menjebak Ferdi yang sudah beristri Apa itu menurutmu tidak gila Aku malu dengan Ferdi Aku tahu dia loyal Tapi aku ngak mau masalah ku di ketahui Ferdi "Kata Erik mengeleng Karna Ferdi sudah banyak tahu tentang Erik dan keluarganya yang kacau balau
" Ya sudah , tuh Gery saja dia kan juga naik daun .Apalagi masih jomblo Pasti uangnya masih banyak " Kata Alex
" Siapa bilang aku jomblo , besok .aku sudah menikah Dan aku menyusul kalian Agar bisa menikmati indahnya surga duniawi " Kata Gery santai
" Ck..... telat, apa tidak karatan bro " kata Erik meledek
" **** ......" Kata Gery menendang kaki Erik yang membuat Erik dan Alex tergelak
" Hahaha.... lagian pemilih amat lho bro Bisa karatan tuh selang Karna kelamaan nganggur . Umur hampir 31 juga " Sindir Alex terkekeh
" Terlambat itu lebih baik, dari pada kalian dapat wanita liar Tapi ngak berkualitas " kata Gery menyesap kopinya
" Apa dia lebih baik, yakin ...?" Kata Erik melirik Gery
" Iya lah dia siswaku pintar baik dan muda Yang penting masih fresh dan Virgin " kata Gery santai
" Wah lex ,dia punya selera juga Besok akan kita lihat seperti apa wanitanya itu " Kata Erik terkekeh
" Ya , apa dia hanya cantik bro . kalo cuma modal cantik seperti Disti Aku sih ngak tertarik di club malam juga banyak dengan rasa yang sama " kata Alex
" Sial lho lex , Apa lho pernah meniduri nya juga " Kata Erik menatap tajam Alex
__ADS_1
" Ck..... Sorry ya bro . Aku tidak tertarik dengan wanita mu itu Terlalu manja dan bertingkah Tapi kalo dia datang padaku tak masalah " Alex Yang seorang mantan Casanova
" Cih .....ambil saja kalau kau bisa Aku akan membuang nya " Kata Erik kesal .
" Hahaha...... untuk apa memikirnya lupa kan saja dia. Masih banyak wanita lain Kalo dia ingin hidup dengan cara begitu ya biarkan saja Apa masalahnya " Kata Gery cuek
" Ya kau benar bro, tak perlu di pikirkan bikin sakit kepala saja " Kata Alex
"' Ya kita nikmati saja hidup apa adanya ayo tambah " Kata Gery tertawa . Karna hari ini ia bisa puas mengerjai Gita Yang masih terkapar di kamar Saat ia tinggal tadi .
************
Sore di rumah utama Aya dan mami duduk di ruang kerja Membicarakan Naura. Karna tadi malam Aya juga sudah membesuk Naura yang masih di rawat di rumah sakit Yang di temani Reyhan .Karna Reyhan kasihan dengan Naura
" Baiklah Ay kita ikhlaskan semuanya . Suruh Eka untuk kembali bekerja .Karna tak mungkin kita memecatnya kasihan dia Dan Ay , beritahu semua karyawan kita nak, Kalo ini hanya masalah kesalahan kecil saja Yang tak perlu kita besar besarkan " kata Mami Yang tak mungkin tega memenjara kan Naura Yang sudah sakit secara kejiwaan .
" Ya mi, akan Aya usahakan Karna ada Anya istri Ken juga disana " Kata Aya
" Bagus lah, kita ngak perlu orang luar selama kita masih punya teman yang bisa kita percaya " Kata mami membuang nafas kasar Karna tak menyangka kalo Naura bisa menjadi gila .
" Ya mi, Aya juga mengantuk .Aya mau tidur sebentar Agar nanti bisa fokus buat laporan " Kata Aya Yang cukup repot dengan banyaknya laporan butik Yang menumpuk Karna Siska belum sembuh Jadi Aya ekstra berhati hati pada semua berkasnya Dan untungnya ada Anya yang membantunya di butik Karna sudah dua hari ini Anya aktif bekerja Walau hanya paru waktu sampai jam 8 malam .
