
Aya terdiam sesaat .Lalu tersenyum pada bibi Anne
" Aku hanya gadis pelunas hutang ayahku bi " kata Aya dalam hati Karna tak mungkin ia menceritakan .Tentang kenyataan hidup yang ia hadapi Tapi Aya tak menyangka kalo keluarga tuannya itu menganggap nya sebagai seorang istri
" Apa tuan bermain sandiwara " bathin Aya
" Nona jangan melamun , ini sudah hampir magrib . Bangun kan tuan muda biar bibi siapin semuanya " kata bibi Anne
" Ya bi ,terimakasih apa bibi juga berpuasa " tanya Aya
" Tidak nona saya seorang nasrani , tapi saya sudah lama bekerja disini. Sejak tuan muda masih kecil sudah 25 tahun " kata bibi Anne tersenyum
" Masyaallah ... bibi sangat betah disini Apa tuan Ferdi suka marah sama bibi " kata Aya
" Tidak nona , hanya tuan muda sangat cuek dan juga suka bersikap dingin Tapi setahu saya dia orang yang baik " kata bibi Anne
" Oh .... begitu ya bi , Ya sudah saya bangun kan tuan dulu ya bi " kata Aya.
" Ya nona " kata bibi Anne tersenyum Melihat Aya yang begitu sopan dan ramah Tak seperti kebanyakan teman teman tuan muda nya Yang datang ke rumah .
Sedangkan Aya masuk kekamar untuk membangun kan Ferdi .Yang masih terlelap
" Ya Allah , apa tuan marah ngak ya aku bangunkan " kata Aya yang lalu duduk dekat Ferdi lalu mengusap punggung Ferdi pelan pelan dan membangun kan nya
"' Tuan bangun lah ini sudah waktu nya berbuka " kata Aya pelan . Yang membuat Ferdi mengerjapkan mata nya
" Apa sudah magrib " lenguh Ferdi
" Sebentar lagi tuan " kata Aya tersenyum membuat Ferdi menarik tangan Aya Dan lalu memeluk nya
" Tuan apa yang tuan lakukan " kata Aya kaget ketika ia berada diatas tubuh Ferdi
" Tenang lah Jangan bergerak aku hanya ingin memeluk mu " kata Ferdi yang membuat Aya terdiam karna ia merasakan
Ada yang terbangun dibawah sana .
" Tuan kita berbuka dulu ya " kata Aya .
" Nanti saja aku tidak lapar ..Aku ingin memakan mu dulu " kata Ferdi pelan
" Tuan kita berbuka dulu ..Menyegerakan berbuka itu lebih utama. Nanti setelah selesai sholat isya saja ya " kata Aya mencoba merayu tua nya itu .
__ADS_1
" Yakin janji kau tak mengindari ku " kata Ferdi menatap Aya .Yang membuat keduanya saling tatap
" I....Iya tuan janji " kata Aya tergagap Yang memang sudah lapar .Karna puasa di negara orang waktunya lebih panjang
" Baiklah ,Ayo ...buka " kata Ferdi yang mengecup kening Aya Lalu melepaskan pelukannya Dan Ferdi pun lalu bangun Dan mereka menuju ruang makan untuk berbuka puasa bersama .
Aya melayani .tuannya itu dengan baik Bahkan setelah buka Aya menyiapkan sajadah untuk mereka sholat Dan itu pertama kali Aya sholat berjamaah dengan tuannya.
"' Tuan apa tuan mau mandi " kata Aya yang menyiapkan pakaian tuannya itu .
" Nanti saja sehabis sholat isya . " kata Ferdi yang mempelajari berkas nya Karna besok pagi ia sudah mulai bekerja
" Ya sudah ,kalo tuan butuh apa apa saya sedang di dapur ya tuan " kata Aya .
" Ya " kata Ferdi yang menatap sekilas pungung Aya yang meninggal kannya . Yang membuat Ferdi tersenyum
Entah mengapa ia tak ingin jauh dari Aya .
Awalnya ia benci dengan gadis pelunas hutang itu Tapi melihat Aya yang penurut Dan bersikap lemah lembut pada nya membuat Ferdi tertarik pada Aya .Yang sederhana Dan tak banyak mengeluh
Apalagi Aya melayani nya dengan baik Bahkan dalam kebutuhan biologis Ferdi . Yang membuat nya mulai menyukai Aya
Aya duduk melamun setelah sholat isya di kamar Ketika Ferdi baru saja selesai bicara di ponselnya.
" Ah tidak tuan, bukan apa apa Saya hanya merasa cuaca disini sangat dingin " kata Aya .
