Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 85


__ADS_3

Malam nya Aya dan Ferdi makan bersama dengan papi dan mami juga bi Yam


" Fer mungkin lusa papi dan mami sudah pulang, Apa bi Yam perlu kami tinggal " kata papi Yang tahu Aya belum bisa berbahasa jerman Dan lagi Aya masih belum terbiasa tinggal sendiri


" Ya Fer mami sengaja bawa bi Yam karna Aya biar ada teman dirumah Karna bi Tina dan Rose masih bingung karna mereka juga tak bisa berbahasa Inggris dan indonesia " kata Mami


" Ya mi , bi Yam tinggal sama Aya aja ya bi Biar saya ngak khawatir " kata Ferdi menatap bi Yam pengasuh Ferdi sejak kecil Tapi ketika sudah sma Ferdi ikut sang kakek dengan bi Tin disini


" Ya tuan muda " kata bi Yam tersenyum


Karna bi Yam juga senang bisa liburan di negara asing


" Alhamdulilah , jadi Aya punya teman dirumah mi pi trimakasih " kata Aya yang senang Karna ia tak merasa kesepian Dan juga bisa belajar bahasa lewat bi Yam


" Sama sama sayang , Dan ingat !! Aya harus mengawasi suami itu biar ngak macam macam ya nak " kata mami


" Astaga mi gimana bisa macam macam Ferdi sudah punya Aya " kata Ferdi manyun karna sang mami menyindirnya


" Ish....... bisa saja kalo di goda ngak tahan , ya ngak pi " kata mami menyindir


" Masa sih mi, perasaan papi ngak gitu dulu selagi muda itu menular dari mana " kata papi mengoda mami


" Ih.....papi , kan anak papi juga " kata mami sewot karna sang suami menyindir sang mertua .


" Hahaha ..... iya iya ....untung anak papi cuma satu kalo banyak bisa pusing " kata papi Sandi tertawa


" Orang papi bisa nya bikin satu ya jelas cuma Ferdi ,coba bikin banyak ya jelas banyak pi " kata Ferdi


" Ya kan mami dan papi mu dulu telat nikah sama sama berkarier Dan kamu beruntung Fer, punya istri masih muda Bisa produksi cucu buat mami dan papi Yang banyak sekalian " kata papi


" Itu mah gampang pi , yang penting ada yang ngurus " kata Ferdi


" Lah kan perusahan mu dan perusahaan papi bisa di gabung Jadi kamu tinggal menjalankannya masalah anak anak mu Biar papi sama mami yang mengurus " kata papi

__ADS_1


" Okey ngak masalah " kata Ferdi . Sedang kan Aya dan mami hanya mendengarkan saja Karna mereka menikmati mangut lele mercon yang dibuat bi Yam dan Aya


permintaan sang mami


" Mantap bi, luar biasa enak ini kok Aya pintar ya bawa lele di panggang dulu pas disini bisa di mangut awet ya bi " kata mami


" Hah ....ini bawa dari sana mi berarti sudah berapa hari kok ngak basi " kata Ferdi kaget karna ia juga makan lahap karna suka pedas


" Ya masaknya disini bang Aya bawa ikan nya dari sana di asap sama bi Irah trus bebeknya juga " kata Aya


" Pantesan enak nak, bumbunya terasa papi pikir bi Yam pesan bebek ricanya juga sangat enak ini Papi suka " kata papi


" Iya pi makanya kemaren Aya pesan banyak .Kalo papi dan mami kesana lagi Aya bisa pesan kan biar nanti bi Irah


yang masakan untuk di bawa pulang " kata Aya


" Iya sayang dan papi nggak perlu nginap di hotel bisa pulang kerumah kalian " kata papi sambil menambah nasi


" Iyalah kan kita juga plesiran ke paris Fer " kata mami .


" Yah curang Ferdi ngak diajak " kata Ferdi


" Hahaha .... kan kamu kerja Fer, sudah waktunya papi pensiun . Nyantai di pantai " kata papi tersenyum


" Hahaha..... papi bisa aja " kata Aya tergelak melihat papi mertuanya itu bisa melucu


" Biasa papi memang suka gitu sayang jadi abang yang jadi korban " kata Ferdi .


