Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 257


__ADS_3

Mobil Rio pun mengerem mendadak persis dekat mobil yang tabrakan Membuat Rio kembali memundurkan mobilnya .


" Maaf ya de, mas tak sengaja . mas Rio lihat mereka dulu " kata Rio Yang bergegas turun Untuk menolong dua mobil yang bertabrakan itu .Dan Ara hanya terpaku terdiam di dalam mobil . Ia teringat ketika sang Ayah di tabrak sebuah mobil ketika ingin menjemputnya.


" Tolong...tolong " kata seorang warga berteriak ..


" Ayo pa kita bantu " teriak Rio mencoba membuka pintu Dan dari mobil putih terlihat seorang wanita pingsan didalamnya Dengan darah di kepala Sedangkan di mobil hitam seorang bapak tua masih selamat bersama anaknya yang berseragam SD .


" Ayo kita bawa kerumah sakit masukan di mobil saya saja mas " kata Rio melihat dua orang pemuda naik motor Yang turun membantu mereka. Dan Rio mengambil anak perempuan itu untuk ikut bersama nya Dan duduk bersama Ara . Lalu dua pemuda itu mengangkat wanita dan bapak yang mereka tolong Karna mobil mereka bertabrakan Dan bergegas membawa mereka pergi kerumah sakit Ketika semuanya sudah naik. Yang lain membantu mendorong mobil ke halaman rumah warga yang luas .Agar mobil itu aman dan jalan bisa dilewati kembali .


Ara diam tak bersuara .Sedang Rio fokus menyetir mobil nya .Anak perempuan itu juga diam Tak bersuara karna kaget Dan Ara mencoba memeluk nya Agar gadis kecil itu merasa tenang.


Tak lama mereka sampai di rumah sakit dan Dua pemuda yang menolong itu langsung membawa wanita yang terluka lebih dulu .Tak lama para Medis datang mengambil sang bapak yang terlihat berwajah pucat diam tak bersuara.


" Alhamdulilah ... mereka bisa selamat " kata dua pemuda itu .


" Ya mas , trimakasih sudah membantu saya " kata Rio yang juga sempat kaget


" Mas Rio ya , saya putranya ustad Afif mas " kata pemuda itu ramah


" Oh yang baru selesai mondok itu ya " kata Rio


" Iya mas saya Nizam ini teman saya Usman . Untung tadi mas Rio membantu Kalo tidak mereka ngak selamat. Bapak itu kena serangan jantung . " kata Nizam .


" Alhamdulilah . Ini apa kita tunggu atau kira tinggal saja " kata Rio .


" Kita tunggu keluargganya dulu ya mas Baru pulang kita ikut sekalian " kata Nizam


" Ya mas Nizam saya tunggu di depan ya . Sekalian ngambil anak perempuan nya bapak itu " kata Rio .


" Ya mas " kata Nizam


Sedangkan Ara duduk menunggu dengan sabar di dalam mobil Bersama gadis kecil anak bapak tua itu .Yang membuat Ara mengingat dirinya dan ayah nya .Saat di tinggal sang ibu sambung Yang kini tiada kabar berita lagi .


" Kak Lia haus " kata gadis itu

__ADS_1


" Ya ini kakak bawa minum mau ya " kata Ara yang masih punya air di botol minuman nya .Karna ia membawa bekal dari rumah .Lalu memberikan pada gadis yang duduk di pangkuannya


" Lia kelas berapa ?" kata Ara


" Kelas 4 kak, Ayah Lia gimana kak " kata gadis kecil itu .


" Sebentar ya kita tunggu , masih di periksa dokter " kata Ara menenangkan Lia agar anak itu tidak rewel


" Ya kak " kata gadis kecil itu terdiam


Tak lama Rio pun datang Dan menyuruh Lia turun Karna keluargganya sudah datang Dan Ara ikut mengandeng Lia menuju depan ruang ICU mencari keluargga korban yang mereka tolong .


************


Di rumah besar Aya dan Wati duduk diruang tengah . Sedangkan Erni mengambil makanan ringan bersama bi Siti di dapur .


" Nona ...apa papah nona Tania di makam kan sore ini juga " kata Wati


" Iya mba , Biar cepat selesai .Dan anaknya yang tertua dalam perjalanan pulang " kata Aya


" Ya mba, pasti mba Tania sangat sedih papahnya belum sempat tahu mba Tania hamil Tapi untungnya mereka tahu menantu nya dari bang Reyhan sudah hamil Dan mereka sangat senang mau punya cucu " kata Aya Yang ikut merasa kasihan dengan Tania Tapi ia tak bisa berbuat apapun Karna Ada Afnan dan Aska yang harus ia urus Dan suami nya juga tak mengizinkan Aya untuk ikut kesana Karna sudah banyak yang ikut membantu .


Disisi lain Ferdi sibuk bersama Deril yang sedang melayani tamu tamu almarhum om nya .Walau mengelola perusahaan kecil Tapi om Devan nya itu punya banyak relasi bisnis .Apa lagi menantumya seorang dirut pertamina .


