
Aya dengan sabar menyuapi tuanya itu .. Entah mengapa tuannya itu mendadak manja ..
"' Haus " kata Ferdi
" Ya tuan sebentar " kata Aya lalu mengambil minum dan memberikan nya pada Ferdi
Ferdi pun meminumnya sampai habis dan lalu kembali tidur .Yang membuat Aya menggelengkan kepalanya .
Namun ia pun lalu duduk untuk bersahur.
Aya makan dengan tenang Sambil sesekali mengawasi tuannya itu .
" Ya ampun sejak kapan tuan jadi seperti anak kecil " kata Aya bingung .Namun Aya tak ambil pusing setelah kenyang ia pun membereskan bekas makan nya Dan menunggu waktu sholat subuh.
Ferdi sholat subuh berjamaah dengan Aya setelah itu ia kembali tidur .Karna masih mengantuk
Sedangkan dirumah keluarga Ferdinan pagi pagi Kaifa sudah bertamu Yang membuat papi Sandi dan mami saling pandang ketika pelayan memberitahu Kalo ada tamu menunggu mereka.
" Ya ampun anak itu masih nekat saja " dumel papi
" Ya gimana lagi dia masih penasaran dengan putra playboy papi itu " kata mami Risma santai.
" Cih...... dasar perempuan nya saja yang gatal " gerutu papi
" Pa....ingat puasa nanti batal " kata mami mengingatkan .
" Ups maaf papi lupa " kata papi menutup mulutnya.
" Yah maklum sudah tua ... sudah kakek kakek " kata mami terkekeh
" Siapa bilang biar begini masih roso mi Mami aja tepar " kata papi .
" Ih .... ngak malu sama cucu " kata mami menyindir
" Hah ..... kan masih belum mi " kata papi yang bangun dari tidurnya .
" Sudah 3 minggu pi, sekarang kita sudah jadi kakek dan nenek " kata mami tersenyum
" What . .... mami serius .." kata papi kaget
" Sepuluh rius pi " kata mami cemberut
" Alhamdulilah ..... akhirnya masa tuaku bisa duduk menimang cucu " kata papi senang lalu memeluk mami Risma .
" Ih apaan sih pi... sana temuin mantan mantu ngak jadi papi " kata mami menyindir
Hahaha........ malas biarkan saja. Siapa suruh pagi pagi bertamu tidak sopan Paling dia datang kesini mau minta dilamar lagi " kata papi merebahkan kembali tubuhnya .
__ADS_1
" Lalu ... mami harus bilang apa " kata mami menatap suami nya itu
Terserah mami mau bilang apa Papi malas lihat muka nya papi mau tidur lagi ah...." kata papi Yang lalu memeluk guling Yang membuat mami menepuk jidat karna polah suaminya itu.
Diluar Kaifa duduk termenung sendiri karna pelayan bilang kedua tuan besarnya itu masih belum bangun Yang membuat Kaifa kesal menunggu nya . Karna ia sudah berharap bertemu dengan calon mertuanya itu
" Ih...... apan sih , mami papi sudah tua aja masih bangun siang begini " kata Kaifa mengomel Karna kesal Padahal ia ingin merayu mami dan papi Ferdi Untuk menyuruh Ferdi melamarnya Agar si Heni rivalnya itu tak bisa menganggu nya lagi Dan dia bisa menjadi nona atau nyonya dirumah besar keluarga Ferdinan
" Ah aku masuk kekamar Ferdi saja ah kan kamarnya di atas " kata Kaifa beranjak dari sofa naik ke lantai dua
Sedangkan Aya membangunkan Ferdi yang masih belum mau bangun Karna masih mengantuk
" Tuan ayo bangun , apa tuan ngak bekerja hari ini " kata Aya .
" Nanti saja sini peluk aku " kata Ferdi
" Tuan ini bulan puasa " kata Aya
" Tidak akan batal karma aku tak akan macam macam hanya ingin memeluk mu saja " kata Ferdi.
" Ya baiklah " kata Aya mendekati Ferdi Dan ikut berbaring di sisinya
Ferdi lalu memeluk nya entah mengapa ia slalu ingin memeluk Aya Dan hatinya begitu nyaman dekat dengan gadis itu.
Padahal selama ini ia menolak mengakui Aya sebagai istrinya. Ferdi hanya menganggap Aya sebagai pelayannya saja . Dan tempat pemuas hasratnya .Tapi setelah berjalan nya waktu ia pun merasakan dekat dengan gadis itu. Karna Aya sangat penurut dan juga telaten mengurus nya
Keduanya pun tertidur .Sedangkan Heni terlihat kesal Karna tadi malam Ferdi tak datang ke apartemen nya ..