" Ih . kan gantian sayang papi mu kan sudah tua waktunya istirahat .Kau masih muda harus bekerja untuk istri dan anak mu " kata mami


" Ya mi, terimakasih sudah mengantar kan Aya kesini " kata Ferdi Yang memang rindu pada sang istri Dan Ferdi tak menyangka kalo orang tuanya itu datang untuk mengantar sang istri padanya .Yang membuat Ferdi senang karna ia belum bisa pulang ke indonesia


" Ya itulah sebabnya papi dan mami bawa bi Yam juga biar Aya punya teman bicara dan belajar ya kan nak " kata papi

__ADS_1


" Ya pi mi trimakasih sudah antar Aya ketemu abang , ya kan bang ..Kan abang juga kangen sama Aya .." kata Aya


" Ya sayang , biar kalian bisa kumpul bersama itu lebih baik dari pada berjauhan " kata Mami yang tahu putra tunggalnya itu masih mudah tergoda dengan kehidupan di luar sana Dan mami ingin ada Aya bisa membuat Ferdi sadar Dan bisa bertangung jawab


" Ya mi....jadi kita bisa tenang " kata papi sambil menyuapi nasinya lagi


Acara makan malam itu pun jadi terasa hangat penuh keakraban .Yang membuat Aya merasa sangat senang dan bahagia bisa berkumpul mertua Dan juga orang tua nya sekarang ini .Berkat pengorbanan nya Yang jadi pelunas hutang bagi sang ayah ..Yang membawanya pada sebuah pernikahan yang sesungguhnya nya


" Usaha tak pernah mengkhianati hasil dan pengorbanan " kata Aya tersenyum kecil merasa sekarang ia bisa menjadi Istri sungguhan tuan nya. .Dan Aya juga senang ia juga punya rumah sendiri Yang tak pernah ia sangka bahwa mimpi buruk nya jadi mimpi indah .


" Cup ....kenapa melamun " kata Ferdi Yang mencium Aya di atas ranjang Dan ikut berbaring di samping Aya .


" Sudah bang kerja nya " kata Aya yang sedari Tadi hanya melihat suaminya itu sibuk dengan laptopnya.


" Sudah ayo tidur , besok abang ada rapat dan kalo abang ngak sibuk .abang akan janji bawa Aya jalan jalan lagi seperti dulu " kata Ferdi memeluk Aya


" Trimakasih bang, trimakasih juga sudah mencintai Aya gadis pelunas hutang ayah ini Apa abang tak malu punya istri Aya yang tak punya pendidikan tinggi bang " kata Aya


" Tidak, toh setinggi tinggi wanita mengejar pendidikan nya pasti akan jadi ibu rumah tangga juga " kata Ferdi Yang sangat tahu kalo istri nya itu punya mimpi Tapi Ferdi akan membantu Aya nanti setelah Aya melahir kan


" Ya bang " kata Aya yang memeluk Ferdi Dan keduanya pun tidur saling berpelukan


Disisi lain Heni mengepalkan tangan nya . Ketika tadi siang ia melihat mami Ferdi bersama wanita muda .Dan sangat muda sedang hamil


" Jadi dia istrinya Ferdi .Dia lumayan cantik dan imut pantas saja Ferdi meninggalkan ku Karna dia sangat muda


Dan seperti masih baru lulus sma " kata Heni kesal padahal disebelah nya Gustav baru terlelap. Karna siang tadi ia bersama om Dewa Jadi malam nya ia bersama Gustav .


" Aku akan buat perhitungan dengannya " kata Heni yang memejam kan mata nya


Mengingat dulu Ferdi sangat royal pada nya Dan hari ini ia melihat istri Ferdi belanja sangat banyak memborong di mall


Dan ia tak bisa mendapatkan itu lagi

__ADS_1


__ADS_2