Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 426


__ADS_3

Ara pun berpikir sejenak Karna yang ia tahu pasti ada pemangkasan pohon kopi Mungkin saja suami yu Irah jatuh saat sedang memangkas pikir Ara


" Ya sudah Ara lapar, Ara makan dulu ya mba mbok " kata Ara menuju rumah Aya


" Ya ndu, apa mau di panaskan mbok sayur nya " kata mbok


" Ngak usah mbok " kata Ara Yang lalu membuka tudung saji Untuk makan sore


************


Ferdi yang baru pulang langsung masuk kedalam kamarnya Dan tadi dia berpikir Aya sedang tidur sendiri Namun melihat dua putranya itu di dalam pelukan sang istri membuat Ferdi tersenyum Apa lagi mereka seperti anak kucing imut Yang menempel di dada Aya kiri dan kanan


" Yah ..... kasihan kau sayang masa masih di sedot sama si kembar Mana sudah punya gigi lagi " Kata Ferdi tersenyum mendekati dua putranya itu tidur dengan mulut terbuka sedikit


Cup


" Kalian mengemaskan sekali " kata Ferdi yang lalu memindahkan dua anaknya itu sedikit bergeser ketengah Dan Ferdi ikut berbaring tidur memeluk Aya . Aya yang tidur berbalik langsung memeluk Ferdi dengan baju dadanya terbuka Memperlihatkan dada putihnya Yang terpampang nyata membuat Ferdi menelan salivanya .


" Oh bodo amat " kata Ferdi Yang lalu ingin melakukan hal yang sama seperti si kembar Yang membuat Aya kaget


" Abang ....." kata Aya membuka matanya Kaget karna ada yang menyesap dadanya


" Shut ......" kata Ferdi menaruh telunjuk nya di mulut Aya Dan mengecup nya


" Mereka lagi tidur " kata Ferdi Lalu ******* bibir Aya dan menarik selimut


Entah berapa lama melakukan itu Dan tak ada suara ******* dan lenguhan Karna Aya takut membangunkan kedua anaknya nya Sampai Aya kembali memasang pakaian nya Begitu juga Ferdi .


Dan tak lama Afnan terbangun Lalu naik ke dada papinya


" Lah ..... Ini maksudnya apa " Kata Ferdi terkekeh putranya itu tidur lagi dengan mata terpejam .


Begitu juga Aska yang bangun dan tidur di pelukan Aya Yang membuat Aya tahu Kalo anak anak nya itu rindu tidur di peluk orang tuanya .


" Ya sudah kita tidur sayang " kata Ferdi mengusap rambut anak sulung nya Dan untung nya tadi mereka tidak terbangun Kalo tidak Ferdi akan menahan nya sampai malam .


" Abang ...... hampir ketangkap hansip " sindir Aya


" Iya tapi hansipnya ngak tahu " kata Ferdi terkekeh

__ADS_1


" Kalau ketahuan kan bisa bahaya bang Masa anak kita di suruh nonton porno aksi " kata Aya tersenyum


" Ngak mungkin lah mereka masih kecil Paling juga di kira main kuda kudaan " kata Ferdi santai


" Tapi jangan di biasakan bang Aya malu kalo mereka cerita ke mami " Kata Aya Yang tahu benar kedua anaknya itu sering curhat pada sang oma


" Ngak bakal sayang , kan mereka belum ngerti " kata Ferdi mencium Aya


" Abang udah jangan mulai deh Tuh nanti pada bangun anak kudanya " kata Aya tersenyum


" Hahaha ..... mereka betah banget nyusu sambil main Apa ngak mengigit " kata Ferdi


" Ngak bang mereka tahu di gigit itu sakit jadi mereka hanya mengisapnya saja " kata Aya Yang memang tak pernah di gigit anak anak nya saat menyusu


Sorenya keluarga kecil itu pun mandi bersama Dan setelah memandikan kedua anak nya Ferdi dan Aya pun menyuruh mereka bermain lebih dulu


" Sudah sana sama mba dulu nih baju mamah basah biar mamah mandi dulu ya " Kata Aya


" Ya papi juga , panggil mba dulu ya " Kata Ferdi mencium pipi Afnan setelah Memberinya bedak bayi keduanya lari keluar kamar Setelah itu gantian Ferdi dan Aya yang mandi


Afnan dan Aska asyik makan di gazebo Ketika Aya datang bersama Ferdi membawa kan jus dan roti bakar Lalu makan bersama di gazebo


