
Setelah sarapan Ferdi diantar Aya sampai pintu depan Dan Ferdi mencium bibir Aya sebelum masuk mobil
" Hati hati dirumah ya sayang Abang berangkat dulu " kata Ferdi pamit
"' Ya bang , abang juga harus hati hati di jalan " kata Aya tersenyum melepas suaminya itu pergi ke kantor
" Dah...... " kata Ferdi mencium kening Aya
" Dah......" kata Aya juga tersenyum manis pada suaminya sambil melambaikan tangan nya pada Ferdi
Ferdi pun tersenyum lalu ikut melambai kan tangan nya . Dan Aya pun lalu masuk rumah setelah mobil suaminya itu Melewati pintu gerbang
Dari kejauhan terlihat seorang wanita mengepalkan tangan nya Ketika melihat kemesraan suami istri itu. Yang membuat nya iri Dengan kehidupan Aya
Karna beruntung bisa dinikahi Ferdi.
Sedangkan di dalam rumah Aya sedang asyik duduk menghadap meja mulai mewarnai gambar nya Untuk ia kirim pada mami Risma di jakarta minggu ini karna permintaan sang mertua
" Alhamdulilah selesai satu kalo uang nya Banyak bisa bikin cafe kopi Ara Yang merangkap rumah makan " kata Aya Yang punya rencana dengan Ara
Setelah selesai menggambar Aya pun istirahat Lalu menyimpan .gambarnya di laci Dan lalu ke dapur melihat bi Yam dan bi Tin yang sedang sibuk memasak
" Nona mau makan apa hari ini " kata bi Yam
" Apa saja bi , yang penting bisa di makan dan enak " kata Aya
" Ya non " kata bi Yam tersenyum karna tahu Aya tak pemilih dengan makanan Apa saja ia makan
*********
Diapartemen Wandi .Kaifa baru saja selesai memasak Dan terlihat rumah berantakan ulah nya yang tadi belajar memasak Tapi malah gosong semua
" Aish kok jadi begini " kata Kaifa cemberut Lalu menelpon mamah nya meminta dikirim seorang pelayan
untuk membersihkan rumah yang sudah seperti kapal pecah olehnya
Lalu Kaifa pun beristirahat dan mandi
Setelah tak lama seorang pelayan dari rumahnya datang untuk bersih bersih
" Ya ampun nona kenapa repot repot masakkan bisa pesan " kata wanita paruh baya itu Yang tahu Wandi seorang dirut perusahaan
" Saya ingin masak sendiri bi, biar di puji sama mas Wandi " kata Kaifa
" Ya ampun mba harus nya terus terang saja ngak bisa masak " kata si bibi
" Iya mas Wandi sudah tahu tapi Kai pengen belajar bi " kata Kai Yang tahu Wandi lebih suka makanan rumahan
__ADS_1
" Ya sudah non Kaifa istirahat biar bibi beres kan " kata si bibi Yang merapikan dapur dan membersihkan nya .
Kaifa pun duduk santai di ruang tengah menunggu suami nya pulang .Sambil menonton acara tv
" Ceklek "
"' Hai....... baru pulang sayang" kata Kaifa menoleh ketika melihat Wandi pulang
" Ya kok ada bau masakan " kata Wandi
" Itu bi Iyem lagi masak sayang " kata Kaifa Yang meminjam pelayan dirumah sang mamah
" O ....ya sudah aku mandi dulu ya " kata Wandi yang lalu masuk kamar
Wandi pun lalu menaruh tas nya Dan masuk kamar mandi untuk membersih kan diri Tak lama setelahnya ia pun keluar dan berpakaian . Lalu menemui Kaifa yang ada di dapur bersama bi Iyem
" Merepotkan ya bi " kata Wandi yang terlihat santai
" Ngak den, ini nona tadi belajar masak biar bisa " kata bi Iyem
" Ya bi biarkan saja " kata Wandi yang tak terlalu ambil pusing karna memang Kaifa ingin belajar memasak. Dan mengurus rumah Karna Wandi ingin Kaifa mandiri Mengingat Yusuf dan sang istri sedang dalam proses perceraian Karna Yusuf tak kuat istrinya itu terlalu manja . Apalagi Yusuf sedang banyak masalah..Tapi karna sang istri suka shoping Yang membuat Yusuf pada akhirnya menyerah padahal pernikahan mereka baru tiga bulan berjalan Wandi tak mempermasalah Kaifa tak bisa memasak karna ia bisa menerima Kaifa apa adanya.Dan lagi mereka bisa memesan makanan siap saji dari luar Hanya saja hobby shoping nya itu masih Kaifa lakukan Tapi Wandi berusaha menasehatinya pelan pelan Karna tak ingin ribut hanya gara gara sepele
Disisi Lain Rio baru saja selesai mendata para petani Dan lalu menemui
pa Kevin Yang sedang sibuk menghitung masukan kopi petani Dan sekarang gubuk mereka sudah berubah menjadi kantor yang bisa ditempati Karna pa Kevin sudah merubahnya Dan juga ada dua kamar tidur untuk istirahat siang
" Pa bulan ini hasilnya lebih banyak " kata Rio .
