Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 129


__ADS_3

Aya dan Ferdi pun masuk ke dalam kamar dan saling berpelukan Karna rindu


" Bang apa kamar sudah di kunci " kata Aya melihat kepintu


" Iya dong kalo ngak di kunci nanti kita bisa di intip " kata Ferdi


" Hah ....emang ada tukang intip bang di rumah ini " kata Aya


" Hahaha..... ada dong tapi mereka belum datang..Ayo bersenang senang mumpung sepi " kata Ferdi yang sudah tak sabar karna rindu pada sang istri Dan melempar semua pakaiannya ke lantai


" Bang....ih sabar " kata Aya


" Ngak ..... bisa sabarnya nanti aja " kata Ferdi melepas kan resleting gaun Aya


" Hehehe .....abang nakal " kata Aya yang terkekeh Karna suami nya itu sudah grasak grusuk


Keduanya pun memadu cinta Karna seminggu Ferdi menyimpan rasa rindunya pada sang istri . Karna hanya ada Aya dalam pikiran nya


" Abang sayang Aya " kata Ferdi ketika sudah menuntaskan hasratnya .


" Aya juga " kata Aya tersenyum Karna ia pun merindukan sang suami Sambil memeluk erat tubuh Ferdi .


" Berjanji lah pada abang tetap lah bertahan sesulit apa pun cobaan hidup kita " kata Ferdi mengecup bibir Aya


" Insyaallah bang ,semoga kita bisa bertahan selamanya sampai maut memisahkan kita " kata Aya yang tahu suaminya itu sayang padanya .. Dan mami sudah menceritakan semuanya tentang putra semata wayang nya itu.


" Aamiin " kata Ferdi lalu memeluk tubuh Aya erat Dan mencium pucuk rambut Aya cukup lama Yang membuat Aya terharu pada sikap suaminya itu .


" Apa abang mencintai Aya " kata Aya menatap dalam mata Ferdi


" Ya sangat pake berat " kata Ferdi sambil mengusap punggung Aya yang polos Lalu mereka pun tidur terlelap bersama


********


Di kampus siang ini Qila baru saja keluar dari kelas ketika Rio berlari mengejarnya


" Hai cinta ..... ayo gue antar pulang " kata Rio


" Eh mas Awan Qila lagi nunggu Via maaf ya pulang duluan gih " kata Qila


" Ya ampun cinta , ngak masalah untuk mas menunggu sekalian minum kopi gratis " kata Rio.

__ADS_1


" Ih..... ngak bisa ya bayar dong , kita karyawan bukan bos , lho kudu bayar kalo ke cafe " kata Qila


" Ih ..... kok gitu sih kan ongkos antar " kata Rio dengan wajah di buat cemberut


" Hahaha...... payah kalian berdua masa gara gara kopi ribut yuk antar pulang wan nanti gue kasih gratis " kata Via yang nongol tiba tiba di belakang Qila dan Rio


" Wah .... lho emang teman terbaik vi , ok les...go ayo cinta " kata Rio


" Ye..... sok romantis tapi semua pengen gratis iki pie sih " kata Qila


" Hahaha...... maklum cinta kan belum punya modal , gue perlu mengumpulkan dolar dulu untuk mu besok " kata Rio mengandeng Qila


" Ih ...malu mas ....gak usah gandengan Kaya truk aja " kata Qila


" Hahaha .... udah ngak usah drama ayo jalan keburu lapar nih " kata Via tertawa melihat tingkah konyol dua teman nya itu Yang rada jaim .Padahal Qila sebenarnya juga menyukai Rio .


**********


Di sisi Lain Rio asisten pa Kevin baru saja pulang kerumah .Sedangkan pa Kevin ke masjid untuk sholat Yang duluan pulang bersama pa Tejo .Sedangkan Rio Yang terlambat pulang karna harus menunggu semua kopi diangkut ke dalan gudang Dan terpaksa Rio terakhir pulang sendiri karna harus mengecek kopi lagi yang masuk Dan setelah beres mengunci gudang biar aman .Karna Rio orang kepercayaan pa Kevin


" Kok sepi apa de Ara belum pulang " kata Rio melihat rumah sepi ketika membuka pintu .Lalu ia pun masuk kamar dan mandi untuk membersihkan diri


Tak lama Ara pun pulang sekolah Dan lalu membuka pintu Dan masuk rumah


" Pasti pada di kebun ni sepi " kata Ara yang hafal kalo rumah sepi .


