Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 483


__ADS_3

Aya memeluk erat suaminya Rasa senang terpancar di wajahnya Apalagi Ferdi yang berharap anaknya kali ini seorang putri cantik .


"' Terimakasih sayang , jaga dia ya " kata Ferdi mengusap perut Aya yang masih rata Sambil mencium perut Aya


" Ya bang itu pasti ,Aya akan menjaga anak kita dengan sebaik baiknya " Kata Aya Yang senang melihat Ferdi begitu bahagia Dan tak masalah bagi Aya hamil di saat ia akan kkn Karna sehabis Kkn ia sudah bisa mengajukan skripsinya Kalau semua nya berjalan lancar .


"' Abang percaya itu " Kata Ferdi karna kini ia tak akan hidup kesepian seperti dulu lagi Karna tawa dan gelak anak anak nya Akan menghiasi rumah besar itu


" Sekarang abang berangkat kerja ya Aya kuliahnya besok saja Karena siang nanti kita akan ke dokter kandungan Abang akan makan di rumah dan jemput Aya ya Jangan kemana mana . " Kata Ferdi Lalu mengecup bibir Aya


" Ya bang " Kata Aya membiarkan suaminya itu memungut bibir nya lama Dan setelah puas Ferdi meninggalkan nya untuk berangkat kerja .


************


Di kantor cabang Tris duduk santai menunggu balasan dari Ferdi Karna dari tadi ia mengirim pesan Tapi belum juga di balas oleh big bos nya itu


" Tumben , apa dia sibuk ." kata Tris Karna rapat akan di mulai jam 11 tepat


" Aish apa dia belum bangun Tapi ponsel nya aktif "Kata Tris Yang meraih ponsel nya Lalu menelpon Ferdi Karena tak sabar ingin tahu bosnya itu hadir atau tidak ke rapat akhir tahun


" Pagi bos , aku pikir kau belum bangun " kata Tris


" Ck ... Kau ini kenapa tidak sabaran Aku sedang menuju kesana " Kata Ferdi Yang memang harus kekantor pusat lebih dulu mengambil berkas Agar ia bisa mengerjakannya sambil membahas Rapat akhir tahunnya di kantor cabang


" Baik bos aku tunggu " Kata Tris lega Karna bosnya itu akan datang


" Huh ..... Syukurlah mudah mudahan bonus tahun ini lebih banyak Agar bisa membangun rumah ibu lebih besar Dan Bella bisa aman di sana bila besok aku dinas luar " batin Tris Yang kini sudah bisa membeli rumahnya nya sendiri dan melunasinya Yang kini ia kontrakan untuk menambah isi kantong nya Apalagi apartemen nya sudah lunas . Begitu juga cicilan mobilnya Dan tiap bulan ia sudah bisa memberi nafkah untuk mami dan ibu mertuanya .Yang kini hanya tinggal menabung Dan merenovasi rumah mertuanya Agar anak anaknya nanti nyaman tinggal disana bila mereka ingin menginap .


" Tok.....tok.....tok.....

__ADS_1


" Masuk !!!" kata Tris


" Pagi pa berkas nya sudah siap " Kata sekertaris Tris


" Ya bawa semua kesini " Kata Tris


" Ya pa siap " Kata Sekertaris Tri Yang kembali kemejanya Tak lama ia kembali lagi ke ruangan Tris membawa semua berkas akhir tahun nya Lalun menaruhnya di atas meja Tris


" Apa semuanya sudah kau cek ulang " kata Tris


" Sudah pa tinggal tanda tangan saja" Kata Aina sekertaris Tris


" Baik kembali lah kemeja mu Bila presdir datang siapkan teh jahenya " Kata Tris


" Ya pa, saya permisi " Kata sekretarisnya itu berlalu meninggalkan Tris sendirian .