" Awas saja bila bertemu akan ku buat kau menyesal Kai " kata Heni .Yang membuang semua baju kotornya ke bak sampah.
Lalu ia pun pergi kedapur Dan menyuruh pelayan nya untuk membersihkan kamarnya Yang berantakan ulahnya sendiri
********
Di kamar Ferdi Kaifa terkejut melihat baju wanita cukup banyak di koper Ferdi juga ********** . Yang membuat Kaifa mengepal kan tangan nya marah
" Apa dia benar benar tidur dengan Ferdi
Sialan wanita itu ,Awas saja dia tak akan ku biar kan siapa pun mengambil milik ku Dasar wanita ****** " kata Kaifa gusar Lalu meninggalkan kamar Ferdi dan bergegas menuju kantor .
Sedangkan Ferdi terbangun ketika jam menunjukan ke angka 9 .
" Astaga aku harus meninjau kantor cabang hari ini " kata Ferdi bergegas mandi Dan buru buru memasang pakaian nya Dan keluar kamar nya untuk bekerja .
" Astaga....." kata Ferdi yang lupa dengan ponselnya .Lalu melihat Aya sekilas .
" Tinggal lah dirumah " kata Ferdi mencium kening Aya dan bergegas keluar menuju teras
__ADS_1
" Alan ayo berangkat " kata Ferdi langsung masuk kedalam mobil .
" Tuan apa kita kekantor dulu ,atau langsung kekantor cabang .Karna Tris mengatakan ia sudah menunggu .di sana
" kata Alan
" Kita langsung kekantor cabang saja " kata Ferdi yang takut terlambat .Padahal .
tadi Aya sudah membangunkan nya berkali kali Tapi ia lupa karna masih mengantuk
" Bodoh...... kenapa aku bisa lupa " guman Ferdi
" Ada apa tuan " kata Alan yang mendengar tuannya itu bergumam
" Ah bukan apa apa fokus saja menyetir " kata Ferdi yang membuang nafas kasar.
Aya yang terbangun kaget karna tuan nya itu lebih dulu bangun darinya.
" Astaga kemana tuan " kata Aya kaget karna ia ikut ketiduran .
" Ya ampun mudah mudahan saja tuan tidak marah padaku " kata Aya beranjak bangun dan lalu membersihkan tempat tidur nya Dan .lalu membawa baju baju kotor kebelakang.
" Nona taruh saja disitu Nanti biar bibi cuci " kata bi Yam .
" Bi apa tuan tadi marah " tanya Aya
" Tidak non , tuan langsung berangkat kekantor Memang nya ada apa non " Kata bi Yam
" Tidak ada apa apa bi , tadi Aya sudah membangun kan nya tapi tuan menolak dan minta saya menemani nya tidur Lalu tuan sudah tidak ada ketika saya bangun " kata Aya merasa bersalah.
" Hahaha ...... non ngak perlu merasa bersalah santai saja Karna tuan memang begitu . Sudah nona mandi sana. Biar nanti pakaian nya sekalian bi Yam cuci " kata bi Yam Yang terkekeh karna nona mudanya itu terlalu polos
" Oh iya bi Aya lupa belum mandi " kata Aya yang bergegas pergi kekamar nya dengan setengah berlari
" Nona hati hati jangan berlari , ingat nona sedang hamil !!" kata bi Yam berteriak melihat Aya setengah berlari .
Deg......
Aya pun berhenti . Lalu menarik nafas dalam Karna ia belum memberitahukan .
Tuan nya tetang kehamilannya Dan Aya bertanya tanya Bagaimana reaksi tuan nya itu tahu jika dirinya hamil
" Apa dia harus kuberi tahu " kata Aya Yang melangkah pelan menuju kamar nya
Di kantor Kaifa sedang menemui sekertaris Ferdi Dan menanyakan tentang keberadaan Ferdi Yang tak berada di ruangan nya .
" Tuan Ferdi sedang kekantor cabang nona Ada rapat disana. " kata sekertaris Ferdi melirik Kaifa .
__ADS_1
" Jam berapa ia kembali " kata Kaifa menatap sekertaris itu.
" Saya tidak tahu nona Presdir langsung meninjau pabrik di Tangerang nona " kata sekertaris Ferdi cuek.. Karna kesal kalo . Kaifa bersikap tidak sopan pada nya Karna masuk ke ruangan Ferdi tampa seizin nya