" Tapi ku pintu ngak di kunci ya " kata Ara yamg melepas semua pakaian nya .Dan hanya memakai celana seksi dan sport bra ke dapur untuk membuat susu Karna kehausan Lalu ia pun menegak nya sampai ludes .Dan lalu kembali ke kamar Namun tiba tiba


" Ara " kata Rio kaget karna Ara hanya memakai dalaman dan Rio juga hanya memakai kolor tampa baju


" Aaa........" teriak Ara


" Mas Rio kok ngak bilang sih sudang pulang " kata Ara bersembunyi di balik pintu .


" Lah mas Rio ngak tahu kalo ade juga sudah pulang " kata Rio kaget yang lalu ingin kekamar Namun kaki tersandung kaki kursi


" Brak .... bug ...Auw....." kata Rio terjatuh Yang membuat Ara yang kaget pun langsung menghampiri Rio yang terjerembab


" Ya Allah mas ngak pa pa kan " kata Ara Yang menolong Rio untuk duduk dan Karna sakit Rio pun memeluk Ara dan ....


" Astagfirullah...... apa yang kalian lakukan hah " kata Ayah kaget melihat keduanya tampa pakaian Bersama ustad Afif dan pa Tejo yang ingin membicarakan sesuatu Namun mereka terkejut pada Apa yang terjadi di depan mata mereka

__ADS_1


" Ayah ini salah paham , Ara hanya ...." kata Ara


" Maaf pa ini salah saya " kata Rio yang tak enak karna dilihat ustad Afif


" Kalian harus menikah biar ngak jadi Fitnah " kata Ayah


" Ayah Ara tak melakukan apa pun ,Ara hanya menolong mas Rio " kata Ara Kaget


" Ya pa, ini salah paham kami tak melakukan apapun Demi Allah pa saya dan Aya tak berbuat macam macam .


" Tidak kalian harus menikah Nanti dari pada jadi Fitnah " kata pa Tejo ikutan


Yang membuat ustad Afif bingung lalu menatap pa Kevin dan pa Tejo mandor kebun pa Kevin. Lalu ayah pun meminta Ustad Afif menikah kah Ara dan Rio Yang membuat Ara menangis


" Pa..... " kata ustad Afif .


"' Sana Ara pakai pakaian dulu Dan kau juga Yo " kata Ayah yang membuat Rio bingung. Namun ia pun menurut


Setelah rapi Rio dan Ara pun duduk di hadapan tiga pria itu


" Begini kalian berdua menikah saja , Dari pada nanti jadi fitnah mumpung ada ustad Dan bapa saksinya untuk sementara nikah sirih dulu Nanti setelah genap 17 tahun baru nikah resminya bagaimana " kata pa Tejo .


Ara hanya tertunduk padahal umurnya baru dua belas tahun .Yang membuat hatinya resah walau ia menyukai Rio


" Ya nak ngak pa pa Ayah setuju " kata Ayah lalu menatap Rio .


" Tapi pa saya tak tega pada Ara " kata Rio bingung


" Nanti kita bicara ya nak " kata pa Kevin Yang lalu menikahkan Ara pada Rio dengan penghulu ustad Afif dan saksi pa Tejo .Yang membuat Ara sedih setelah kejadian itu lalu bergegas masuk kamar


" De ....." kata Rio .


" Yo biarkan dulu " kata Pa Kevin yang memang sudah lama berharap Rio jadi menantunya .Dan kejadian tadi sangat kebetulan untuk menikahkan Ara Karna umur nya yang sudah tua .Pa Kevin takut ia tak sempat menikah kan Ara pada pria Yang baik .Tapi ia Yakin Rio orang yang cocok untuk Ara ..


Lalu pa kevin pun bicara di depan ustad Agar Rio bisa membimbing Ara dan tidak menyentuh Ara selama ia masih sekolah. Sedangkan pernikahan mereka untuk sementara di rahasiakan sampai Ara lulus SMA Dan ketika waktunya tiba baru akan diumumkan Ustad Afif yamg tadi nya datang untuk ber trimakasih pada Pa Kevin karna sumbangan Aya mau tak mau ikut merasa tak enak hati menikah kan Ara .Tapi karna pa Kevin memaksa akhirnya ia pun mengiyakan .


" Mungkin ini jodoh mas Rio nak, kau sekarang suaminya Dan harus banyak bersabar mengahadapi Ara . Ara anak baik kau harus pelan pelan bicara pada nya. " nasehat ustad Afif


" Nanti biar bapa yang bicara nak " kata Ayah yang memang ingin bicara secara pribadi pada Ara.


" Ya pa " kata Rio Yang tak enak hati Karna ia sadar siapa dirinya yang hanya pria biasa Dan karyawan pa Kevin Yang menikahi Ara anak atasan nya Yang membuatnya merasa bersalah pada Ara Apalagi ia tinggal di rumah sang istri .

__ADS_1


Yang membuat hatinya merasa ter cubit


sakit takut Ara tak bisa menerima nya


__ADS_2