Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 448


__ADS_3

Setelah Tris dan Ferdi menjauh Naura lalu keluar dari persembunyian Ada rasa marah di hatinya Tapi juga rasa menyesal Marah karna Ferdi tak pernah bisa menerimanya Menyesal karna ia sudah menyia yia kan Reyhan Hingga kini Naura tak bisa lagi mendekati keluarga itu Reyhan memang masih mengirimi uang Dan pulang hanya untuk bertemu papi dan maminya Tapi waktunya lebih banyak ia habiskan bersama Ratih. Dan sampai hari ini Naura tak tahu Reyhan bekerja di mana Karna Reyhan tak mau memberi tahunya


" Aku berharap Aya cepat mati Fer ,Agar kau merasakan sakit yang sama seperti ku " Kata Naura mengepalkan tangan nya Lalu pergi dari tempat itu Dan pulang setelah gagal menolong Tony


**************


Pagi seperti biasa Aya sudah menyiapkan semua keperluan suaminya dan juga dirinya Setelah semuanya siap Aya langsung kekamar Untuk melihat dua putranya Yang masih terlelap di atas tempat tidur nya


" Hei tumben..... kok belum bangun " kata Aya pada Afnan dan Aska Sambil mengguncang guncangkan pelan tubuh mungil keduanya


" Alas alas mah, antuk " Kata Aska


" Hah .... kok bisa sih " kata Aya terkekeh lalu mencium pipi Aska Sedangkan mata Afnan masih terpejam


" Emang mereka bergadang mba tadi malam " kata Aya menatap Wati Yang membuat Erni dan Wati saling pandang Lalu mengeleng


" Ngak nona tapi ......" kata Wati Lalu mendekati Aya dan berbisik


"Mereka mau bikin kejutan buat nyonya besar " bisik Erni pelan


" Hah......" kata Aya lalu memikirkan sesuatu Yang membuat Aya langsung teringat sesuatu


" Astaga ... aku lupa " Kata Aya beranjak dari ranjang si kembar Lalu kembali ke kamarnya Bersamaan Ferdi yang keluar dari kamar mandi Dan menuju tempat tidur mengambil pakaiannya Yang sudah disiapkan Aya


" Bang apa abang lupa hari ini hari apa Tadi Erni bilang Afnan dan Aska mau bikin suprise ?" kata Aya


" Apa .....kenapa memangnya ?" kata Ferdi Mengangkat alisnya mencoba mengingat sesuatu tentang hari penting orang orang yang berada di rumah


" Astaga mami Ay " kata Ferdi


"' Ya mami ulang tahun Tadi Aska dan Afnan ngak mau bangun Karna sedang merencanakan sesuatu " kata Aya


" Ok nanti sore saja , pesan makanan dan kuenya Dan jangan sampai mami tahu Nanti sepulang dari kantor abang akan kesini .Siapkan saja semuanya " kata Ferdi


" Ya bang , akan Aya siapkan semuanya Dan nanti biar Aya minta mami ajak Afnan dan Aska dulu untuk keluar " kata Aya Lalu mengirim pesan pada Siska


" Ya sudah ayo kita sarapan " kata Ferdi Yang sudah siap dengan penampilan rapi Dan sebelum ke ruang makan Ferdi menghampiri Afnan dan Aska dulu di kamar nya Yang masih asyik betah memeluk guling dan berselimut


" Hai pada belum bangun ya ganteng nya papi " kata Ferdi

__ADS_1


" Cini pi " kata Afnan menyuruh Ferdi mendekat


" Ok kakak punya rencana apa ?" kata Ferdi mendekati Afnan


Afnan pun berbisik Yang Membuat Ferdi terkekeh Dan lalu mencium putra sulung nya itu Lalu balas berbisik juga pada Afnan lalu mencium Aska juga Yang hanya tersenyum pada papinya


" Ok kalian atur saja , papi sarapan dulu ya lalu pergi kerja " kata Ferdi mengusap kepala keduanya Yang membuat Ferdi menyunggingkan senyum Karna tahu si kembar punya rencana bersama sang opa , bi Yam dan seluruh pelayan di rumah besar


"Ote api epat uyang ya" kata Aska


" Ya siap , slamat bersenang senang " Kata Ferdi keluar dari kamar Dan menuju rumah makan. Dan di ruang makan Aya sudah mengisi piringnya


" Mereka sudah bangun bang ?" kata Aya


" Belum masih ngantuk katanya mi " kata Ferdi Menarik kursi Lalu duduk menghadap papi dan mami nya