Tris pun lalu mengecek semua berkas Dan memeriksanya lagi Takut bila ada yang terlewatkan karna ia tak mau melakukan kesalahan .Apa lagi di depan big bos nya itu


***********


" Mas.....kok ngak kerja " Kata Qila


"' Mas tadi mau berangkat , tapi karna badan Qila panas mas urungkan Mas juga sudah telpon mamah di cafe Biar nanti di ganti Nila . Dan mas juga sudah minta izin bang Reyhan " Kata Awan


" Kita kedokter nanti ya , Setelah Qila sarapan " Kata Awan


" Ya mas "Kata Qila Yang memang merasakan tak enak badan seminggu ini Tapi ia tahan Karna mengira pusing biasa karna kecapean Tapi ia merasa aneh Karna beberapa bulan itu ia tidak datang bulan


Dan setelah makan Qila pun hanya menyeka tubuhnya . Lalu berpakaian Sedangkan Awan menyiapkan mobil tua nya . Untuk mengantar Qila kedokter

__ADS_1


" Mbok mau titip apa .Biar Awan sekalian belanja ?" Kata Awan


" Terserah mas Awan dan mba Qila saja le mbok manut . Selama tuan besar ngak ada Kan mbok makan ikut aden " Kata mbok


"Kakung sebenarnya minta pulang mbok Tapi ngak boleh sama papi Disana kakung sudah di siapin pelayan Dan juga ada mami yang menjaga beliau " Kata Awan Yang ingin menjemput sang kakung Tapi tak di izinkan papinya Biar budenya bisa datang ke jakarta sesekali Untuk menengok sang kakung di sana


Karna papi Awan tak ingin menganggu pernikahan putra bungsunya itu Setelah tahu Aqila dan Awan di usir sang istri Papinya membiarkan mereka Untuk hidup mandiri. Apalagi sekarang Awan sudah bisa membeli mobil untuk Qila Agar bisa pergi kemana mana Agar tak kehujanan ketika ia tak bisa mengantar Qila Apalagi pas hamil Sekarang Awan hanya tinggal merenovasi rumah sang kakung Yang di wariskan kepadanya Yang tadi nya untuk papinya Tapi karna papinya memilih tinggal di jakarta Awan pun di suruh untuk menempati rumah kakung nya Untuk merawat rumah kakung nya itu Juga sekalian menjaga mbok . pelayan setia kakung nya Yang juga sudah tua Padahal di rumah mamah Sila juga kosong Namun mamah Sila masih sering pulang tiap minggu kesana Bersama Qila Awan dan mbok Yang tak mungkin meninggalkan wanita tua itu sendirian di rumah .


" Mas ayo berangkat mau pake yang baru atau yang lama " Kata Qila


" Sama saja de, biar yang baru di garasi Tadi mas malas mengeluarkan nya " kata Awan


" Ya sudah nanti sekalian kepasar kan mas " Kata Qila


" Ya " kata Awan .


"'Mas kalo Qila hamil Qila tinggal di rumah desa saja ya mas . Yang disini biar di renovasi dulu mas. kita bisa pinjam Aya sekalian bikin kost kosan " Kata Qila


" Hah .... hamil de , benaran " kata Awan


" Kaya nya sih mas " Kata Qila


" Alhamdulilah , ya kita bisa renovasi nih rumah Dan di sana bisa bangun kos kosan Biar bisa buat masa depan kita de Mas bisa bayar nyicil pake gaji mas " Kata Awan tersenyum bahagia Sambil memeluk Qila Karna kini ia sudah bekerja tetap di kantor cabang milik Ferdi di bagian admin di bawah Reyhan sejajar dengan Rio


" Alhamdulilah " Kata Qila yang juga sudah di wisuda .Dan kini ia bisa kerja bebas di cafe walau pun hamil Karna tak seperti di perusahaan .Yang ketat peraturan Toh gajinya juga utuh .Karna makannya sudah di tangung cafe


Lalu mereka langsung mengambil daftar antri di dokter kandungan .Tak lama menunggu Qila pun masuk bersama Awan .Yang ingin mendengar kabar pasti kehamilan Qila dan janin nya


" Lihat mba mas itu bayinya sehat perkembangannya juga bagus . Janin nya berusia dua bulan Dan saya akan memberikan resep vitamin terbaik untuk mba nya ya " kata dokter

__ADS_1


" Ya dok trimakasih " kata Awan sangat senang Karna hanya tinggal mereka berdua saja Yang belum punya momongan Tapi pada akhirnya Apa yang mereka tunggu tunggu juga datang .


" Untuk sementara mba nya banyak istirahat dulu ya Dan minum vitamin nya Agar tak terlalu pusing dan mual Karna itu biasa buat ibu yang hamil muda " Kata dokter itu Yang membuat Awan tersenyum dan memegang erat tangan Qila Karna pada akhirnya rumah tangga mereka baik baik saja Setelah melewati banyak masalah dan ujian dalam hubungan mereka slama ini .


__ADS_2