" Ya karna sekarang ini musim salju . Jangan keluar rumah kalo tidak penting
" kata Ferdi yang memeluk Aya .
" Tuan ......ini sudah malam , Apa tuan tidak mandi dulu " kata Aya gugup Pastinya tuannya itu menagih janjinya.
" Besok subuh saja bangun kan Aku untuk sahur dan mandi " kata Ferdi mengecup bibir Aya Yang membuat Aya gelagapan
" Bukan nya kau tadi sudah menyanggupi nya " kata Ferdi yang lalu memangku tubuh Aya dalam pelukan nya . Yang membuat Aya hanya menuruti kemauan tuannya itu. Dan mereka memadu kasih Karna Aya sudah terbiasa Ia pun melayani Ferdi sampai tuannya itu puas dan tertidur dalam pelukan nya ..
************
Siang setelah rapat Ferdi tak lupa menelpon Aya Untuk menanyakan apa yang di inginkan Aya . Karna ia ingin membelikan sesuatu sekalian pulang .
Aya yang seminggu ini tinggal dirumah merasa senang Karna setiap pulang Ferdi slalu memenuhi permintaan nya Dan Ferdi juga membawakan coklat kesukaan Aya
__ADS_1
" Trimakasih tuan , aku ingin sekali keluar tapi cuacanya sangat dingin " kata Aya Yang melepas jaket bulu Ferdi. Ketika Ferdi pulang bekerja Dan mereka mulai akrab .
" Ya cuacanya tidak bersahabat , nanti kalo salju nya berkurang kita bisa keluar untuk minum coklat" kata Ferdi mengusap kepala Aya
" Ya tuan " kata Aya Yang sudah mulai bisa dekat dengan Ferdi .Lalu membawa masuk tas kerja Ferdi
Bibi Anne yang melihat kedua majikan nya itu rukun tersenyum bahagia . Karena tua mudanya itu bersikap baik pada sang istri .
" Apa yang kau lakukan selama di rumah hah... " kata Ferdi sambil melepas kemejanya
" Aku hanya membantu bibi menata bunga tuan " kata Aya yang menyimpan coklatnya pemberian Ferdi untuk berbuka .
" Baguslah ... Ayo temani aku istirahat " kata Ferdi Yang rebahan diranjang yang memeluk Aya.
" Ya tuan " kata Aya yang tak risih lagi pada tuannya itu Lalu berbaring di sebelah Ferdi dengan menarik selimut nya .Dan keduanya hanya berpelukan.
" Apa kau ingin kuliah lagi " kata Ferdi menatap Aya ketika manik mata mereka bertemu. Karna Ferdi tahu Aya sangat suka membaca buku.
" Apa boleh tuan , saya ingin kuliah dan bekerja seperti teman teman Dan saya bisa melayani tuan malam hari Dan hanya berkuliah di siang hari " kata Aya.
" Ya tahun depan bila kau mau , sekarang sudah terlambat kau banyak ketinggalan " kata Ferdi
" Benarkah tuan, ya saya mau Oh ya tuan Bolehkah nanti Apabila kita pulang . Saya menemui keluarga saya " kata Aya mencoba merayu Ferdi .
Deg......
" Bukan nya keluargga mu sudah pergi jauh " kata Ferdi yang memang sempat mencarinya keluargga Aya Namun tak menemukannya.
" Mereka didesa tuan, boleh ya tuan cuma dua tiga hari saja " kata Aya lembut Yang berusaha melunakkan hati tuannya itu. Agar ia bisa mendapat kan izinnya .
" Ya tapi kau harus pergi bersama ku , di mana mereka ?" kata Ferdi
" Di yogya tuan " kata Aya.
" Baik tapi tunggu aku dinas kesana aku akan mengantar mu pulang " kata Ferdi melunak
" Trimakasih tuan " kata Aya tersenyum senang Karna kini ia sedikit tenang Setelah berbulan bulan berusaha menjinakkan tuannya itu .
" Terimakasih ya Allah , kau buat hatinya melunak aku tak akan kabur .Aku hanya ingin melihat ayah dan ibu juga Amara " batin Aya yang memang sangat rindu pada keluargganya.
Keduanya memejam kan mata menunggu waktu berbuka .Walau Aya ragu tapi kini ia sedikit merasa bahagia karna sudah bisa merayu tuan nya itu Dan sudah mendapat izin untuk pulang .Karna Aya juga ingin bertemu Via dan Qila sahabatnya itu Sekembalinya pulang minggu depan
__ADS_1
" Tunggu kakak de , kakak bawa banyak coklat untukmu " kata hati Aya tersenyum sambil terpejam dalam pelukan Ferdi