" Ril.... Itu sepupu Tania kan , bukannya dia pengusaha otomotif " tanya teman sejawat Deril


" Ya Ferdi " kata Deril yang tak jauh duduk dari Bimo dan Ferdi


" Mana istrinya ku dengar dia sudah menikah Dan istrinya masih sangat muda " kata teman Deril .


" Aish kau ini, kau penasaran padanya atau istrinya. Istrinya jelas dirumah Tak ikut karna mengurus bayinya .Jadi hanya Ferdi yang datang " jelas Deril Yang kepo masalah sepupu istrinya itu. Karna memang Ferdi cukup terkenal sebagai sepupu Tania Karna menjadi pengusaha muda yang sukses Dan jadi perhatian banyak orang orang yang ingin mendekatinya


" Hanya penasaran saja bro, ingin tahu seperti apa istri seorang Ferdi yang katanya mantan playboy itu " kata teman sejawat Deril Karna yang ia tahu Ferdi memacari gadis gadis cantik dari kalangan model .Namun kabarnya Ferdi sudah menikah Tanpa mempublikasikan sama sekali pernikahannya Dan juga kehidupan pribadinya Yang menjadi pertanyaan banyak orang Yang membuat penasaran beberapa relasi bisnis Ferdi yang ingin tahu seperti apa istri Ferdi Yang bisa menaklukan pria muda itu Yang menarik perhatian banyak wanita di kalangan bisnis .


Ferdi yang berdiri bersama Tris terlihat santai Ketika banyak wanita cantik memperhatikannya Apalagi teman teman Tania di kalangan model yang datang melayat Menjadi perhatian para pria jomblo .Karna tampil dengan pakaian melayat modis

__ADS_1


" Bos banyak mata genit " bisik Tris


" Aku tak tertarik Tris, apa kau tertarik " kata Ferdi balik bertanya


" Ngak masih Fresh yang dirumah, sebagian dari mereka paling juga sudah


Punya kekasih atau.....simpanan " bisik Tris pelan


" Ngak usah dipikiran , fokus saja pada yang ada dan di syukuri " kata Ferdi Yang tak terlalu tertarik lagi bermain wanita Karna sudah jera Di tambah ulah Heni yang mengejarnya Yang membuat Ferdi trauma takut istrinya dalam bahaya bersama anak anaknya.


" Iya dong, yang dirumah lebih bohay dan gratis tiap hari . Ngak perlu pusing nyari yang lain " kata Tris tersenyum Karna kini ia sudah hidup bahagia bersama Bella .


" Itu pasti aman bro , bebas tanpa hambatan. Dan tak perlu keluar uang banyak .Bisa santai kapan saja " kata Ferdi sambil duduk .Yang tersenyum pada para pelayat yang datang menyalaminya .


Sedangkan di negara lain Heni menatap makanan yang diantar seorang pelayan untuknya . Karna sudah seharian ini .Ia tak melihat Gustav .Dan Heni tahu ia berada di tempat jauh Karna wanita pelayan itu Tak mengerti banyak bahasa inggris .Dan hanya mengerti ketika ia bicara memakai bahasa jerman


" Apa dia sengaja mengurungku disini Atau ia ingin merencanakan sesuatu " kata Heni . Yang membuatnya merasa takut setelah semalam ketika ia ingin mencari jalan keluar tak ada celah .Dan lagi pelayan Gustav pengantar makanan itu mengatakan ia dikurung diruang bawah tanah Heni langsung kaget dan shock Karna ia benar benar terjebak dalam perangkap Gustav .


" Aku harus bagaimana ?" kata Heni terisak pelan Karna memikirkan nasibnya yang terkurung entah dimana Dan kenapa bisa ia berada di tempat ini .


" Apa dia ingin membalas ku " kata Heni melihat makanan yang disajikan pun sederhana tak mewah dan banyak sayur dan buah Hanya masih ada susu yang dibawakan Gustav kemaren


Heni pun berbaring lemas sambil menatap sekeliling kamar .Merenungi segala kesalahan nya pada pria yang menawan nya .


Ceklek.....ret........


Terdengar pintu bergeser dan suara langkah kaki mendekati Heni yang terdiam memeluk guling . Hanya memakai pakaian tipis seperti biasa nya .


" Kau tak mau makan " kata Gustav


" Kau ...... Kata Heni kaget .Melihat pria itu datang hanya memakai baju rumahan.


Lalu mendekati Heni . Heni pun bangun dan mendekati Gustav


" Sayang aku akan melayani mu dengan baik dan sampai puas , tapi bisa kah kau keluar kan aku dari tempat ini ..Aku takut rengek Heni Mencoba merayu Gustav yang duduk disisi ranjang .Lalu melepas pakaiannya .Yang memperlihatkan tubuh polosnya .Dan Gustav hanya diam melihat Heni menelanjangi dirinya

__ADS_1


__ADS_2