
Sepeninggalan Abel kedua nya tergelak Karna Abel terlihat sewot ulah mereka berdua Yang memang sengaja berbisik
" Nih mas kopinya Dan pas habis makan bisa di minum " kata Rio Karna ia memang suka minum jahe pas badan lemas
" Ok terima kasih kalo buat Abel mana ? Kata Bimo
" Ini ... jahe madu tinggal kasih teh mas " kata Rio yang membawa jahe madu untuk stamina
" Ok , akan ku pratekan teori mu yo Kalo berhasil lho aku kasih hadiah. Aku . pengen banget ngerjain tuh perempuan " Kata Bimo Yang sering kesal pada Abel Dan ia ingin wanita itu Tak bertingkah lagi padanya .
" Ya coba saja nanti dia pasti akan ketagihan " kata Rio tersenyum
" Ok ...thanks " kata Bimo yang lalu keluar dari ruangan Ferdi Meninggalkan Rio seorang diri
Sedangkan Rio kembali bekerja Karna ia ingin cepat pulang Apalagi besok ia akan kembali ke Yogya bersama Ara.
Malamnya Bimo pun meminum kopi buatan Rio Dan ketika Abel minta teh pada pelayan nya Bimo pun menyuruh pelayan itu memberikan jahe nya pada minuman Abel Yang membuat Bimo penasaran bagaimana reaksi nya
" Tapi den apa nona tak marah kalo di kasih jahe " kata pelayan itu takut
" Bilang saja saya yang ngasih " Kata Bimo pada pelayan nya
" Baik den " kata pelayan itu takut Lalu bergegas membawanya kedepan Dan disana Abel pun langsung meminum nya Sambil memeriksa berkas pekerjaan nya
" Bi , kok tehnya rasanya beda tapi enak kok " kata Abel
" Oh itu teh jahe madu nona " kata pelayan gugup Lalu bergegas ke belakang
" Ya terimakasih " kata Abel merasakan tubuhnya menjadi lebih enak dan hangat Lalu duduk fokus dengan pekerjaan nya Setelah selesai ia pun kembali kekamar Dan di kamar Bimo sedang asyik menelpon Ferdi dan Alan Menanyakan kabar mereka disana Dan ketika Abel melihat nya Bimo pun mengakhiri pembicaraannya Lalu pindah duduk ke sofa sambil tiduran Dan melepas baju kaosnya Dengan bertelanjang dada
__ADS_1
" Siapa ?" kata Abel menatap Bimo
" Biasa teman " kata Bimo santai Yang biasa tidur di sofa karna Abel tak mau Bimo seranjang dengan nya Dan Bimo menurutinya saja Demi memainkan sandiwara rumah tangga mereka di depan orang tua Abel
" Mau ngapain dia menelpon malam malam ?" kata Abel menatap Bimo
" Mau mengajak ke club malam " kata Bimo asal yang ingin melihat reaksi Abel padanya Karna ia ingin tahu apa Abel perduli padanya .
" Cih..... paling juga mau dugem " kata Abel Yang naik keatas ranjang Namun karna merasa tubuhnya berkeringat .ia pun memakai baju kaos ketat dan hot pants Yang menonjolkan tubuh seksi Abel yang terlihat mulus
"' Yah begitulah " kata Bimo tersenyum Karna melihat ada umpan sudah terlihat menantang
Bimo pun berdiri Yang memperlihatkan tubuh suspek nya Hingga garis garis roti sobek terlihat jelas di mata Abel Yang membuatnya menelan saliva nya . Sedangkan Bimo pura pura duduk di depan kaca rias untuk membersihkan wajahnya
" Apa pria juga perawatan " kata Abel menyindir
" Ya , apa masalah buat mu " kata Bimo menoleh pada Abel
" Oh ya bisa bantu menempel ini " kata Bimo untuk ingin membuang komedo di hidung nya Lalu mendekati Abel
" Merepotkan " kata Abel yang lalu membantu Bimo menempelnya di hidung Bimo Hingga wajah kedua nya sangat dekat Dan hanya berjarak beberapa centi saja di depan Bimo Yang membuat Bimo tersenyum Dan mendekat kan bibirnya ke bibir Abel Yang membuat Abel gelagapan Dan membuat Bimo langsung memungut nya
Deg.......