Afnan dan Aska baru saja ingin masuk kamar Ketika melihat papi mereka pulang cepat
" Papi......" Teriak keduanya berlari menghampiri Ferdi
" Hai sayang , Mamah mana ?" kata Ferdi
" Mamah sama oma lagi kerja " kata Afnan
" O... begitu , ya sudah ayo kita main di kamar pijit pijit papi "Kata Ferdi
" Ok ...." kata keduanya senang Lalu Ferdi mengandeng keduanya ke kamar untuk bermain Sambil mengistirahatkan tubuhnya Yang penat karna seharian bekerja .
Aya yang berniat tidur kembali kekamar kaget Melihat para prianya itu sedang berkumpul menunggunya.
__ADS_1
" Mamah ...." Kata Aska senang Ketika Aya masuk Padahal ia sudah mengantuk
" Ya sayang , mamah mau bobo juga " Kata Aya merebahkan tubuhnya sambil memeluk Aska Yang sangat suka bergelayut manja padanya .
" Kita juga mau bobo " kata Afnan mencium pipi Aya .
" Ya , ayo bobo sayang abang juga lelah Ay " Kata Ferdi memeluk Afnan Sambil memejamkan matanya Karna Ferdi sangat mengantuk Lalu mereka tidur terlelap bersama karna lelah
********
Dirumah sakit Naura menangis melihat Reyhan datang untuk menemaninya .Yang membuat sang mami pergi ke luar ruangan Karna tak tega melihat putrinya itu akan di ceraikan Bahkan dalam kondisi tidak baik seperti sekarang ini
"Rey aku pikir kau lupa padaku "Kata Naura menatap wajah Reyhan
" Aku disini untuk mu , tenanglah " kata Reyhan mengelus rambut Naura Karna kasihan dengan wanita yang sangat ia sayangi itu .Dan Reyhan tak menyangka ia menghadapi kenyataan lain sisi Naura yang kelam.
"' Maaf aku banyak salah pada mu Rey " kata Naura lirih
" Ya aku tahu , aku sudah memaafkan nya mu ra " Kata Reyhan mencium kening Naura dengan rasa sayang Karna ia tak ingin Naura bersedih
Reyhan sebenarnya sudah menyadari itu Sejak Naura selesai di kuret waktu itu Dan dokter menyarankan Reyhan untuk bersikap sabar pada Naura Namun karena ia sibuk Reyhan melupakan pesan dokter padanya .Apalagi setelah Naura tahu ia menikah lagi Terlihat Naura begitu tertekan Dan juga sangat sedih yang membuat Reyhan masih memberi Naura kesempatan Dan mengulur waktu lagi Karna mengingat orang tua Naura masih sahabat mamah dan papahnya
"' Apa Ratih baik baik saja " Kata Naura
" Ya ia baik, Kapan kapan akan aku bawa di kesini " Kata Reyhan. Merasa bersalah pada Naura . Karna andai Naura tahu ia dikondisikan sakit jiwa apa ia mampu menerima nya
"Ya , lain waktu saja" Kata Naura tersenyum Membuat Reyhan menggenggam tangan Naura erat Dan mengusap punggungnya Yang membuat Naura terharu Lalu mengengam lengan Reyhan .
" Kalo dua hari ini kau membaik Kita pindah kelas ya, biar kau bisa cepat sembuh " kata Reyhan lembut
" Ya " Kata Naura lirih lalu memeluk Reyhan dengan mata berkaca kaca
" Reyhan pun membalasnya .Memeluk wanita yang sebentar lagi ia ceraikan Yang membuat mami menangis diam Melihat penderitaan putrinya satu satunya
" Ya tuhan apa yang terjadi dengan nya Apa ini hukuman buat kami Hingga ia seperti ini "batin mami sambil menangis
__ADS_1