" Iya dong asyik kita makan bareng bareng " Kata Ferdi Yang hari ini cepat pulang Karna ia ingin menghabiskan waktunya bersama keluarga nya


" Sini makan yang ini de , salad nya enak " kata Aya menaruh salad buah dan mereka pun duduk bersama


" Mb Wati , Er sana kalian mandi dulu Dan makan makan mumpung mereka sibuk makan " kata Aya


" Sudah nona kami sudah mandi dan nyemil tadi " kata Erni


" Ya sudah " kata Aya yang lalu asyik bersantai bersama suami dan anak anaknya Yang menjadi perhatian 4 pasang mata dari atas balkon


" Mereka terlihat bahagia mi, bagaimana bisa Disti merayunya Apa lagi Ferdi slalu menghindar " Kata Disti yang akan pindah besok siang


" Kau bisa mengodanya di kantornya kan Dia itu presdir Paling tidak kau bisa merayu nya Sampai ia bisa membelikan dua mobil untuk kita " kata tante Tanti


" Tapi tak semudah itu mi " kata Disti


" Alah gampang kau bisa ........" bisik mami nya di telinga Disti

__ADS_1


Bi Yam yang mendengar kan itu mengelengkan kepalanya Ketika ia mengambil pakaian Ferdi di kamar untuk rapat nanti malam .Karna tadi Ferdi sempat meminta nya Karna Aya sedang sibuk membuat jus .


" Pantas nyonya tidak suka dengan kehadiran mereka di sini .Sudah di kasih hati Tapi masih minta jantung" Kata bi Yam berlalu Dan turun membawa jas Ferdi ke kamar Aya .


Setelah selesai bi Yam kembali kedapur Dan bersamaan mami Risma Sedang menuang jus ke gelas buatan bi Siti


" Kapan Nyonya Tanti dan nona Disti pindah nyonya " kata bi Yam


" Harusnya malam ini, tapi mereka minta besok ada apa bi " kata bi Yam


" Bukan apa apa nyonya, cuma tidak baik saja kelamaan di sini " kata bi Yam


" Ya bibi betul , aku juga ngak sreg sebenarnya Karna mereka tamu disini Dan kalau bukan kerabat mas Sandi mungkin aku sudah menendang nya dari kemaren " kata Mami


" Hahaha .. nyonya bisa saja, kaya bola ya nyonya " kata bi Siti tertawa


" Iya bola sepak tendang " kata mami


" Itu harus sit , ketimbang disini bikin masalah Orang adem ayem kok pingin di bikin kacau Mbok ya nyari yang lain kan bisa " Kata bi Yam


" Yang lain kan ngak akan sama Yam, Yang ini kan loyal sama duit ngak pelit makanya di pepet terus Untungnya lem nya nempel coba kalo ngak sana sini tuh bibit ke buang buang Bayangin saja kepalaku bisa putus kalo mikir " kata mami Yang ingat kalo putra tunggal nya itu sangat hobby bermain perempuan Dan itu semenjak dari sma Dan untung nya Ferdi terjerat Aya kalo tidak mami Risma akan pusing tujuh keliling .Karna itulah mami slalu mengawasi putranya itu bersama Alan


" Hahaha...... Iya nyonya satu aja di bikin pusing Besok nona Aya ada dua tuh entah bagaimana dia menangani dua pria usil itu " kata bi Yam


" Iya yam , aku ngak habis pikir Tapi aku rasa mereka terdidik dengan baik Karna Aya dekat dengan putranya " kata mami Yang tahu Afnan dan Aska sangat menurut pada mamahnya .


Di taman kedua bocah itu sedang asik mengejar anak mentoknya Yang mereka bawa dari Yogya yang membuat mang Ali repot tiap hari menangkapnya bila sudah bermain di taman Karna taman itu cukup luas


" Kakak de sudah ayo masuk sudah hampir magrib " Teriak Aya pada kedua putranya


" Ya ......." kata kedua nya tersenyum


" Mereka terlihat sangat senang sayang pasti nanti malam tidur nya anteng " kata Ferdi


" Iya bang " kata Aya tersenyum duduk sambil menunggu mang Ali menangkap anak mentoknya


" Sudah aden berdua pulang saja Biar mamang yang beresin " kata mang Ali


" Ote angan upa asih akan ya mang " kata Afnan

__ADS_1


" Siap tuan kecil " kata mang Ali tersenyum .Lalu si kembar pun berjalan ke gazebo menghampiri papi dan mamahnya Dan Aya pun menyambut keduanya Lalu mereka masuk kedalam rumah .Karna hari mulai senja


__ADS_2