Abel ingin mendorong tubuh Bimo Namun Bimo mengigit sedikit bibir Abel hingga terbuka Dan Bimo memperdalam ciuman nya Yang membuat Tubuh Abel meremang Karena merasakan ciuman maut Bimo yang membuatnya terangsang Dan Bimo tak membuang kesempatan itu Ia pun langsung melanjut kan aksi nya Karna Abel tak berontak Dan Bimo semakin menikmati pungutan itu Sambil meraba raba paha Abel .Cukup lama kedua nya ber pungutan Dan tangan Bimo pun mencari titik kelemahan Abel yang tanpa sadar Abel sudah mengalungkan tangannya di leher Bimo Dan lalu menekan kepala Bimo ke dadanya . Dan Bimo pun menikmatinya
Entah sadar atau tidak Abel pun terbawa suasana Yang tanpa sadar membuat Bimo merasa diatas angin Dan ia melepaskan semua perangkat penutup tubuh Abel Tanpa melepaskan ciuman nya Dan terus bermain cantik .
Malam itu Bimo tersenyum puas Karna Abel terkapar lemas di buat nya Yang membuat Bimo bisa tidur nyenyak di atas ranjang yang sebulan ini tak dirasakan .
__ADS_1
" Akhirnya nya kau menyerah juga , Rio benar dia tak berkutik " kata Bimo menatap wajah Abel yang terlihat cantik ketika tidur .
" Astaga Wina !!!"' kata Bimo yang punya janji pada Wina tadi sore
" Biar aku telpon saja " kata Bimo yang tadi memang ingin mengajak Wina keluar Tapi karna ia ingin mengerjai Abel ia pun lupa janjinya .
" Mudahan ia tak marah " kata Bimo Yang lalu turun dari ranjang Dan bicara di balkon kamar .
********
Sedangkan Ara dan Rio baru saja masuk kamar setelah pulang belanja Dan mereka menaruh semuanya di dalam kamar Sampai Rio mengeleng Karna Aya banyak memborong baju Dan sepatu juga tas Yang dibelikan Aya
" Banyak banget de " kata Rio
" Hehehe ...Sekali kali mas kan di belikan Kak Aya " kata Ara
" Aji mumpung dong " kata Rio
" Iyalah kan mumpung gratis " kata Ara senang Dan Rio pun mengusap kepala Ara Yang juga senang karna istrinya itu terlihat sangat bahagia Bagaimana tidak senang bisa liburan gratis semua serba gratis Dan belanja juga gratis semua fasilitas di permudah Aya Yang membuat Rio bersyukur atas rezeki yang mereka dapat
" Hidup tak bisa di tebak .Ngak perlu hidup kaya Yang penting berkecukupan Pas kita butuh semua nya dipermudah Allah . Mana serba gratis lagi " kata Rio
" Hehehe iya mas, ngak mikir repot ya pusing nyari duit ada yang gratisan Dan semua serba gratis " kata Ara memeluk suaminya erat Dan hari ini Ara sangat senang bisa belanja apa yang ia mau
" Ya alhamdulilah " kata Rio memeluk tubuh Ara erat bahagia Karena ia juga Dapat istri gratis dari bonus kesetiaan nya pada bosnya dulu Yang membuat nya sangat bahagia Dan Rio bersyukur Ia bisa menjalani rumah tangga nya tanpa banyak masalah dan konflik Karna Ara istri yang baik dan penurut
Sedangkan Aya memeluk dua putranya yang sudah tidur Dan mencium pipi Afnan dan Aska.
" Mamah jadi kangen papi kalian Mudah mudahan papi cepat sembuh dan pulang ya , Biar bisa berkumpul lagi bersama kita " Kata Aya sambil mengusap kepala dua putranya yang tidur saling berpelukan dengan saudaranya .
__ADS_1
" Syukurlah kalian saling menyayangi " kata Aya lagi lalu memejamkan matanya Untuk tidur karna besok ia harus kuliah Dan lagi Ara juga akan pulang besok pagi Yang membuat harus membantu sang adik berkemas .