Ara Dan juga dirinya.
" Alhamdulilah pa akhirnya pemesanan nya juga semakin meningkat" kata Rio Yang bersemangat kerja karna kini ia sudah mulai bisa menabung .Karna ia juga dapat uang dari mengawasi pembangunan
rumah Aya .Yang membuat Rio betah bekerja pada pa Kevin
" Ya nak alhamdulilah rupanya kepulangan Aya membawa berkah " kata pa Kevin
Mengingat kini hidupnya sudah mulai tenang Tak perlu lagi mengingat masa lalu Karna Aya sudah bahagia .Hanya ia harus menunggu Ara . Dan berharap Rio bisa dekat dengan putrinya itu Karna pemuda itu cukup baik dimatanya .
**********
Di kantor hari ini Ferdi bernafas lega karna semua nya berjalan lancar ..Sudah dua bulan ini tak ada masalah Dan ia pun siap untuk pulang ke jakarta Besok lusa bersama Aya
Dan ketika hendak pulang Ferdi yang ingin masuk mobil di hadang Heni yang menghampirinya di parkiran kantor
" Fer tunggu " kata Heni menghampirinya
-" Ada apa ?" kata Ferdi yang sudah masuk mobil tinggal menutupnya .
__ADS_1
" Bawa aku pulang Fer aku tak mau disini , aku ingin pulang ke jakarta " rengek Heni
" Bukannya kau harusnya meminta pada Gustav bukan pada ku " kata Ferdi
" Fer....ayolah aku tak mencintainya aku tak masalah kau mejadi kan ku simpanan, Asal kau bawa aku pulang " kata Heni mulai terisak .
" Maaf Hen , bereskan dulu masalah mu Nanti akan ku belikan tiket pulang Tapi hanya sebagai pertolongan tak ada niat lain " kata Ferdi yang menutup pintu mobil
" Fer......" kata Heni mengetuk pintu kaca mobil
" Paman Tom jalan " kata Ferdi yang membuang nafas kasar nya
" Ah.....sial " kata Heni kesal karna ia tak bisa lagi merayu Ferdi karna Ferdi sudah banyak berubah sekarang
"Aku harus membuat wanita itu membayar nya " kata Heni Yang lalu meninggalkan kantor Tampa ia sadari Gustav melihat nya dari atas Yang membuat nya sering mengawasi Heni
" Presdir sudah tak berminat pada mu Hen, tapi kau masih kekeh mengejarnya
Padahal aku sudah memberimu segalanya " kata Gustav menggelengkan kepala.
Lalu kembali keruangan nya Dan membereskan meja kerja nya Lalu bersiap siap untuk pulang ke apartemen nya
***********
Sedangkan di mansion mami Mami Risma senang mendengar putra dan menantunya itu ingin pulang ke jakarta
" Ya sayang mami tunggu kalian " kata mami Risma
" Ya mi , mami mau dibawakan apa dari sini " kata Aya
" Tidak usah sayang , mami ngak pengen apa pun yang penting kalian pulang dengan selamat jangan lupa bawa bi Yam juga " kata mami terkekeh .
" Hahaha....itu pasti mi , ngak mungkin kan bi Yam pulang sendiri " kata Aya
" Ya sayang sudah, mami mau lanjutkan pekerjaan lagi ya, oh ya desain Aya sudah mami terima " kata mami
" Ya mi alhamdulilah kalo sudah sampai mi Ya sudah slamat bekerja mi " kata Aya yang mengirim kilat khusus desainnya pada sang mertua. Karna dari hasil menggambar nya sekarang Aya sudah bisa punya penghasilan sendiri . Yang membuat nya senang Walau hanya puluhan juta tapi itu lumayan baginya
" Ya bye hati hati ya dijalan " kata Mami
" Ya mi assalamualaikum " kata Aya
" Walaikum salam " jawab mami yang lalu menutup pembicaraan lalu kembali bekerja di butiknya .
" Pagi nyonya ada tamu yang ingin bertemu nyonya " kata Laura kepala butik nya yang jadi asisten mami Risma
"' Siapa ?" kata mami
__ADS_1
" Tidak tahu nyonya apa saya suruh dia masuk " kata Laura
" Ya " kata mami sambil fokus pada layar laptopnya .Dan tak lama muncul seorang wanita cantik yang terlihat seksi