" Tumben " kata papi melirik Ferdi


" Mungkin mau minta di bangunkan omanya mi "Kata papi Sambil melirik ke arah Ferdi lagi . Sedangkan Ferdi hanya tersenyum penuh arti


" Iya mi , tadi Ferdi bangun kan ngak mau " Kata Ferdi


" Lagi malas kata nya mi, biasa nya sudah main di taman Tapi hari ini kok bisa mereka bermalas malasan" kata Aya


" Ya nanti biar mami yang akan membangun kan mereka " Kata mami Menikmati makanan nya


" Ya mi trimakasih , Aya minta maaf sudah banyak merepotkan mami." kata Aya menatap mami Risma


" Astaga Ay, mereka itu cucu cucu mami Mana ada mami repot .Kan yang mengurus mereka Wati dan Erni .Mami cuma mengawasi nya saja " Kata mami sambil menguyah makanan nya


" Tapi mami hebat sayang , mereka nurut sama mami " kata papi


" Ya karna sudah sedari kecil dekat Jadi mereka sudah terbiasa pi " Kata Aya


" Iya lah kan mami omanya Mana mungkin mami mengabaikan mereka " kata Mami yang bangga pada kedua cucu cucunya itu .


Cukup lama mereka sarapan sambil ngobrol Setelah selesai sarapan Ferdi dan Aya berangkat Dan tak lupa bersalaman Mami Risma yang selesai sarapan Langsung bergegas menuju kamar si kembar Sedangkan bi Yam yang merapikan meja Langsung melirik papi


"' Tuan , apa kita perlu memberi tahu tuan muda dan nona " kata bi Yam

__ADS_1


" Mereka sudah tahu Yam, nanti kita bahas setelah mami pergi " Kata papi


" Baik tuan " kata bin Yam


Sedangkan Aya menyempatkan diri mampir ketoko bunga langganan mami Dan Aya memesan bunga kesukaan mertua nya itu Untuk mendekor kamar dan aula samping taman Sambil mampir ke toko roti dan cake Untuk memesan kue ulang tahun buat mami Risma Dan tak lupa Aya juga membeli buah buahan Dan memesan Catering makanan untuk makan malam


" Halo bi Yam " kata Aya


" Ya nona bagaimana ?" kata bi Yam di sebrang sana


" Bi ,, Aya sudah memesan bunga kue dan makanan Kalo nanti bi Yam pergi dengan mami juga anak anak Tolong suruh Lina dan bi Siti Yang menghandle nya dulu ya .Aya akan pulang jam 3 sore " Kata Aya


" Baik nona , Saya akan mengatur semua nya " kata bi Yam mengusap dada Karna Aya ikut turun tangan .


" Syukur lah " kata bi Yam tersenyum


" Ada apa Yam " kata mami melihat bi Yam mengusap dadanya .


" Ah bukan apa apa nyonya " kata bi Yam pura pura tak terjadi apa apa


" Ya sudah bi yam siap siap nanti siang ya , si kembar mau main di time zona katanya " Kata mami Yang ingin kembali kekamar


" Siap nyonya "' kata bi Yam tersenyum senang Karna rencana mereka semua berjalan lancar


Aya langsung ke kampus setelah semua nya beres Dan sesampai nya di kampus Aya langsung masuk ke kelas nya Disana terlihat Tari Anya dan Gita sedang asyik ngobrol tentang rencana kkn di desa


" Hai semuanya "' sapa Aya


" Hai .... Ay, kamu dapat satu Tim sama Iksan Gita akhirnya di tukar " kata Tari


" Hah .. Kok bisa " Kata Aya kaget


" Entahlah karna ada pergantian dosen pembimbing " Kata Gita terlihat sedih


" Ya sudah , terima saja toh kita masih satu desa kan " kata Aya


" Ya Ay kita masih satu kelurahan juga Dan masih bisa ketemu " Kata Tari


"Ya.....aku tahu " kata Aya yang tak pernah mempermasalah kan tempat Juga teman teman nya Karna bagi Aya yang penting ia bisa pulang dengan selamat dan bisa menyelesaikan tugas nya dengan baik Lalu mengajukan skripsi Setelah itu wisuda dan bekerja

__ADS_1


" Aya ........"' Teriak Arum tiba tiba mengejutkan mereka berempat Ketika Arum tergopoh gopoh berlari kearah mereka .


__ADS_2